Satu-satunya alasan: Kasih Tuhan

“Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria dan adiknya Marta. Maria ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya. Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus: “Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit.” Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: “Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.” Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus” (Yohanes 11:1-5).

Melalui Yohanes 11, kita dapat melihat bahwa Lazarus adalah salah satu teman Yesus. Ketika Maria dan Marta mengirimkan surat kepada Yesus, mereka mengatakan “Lazarus yang Engkau kasihi sedang sakit”, dan pada ayat ke 11, Yesus menyebut Lazarus sebagai “saudara kita / teman kita.” Lazarus bukanlah seorang yang baru mengenal Yesus, dia adalah salah satu teman lama Yesus.

Kisah ini menceritakan bahwa Lazarus yang teman Yesus ini sedang sakit kronis, dan sebentar lagi ia akan mati karena penyakit itu. Maka Maria dan Marta mengirimkan surat kepada Yesus untuk mengabarkan keadaan Lazarus yang hendak mati. Mereka merasa bahwa sudah tidak ada jalan lain untuk menyelamatkan Lazarus kecuali melalui pertolongan Yesus.

Jika seorang sahabat saya sakit dan hendak mati (di sini saya akan menggunakan Patrick sebagai ilustrasi, semoga lu baca Pat), saya akan menuliskan segala alasan agar Yesus mau bergegas untuk menolong Patrick. Saya akan menulis, “Tuhan Yesus… Sahabat saya, Patrick, sedang sakit dan hendak mati. Tolong sembuhkan dia. Kau kenal Patrick bukan? Dia sudah membuat Worship Team di komsel UC Davis, dia sudah sangat semangat menyebarkan kisah-Mu ke orang-orang, hidup nya semua nya adalah tentang mengasihi Engkau Yesus. Tolong Patrick, tolong sembuhkan dia!

Tetapi ternyata bukan seperti itu yang Maria dan Marta tulis. Ternyata yang mereka tulis hanyalah sebuah pesan singkat: “Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit.”

Ini menunjukkan apa yang Maria dan Marta sungguh percayai. Mereka percaya bahwa satu-satu nya alasan yang akan mendorong Yesus untuk menolong Lazarus, bukanlah karena kasih Lazarus kepada Yesus selama ini, tetapi karena kasih Yesus kepada Lazarus.

Yohanes 3:16 tidak mengatakan, “Karena dunia begitu mencintai Tuhan, maka Tuhan memberikan anak-Nya yang tunggal.”

Tetapi, Yohanes 3:16 mengatakan, “Karena Tuhan begitu mencintai dunia, maka Tuhan memberikan anak-Nya yang tunggal.”

Tuhan datang ke dunia sama sekali bukan karena apa yang telah kita perbuat untuk-Nya. Satu-satu nya yang mendorong Dia untuk menyelamatkan kita adalah kasih-Nya sendiri.

Tuhan tidak memberkatimu karena kamu rajin berdoa dan membaca Alkitab; Dia memberkatimu karena Dia mengasihimu, dan bukan karena apa yang telah kamu lakukan. Jika Tuhan memintamu untuk membuktikan bahwa dirimu layak untuk menerima kasih-Nya, kamu akan gagal segagal-gagal nya.

“Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita” (1 Yohanes 4:10).

Agama mengatakan, “kita melakukan, sehingga kita mendapatkan.”

Tetapi Kekristenan mengatakan, “kita telah mendapatkan, maka kita melakukan.”

Kita tidak berbuat baik untuk memperoleh kasih Tuhan. Tetapi kita berbuat baik karena Tuhan Yesus telah terlebih dahulu mengasihi kita.

Add line atau instagram kami untuk mendapatkan notifikasi update renungan terbaru dari website kami.
Official Line: @pkx3578b (pakai @)
Instagram: @gracedepth
Instagram penulis: @revyhalim

Semoga renungan-renungan kami bisa menjadi berkat.God Bless! :smiley: