Saya bergumul dengan homosexuality

Saat ini saya benar2 membutuhkan dukungan doa, encouragement dari rekan2 sekalian.

Sya seorang pria dewasa. Sya bergumul dengan unwanted homosexual feelings sejak saya teenager. Sya gak pernah menceritakan ini kepada siapa pun yg mengenal saya, tidak pada sahabat atau siapa pun. Karna saya takut…sangat takut akan apa yang orang pikir tentang saya setelah mereka mengetahui kebenaran tentang saya. Belakangan ini sya mengalami depresi berat karna orang tua saya mulai mempertanyakan apakah saya sudah memiliki girlfriend atau belom? dan saya benar2 depresi, karna dalam pikiran saya. Sya gak mau melangkah ke dalam relationship dengan wanita kalo saya masi terbelit dengan masalah ini. Buat apa jg saya melangkah ke jalan itu hanya karna saya tidak tahan dengan tekanan, pada akhirnya juga wanita nya jg yg akan tersakiti.

Sewaktu saya teenager dan menyadari kalo saya mengalami same sex attraction, saya berdoa tiap hari dan berpikir, mungkin satu hari ketika saya bangun, semuanya akan berbeda, tetapi tidak, perasaan ketertarikan itu tetap ada. Sya telah mengenal kristus, dibaptis dan aktif di gereja, tetapi this unwanted homosexual feelings tetap ada dan sering kali membuat saya merasa gak layak di mata Tuhan. Aku telah bergumul dengan perasaan ini selama bertahun2, sering saya melontarkan pertanyaan pada diri saya sendiri apa “perubahan” masi mungkin terjadi? perlahan2 saya mulai kehilangan “hope”?

Walaupun saya bergumul dgn ketertarikan sesama jenis tetapi saya TIDAK pernah memiliki boyfriend atau berkeinginan memiliki boyfriend, atau pergi ke gay bar atau hidup di dalam gay lifestyle, karna gak bisa bayangkan akan betapa semakin sulit untuk saya bisa dilepaskan kalau saya terjerumus semakin dalam karna disaat ini saja saya merasa untuk dimerdekakan dari pergumulan ini sangat amat sulit. Pergumulan ini adalah permasalahan hidup yang paling sulit yang saya alami dalam hidup. Sering saya berpikir kenapa saya harus mengalami ini? apa maksud Tuhan? saya gak pernah meminta apalagi memilih!! untuk mengalami homosexual feelings. It’s not a choice.

Sya terus mencari jawaban mengapa saya seperti ini? saya juga flashback di dalam kehidupan saya selama teenager, karna masa2 teenager adalah masa2 penting dalam pembentukan jati diri. Sya ingat sewaktu saya smp, seorang teman sebangku saya, seorang cowo juga, dia sering mollest sya. Dia jg yg mengenalkan sya pada hal2 seks yg mungkin terlalu dini untuk sya mengetahui hal2 seperti itu. Singkat cerita tanpa saya sadari sya mulai tertarik dengan sesama jenis. Sering sya berusaha menahan dan berusaha menghentikan homosxual thoughts dalam pikiran, tapi hampir sya gak pernah berhasil utk menahan nya yang membuat saya jadi merasa desperate.

Saudara-saudari yg terkasih dalam Kristus, pertanyaan saya :

  1. Kalau anda ada di posisi saya, apa yg harus saya lakukan? saya ingin menjalani kehidupan normal seperti pria yang tertarik pada wanita.

Mohon tolong dukungan doa untuk saya, saya sudah merasakan betapa indahnya hadirat Tuhan setelah 3 tahun belakangan tidak saya rasakan. Tapi keadaan saya masih sangat tersiksa secara emotional dan penuh duka dan air mata, dan merasa bahwa hidup ini gak adil mengapa saya harus mengalami pergumulan ini?

Tolong jga rekan2 sekalian, pada saat memberikan komen, gak usah judge dan mengutuk kalo gay itu dosa. Saya sudah tau itu dosa, saya rasa semua orang juga tau tentang itu termasuk juga dengan orang2 yg bergumul dengan homosexuality seperti saya. Terima kasih

Kalau mau dibaca, tolong dirubah dgn warna hitam, pusing bacanya
bisa dgn klik modify, delete red nya
GBU

anda harus bertindak.
berani mengambil resiko walaupun mungkin terasa sukar sekali.

bertindaklah sekarang memutuskan hubungan yang tidak wajar tersebut.

anda melakukan / memulai, maka pasti anda akan berhasil.

kalau anda tetap saja dengan “teman” anda, bagaimana doa anda bisa di kabulkan ?

segera stop dan keluar dari kondisi yang ada sekarang ini dan meminta ampun Tuhan atas segala kesalahan / perbuatan dosa selama ini maka tangan Tuhan pasti menjamah anda.

salam

ikut konseling. ato ga cari pembimbing. jangan diendure sendirian. :slight_smile:

luar biasa mas bro nandos, menyadari kelemahannya dan ingin hidup maximal dalam Tuhan.

klo gak salah homosexual itu termasuk masalah kejiwaan katanya… klo kita ambil contoh kebiasaan buruk pria normal;
pria suka melihat wanita yg seksi, pornografi hingga melakukan onani dan sex bebas (bagi yg masih melakukan ini silahkan bertobat!)

bisa dijelaskan seperti ini; apa yg didengar,dilihat dan dirasakan—>akan masuk ke dlm pikirian lalu di proses dan tersimpan dlm memori otak—> akhirnya menjadi suatu tindakan/perbuatan, hingga menjadi kebiasaan

dimulai dari apa yg diterima/masuk oleh pikiran bro, jadi mulailah perubahan dari pikiran yg benar, lalu mulailah lakukan yg benar dihadapan Tuhan.

(1Kor 15:33) Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. perbaharui pikiran kita dengan membaca firman Tuhan & bersekutu (bergaul) dengan Allah. Apalagi mas bro udah dibaptis,aktif di gereja itu sangat membantu mendalami Alkitab, jadi (filipi4:6) Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. dan (1Kor 3:14) Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.

Upahmu besar di Surga mas bro nandos!! :smiley:

Setuju sama bro Sudunk, semua berasal krn hal-hal yang kita masukan

saya pernah denger (liat) kotbah, tentang cara menginput yang baik,

sang pendeta kasih peragaan,

dimana ada 1 gelas bening yang isinya penuh oleh air hitam dan ada 1 teko besar yang berisi penuh air bersih, lalu sedikit demi sedikit pendeta ini menumpahkan air yang bersih kedalam gelasnya

apa yang terjadi?
airnya meluap keluar… tapi perlahan2 warna hitamnya memudar dan semakin banyak air bersih yang masuk, air hitam semakin pudar warnanya dan akhirnya tertinggal air yang bersih di dalam gelas

dapet poinnya? hal ini juga berlaku sebaliknya
jd kalau sudah mulai bersih jangan lagi dimasukan air hitam atau malahan kedua-duanya dimasukan k dalam gelas… :mad0261:

Amsal 26:11
Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya.

Perubahan itu proses brother,
menurut Mother Teresa yang dibutuhin dalam menjalani hidup adalah Kesabaran
dan jembatan antara goal & hasil adalah Kedispilinan
jd harus sabar dan jangan ngandelin niatan aja… kita sendiri harus bergerak menuju perubahan

saya juga msh dalam proses bro, kadang hari ini mengampuni besok udah benci lagi. pagi-pagi bersyukur nyampe siang mulai iri & mengeluh lagi. kemaren nangis-nangis nyesel minta ampun janji ga akan ngulang besoknya udah lupa.

jangan kecil hati - jangan rendah diri tetap terus berusaha. Taat & Renungkan Firman Tuhan :slight_smile:

“God doesn’t require us to succeed, He only requires that you try.” - Mother Teresa -

Bro nandos,
Di link yang saya berikan ini, seorang homo menceritakan pengalamannya yang mirip dengan bro, tidak ada kedamaian, dan masuk dunia narkotik. Akhirnya dengan doa dia lepas, pertama dari narkotik, dan selanjutnya dari homo. dan menikah dengan wanita.

Tuhan Yesus mampu mengubah karakter kita kalau kita mau minta dengan sungguh2 dalam doa kepadaNya.

Halo bro nandos,
masukkan dari saya, carilah kasih Bapa…
Stop mengucapkan perkataan yang sia" contoh:

  1. "Iya, aku ini memang ga normal… "
  2. “Aku jijik sama diriku, kenapa TUHAN berikan pencobaan kayak gini”
  3. “Percuma aku berusaha ya apa aja, tapi akhirnya juga jatuh ke pikiran” yang ga bener/ga ilahi"
    dsb…

NB: Stop denying about yourself if you have feeling like that… (maksud saya, akui di hadapan Tuhan, bahwa kamu punya rasa kayak gitu, kamu mau bertobat, dan kamu mau dipulihkan)…

Start to DECLARE:
*Why harus declare? Ada kuasa dalam perkataan… Baik perkataan positif atau negatif, semuanya akan terjadi jika diucapkan… so watch out your mouth…

Start declare (di depan cermin tiap hari, katakan benar" dari dalam hati dengan suara yang mantap)

  1. Aku berharga di mata Allah
  2. Aku diciptakan serupa dan segambar dengan Allah
  3. Aku normal, laki-laki yang luar biasa, perkasa
  4. Aku bukan bermental korban, tapi bermental pemenang
  5. I can do all things through Christ
    perkatakan FIRMAN sebab itulah yang membangun GAMBARAN DIRI ANDA. (bukan jadiin mantra tapi ya… =D )

Bangun hubungan dengan Bapa…
Carilah komunitas yang mendukung perubahan Anda, bergabunglah dengan sel di gereja Anda, dan jangan sekali" menyerah… STOP berpikir negatif, STOP mengucapkan hal negatif, START berpikir positif, START memperkatakan firman Tuhan. Minta pada Bapa untuk mampukan kamu untuk bisa melalui permasalahanmu…

Bless you bro… Tuhan sangat-sangat mengasihi dirimu bro, cukup 1x aja jatuh dalam dosa, jangan lebih, jangan kompromi… Kuatkan dan teguhkan hatimu…

well gw gay juga

gw gay tp gw ga hidup sebagai gay setelah gw ngalamin hal
yang sangat merubah hidup gw setahun kmrn hahaha,

keep on praying. hal ttg gay itu susah dimengerti n peka.
we know we are gay tp bukan seenak balikin telapak tangan
untuk bertobat. rite? yah menurut gw si jangan sedih2
fokus hidup untuk Tuhan ga usa mikir gay normal ato apalah
toh kita hidup di dunia tujuan utama na yah hidup untuk Tuhan
so dun waste ur time memikirkan gay2an gmn mau normal lah
ato apalah hahaha… fokus hidup untuk Tuhan. selanjutnya
biarkan lah Tuhan yang bekerja di hidup kita :slight_smile:

semangattttt kk!!!

Boleh tau apa latar belakang yang menyebabkan anda menjadi seorang homosex ? Keluarga ? Teman ? atau apa ?

hahaha ga dijawab gw yang jawab d…

latar belakang jadi gay banyak
kalo gw dr pas gw lahir.

kalo gw bilang gay yg terpengaruh dr lingkungan itu sebenrna lingkungan yang memacu. tp dirina yang terpengaruh ini ada bibit gay *anggaplah semcm bibit.
seorang tanpa kecenderungan gay, wlopun ditaruh ditengah2 lingkungan gay, dia ga bakal gay.
kalo uda punya kecenderungan gay, diataruh di tengah2 lingkungan gay yah uda ngembang dia kek bunga dikasi pupuk super :smiley:

kesimpulan yah: gay ga gay. kalo uda ada kecenderungan gay yah gay tp kalo ga da kecenderungan mw dipengaruhi kyk gmn juga ga mungkin gay. makana gw ga pernah percaya seseorang menjadi gay karena pengaruh lingkungan! *gay secara sexual yah! bukan gay secara perilaku! hahaha…

Re: Saya bergumul dengan homosexuality

adalah kehidupan tidak normal,
segera berhenti dan keluar dari lingkaran tersebut.

anda perlu bantuan bimbingan dari gembala / penetua / pelayan agar dapat melepaskan “kebiasaan” jelek tersebut.

Yang saya tahu gay bisa disembuhkan dengan doa.

aminnn!!!

Kecenderungan orientasi sexual gay, lingkungan yang memacu… Rasa kagum ama sejenis emang ada, tapi jangan sampe rasa kagum itu berlebihan, kalo berlebihan ya jadi gay. Mungkin jauhi comunity gay, rajinlah berangkat gereja. Jaga pergaulan, bila perlu jauhi lingkungan yang memacu tersebut. Carilah wanita yang bisa membuat anda bisa menghilangkan pikiran gay, didekat wanita tersebut anda merasa comfortable…

Sesuju :afro:
Logicaly, Tuhan YESUS mampu JIKA & HANYA JIKA:

  1. ada kemauan
  2. ada kesungguhan
  3. ada doa kpdNya.

Jadi, jika salah 1 unsur takeda, JANGAN HARAP prose bisa mulus. Alamat bergumul terus ama teasing ‘kedagingan’. Kaciaan deh loe :char12:
Ibarat formula, ga pake salah 1 unsur, rumuspun amburadul, bukan jadi OBAT malah jadi ramuan RACUN.
Dan klo BIG BOSS BABE udah geregetan (sing Sherina song :ashamed0004:), maka Gada & Tongkat dipakai utk MENGHAJAR! seperti Bapak menghajar anakNya.

Benul.
@TS,
Dg catatan bukan doa dr orang lain -melulu- (bc: didoakeun), tapi justru PRIORITY doa dari diri sendiri, DOA PERTOBATAN kpd Sang Pemberi Hidup, yg merindu PEMULIHAN, TOTALLY; DIA tidak memberi kehidupan gay, DIA merancang kehidupan NORMAL, 2 pilihan saja: lahir sebagai keturunan Adam ataw Hawa, lain tidak. Rasa-rasanya itu yg harus DIYAKINI, DIPERCAYAI. Supaya hanya tinggal kenormalan yg ada di kamus kehidupan bro TS. Pemahaman akhir, bahwa ketidaknormalan bukan berasal dari rancangan Tuhan.

Teriring Doa & shalom semangaatz! :tuzki26:
JBu

thanks a lot buat masukan" yang berarti buat saudara kita. saya juga punya seorang sahabat baik yang G. link ini saya share ke dia, semoga bisa membuatnya berubah.

all of u be blessed ! :slight_smile:

keterbukaan adalah langkah awal pemulihan, cobalah terbuka ama seseorang majelis gereja sehingga anda bs didoakan dan stlh didoakan masuk dalam perkumpulan kelompok sel, jadi iman dan bertumbuh dan anda terjaga oleh semua anggotanya

ini kalimat yg tdk asing bwt gw… setuju bro :afro:

Jadi inget ajaran gerakan Pria Sejati. Katanya ya seperti “Keterbukaan adalah awal pemulihan” Tapi ya jangan terlalu terbuka, harus bisa tahu mana yang dibuka mana yang ga, kepada siapa yang dibuka dan ga.