Salah Tulis Nama Yesus, Vatikan Tarik Ribuan Medali

VATICAN CITY, KOMPAS.com — Vatikan, Jumat (11/10/2013), menarik penjualan lebih dari 6.000 medali untuk menandai peringatan satu tahun Paus Fransiskus karena salah menuliskan nama Yesus pada medali tersebut.
Para pejabat baru menyadari bahwa huruf “J” untuk Jesus ternyata ditulis dengan awalan huruf “L”.
Biro media Vatikan mengatakan hanya empat dari medali yang salah eja itu yang sudah terjual dan diperkirakan akan menjadi koleksi sangat mahal bagi kolektor yang sempat membeli.
Medali Vatikan dengan wajah Paus Fransiskus banyak diburu para kolektor di seluruh dunia.
Koin dengan wajah Paus Fransiskus, Paus Jesuit pertama dalam sejarah, dibuat dari emas, perak, dan perunggu.
Vatikan mengeluarkan medali baru setiap Paus baru terpilih dan produksi medali ini merupakan sumber pendapatan bagi Takhta Suci, terutama di tengah langkah reformasi yang direncanakan Paus Fransiskus.

Medali yang ditarik terdiri dari 200 medali yang terbuat dari emas, 3.000 dari perak, dan 3.000 dari perunggu. Penjualan medali ini sempat dilakukan di toko Vatikan di lapangan Santo Petrus.
Tulisan yang ditulis di medali diambil dari ayat dalam Injil yang membuat Paus Fransiskus mengabdikan diri dalam kehidupan agama.

* wah kok bisa ya? apakah ada kesengajaan agar diburu kolektor?pasti mahal banget tuh

ini yang salah percetakannya atau siapa sih?

“J” untuk Jesus. “L” untuk Lucifer

hmmmmmmmmmmm ??? :slight_smile:

Kalo dari sisi teknisnya sih, yg kayak gituan tinggal diperbaiki saja. Lagian, yg “punya nama” juga ga komplain jadi kenapa mesti repot.

saya bekerja di bidang percetakan. jadi secara teknis saya paham proses pembuatan tulisan pada medali itu.

secara manual/tradisional, dibutuhkan MASTER untuk membuat cetakan seperti itu, dan tidak sembarang orang bisa membuatnya karena butuh keterampilan ukir yang luar biasa.
dalam pembuatan MASTER(bahasa sehari-harinya “mal”) secara manual ini, si pembuat pasti melakukan koreksi paling kurang 15 kali. apalagi ini medali yang tidak biasa, pasti akan dikoreksi oleh 3-5 orang dari pihak percetakan yang mahir. jadi kekeliruan dari pencetak saya rasa tidak mungkin terjadi.

dengan kemajuan teknologi, kemungkinan lainnya adalah pembuatan “post” pada medali menggunakan metode laser/bor. dengan metode ini, tulisan pada medali diketik menggunakan keyboard pada komputer kemudian barulah di “print” menggunakan mesin laser yang menghasilkan panas tinggi untuk membuat lubang pada medali dan membentuk aksara/huruf.
bila memang yang terjadi adalah kesalahan pengetikan, saya rasa hal itu agak diragukan, sebab antara huruf “J” dengan “L” ada huruf “K”, apalagi untuk pembuatan massal seperti ini tentulah akan dilakukan koreksi seperti yang saya sebutkan diatas.
keraguan saya bila ada kesalahan pengetikan adalah tingkat ketelitian pihak percetakan sangat tinggi. apalagi untuk produksi massal, terlebih lagi ini medali bergambar Yesus. dan biasanya pembuatan seperti ini. sampai 10 medali yang tercetak akan diteliti oleh 3-5 orang.

lagi pula, apakah Anda mau nama Tuhan diganti?

Salam

[email protected]

Jika kita bayangkan dan cermati lagi…apakah sekelas Vatikan tsb masih bisa berbuat kekeliruan seserius itu sehh…??
Apakah itu di sisi teknis nya maupun teknologi produksinya…yang mana semuanya kata anda sudah menggunakan teknologi maju…yaitu perpaduan teknologi komputer dng teknologi laser.
Tapi apakah itu , saat pelaksanaan pembuatan secara masal tsb sistim outomatis yang diterapkan pada suatu mesin cetaknya kemudian bekerja tanpa proses penelitian terhadap samlpe nya( contoh produksi pertamanya ) …??
Jika demikian adanya, maka boleh dikatakan orang-orang yang bekerja di belakang mesin yang dimaksud…sudah tidak teliti lagi dalam tugas kerjanya…atau mereka sama sekali memang tidak mengerti bacaan / tulisan yang ada pada medali tsb…??? ( may be yes may be not ya…?? hehehe… )

Tapi…ya apalah arti nya sebuah medali tsb …?? ApakaH BERTUJUAN memang secara sengaja untuk sebuah pencitraan dan pengkhultusan si POPE/ PAUS tsb ataukah untuk kemulayaan TUHAN YESUS KRESTUS…???

Kalau menurt saya…venomena ini adalah sebuah peringatan spiritual ( bukan mistis dan magis ) bagi Vatikan dan semua pejabat terkaitnya , bahwa.jika untuk kemulyaan Tuhan…pasti tidak akan terjadi kesalahan apapun itu bentuknya…namun jika untuk kemulyaan si manusianya…maka kesalahan tsb adalah suatu pertanda peringatan bagi simanusianya bahwa ada suatu bentuk kesalahan disitu…Hal mana sama tanda yang diberikan oleh Langit saat terjadi upacara pemilihan saat itu siapa yang pantas menjadi Paus…?? Dan pada saat itu juga / detik itu juga .HALILINTAR / KILAT MENYAMBAR ATAP GEDUNG GEREJA , TEMPAT BERKUMPULNYA SELURUH PASTOR DARI SELURUH PENJURU DUNIA…Sebagaimana ada nats Alkitab mengenai kilat tsb…

Lukas 10:18 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.

Salam GBU…

makanya, menurut saya sih ada kesengajaan agar mendptkan dana yg besar
tapi saya tdk tahu siapa yg bermain dibalik kesalahan itu