Salahkah bila Doa Novena dilakukan seorang Protestan?

guys,
mau nanya ni
salah ga ya kalo Doa Novena dilakukan oleh seorang yang non-Katolik (Protestan)?
Saya percaya kepada Bunda Maria.
terima kasih.

salam kenal bro yohanes :slight_smile:

Anda tau doa novena dari mana bro…apa dulu anda katolik atau dari saudara dan kenalan anda ?

Jika anda percaya pada pengantaraan bunda Maria dan para kudus sebagai ibu dan saudara-saudari kita bagus sekali bro…

salam damai :slight_smile:

yup…salah :smiley:
Krn berdoa kepada Yesus

Saya juga percaya kepada Maria, Petrus,Musa ,Abraham ttp bukan unruk pernatara doa :smiley:

Kalo mau Novena … langsung aka novena kepada Yesus :afro:

Kalau tidak/belum tahu ya tidak apa-apa, tetapi sebaiknya apabila anda Protestan, coba pelajari lebih dalem doktrin gereja dimana anda bergereja. Jika sudah belajar dan paham ajaran-ajaran gereja dan ternyata anda lebih sejahtera berdoa dengan pengantaraan Bunda Maria, sebaiknya anda pindah agama menjadi Katolik.

Salam

gimana bro Yopi ? :smiley: kita akan memanggil seorang pembicara terkenal FK

St… Yooppppiii :smiley:

Pak budiman,

dalam katolik bukan hanya ada devosi para kudus tetapi juga ada EKaristi (sakramen perjamuan kudus). Thus kalau bro Yohanes tertarik dengan iman katolik perjalanan masih panjang walaupun awalannya sudah baik :slight_smile:

Dan mengenai protestan sendiri imho para bapak reformasi tidak se alergi sekarang dengan devosi Maria contohnya Luther sendiri.

@ Yohanes…sepertinya pilihan di tangan anda sekedar memperluas wawasan di sini juga ada thread lutheran Rosary monggo dibaca2…

salam damai :slight_smile:

Bro,…sepertinya TSnya wanita deh…Yohana Sianipar… :slight_smile:

Dan mengenai protestan sendiri imho para bapak reformasi tidak se alergi sekarang dengan devosi Maria contohnya Luther sendiri.

Sayapun sangat menghargai bapa-bapa Paus, bapa-bapa reformasi termasuk mendiang Luther, jika beliau berdevosi kepada Maria itu adalah hak beliau. Namun agak berbeda dengan umat Katolik yang takluk kepada bapa Paus sebagai pemimpin Gereja dimana keputusan beliau adalah hukum yang mengikat. Kami (saya…minimal) sebagai bagian dari umat Protestan tidak serta merta menelan bulat-bulat seluruh ajaran para reformis (Luther, Calvin, Swingli dst) luar dalem, artinya jika beliau berdevosi kepada Maria mungkin karena kebiasaan sejak kecil karena dibesarkan di lingkungan Katolik dsb, kami boleh menyaring perilaku dan ajarannya itu. Jika kemudian banyak dari kaum Protestan menolak (bukan hanya alergi) devosi berlebihan terhadap Maria hendaknya tidak diartikan sebagai pembangkangan terhadap para reformis, melainkan dinamika perkembangan gereja-gereja menuju ke arah yang lebih baik, yang sesuai dengan Alkitab (alkitabiah).

Salam

Sebenarnya dicek dulu definisi devosi dan doa, maka akan ketahuan boleh atau gak :smiley:

Devosi:
  1. An act of religious observance or prayer, especially when private. Often used in the plural.
  2. In the present context, this term is used to describe various external practices (e.g. prayers, hymns, observances attached to particular times or places, insignia, medals, habits or customs)
  3. Ardent, often selfless affection and dedication, as to a person or principle.
  4. bentuk doa non liturgy untuk meningkatkan sikap afektif – berkaitan dengan kasih – dari iman

Tujuan Devosi:

  1. Menggairahkan iman dan kasih kepada Allah;

  2. Mengantar umat pada penghayatan irnan yang benar akan misteri karya keselamatan Allah dalarn YESUS KRISTUS;

  3. Mengungkapkan dan meneguhkan iman terhadap salah satu kebenaran misteri iman;
    memperoleh buah-buah rohani.

  4. Doa/devosi Orang Kudus:

Ibrani
12:22 Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,
12:23 dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna,
(ADA YANG PERLU DIJELASKAN LAGI???)

Why 8:4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.
(Doa Orang Kudus, Abraham, Ishak, Yakub dll, bdk Allah Orang Hidup bukan Allah Orang Mati)

Mat 18:10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
(St Micahel dkk)

Col 4:2 Be devoted to prayer, keeping alert in it with thanksgiving. Num 18:14 “Everything devoted in Israel will be yours. Act 6:4 But we will devote ourselves to prayer and to the ministry of the word.” Act 2:42 They were devoting themselves to the apostles’ teaching and to fellowship, 1 to the breaking of bread and to prayer. 2Ch 25:2 He did what the Lord approved, but not with wholehearted devotion.

Ada 193 ayat untuk devotion dalam Alkitab Bahasa Inggris,

Revelation 8:4 The smoke coming from the incense, along with the prayers of the saints, ascended before God from the angel’s hand.

Yoh 2:3-5,11
2:3Ketika mereka kekurangan anggur, ibu YESUS berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”
2:4 Kata YESUS kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”
2:5 Tetapi ibu YESUS berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”
2:11 Hal itu dibuat YESUS di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya

Yeremia 15:1 TUHAN berfirman kepadaku: "Sekalipun Musa dan Samuel berdiri di hadapan-Ku, hati-Ku tidak akan berbalik kepada bangsa ini. Usirlah mereka dari hadapan-Ku, biarlah mereka pergi!"

Matt 17:3
Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.

Luk
1:28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”
1:29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
1:30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
1:41 Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan ROH KUDUS,
1:42 lalu berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
1:43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
1:44 Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
1:45 Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.”
1:46 Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan

Yoh 3:13
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

Mat 18:10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
(St Micahel dkk)

Yak 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
(Doa orang benar=Doa Orang Kudus)

1Tes 5:25 Saudara-saudara, doakanlah kami.
(Orang Kuduspun minta didoakan)

Ibrani
12:22 Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,
12:23 dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna,
(ADA YANG PERLU DIJELASKAN LAGI???)

Why 8:4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.
(Doa Orang Kudus, Abraham, Ishak, Yakub dll, bdk Allah Orang Hidup bukan Allah Orang Mati)

Para Rasul berdevosi juga: http://en.wikisource.org/wiki/The_Divine_Liturgy_of_Saint_James
Doa KGK 2558 ….. “Bagiku doa adalah ayunan hati, satu pandangan sederhana ke surga, satu seruan syukur dan cinta kasih di tengah percobaan dan di tengah kegembiraan” (Teresia dari Anak YESUS, ms. autob. 25r).

KGK 2559 “Doa adalah pengangkatan jiwa kepada Tuhan, atau satu permohonan kepada Tuhan demi hal-hal yang baik” (Yohanes dari Damaskus, f.o.3,24). …… Kerendahan hati adalah dasar doa, karena “kita tidak tahu bagaimana sebenarnya harus berdoa” (Rm 8:26). Supaya mendapat anugerah doa, kita harus bersikap rendah hati: Di depan Allah, manusia adalah seorang pengemis (Bdk.Agustinus,serm. 56,6,9… 2613, 2736)

Devosi Maria

KGK 2673 Di dalam doa, ROH KUDUS mempersatukan kita dengan pribadi Putera yang tunggal dalam kodrat manusia-Nya yang dimuliakan. Melalui Dia dan di dalam Dia doa kita, sebagai putera-puteri Allah di dalam Gereja, disatukan dengan Bunda YESUS.

KGK 2675 Bertitik tolak dari peran serta Maria yang unik dalam karya ROH KUDUS, Gereja-gereja telah mengembangkan doa kepada Bunda Allah yang kudus. Mereka mengarahkan doa ini seluruhnya kepada KRISTUS, sebagaimana Ia menyatakan diri dalam misteri-misteri-Nya. Dalam himne dan antifon yang tidak terhitung jumlahnya, yang menyatakan doa ini, biasanya dua gerakan berganti-ganti: yang satu memuja Tuhan untuk “hal-hal besar” yang Ia lakukan kepada abdi-Nya yang rendah hati, dan melalui dia untuk semua manusia (Bdk. Luk 1:46-55); yang lain mempercayakan kepada Bunda YESUS, segala permohonan dan pujian anak-anak Allah, karena ia mengetahui kodrat manusia, yang dengannya Putera Allah telah bersatu di dalam dia.

KGK 2682 Berdasarkan peran serta yang unik dari Perawan Maria dalam karya ROH KUDUS, Gereja suka berdoa dalam persatuan dengannya, supaya bersama dia memuji hal-hal besar yang telah dikerjakan Allah baginya, dan untuk mempercayakan kepada Maria permohonan dan pujian.

Apakah cukup? :smiley:

Devosi

Definisi dan inti devosi kepada
Bunda Maria dalam tradisi Iman Gereja Katolik.

I. DEFINISI:
Devosi Marial (hyperdulia) adalah seluruh kebaktian kepada Maria Ibu YESUS dari Nazaret dalam bentuk puji-pujian, kagum, hormat dan cinta dengan meneladani cara hidupnya sambil memohon bantuan pengantaraan doanya bagi Gereja yang masih sedang dalam perjalanan ziarah menuju persatuan dengan Allah di tanah air surgawi (bdk.LG No. 66) Setelah mendapat khabar gembira dari Malaikat Tuhan (Lukas 1:26-38), Maria amat bersukacita dan bernubuat: “Yes, from this day forward all generations will call me blessed, for the Almighty has done a great things for me” (Lukas 1:48).
Secara singkat kita dapat menyebut beberapa alasan pokok mengapa Maria dapat dihormati khusus dan dapat dimintakan pengantaraan doanya oleh umat beriman:

Pertama, Maria dipilih Tuhan secara istimewa untuk menjadi Bunda Tuhan YESUS KRISTUS juru selamat manusia. Pemilihan yang istimewa ini sangat dirasakan akibatnya yang membahagiakan oleh Gereja sepanjang masa.
Kedua, seperti yang dijelaskan oleh Lumen Gentium No.62, keibuan Maria dalam tata rahmat berlangsung terus tanpa putus, mulai dari persetujuan yang diberikannya dengan setia pada saat menerima kabar gembira dari malaikat Gabriel dan yang dipertahankannya tanpa ragu sampai di kaki salib sampai kepada kesempurnaan abadi semua orang beriman. Karena setelah diangkat ke surga, Maria tidak meninggalkan tugas ini, melainkan melanjutkannya melalui peraantaraan limpah dengan memberikan kita anugerah keselamatan abadi. Hal itu menunjukkan bahwa peran Maria dalam tata penyelamatan tetap aktual sepanjang sejarah Gereja tanpa terhenti oleh hilangnya Maria secara fisik dari panggung sejarah dunia. Karena itu Maria sungguh melebihi segala makluk di surga maupun di bumi, dan keunggulan ini sekaligus menjadi alasan bagi umat beriman untuk memuji, mencinta khusus, mengagumi dan menghormati Maria sambil meneladani dan memohon bantuan pengantaraan doanya pada Allah.
II. INTI DEVOSI KEPADA MARIA:

 Kalau diperiksa dengan teliti, maka kita akan menemukan tiga elemen yang membentuk kesatuan inti devosi kepada Maria, yaitu: puja-puji Maria, mencontoh Maria dan memohon bantuan pengantaraan doa Maria.

Memuji Maria
Puja-puji merupakan salah satu elemen inti devosi kepada Maria. Kitab Suci sendiri mencatat pujian Elisabet dan anak dalam rahimnya sebagai pujian paling pertama bagi Maria: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai IBU TUHANKU datang mengunjungi aku?..anak di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia yang telah percaya” (Luk 1:42-45). Dalam devosi marial, umat beriman, sama seperti dilakukan Eliabeth dan anak dalam rahimnya, mengagumi dan menghormati Maria karena perannya menjadi ibu Tuhan, Bunda Mesias. Bunda Maria dipuji karena karya agung Allah dalam diriNya. Maria tidak dihormati seakan dia berprestasi atas usaha-usahanya sendiri, melainkan karena di dalam dia Allah berkarya secara luar biasa St. Chrisostomus memberikan contoh tentang bagaimana dan apa alasan Maria dipuji: "Sungguh pantas dan wajarlah kami memuji dikau, o Bunda Allah yang amat kudus, suci murni dan bunda Tuhan kami. Kami menghormati engkau yang seharusnya dipuji melebihi Kerubim dan Seraphim. Engkau yang tanpa kehilangan keperawananmu melahirman Sabda Tuhan. Engkaulah sungguh-sungguh Bunda Allah.

Mencontoh Maria
Dalam devosi marial, kita tidak hanya cukup sampai pada sikap heran, kagum dan puji Maria karena karya Agung Allah dalam dirinya, tapi kita, umat beriman juga harus mencontohi Maria sebagai citra dalam hal iman, cintakasih persatuan yang sempurna dengan KRISTUS. Gereja mengajarkan bahwa Maria adalah typos Gereja (gambaran Gereja), gambaran umat beriman dalam perjalanan menuju Allah. Itu berarti dalam usaha menjawab panggilan Allah, kita bisa belajar pada Maria tentang bagaimana menjawab panggilan Allah dan hidup seturut firmanNya, tentang bagaimana mengikuti YESUS secara sempurna, dan bagiamana melaksanakan kehendak Allah dengan setia.

Memohon pengantaraan doa Maria:
Di samping memuji dan mencontohi berbagai keutamaan Maria, umat beriman dapat berdoa kepada Maria. Akan tetapi diusahakan sekian sehingga doa-doa itu tidak bercorak seakan-akan Maria dapat menganugerahi sesuatu tanpa diketahui Allah sendiri. Doa kepada Maria lebih berarti DENGAN ALLAH. Tentang ini St. Thomas Aquninas menjelaskan, doa dalam artinya sebenarnya memang hanya ditujukan kepada Allah karena hanya Allah yang patut disembah. Selain itu doa kita dimaksudkan untuk memperoleh rahmat yang hanya bisa diberikan oleh Allah seorang diri. Tapi kalau doa-doa kita ditujukan kepada para malaikat dan orang kudus, maka hal itu terjadi karena mereka sudah dipersatukan secara erat dengan Allah dan doa-doa kita akan menjadi lebih efektif melalui doa-doa dan jasa kepengantaraan mereka. Jadi para kudus sendiri tidak mengabulkan doa kita, tapi mereka dapat mendoakan kita pada Allah, atau menyampaikan doa-doa kita kepada Allah.

III. MACAM-MACAM GEJALA PRAKTEK DEVOSI MARIAL:

Berdasarkan alasan-alasan di atas, maka diperkirakan bertumbuhlah kepercayaan akan perlindungan Maria dan bentuk-bentuk devosi kepadanya, seperti:

A. Doa kepada Maria:

Seperti Doa Salam Maria, Sabtu sebagai Hari Maria dan Mei sebagai Bulan Maria.

Doa Salam Maria:
Doa salam Maria berasal dari Salam Malaikat Gabriel (Lk 1:28) dan pujian Elisabet (Lk 1:42). ada abad ke-VI untuk pertama kalinya di Gereja Timur (Yunani) “Salam Malaikat Gabriel dan pujian Elisabeth” digabungkan: “Salam Maria penuh rahmat. Tuhan sertamu. Terpujilah Engkau di antara semua wanita dan terpujilah buah tubuhmu YESUS”. Rumusan doa ini dijadikan sebagai doa antiphon dan didaraskan secara berulang-ulang. Baru setelah beberapa tahun kemudian, antiphon yang berasal dari salam malaikat dan Elisabeth ini disatukan dengan doa permohonan Gereja (umat beriman): “Santa Maria Bunda Allah, doakan kami yang berdosa ini, sekarang dan pada waktu kami mati. Amin.”

Sabtu sebagai Hari Maria:
Pada abad yang sama (IV) Hari Sabtu juga dipersembahkan kepada Maria untuk mperingati kedukaan Maria yang sangat dalam atas kematian PuteraNya YESUS KRISTUS.

Mei sebagai Bulan Maria:
Mei masih merupakan bagian musim semi untuk Eropa. Karena itu umat Eropa dulu mempersembahkan bulan Mei kepada Maria agar bunga-bunga yang bersemua pada bulan ini mendorong kita untuk merenungkan kelimpahan harta rohani Bunda Maria. Seperti bunga-bunga musim semi menghiasi bumi, demikian juga umat beriman diharapkan secara alamiah bagai bunga-bunga bersemi menghormati maha pencipta bersama Maria.

B. Empat Antipon Utama Maria:

  1. Alma Redemtoris Mater:
    dinyanyikan pada masa Adventus.
    dalam lagu ini Maria dipuji sebagai “gerbang surga dan bintang laut” karena menerima salam malaikat Gabriel dan akan melahirkan penebus manusia.
  2. Ave Regina Caelorum
    dinyanyikan sejak masa natal sampai pekan suci.
    Isinya: semacan ajakan atau rayuan umat beriman agar Maria sudi bergembira bersama Gereja atas karunia penebusan melalui YESUS KRISTUS.
  3. Regina Caeli
    dinyanyikan pada masa paska.
    Isinya: ajakan umat beriman agar Maria bergembira bersama Gereja atas kebangkitan Puteranya YESUS KRISTUS dari kematian
  4. Salve Regina:
    dinyanyikan pada masa biasa setelah masa paska sampai sebelum adventus.
    Isinya: maria dipuji sebagai bunda pemurah, dan harapan umat beriman. Maria diyakini sebagai pembela umat beriman pada pengadilan terakhir di hadapan KRISTUS sebagai HAKIM pada akhir jaman.
    C. Litani St. Maria:

Dalam doa litani, Maria diberi gelar dan nama yang bermacam-macam, dan kemudian dia dipuji berdasarkan gelar-gelar itu.

D. Doa Rosario

IV. DOA ROSARIO DAN SEJARAHNYA:

Definisi:
Doa Rosario: doa kepada atau melalaui Maria dengan mendaraskan 150 kali Salam Maria sambil merenungkan peristiwa-peristiwa inti hidup YESUS dan Maria sambil menghitung biji rosario (to keep truck).

Rosario dalam sejumlah agama:
Kebiasaan berdoa dengan menggunakan hitungan biji-bijian sudah sangat tua usianya.

Orang peru kuno sudah memakai hitungan manil-manik dalam doa mereka.
Di Ninive (abad IX BC) ditemukan angka pahatan yang memperlihatkan sebuah untaian manik-manik.
Orang Islam, Hindu, Bunda di Cina, India dan Jepang sudah lama mengenal kebiasaan berdoa sambil memakai hitungan biji-bijian.
Umat Islam khususnya mengenal doa yang disebut “doa tasbih”, yaitu doa yang terdiri atas sebuah untaian 99 butir untuk menyebut nama Allah yang Mahaesa.
Tasbih yang sama sudah ada pada umat Kristen Timur (Yunani) sejak lama yang mengulang-ulang doa pendek tertentu dengan menyebut nama Allah dan YESUS KRISTUS.
Rangkaian doa tasbih ditemukan dalam kubur Santa Getrudis dari Nivella pada abad yang ke IV.
Para pertapa di padang gurung dulu juga biasa memakai hitungan biji tasbih dalam doa mereka. Para pertapa itu mempunyai sebuah bakul yang berisikan kelereng yang berfungsi untuk menghubungkan doa-doa mereka yang mereka ucapkan setiap hari.
Itu berarti, pemakaian hitungan biji tasbih dalam doa-doa sudah sangat tua usia nya dan merupakan suatu gejala umum pada setiap agama, dan umumnya bertujuan untuk MENGHITUNG DOA-DOA TERTENTU SEHINGGA MUDAH DIDARASKAN BERSAMA DAN UNTUK MENCIPTAKAN KONSENTRASI WAKTU BERDOA.

Doa Rosario pada Abad Pertengahan:
“Rosario” berasal dari kata bahasa Latin “rosa”, artinya “bunga mawar”. Sedangkan “rosario” artinya “rangkaian atau untaian karangan bunga mawar”. Di Eropa dulu (dan sampai sekarang), bunga mempunyai arti yang sangat penting. Bunga bisa diberikan kepada seseorang sebagai tanda cinta, sayang atau hormat.Pada abad pertengahan khususnya, seorang hamba mempunyai kebiasaan merangkaikan karangan bunga mawar untuk kemudian dipersembahkan kepada tuannya. Diperkirakan bahwa umat Kristen pada zaman ini secara imitatif mengambil alih kebiasaan ini. Dalam devosi kepada Maria, umat Kristen menyadari diri sebagai hamba-hamba Maria. Lalu sebagai pelayaan Maria, mereka merangkaikan bunga mawar (wreaths and crowns of roses) untuk dipersembahkan kpd Maria. Demikianlah devosi marial pada abad pertengahan berpusat pada simbol bunga mawar. Caranya: Umat Kristen merangkaikan bunga mawar itu semacam mahkota, lalu meletakannya di rumah ibadat di depan gambar atau patung St. Maria. Dalam proses merangkaikan bunga mawar itu, mereka mengucapkan litani pujian kepada Maria. Dengan itu tidak terlalu sulit untuk memahami bahwa biji tasbih atau mani-manik yang sekarang lebih dikenal dengan nama BIJI ROSARIO merupakan perkembangan untaian mahkota bunga mawar itu.

Hubungan Doa Rosario dan 150 Mazmur Daud:
Pada mulanya doa Gereja perdana berpusat sekitar 150 mazmur Daud. Pada jaman Renainsance pada umumnya umat beriman, yang dapat membaca, memiliki buku doa mazmur. Pada rahib biasanya membagi 150 mazmur itu atas tiga bagian berdasarkan atas tiga pembagian waktu doa yaitu pagi, siang dan malam., sehingga menjadi 3 kali 50 mazmur. Sedangkan umat beriman, yang tidak dapat membaca, dapat mendaraskan 150 kali Doa Bapa Kami dan Salam Maria sebagai ganti 150 mazmur Daud ( 3 kali 50) dalam waktu sehari. Dan untuk menjamin konsetrasi dalam berdoa, mereka memakai bantuan hitungan tasbih. Dengan demikan, pada mulanya doa rosario menjadi doa pengganti doa mazmur bagi saudara-saudara yang tidak dapat membaca. Sebab itu, waktu kerap kali doa Rosario disebut “Kitab mazmur Maria” (the Psalter of Our Lady). Doa Rosario dalam paralelitasnya dengan doa Mazmur dapat dirincikan sebagai berikut:

“Bapa Kami” sebagai pengganti Antiphon mazmur,
Sepuluh kali doa “Salam Maria” berperan sebagai pengganti pendarasan Mazmur,
dan “kemuliaan kepada Bapa…” berperan sebagai doa tanggapa
Bulan Oktober sabagai Bulan Rosario:
Semangat dan minat umat Kristen Katolik terhadap doa rosario mendorong sejumlah Paus untuk menetapakan bulan Oktober sebagai bulan Rosario. Paus Leo XIII secara resmi yang secara resmi menetapkan bulan Oktober sebagai bulan rosario, menulis: “Kepada Bunda Surgawi ini kita telah persembahkan kembang-kembang mawar pada bulan Mei, maka kepadanya kita juga hendak mempersembahkan paneh buah-buahan yang berlimpah bulan Oktober dengan hati yang penuh ikhlas.” Pada tahun 1883, dalam Eksikliknya “Supremasi Apostolatus” Paus Leo XIII menetapkan bulan Oktober sebagai bulan Rosario bagai semua Gereja Kristen Katolik. Pada tahun 1885 malah Paus ini mengatakan bahwa umat dapat memperoleh indulgensi dengan berdoa Rosario pada bulan Oktober. Dalam sebuah suratnya, Paus Leo XIII lagi-lagi mengijinkan para petani, yang pada umumnya sangat sibuk mengumpulkan panenan pada bulan Oktober, untuk menunda berdoa Rosario pada bulan November atau Desember.

doa rosario dan Tarekat Dominikan: Ada yang berpendapat bahwa Doa Rosario ditemukan (diciptakan) oleh Tarekat Dominikan di bawah pimpinan Alanus De Rupe. Pendapat ini tidak benar seluruhnya. Tapi yang jelas bahwa dalam sejarah Gereja, Tarekat Dominikan dikenal berjasa dalam menyebarluaskan dan mempopulerkan Doa rosario di sebagian besar wilayah Eropa pada Abad Pertengahan. Pada tahun 1470 Alanus de Rupe (Dominikan) mendirikan sebuah Tarekat Religius bernama “Serikat Mazmur YESUS dan Maria” (Conferternity of the Psalter of JESUS and Mary". Di dalam dan melalui tarekat ini Alanus de Rupe menunjukan semangat dan kecintaannya yang sangat besar kepada Bunda Maria.Pada abad yang sama di Eropa, terutama di Perancis dan Italia, munculah sebuah kelompok heretis yang disebut Kaum Albigensis. Malalui kothbah yang berapi-api dan semangat doa yang tinggi, termasuk secara khusus doa-doa kepada Bunda Maria, Alanus de Rupe dan kaum biarawan Dominikan lainnya berhasil mentobatkan kaum Albigensis dan membawa mereka kembali kepada ajaran Gereja yang benar.


Sekedar tambahan info :smiley:

Kalau secara doktrin gereja non katolik, anda pasti dicap salah berdoa novena.

Tapi kalau anda pengikut Yesus Kristus, tidaklah masalah anda berdoa novena yang penting ada damai sejahtera di hatimu.

Pengalaman saya pribadi, saya tidak masalah berdoa novena, namun saya juga penyembah Yahweh.

Ah iya yah ,
@sister yohana sorry yah hehe…

Terima kasih pak infonya :slight_smile:
Memang bisa jadi seperti yang bapak sebutkan…tetapi mungkin juga bisa sebaliknya, dalam artian sang pelopor sola scriptura itu tau dan mengerti bahwa devosi pada bunda Maria tidak melanggar prinsip sola scriptura.

Saya mengerti memang bukan pembangkangan tetapi bisa juga jadi pertimbangan bahwa penemu doktrinnya sendiri tidak merasa keberatan dengan hal itu lalu kenapa sekarang berbeda?
Dan ada juga info lutheran rosary, so sepertinya dari pihak protestan …tidak ada aturan khusus.

Yang ada adalah perkembangan doktrin2 dari antar denom saja…tentu saja semua itu mengatakan inilah kebenaran alkitab.

begitu pak menurut saya nice sharing

salam :slight_smile:

Daripada berandai-andai perihal pendapatnya para reformis mengenai devosi kepada bunda Maria baik kita tanyakan pada firman Tuhan(alkitab) yang tidak bisa salah. Sebab kami percaya reformis itu manusia yang bisa keliru tetapi firman Tuhan adalah ilham Roh Kudus yang tidak bisa salah.

1 Timotius 2:5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,…

Demikian yang saya percayai sebagai umat Protestan, kalau umat Katolik percaya bunda Maria sebagai pengantara kepada Tuhan Yesus ya itu urusan Katolik karena umat Katolik tidak percaya sola scriptura, disamping Alkitab ada Tradisi dan Magisterium sehingga ada doa novena, doa rosario dsb. Maka dari itu TSnya(Yohana Sianipar) saya sarankan untuk mengenal ajaran Protestan lebih dalam, supaya tahu bahwa kitab suci mengatakan bahwa tidak ada pengantara yang dapat menghubungkan manusia dengan Bapa kecuali Yesus Kristus. Kalaupun kemudian TS yang sudah tahu kebenaran alkitab masihpun percaya kepada bunda Maria sebagai pengantara, ya ada baiknya pindah agama menjadi Katolik sebab umat Katolik mempercayai itu. Demikian bro, semoga polemik reformis yang berdevosi kepada bunda Maria tidak diteruskan lagi, sebab berdevosi pada Maria atau tidak mereka bapa-bapa reformasi toh tetap bersalah pada Gereja Katolik…hehe, dan bagi kami ya kami ucap terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya buat mereka para reformis, atas ajaran mereka tentang sola scriptura, sebab darinya kami tahu kebenaran firman Tuhan dan kalau berdoa kami tidak lagi melalui perantaraan bunda Maria, tapi boleh langsung berdoa kepada Tuhan.

Salam

Inilah salah kaprah mengatakan Katolik WAJIB melalui Maria, banyak sekali Doa Katolik yang LANGSUNG KEPADA TUHAN YESUS, dan TUHAN YESUS adalah PENGANTARA KEPADA BAPA, sedangkan Maria BUKAN PENGANTARA KEPADA BAPA, melainkan PENGANTARA KEPADA YESUS, herannya banyak yang menolak pengantaraan Maria yang notabene BUNDA ALLAH, sedangkan PENDETA (yang malahan banyak yang PENUH DOSA, MUNAFIK dll) malah MINTA PERANTARAAN aka DIDOAKAN… :mad0261:

Aneh…!!! :rolleye0014:

sedangkan PENDETA (yang malahan banyak yang PENUH DOSA, MUNAFIK dll) malah MINTA PERANTARAAN aka DIDOAKAN.....

Saya berdoa langsung pada Tuhan, tidak melalui perantaraan pendeta hidup apalagi pendeta yang sudah meninggal. Sama hal jika saya bersalah saya minta ampunnya langsung pada Tuhan, bukan minta ampun pada Tuhan lewat perantaraan Romo/Pastor/Pendeta. Saya rasa ajaran gereja saya jelas. Kalau ada pendeta yang masih penuh dosa, munafik dsb selama masih hidup didunia tentu menjadi kewajiban kita juga anak-anak Tuhan untuk saling mendoakan, kita doakan mereka-mereka supaya Roh Kudus Tuhan bekerja dan mereka boleh sadar dan kembali kepada jalan yang benar, kan begitu yah bro Yopi…?

Salam

Sy kadang juga melakukan novena ke Bunda Maria dan malaikat agung, walaupun sy seorang Kristen Protestan. Bagi sy Bunda Maria adalah ibuku yg di sorga, dan malaikat agung adalah sahabat, dan mrk semua terbukti dlm kehidupan sy sgt membantu dlm hubungan ke Bapa dan Tuhan Yesus Kristus. Setelah sy intim dng mrk, sy dpt rasakan mrk sgt membantu dlm terkabulnya doa permohonan yg sy naikkan ke Bapa dan Tuhan Yesus. Status mrk di sy adalah perantara doa yg efektif ke Tuhan Yesus dan Bapa. Sy tdk mempermasalahkan soal benar / salahnya apa yg sy lakukan, krn itu adalah hak Tuhan utk menentukan bukan manusia. Namun apa yg sy rasakan dan alami skrg pada kenyataannya hubungan sy ke Bapa dan Tuhan Yesus menjadi lebih intim dr waktu2 sebelumnya.

hmm
nice sharing gan
:slight_smile:

but for the first
let me explain all

pada dasarnya saya memang seorang Kristen Protestan. dan dari saya SD sampai tingkat Universitas, agama yang saya pelajari Katolik. saya juga sering beribadah di Katolik.

back to topic

saya hanya sering merasa bimbang. apakah saya salah melakukan doa novena karena menurut Protestan tidak ada doa novena. dan tidak jarang, di dalam saya berdoa saya menyelipkan doa Salam Maria dan Kemuliaan. sedikit aneh memang. saya sering mencoba tidak perduli dengan omongan org lain mengenai perbedaan persepsi yang ada. tapi di lain hal, saya juga merasa bimbang apa yang saya lakukan ini benar atau ngak. Saya pernah bertanya ttg ini ke guru agama Katolik saya di Universitas. dan dia bilang tidak masalah kalau saya lebih condong ke agama Katolik. tapi untuk berpindah, dia minta saya meyakini keputusan saya terlebih dahulu. meminta petunjuk dr Yesus.
itu aja kok. makasi

NB : my name is yohana sianipar loo yaaa
bukan yohanes
:ashamed0002:

Di Alkitab para Rasul diserahi HAK MENGAMPUNI DOSA :smiley:

salam kenal sis yohana,

saya setuju dengan saran guru agama Anda. Untuk pindah agama harus dipikirkan baik-baik sebab menyangkut surga atau neraka. Menjadi Katolik berarti mengikuti Yesus melalui jalan yang sempit dan sulit menuju Surga. Anda harus ‘ora et labora’, berdoa dan bekerja untuk itu.

Menjadi Protestan berarti mengikuti Luther, Zwingli, Calvin, Wesley, dsb…entah siapa lagi, yang menjanjikan bahwa surga dapat dicapai melalui jalan yang lebar dan mudah: “Semua perintah Allah tidak mungkin dilakukan manusia”, “Tidak ada dosa yang dapat menggagalkan keselamatan seorang manusia, melainkan hanya ketidakpercayaan.” Singkatnya, iman saja sudah cukup! -Sebuah konsep yang sangat bertentangan bukan saja dengan Alkitab tapi dengan seluruh hidup dan ajaran Kristus.

Silahkan pilih, sebab sis punya kehendak bebas untuk memilih surga atau neraka.

salam

@laskaria
yang mana yang bertentangan?
Tolong jangan asal ngomong ya?
Damai friend.
Klo mau asal ngomong ke sini: Asal ngomong ..................... - Fun and Games - ForumKristen.com

peace bro,
itu bukan asal ngomong…tetapi pertentangan itu nyata:

bukankah dasar iman Protestan adalah “sola fide” yang diajarkan Luther, bahwa manusia diselamatkan hanya karena iman dan langsung bertentangan dengan “iman tanpa perbuatan adalah mati”?

Ok bro,
biar ga OOT, saya akan follow linknya.

damai juga.