Salam Bahagia pertanyaan mengenai dasar iman Katolik

Dimaafkan tanpa pentung.

[color=blue]Itu traumatis kekuasaan saja
Apa yang traumatis kekuasaan? "Itu" pada tulisanmu tidak jelas merujuk ke mana.
[color=blue]Itu bukan dr tulisanmu di sini Tapi kekuasaan instritusi GRK
Kekuasaan Gereja itu berasal dari Tuhan Yesus Kristus.
[color=blue]Jelaskanlah apa itu kekuasaan,
Dengan kutulis [u][i]Kekuasaan Gereja, itu diakui oleh setiap anggota Gereja,[/i][/u] Anda rubah menjadi [u][i]Kekuasan gereja itu diberi oleh anggota gereja lalu diakui anggota [/i][/u], menunjukkan Anda mengerti apa yang dimaksud dengan “kekuasaan”. Anda juga boleh menjelaskan apa itu kekuasaan.
[color=blue]Dr mana datangnya kpd gereja,
Gereja yang adalah jemaat Kristus atau Tubuh Kristus didirikan oleh Tuhan Yesus Kristus di atas batu karang, dan tidak akan dikuasai alam maut. Kekuasaan yang dimiliki Gereja diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus.
[color=blue]Utk apa kekuasaan yg spt itu ada,
Untuk mengarahkan jemaat Kristus, atau domba Kristus, atau pengikut Kristus taat dan patuh serta mengasihi Kristus.
[color=blue]Apa ada juga batas2 kekuasaan itu,
Kekuasaan Gereja itu sebatas yang diberikan Tuhan Yesus Kristus.
[color=blue]Apa kekuasaan gereja mustahil korup,
Kekuasaan apapun mustahil korup. Koruptor adalah penyenyelenggara kekuasaan.
[color=blue]Apa bukan itu yg mengejar2 Martin Luther?
Informasi yang kubaca, Gereja tidak mengejar Martin Luther. Gereja meminta agar Martin Luther menarik beberapa tesisnya. Berhubung Martin Luther tidak berkenan menarik tesisnya, Martin Luther diekskomunikasi Gereja. Martin Luther melarikan diri dari pengisolasiannya, dan bersembunyi serta dilindungi seorang pangeran. Dari tempat persembunyiannya, dia mulai membentuk komunitas pengikutnya, dan akhirnya berani muncul di tempat umum dengan komunitas bentukannya.
[color=blue]Ada banyak lagi yg bisa kupertanyakan, Bro!
Ruang diskusi dapat dikategorikan sebagai ruang Tanya-Jawab, tempat berbagi pengetahuan dan pemahaman.
[color=blue]Sebab itu aku tanya kemudian Apa ada istilah lain utk kekuasaan gereja? Spt istilah teknis Tradisi Suci = Tradisi Gereja
Sependek pengetahuanku, istilah apapun yang disepakati sebagai kewenangan Gereja dalam mengatur tatalaksana Gereja, boleh saja.
[color=blue]Dan "gereja" pun kusulkan "Kristen" saja utk arti jemaat, sebab Istilah gereja sudah lebih kpd institusi yg berkandang bermerek Aku percaya: Yesus masih terus mendirikan jemmat-Nya pd-Nya
Siapapun bebas mengusulkan. Berterima atau tidak, itu persoalan lain. Sejak mulai dinamai sebagai Kristen di Antiokia, kelompok pengikut Kristus dinamis. Dalam perkembangannya, banyak muncul kelompok-kelompok yang tetap menamakan diri Kristen, tetapi dalam praktiknya, menyimpang dari Kristen, misal, mengakui Yesus Kritus bukan sebagai Tuhan melainkan sebagai malaikat, dan penyimpangan-penyimpangan lainnya. Kemudian muncul kata [i]Katholikos[/i] yang berasal dari [i]Kata Holos, Kath olos[/i] yang berarti [b]Jemaat/Umat Seluruh/Universal[/b] (mulanya mencakup Yudea, Galilea, dan Samaria). Sejak itu, jemaat Kristus berkembang terus, sebagian menamakan diri Kristen (termasuk juga kelompok yang menyimpang), dan Katolik (tidak tercampur dengan kelompok yang menyimpang). Jika ada anggota jemaat Katolik yang menyimpang, dihimbau untuk kembali ke pangkuan Gereja, dan jika bebal, kemudian diekskomunikasi. Anda merdeka hendak mempercayai apapun. Itu hak prerogatifmu. Berdasar membaca [i]Scriptura[/i], kutangkap bahwa Yesus Kristus hanya sekali mendirikan jemaat-Nya di atas Petrus yang tidak akan dikuasai alam maut dan dipercayakan diajar oleh rasul yang senantiassa disertai sampai kepada akhir zaman. "Yesus terus mendirikan jemaat-Nya", [b]tidak berterima di logikaku.[/b] Yesus senantiasa menyertai jemaat-Nya sampai kepada akhir zaman, [b]berterima di logikaku.[/b]
Salam Damai!
Damai tanpa pentung.

Aku bisa mengerti, sbb:
Yg terbesar dr semua kemahakuasaan Allah ialah kasih-Nya
Segala kemahakuasaan Allah itu demi kasih-Nya kpd manusia

Anda juga boleh menjelaskan apa itu kekuasaan.
Gereja yang adalah jemaat Kristus atau Tubuh Kristus didirikan oleh Tuhan Yesus Kristus di atas batu karang, dan tidak akan dikuasai alam maut.
Kuasa alam maut ialah kematian se-lama2nya
Yesus Kristus berkuasa memberikan hidup kekal
Siapa yg tidak di dlm Kristus dikuasai alam maut

Kekuasaan yang dimiliki Gereja diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus.
Kekuasaan memberi hidup kekal hanya dimiliki oleh Yesus
Kekuasan Gereja bukan apa yg dimiliki oleh Yesus Kristus itu
Melainkan kekuasaan yg melegitimasikan kuasa Yesus Kristus
Aplikasinya, bagai mana melakukan kasih yg dr Yesus Kristus

Untuk mengarahkan jemaat Kristus, atau domba Kristus, atau
pengikut Kristus taat dan patuh serta mengasihi Kristus.
Yes! Mengarahkan utk mengerjakan kasih-Nya!
Satu cara, dgn menyuarakan suara gembala yg baik
Sebab kawanan domba2-Nya pasti mendengar suara-Nya

Kekuasaan Gereja itu sebatas yang diberikan Tuhan Yesus Kristus.
Ya! Kuasa mengarahkan itu
Utk melakukan yg diperintahkan Yesus

Kekuasaan apapun mustahil korup.
Koruptor adalah penyenyelenggara kekuasaan.
Yes! Manusia itu yg korup

Informasi yang kubaca, Gereja tidak mengejar Martin Luther. Gereja meminta agar Martin Luther menarik beberapa tesisnya. Berhubung Martin Luther tidak berkenan menarik tesisnya, Martin Luther diekskomunikasi Gereja. Martin Luther melarikan diri dari pengisolasiannya, dan bersembunyi i [/i]serta dilindungi seorang pangeran (ada bahaya?). Dari tempat persembunyiannya, dia mulai membentuk komunitas pengikutnya, dan akhirnya berani muncul di tempat umum dengan komunitas bentukannya. i[/i]

Segalanya masih patut utk dipertanyakan
Sebab itu periksalah melalui logos dan rhema
Keselamatan hanya melalui iman kpd Yesus Kristus

Ruang diskusi dapat dikategorikan sebagai ruang Tanya-Jawab,
tempat berbagi pengetahuan dan pemahaman.
You are right!

Sependek pengetahuanku, istilah apapun yang disepakati sebagai kewenangan Gereja dalam mengatur tatalaksana Gereja, boleh saja. Siapapun bebas mengusulkan. Berterima atau tidak, itu persoalan lain.
Itu usulku, agar tidak rancu pd sebutan2
Gereja sbg jemaat-Nya vs gereja sbg institusi dunia
Usulku: "Kristen sbg jemaat-Nya, gereja sbg institusi dunia
Apa kau berterima dgn usul spt itu?

Sejak mulai dinamai sebagai Kristen di Antiokia, kelompok pengikut Kristus dinamis. Dalam perkembangannya, banyak muncul kelompok-kelompok yang tetap menamakan diri Kristen, tetapi dalam praktiknya, menyimpang dari Kristen, misal, mengakui Yesus Kritus bukan sebagai Tuhan melainkan sebagai malaikat, dan penyimpangan-penyimpangan lainnya.
Bahkan ada yg pernah menyangkal-Nya
Allah tetap berkomunikasi kpd Adam, spt Yesus kpd Petrus
Jadi, apa perlu punya kuasa meng-ekskomunikasikan Martin L?

Kemudian muncul kata Katholikos yang berasal dari Kata Holos, Kath olos yang berarti Jemaat/Umat Seluruh/Universal (mulanya mencakup Yudea, Galilea, dan Samaria). Sejak itu, jemaat Kristus berkembang terus, sebagian menamakan diri Kristen (termasuk juga kelompok yang menyimpang), dan Katolik (tidak tercampur dengan kelompok yang menyimpang).
Berhasil, toh!
Jadi tidak ada yg perlu dikhawatirkan
Nama Yesus terandalkan utk menyatukan

Jika ada anggota jemaat Katolik yang menyimpang, dihimbau untuk kembali ke pangkuan Gereja,
dan jika bebal, kemudian diekskomunikasi. Anda merdeka hendak mempercayai apapun. Itu hak prerogatifmu.
Pangkuan gereja?
Itu tadi yg spt rancu
Gereja vs jemaat-Nya
Kandang vs kawanan

Berdasar membaca Scriptura, kutangkap bahwa Yesus Kristus
hanya sekali mendirikan jemaat-Nya di atas Petrus
“Yesus terus mendirikan jemaat-Nya”, tidak berterima di logikaku.
Ini efek domino juga
Yesus cuma sekali, maka rasul ydskaz lah
Tapi kemarin kau berterima future tense Yesus itu

Salam Damai!

Setelah membaca dari Martin Luther - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas ternyata Martin Luther bukan melarikan diri dari tempat isolasi. Martin Luther belum sempat masuk tempat isolasi, dia sudah ‘diamankan’.

Hilangnya Luther saat ia kembali ke Wittenberg telah direncanakan. Friedrich III mengatur skenario pencegatan di hutan dekat Wittenberg dalam perjalanan pulangnya Luther, oleh para penunggang kuda bertopeng yang meniru para perampok jalanan. Mereka membawa Luther masuk ke dalam pengamanan Kastel Wartburg di Eisenach. Selama berada di Wartburg, yang disebutnya sebagai "Patmos saya", Luther menerjemahkan Perjanjian Baru dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Jerman serta menghasilkan tulisan-tulisan doktrinal dan polemik. Di antara karya tulisnya terdapat satu serangan baru terhadap Uskup Agung Albertus dari Mainz, yang ia buat merasa bersalah sehingga menghentikan penjualan indulgensi dalam keuskupan-keuskupannya, dan "Sanggahan atas Argumen Latomus," yang di dalamnya ia memaparkan prinsip pembenaran kepada Jacobus Latomus, seorang teolog ortodoks dari Leuven. ...

Tidak.
Istilah yang digunakan selama ini bagi @Sotardugur Parreva sudah cukup.

Menurut pendapatku, ekskomunikasi masih perlu.
Yesus Kristus mengajarkan “ketaatan”. Anggota yang tidak taat, perlu diekskomunikasi.

Menurut pendapatku, tidak rancu.
Meski dinamakan Jemaat Kristus = Tubuh Kristus = Gereja, tidak rancu jika tidak mengartikan “jemaat” dan “tubuh” secara harfiah.

Periksa lagi pemahamanmu.
Kutulis, jika ditilik dari saat Yesus mengatakan kalimat hendak menidrikan jemaat-Nya, benar bahwa perkataan Yesus tentang pendirian jemaat-Nya itu, adalah future.
Mengingat jemaat yang didirikan itu tidak akan dikuasai alam maut, kuartikan bahwa tidak dibutuhkan membangun atau mendirikan jemaat yang lebih dari satu. Jemaat-Nya yang didirikan pertama , cukup itu saja, karena jemaat-Nya itu tidak akan dikuasai alam maut, eksis sampai kepada akhir zaman.

Damai tanpa pentung.

Yes!
Ketaatan-Nya kpd Bapa karena kasih
Bukan karena paksaan atau tekanan
Itu ajaran-Nya yg diteruskan Petrus

Mungkin dr sejarah, GKR masih merasa lebih mujarab ada ancaman ekskomunikasi, terutama bagi mereka yg rohaninya dangkal atau imannya sudah tergantung pd pilar2 kekuasaan gereja. Tapi kepikiran juga, bw bagi mereka yg nalar rohaninya sehat lancar hal itu justru menjadi blunder bagi kekuasaan gereja. Hal itu mis. spt pemberlakuan ekskomunimasi kpd Martin Luther, GKR gagal mengembalikan dia kepangkuan gereja. Sekarang mungkin spt pd kasus Carlo Mario Vigano (thn lalu) yg sembunyi ketakutan sebelum di-ekskomunikasi-kan, karena menulis Testamen (11-halaman) ttg skandal Vatikan.

Salam Damai!

[color=blue]Yes!
Ketaatan-Nya kpd Bapa karena kasih
Bukan karena paksaan atau tekanan
Itu ajaran-Nya yg diteruskan Petrus.
[/quote]
Segala kekuasaan di bumi dan di surga adalah kepunyaan-Nya. Maka, Dia tidak perlu diberi aturan oleh siapapun, dan aturan dari Dialah yang harus dituruti oleh jemaat-Nya. Karena kekuasaan-Nya pula mendorong-Nya melaksanakan tugas dengan taat dan penuh kasih.
Berbeda dengan manusia yang masih suka didominasi oleh ego dan nafsu keduniawian, buruknya, suka seperti binatang, yang harus dipecut.

Menurut pendapatku, hal pemberlakuan ekskomuniasi bukan masalah perasaan. Dan, ekskomunikasi itu bukan ancaman. Ekskomunikasi adalah konsekuensi dari sikap membangkang. Ekskomunikasi tidak terkat dengan kedangkalan rohani (entah bagaimana mengukurnya(?)). Iman tidak tergantung pada pilar-pilar kekuasaan Gereja, tetapi pilar Gereja yaitu Tradisi SUci, Kitab SUci, dan Magisterium harus diimani, karena hal-hal itu sudah begitu bahkan ketika para rasul masih bersama jasmani Yesus Kristus.

Bersediakan Anda menguraikan lebih lanjut agar jelas apa yang Anda maksudkan?

Menurut pendapatku, Gereja tidak gagal dalam menjatuhkan ekskomunikasi kepada Martin Luther. Penjatuhan ekskomunikasi itu adalah konsekuensi dari pembangkangan Martin Luther. Namun, sebelum menjalani ekskomunikasi, Martin Luther ‘diculik’ oleh pihak pemegang kekuasaan politik, dan disembunyikan. Jika ekskomunikasi sudah dilaksanakan oleh Martin Luther dan dia tidak berhasil kembali ke pangkuan Gereja, yang begitu dapat diistilahkan bahwa ekskomunikasi gagal mengembalikannya ke pangkuan Gereja. Karena dia tidak melaksanakan ekskomunikasi, dan malah membentuk kelompok baru yang dinamai dengan jemaat Kristus, menurut pendapatku, hal seperti itu bukan kegagalan ekskomunikasi.

Menurut pendapatku, kasus Martin Luther tidak sama dengan kasus Carlo Maria Vigano (CMV).
Pertama, sudah setahun berlalu, hidup Gereja di lingkungan sndiri atau terkait dengan lingkungan luar Gereja, anteng-anteng saja, tidak ada gejolak.
Itu berbeda dengan kasus Martin Luther yang berdampak pada kerusuhan antarpihak yang pro dan kontra pada sikap Martin Luther.
Kedua, Martin Luther dijatuhi ekskomunikasi, CMV atau pihak terkait dengan kasusnya tidak terkait dengan ekskomunikasi.
Ketiga, dari artikel yang Anda ajukan itu, tidak kutemukan informasi bahwa CMV bersembunyi karena ketakutan seperti yang Anda tulis.

Damai tanpa pentung.

Yes! Dan segala kepunyaan-Nya dicurahkan demi Kasih-Nya kpd manusia
Maka yg terbesar dr keseluruhan kekuasaan-Nya adalah Maha Kasih-Nya

Kekuasaan,
Jika itu di pegang oleh manusia, bukan di tangan Allah, itu bahaya
Itu sebab Allah bernobuat melalui para nabi kpd gembala2 yg pandir

Menurut pendapatku, hal pemberlakuan ekskomuniasi bukan masalah perasaan. Dan, ekskomunikasi itu bukan ancaman. Ekskomunikasi adalah konsekuensi dari sikap membangkang. Ekskomunikasi tidak terkat dengan kedangkalan rohani (entah bagaimana mengukurnya(?)).
Ini yg dikecam oleh nabi Zakaria
Domba2 Allah tidak diurus dgn benar
Sehingga hukuman pendisiplinan terus2

Iman tidak tergantung pada pilar-pilar kekuasaan Gereja, tetapi pilar Gereja yaitu Tradisi SUci, Kitab SUci, dan Magisterium harus diimani, karena hal-hal itu sudah begitu bahkan ketika para rasul masih bersama jasmani Yesus Kristus.

Ya, begitu yg kita lihat dlm doktrin Yahudi buatan Farisi
Barang siapa membangkang pd ajaran, dikucilkan atau dibunuh
Sebab begitulah, maka Yesus tanpa salah pun hrs dibunuh oleh Yahudi

Pengakuan yg tercatat, dr org-tua si buta, sbb [Yoh 9:18-22]
Org2 Yahudi itu mula2 tak percaya, bw anaknya tadinya buta
Maka org-tuanya si buta itu dipanggil utk dimintai keterangan

Kata ortunya:
“Yg kami tahu dia ini anak kami dan lahir buta,
Tapi bagaimana ia sekarang dpt melihat, kami tidak tahu,
Dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga.
Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa,
ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri.”
Ortunya berkata demikian karena takut dikucilkan

Dan ini sudah dinobuatkan oleh nabi Zakaria sebelumnya, sbb:

Model Farisi pandir itu ini yg sedang kita diskusikan di sini:

Yesus dianggap membangkang, hrs dikucilkan, dan terakhir hrs dibunuh dgn disalibkan

Menurut pendapatku, Gereja tidak gagal dalam menjatuhkan ekskomunikasi kepada Martin Luther.
Penjatuhan ekskomunikasi itu adalah konsekuensi dari pembangkangan Martin Luther. Namun, sebelum menjalani ekskomunikasi, Martin Luther ‘diculik’ oleh pihak pemegang kekuasaan politik, dan disembunyikan. Jika ekskomunikasi sudah dilaksanakan oleh Martin Luther dan dia tidak berhasil kembali ke pangkuan Gereja, yang begitu dapat diistilahkan bahwa ekskomunikasi gagal mengembalikannya ke pangkuan Gereja.

Karena dia tidak melaksanakan ekskomunikasi, dan malah membentuk kelompok baru
yang dinamai dengan jemaat Kristus, menurut pendapatku,
hal seperti itu bukan kegagalan ekskomunikasi.

Ya, bisa juga dilihat secara demikian, bw
Itu bukan suatu kegagalan, melainkan ada campur tangan Tuhan
Maka dgn demikian, kawanan domba-Nya itu semakin besar ke luar “kandang ini”
Itu pertanda, suara-Nya didengar, firman-Nya terus-menerus bekerja menyatukan kawanan (unity)

dari artikel yang Anda ajukan itu, tidak kutemukan informasi
bahwa CMV bersembunyi karena ketakutan seperti yang Anda tulis.
Akan ku coba cari lagi,
Mungkin audionya sudah ada yg di-text-kan
Tapi setidaknya skandal selalu terjadi pd manusia
Walau ia kita juluki sbg penerus rtasul ydsaz sekali pun

Salam Damai!

Carlo Maria Vigano
Dia meminta paus utk mengundurkan diri. (Harian Washington Post: 10 June 2019)
Sekarang uskup agung ini berada di lokasi yg dirahasiakan. (Do you we the hiding?)
https://www.washingtonpost.com/world/europe/this-archbishop-called-on-the-pope-to-resign-now-hes-in-an-undisclosed-location/2019/06/09/bb69c346-71b5-11e9-9331-30bc5836f48e_story.html?noredirect=on

Perselingkuhan
Viganò telah mengungkapkan kedalaman krisis Gereja (Majalah Catolic Herald 22 Aug 2019)

Artinya
Penerus rasul atau Martin Luther atau Maria, dll
Adalah sama saja, sama dgn kita, manusia pendosa juga
Dan sama2 berharap diselamatkan oleh karena iman kpd Yesus

Salam Damai!

Ooo… ada artikel lain.
Karena dinamika hidup menggereja di komunitasku anteng-anteng saja, dan juga sebelumnya tidak pernah mendengar nama Carlo Maria Vigano, maka tidak kucari info tentang Carlo Maria Vigano.

Damai tanpa pentung.

Kita nantikan saja apa motif dr persembunyiannya
Itu dilakukan tentu berdasarkan pengalaman sejarah
Sejarah kekuasaan gereja, “pencabutan kuku domba”

Bagi Vatikan, Vigano terpaksa dianggap keluar kandang
Mungkin akan spt Martin yg jadi besar di luar kandang
Sayang usianya sudah tua, tak se-idealis Martin Luther

Salam Damai!

Jika hendak Anda nantikan, silahkan saja.
Saya tidak akan menantikannya.

Bagaimana struktur kasusnya, belum kuketahui. Di komunitasku, tidak pernah kudengar namanya. Berdasar pada kondisi itu, menurut pendapatku, kasus CMV itu tidak menjadi perhatian Gereja. Artinya, bukan seperti Martin Luther yang diekskomunikasi, pada kasus CMV ini, tidak terdengar akan diekskomunikasi.

Damai tanpa pentung.

Washington Pos pasti akan terus mengikuti kasus, baca2 aja
Demikian juga dgn Majalah Catolic Herald, dan radio2 agama
Di era teknologi komunikasi ini sebenarnya sudah sulit sembunyi
Sulit tutup mulut, sulit berbohong semua terrekam dan tergambar

Di komunitasku, tidak pernah kudengar namanya.
SOP ketertiban domba2 hrs tetap dijalankan tentunya
Domba hrs tetap domba, jgn sampai coba2 kambing
Kambing itu suka coba2 melawan gembalanya
Sebab kurang tajam pendengarannya

Berdasar pada kondisi itu, menurut pendapatku, kasus CMV itu tidak menjadi perhatian Gereja. Artinya, bukan seperti Martin Luther yang diekskomunikasi, pada kasus CMV ini, tidak terdengar akan diekskomunikasi.
Ya!
Mungkin kalau nanti ada Konsili Vatikan3, ribut lagi
Maka akan ada lagi tawar-menawar “harga” supremasi
Sebab kekuasaan gereja berstruktur kuat pasti ada politisnya
Elit sulit mendengarkan suara-Nya, suaranya lah yg hrs didengar
Salam Damai!

Karena iman? Ah nyang bener, bray?

Kan Martin Luther bilang HANYA karena iman alias sola fide.
Nah, kalo GK kayaknya gak pernah tuh ngaku-ngaku sola fide.

Bahkan ada tuh gereja yang pake sistem auto-tebus.
Asalkan percaya, mau “ngapain” az setelahnya, gapapa.

Washington Pos pasti akan terus mengikuti kasus, baca2 aja
Demikian juga dgn Majalah Catolic Herald, dan radio2 agama
Di era teknologi komunikasi ini sebenarnya sudah sulit sembunyi
Sulit tutup mulut, sulit berbohong semua terrekam dan tergambar
[/quote]
Memang profesi Washington Post mencari berita. Wajar saja dia mengikuti kasus yang patut diberitakan. Berita itu tidak menarik bagiku, tidak akan kunantikan.
Kupikir, adalah profesi media memberitakan berita yang menarik, dan menarik bagi seseorang atau satu pihak, belum tentu menarik bagi orang lain atau pihak lain.
Walau sulit tutup mulut, walau sulit berbohong karena terekam dan tergambar, para peminat hoaks tidak akan berubah. Jika sudah karakter, pasti sulit mengubah. Tapi, sulit memang bukan berarti tidak bisa. Jadi, kalo suka dengan berita hoaks, dikurang-kurangi saja.

Maksudmu, SOP di kelompokmu pasti sama dengan di kelompok lain? Di komunitasku tidak ada SOP-SOP-an ketertiban. Merdeka. Benar-benar merdeka.
Walau tanpa SOP, jika masuk ke suasana doa, semua pada hening.

Konsili Vatikan 3?
Memang semangat kepengaranganmu luar biasa.
Walau tidak sinkron, nekat saja mengemukakannya.
Kekuasaan Gereja itu dari Tuhan Yesus Kristus, dengan janji senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman. Senantiasa lhoh. Setiap detik sampai kepada akhir zaman.

Damai tanpa pentung.

Yg sebenernya menurutmu gimana, Bray!
“Kita diselamatkan hanya oleh karena iman kpd Kristus”
Tapi ada Katolik bilang, beriman kpd Alkitab, Tradisi Suci, Magisterium

Kan Martin Luther bilang HANYA karena iman alias sola fide.
Nah, kalo GK kayaknya gak pernah tuh ngaku-ngaku sola fide.
Yg pernah ku tahu Granits ngaku2 beriman banyak
Kita pun pernah bicarakan juga apa itu iman, percaya dan tahu di link ini:

Dan dgn Granits pun kami diskusikan apa itu iman menurut St. Thomas Aquinas,
Dr diskusi kami itu timbul kesimpulan sementara-ku, sbb:

Bahkan ada tuh gereja yang pake sistem auto-tebus.
Asalkan percaya, mau “ngapain” az setelahnya, gapapa.
Ah! Mungkin itu niru2 “mafia” yg disalib di sebelah kanan Yesus di Golgota
Spt di pilem2, Bray, perampok yg terkepung selalu teriak “Oo., Jesus Christ!”

Salam Damai!

O ya.
Kelihatannya ada bagian yang belum kutanggapi sebagaimana mestinya.
Kalo tentang media massa yang Anda kemukakan itu, kukira, bukan hanya mereka saja yang mengungkapkan berbagai hal yang kiranya menarik perhatian mereka yang tidak bersimpati pada Kepausan.
Kenyataannya, pemberitaan-pemberitaan seperti itu tidak berdampak di kehidupan jemaat. Jemaat tetap melakukan peribadatan seperti biasa, bersukacita, mengucap syukur, saling memperhatikan, dll, dll. Perkataan Tuhan Yesus Kristus tentang jemaat-Nya yang tidak akan dikuasai alam maut, senantiasa disertai-Nya sampai kepada akhir zaman, dan memilih rasul-Nya, pasti digenapi.

Tapi tentang yang berikut ini ingin kusampaikan komentarku:

[color=blue][b]Artinya[/b] Penerus rasul atau Martin Luther atau Maria, dll Adalah sama saja, sama dgn kita, manusia pendosa juga Dan sama2 berharap diselamatkan oleh karena iman kpd Yesus
Maksud Anda, mereka yang Anda sebut itu, sama dengan Anda? Menurut pendapatku, jika Anda merasa sama dengan Martin Luther, itu terserah Anda saja. Namun, jika Anda menyamakan diri Anda dengan para rasul, dengan Bunda Maria, perawan yang melahirkan Yesus Kristus yang adalah Tuhan dan Juruselamat itu, betapa tidak berterima di nalarku. Kenapa? Karena Maria adalah yang melahirkan Yesus yang kemudian disebut Kristus. Lhah, Anda...? Karena Yesus pernah mengatakan: [i]Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."[/i] (Luk 10:24), dan Maria melihat bahkan mengandung Yesus, dan mendengar perkataan Yesus. Lhah, Anda...? Karena Maria dikunjungi oleh Malaikat Gabriel sebelum mengemban tugas melahirkan dan membesarkan kemanusiaan Yesus. Lhah, Anda...? Karena atas permintaan Marialah Yesus melakukan mujizat pertama sebagai tanda-Nya, yaitu merubah air menjadi anggur walaupun sebelumnya Yesus mengatakan belum saat-Nya. Lhah, Anda...? Dengan perbedaan itu, Anda ingin mempersamakan diri dengan Bunda Maria, perempuan luar biasa itu?

Nyanyian Bunda Maria: sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, (Luk 1:48). Lhah, Anda…?

Damai tanpa pentung.

Hatiku gembira karena Allah, Juruselamatku; Anda?
Kurasa Anda gembira juga karna Yesus Kristus Juruselamat
“dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku”[Luk 1:47]

Salam Damai!

Bunda Maria, para rasul, nabi-nabi, raja-raja, orang-orang awam, bahkan gembel sekalipun, Juruselamatnya hanya Tuhan Yesus Kristus. Tidak ada yang lain. Pun kalo dikatakan Markus Wauran juru selamat kesebelasannya karena dia berhasil menghalau bola dari gawangnya, itu bukan Juruselamat.

Kali ini @Sotardugur Parreva setuju dengan perasaanmu.

Benar.
APa yang hendak Anda sampaikan dengan kutipanmu itu?

Damai tanpa pentung.
[/quote]

Yg hendak kusampaikan:
Semua manusia telah berdosa kpd Allah
Maka semua manusia memerlukan Juruselamat
Baik Petrus atau para rasul pun penerus rasul ydsaz dll.

Salam Damai!

Anda memandang dan mempercayai bahwa dirimu sama dengan Bunda Maria, dengan para rasul, dengan Martin Luther?
Anda merdeka berpandangan dan mempercayai hal seperti itu.

Pendapatku, seharusnya sudah Anda ketahui, bahwa menurutku, @Sotardugur Parreva hanya debu, tidak sama dengan Bunda Maria, dengan para rasul. @sotardugur Parreva jaoooh… lebih hina daripada para rasul dan orang kudus.

Damai tanpa pentung.

Kita sudah lihat kisah Petrus murid
Mungkin kita lebih parah atau sama saja
Tidak tertup “Pintu itu” bagi kita utk masuk

[Luk 11:13] Jadi jika kamu yg jahat tahu memberi pemberian yg baik kpd anak2-mu,
apalagi Bapamu yg di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kpd mereka yg meminta kpd-Nya."

Salam Damai!