Saya heran sama Protestan.

Saya heran sama Protestan pada umumnya.

Masalah Baptis harus di selam … lainnya gak sah.

Doa pada arwah , gak alkitabiah.

Tetapi mengapa saat meninggal di kubur memakai peti mati , sedang YESUS dengan kain kafan. Mengapa tidak iktu juga memakai kain kafan.

Juga di kuburan pakai nisan dan salib , dan setelah itu dibiarkan hancur tak ter urus .
Dan ada yang sampai gak kelihatan tempatnya , nisannya hancur tak terurus. Kok ya masih diberi nama dan salib lagi…
Kalau sudah punya iman seperti itu , kenapa gak seperti saudara muslim yang di arab sana , dikubur tanpa tanda apa-apa (rata tanah).

Anda tahu peti mati dan nisan adalah tradisi dari cina sana… MENGAPA … tolong jawab.

itulah jika yang terjadi iman tak sejalan dengan budaya…
karena pada hakikatnya manusia itu ber daya dan berbudi… daya nya budi disebut budaya…

jadi model pemakaman itu adalah budaya, dan ternyata budaya itu sangat pas dengan budi dan rasa, namun tidak sejalan dengan iman.

ironisnya, bahwa budaya itu akhirnya menjadi nyaman dilakukan walaupun tidak sesuai/tidak pas jika dikaitkan dengan keimanannya. (IMHO)

Yg ga bilang ga sah itu sapa?
Sebagai orang Kristen itu kita mengukur sesuatu bukan dari apa yang orang bilang, tapi apa yang ALKITAB sebagai kebenaran sejati sebagai ukuran kita.
Jadi bacalah ALKITAB maka semua jawaban yang BENAR akan anda temukan.

Karena keinginan besar untuk kembali ke Alkitab (Back to the Bible) makanya budaya dan adat dipandang secara negatif!

Menurut saya sih, tidak semua budaya negatif, banyak juga kok yang positif dan tidak bertolak belakang dengan Firman Tuhan dan tradisi dan kebiasaan yang ada didalam Alkitab, meski mungkin lebih moderen :slight_smile:

Kalau budaya yang negatif sih ya biasanya berbau “amis-me” seperti Animisme, Totenisme, Mistisme, Spritisme, dan lain-lain yang merupakan penyembahan berahala atau sisa agama/kepercayaan nenek moyang :mad0261:

Salam

pertama silahkan beri referensi baptisan tdk selam tidak sah menurut protestan…

evata kok menghubungkan baptisan yg adalah tanda percaya kpd Krisutus dengan urusan kain kafan?? :2funny:
mana buktinya Yesus nyuruh menguburkan mayat pake kain kafan??

baptisan dan kuburan(kafan) dua hal yg berbeda kok bisa sih dihubung2kan??

Justru itulah yang saya hendak sampaikan.
Bukan semua budaya dan adat bertentangan dengan Firman Tuhan.
Ingat Injil tidak lahir dalam dunia yang hampa budaya.
Karena itulah sementara orang Israel/Yahudi menyebut ‘elohim’ dalam bahasa Ibrani, saudara2 mereka yg dalam perantauan/diaspora menyebutnya ‘theos’.

Kalau budaya Roma Pagan yang menyembah dewa matahari dan ratu surga gimana cosmicBoy?

Sebelumnya anda berkata:

“The Sun/The Light (yg dimaksudkan ialah matahari) ==> Asalnya ialah dewa/ilah org Roma Pagan”

Pontifex Maximus (Kaisar Roma), Isis Ratu Sorga, Dewa-dewi adalah ilah-ilah yang disembah agama Roma Pagan.

Apakah ilah2 pagan Roma diatas punya hubungan dengan penyembahan terhadap Allah yang hidup, Allah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, Allah Israel?

Selain sama-sama disembah tentunya.

Silahkan lihat latar belakang pembicaraan sewaktu Bruce mengkritik Kristen yang menyembah Allah Israel.

Saya kutipkan saja supaya jelas bagi anda dan pembaca lain:

[i]"Kalau kerajaan Romawi menyembah Dewa Matahari dan Isis Ratu Sorga itu sih terserah mereka dan sah2 saja, seperti kebanyakan bangsa2 lain yang menyembah dewa-dewi.

Masalahnya, kenapa dimasukkan dalam Kekristenan yang jelas2 menyembah Allah Israel?"[/i]

baptisan dan kuburan(kafan) dua hal yg berbeda kok bisa sih dihubung2kan??

gak nyambung , baca nya terbalik kali… :tongue:

Saya gak bisa jawab deh

ada beberapa pandangan ttg baptisan selam dalam protestan ttp ini tdk menjadikan protestan perang semprotan2an air ;D, masing2 saling menghormati karena pada dasarnya adalah sama2 telah selamat(percaya Kristus).

lah kalau ttg kain kafan, dimana Yesus memerintahkan mayat harus dikafani??

Yesus dtg keduania bukan ngurusin orang mati bro tapi orang hidup, lagian masalah memperlakukan mayat kita kan uda tau sih gimana baiknya-selama punya hati nurani-.

baptisan itu urusan orang hidup, kafan itu urusan mayat kan gak bisa sih dihubungkan ;D

kalo masalah mati gak usah dibanding-bandingkan dengan agama laen, kalo saudara memang kristen. bandingkan dengan tradisi/budaya yang sodara ikuti.
emang sodara nanti mati kayak apa ??? apa ssodara mengikuti agama lain yang di arab sana ???

Salam Damai :happy0025:

Assalamualaikum. salam sejahtare saudara sebangsa dan setanah air, salam demokrasi !

Sedikit menanggapi saja ya… OOT

Mengenai nisan org mati… begini nih mneurut pandangan kumis:

Umumnya, di jawa ini org yg meninggal dalam kristus di nisannya suka ditulis nama orang, tgl lahir-tgl expired dan nama2 keluarganya. - nah ini budaya. apalgi yg keturunan tionghoa, malah pake bilingual.

Tapi mnurut kwn saya dari menado, disana yg ditulis hanya nama almarhum tgl lhr dn tgl expired aja, nama keluarga ga ditulis. - ini juga budaya.

Jadi budaya2 tsb ga ada hubungan benar salahnya or alkitabiah or tidaknya bro.! GW sendiri tinggal di tanah jawa, tapi lebih setuju kl yg ditulis cuman nama sialmarhum aja :slight_smile: karena buat saya, begitu keluarga kita meninggal, kita ga perlu terikat lagi dengannya, penulisan nama2 keluarga yg lain sepertinya merupakan simbol kalo kita terikat padanya. gitu bro! tp sekali lagi itu pandangan gw.

Kalo yg lain beda ya ga apa2 juga. jgnkan dengan rekan2 dengan agt keluarga yg lain aja pandangan gw ini dianggap ga mainstream. Jadi gw maklum kalo beda pendapat. trmkasih

Pertanyaan saya, apakah kamu setuju ngga dengan penjelasan saya di atas itu.
Dan mengenai dewa matahari dan ratu surga, sila baca reply saya di ... - Diskusi Umum Kristen - ForumKristen.com

Bro Nembakbauk…jangan2 ada juga pertanyaan di pikiran bro : Kenapa orang protestan gak ikut mati disalib dan juga bangkit seperti Yesus di hari ke-3…??? Hehehe…

Sama bro. saya juga sering tanya dlm hati mslh ini : kenapa orang kristen jarang ke makam. Rumah saya berbatasan dgn makam dan sering ikut gali liang kubur ngumpulin tulang belulang manusia,jadi tahu persis mslh itu. hanya orang katolik yg saya lihat sering doa atau apa pakai lilin di makam. bahkan orang tua saya dr sy kecil belum pernah sy lihat ke makam.
Dr keluarga saya yg kristen hanya saya yang sampai saat ini masih ke makam keluarga tapi untuk membersihkan makamnya. mau doa, spt kata bro tdk alkitabiah.
Utk itulah bro, saya pribadi sudah mewanti2 keluarga saya supaya saya nanti jka saya mati di kremasi saja, nggak usah di kubur biar nggak merepotkan yg masih hidup. apakah ini alkitabiah, saya nggak tahu.
cuma saya memang sependapat dgn bro NM tentang urusan kuburan dan doa arwah itu. apa perlu convert ke katolik /ortodox aja ya???
Gimana nih tanggapan senior /rita ttg urusan kuburan bagi orang kristen??? apa krn tafsiran dari ayat " biarkan orang mati meguburkan orang mati??" mohon pencerahan bro, soalnya saya walau bukan juru kunci makam, saya termasuk “anak kuburan”, sering keluar masuk makam. :smiley:

Kalau heran satu-satu mas, jangan diborong semua. :smiley:

saya rasa mengenai peti mati adalah pemberian terakhir terbaik bagi seseorang…
ya walaupun itu sebenarnya tidak memberi dampak apa2 pada orang yg sudah meninggal tersebut… :smiley:
tapi kalo tidak mampu beli peti mati, pun orang yg meninggal akan di kuburkan selayak layak nya oleh pihak keluarga.

anda termasuk anak Tuhan yang masih mau berhubungan dengan DUNIA AKAN DATANG.

yang mana dalam After Live masih ada pengampunan dosa dan kita yang masih di dunia ini bisa mendoakan saudara kita yang sudah ada di dunia akan datang.

Kalau Kremasi seyogyanya jangan dilakukan dengan melihat iman kita akan Kebangkitan Tubuh.

Kremasi dalam Kristen tidak sesuai dengan iman Kebangkitan Tubuh.

GBU all.

Tradisi Suci?

ikut ya nembakmanuk :slight_smile:

saya melihat psikologis dan rasa cinta manusia Kristen kepada kekasih yang meninggal.

karena saat terakhirnya dengan almarhum, maka ia akan menunjukan cinta yang besar kepada almarhum dengan cara memberikan pemakaman yang layak. semacam kesaksiannya dan bukti penghargaan kepada yang meninggal. karena jika keluarga yang hidup memberlakukan tidak layak pada kekasihnya maka hal itu akan menimbulkan penyesalan. padahal secara obyektif baik dari sisi iman Kristen maupun dari sisi almarhum semua itu tidak dibutuhkan lagi.

peti, pakaian bagus, ibadah pemakaman, pengantaran ke makam, bentuk makam, memberi tanda salib, nama pada makam, dll, semuanya berasal dari cinta/kasih kepada almarhum.

seiring dengan waktu, keluarga yang hidup ini secara perlahan menyadari dan menerima bahwa cinta/kasih ini sudah tidak ada gunanya lagi karena sesuai iman Kristen bahwa si almarhum telah tiada telah terputus dari dunia orang hidup, sehingga apa yang terakhir kali dikenakan kepada almarhum sudah tidak berefek apa-apa. Sehingga dengan legowo keluarga ini menerima bahwa kuburan itu hanya berhubungan dengan kenangan, kenangan akan cinta yang tentu masih hidup dan aktif dalam hati dan jiwa terhadap si almarhum. tetapi sekarang sudah disertai dengan kesadaran penuh bahwa kasih itu tidak layak dikaitkan dengan makam yang sepi itu.

karena Tuhan Yesus berkata bahwa ALLAH kita adalah ALLAH dari orang-orang hidup, maka demikianlah kita percaya pada kebangkitan tubuh. sehingga dengan berpikir bahwa hal kebangkitan itu akan terjadi waktu mana sesuai kehendak TUHAN, maka kita beralih dari kuburan itu kepada janji yang manis dan indah tentang kebangkitan.

itulah sebabnya saya tahu jasad ayah saya ada di dalam tanah, dan kami telah memberi penghargaan kepadanya sampai masa terakhir keberadaannya di bumi, tetapi kini gambaran dalam hati dan jiwa saya tentang ayah adalah bahwa ayah kini telah bergabung dalam semarak dan damai sentosa bersama Tuhannya, Tuhan saya di Kerajaan Sorga.

Satu yang menjadi pegangan adalah sabda Tuhan Yesus :

Matius
22:31 Tetapi tentang kebangkitan orang-orang mati tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah, ketika Ia bersabda:
22:32 Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup."