sebenarnya tujuan utama berdoa itu apa sih?

Saya mau tanya nih… kalo dipikir2 kan katanya Tuhan Yesus itu mengampuni segala dosa manusia dan sudah mengetahui segala isi hati manusia sebelum manusia itu mengungkapkan kepada-Nya… kalo saya ga berdoa itu kan dosa… nah dosa saya yang itu juga otomatis diampuni Tuhan dan saya nggak akan masuk neraka kan? Tuhan sudah tau isi hati saya kan? maaf saya ngomong kayak gini karena inilah pikiran saya dan saya bener2 bingung saat ini dan dari latar belakang saya, saya memang jarang berdoa…

Doa itu = berkomunikasi kepada Tuhan (2 arah, bukan 1 arah aja)

Tujuan utama doa bukan minta ampun, itu hanya salah satu fungsi doa, tujuan utamanya adalah supaya kita berbicara dengan Tuhan, dan Tuhan berbicara kepada kita, bahasa kerennya bergaul dengan Tuhan.

Kalau ga berdoa ya jadi jauh sama Tuhan, ga kenal suaraNya, buntut2nya jadi ga percaya FirmanNya, karena perkataan Tuhan itulah Firman Tuhan. Sama kaya kamu ke temen, makin sering bicara kan jadi makin dekat tuh, dari makin dekat baru timbul rasa percaya, ga bisa sekaligus percaya langsung dari awal, semua ada proses.

Dosa itu ga otomatis diampuni, harus diakui dan bertobat. Kalau kamu berprinsip dosa otomatis diampuni, artinya sama aja dengan mencobai Tuhan.

Tuhan memang tau isi hatimu, masalah ini juga yang pernah menjadi pergumulan saya, kalau Tuhan tau isi hati ngapain juga cape2 ngomong gitu kan? Ilustrasinya seperti ini : dalam beberapa hal saya tahu pasti isi hati anak saya, contoh misalkan dia lihat mainan di toko, dari gerak gerik tubuh juga saya udah tau dia pasti minta ingin dibeliin, namun saya selalu tunggu dia ngomong ke saya minta dibeliin, kenapa? Karena saya ingin dengar permintaan itu keluar dari mulutnya langsung, itu aja alasannya, simple, dan ada rasa bahagia/senang gimana gitu waktu dengar permintaan itu keluar dari mulutnya. Saya pikir kurang lebih Bapa di surga juga seperti itu, Dia Bapa yang baik, dan selalu ingin memenuhi kebutuhan anak2Nya.

Saran saya coba kamu lakukan aja, dengan sungguh2.

Anda tau darimana kalo dosa tidak otomatis diampuni? Kan sudah dibilang bahwa Tuhan menebus segala dosa manusia. Saya kalo nggak berdoa dan kalo berdoanya setengah hati juga pasti diampuni kan? Mending saya ga usah berdoa deh, kan Tuhan udah tau segalanya, buang2 waktu aja dan orangtua saya nanti bilang saya sok2 suci.

Tuhan ga kenal dengan yang namanya setengah hati (suam-suam kuku).
Bro sebaiknya baca Firman Matius sampai Yohanes berulang2 saja dulu agar tidak muncul lagi pertanyaa2 seperti ini.
Pertanyaan bro selama ini saya perhatikan “Sampul/Cover” mulu.

Kata beberapa orang sih sebelum kita doa, Tuhan ga bisa apa2 (cenah).
Soalnya iblis saat ini itu penguasa dunia, dan Tuhan itu adil / ga main serobot.
Jadi klo anda ga bilang, ya jangan salahkan Tuhan seperti yg anda lakukan. Tidak doa / baca alkitab tapi berani marah Tuhan tidak ikut campur dlm hidup anda.
Tuhan itu baik, anda coba ajak ngobrol Tuhan lewat doa.

Manusia itu umumnya suka curhat masalah2 yg mereka miliki ke org lain.
Namun, tidak semua masalah bisa di omongin ke org yg kita kenal demi menjaga harga diri.
Sehingga kita lari ke org yg ga mengenal kita. This bear risk of being judge by strangers and even more risk than sharing with people we know.

Jadi ya, daripada curhat ke org lain. Lari aja ke Tuhan. He will not judge you seperti org kebanyakan. He will listen to any problem you share to Him.

Anda bisa doa apa aja, dan doa itu ya ga usah kelihataan org lain.
Anda tidur sendiri kan? Klo sekamar brg org lain juga anda bisa sambil tutup mata kok. (Ga ketahuan).
Bilang aja apa yg anda mau bilang cth pengalaman2 anda selama hari itu / masalah2 anda.

Anda ga banyak sharing disini, dan anda bilang jawabannya pada ga masuk akal. Jadi daripada cerewet disini, kan bisa bawa ke doa.

Karena ada ayatnya, bertobat itu artinya minta ampun, menyesal, dan berusaha tidak melakukan lagi yang kepada akhirnya menuju kepada ketaatan pada Tuhan.

Semua jawaban yang saya berikan itu ada dasar firmanNya, maka alangkah lebih baiknya lagi kalau anda baca Firman Tuhan sendiri, jadi punya pengertian sendiri yang mendalam. Ibarat belajar, kalau cuman ngandelin guru yang nerangin kan tidak lengkap dapetnya, harus baca buku pelajarannya sendiri baru bisa mengerti dengan baik.

Soal kamu berdoa setengah hati itu nanti yang menilai Tuhan, bukan kita disini, bukan juga orang tuamu. Yang jelas Firman ajarkan kalau berdoa itu dengan kesungguhan hati, setengah hati alias suam2 kuku sama aja seperti tidak berdoa.

Seperti yang saya bilang tentang gunanya berdoa, itu buat berkomunikasi dengan Tuhan, bukan buat minta ampun aja, kamu pandang dia sebagai Bapa yang baik, yang mau dekat dengan kita, jangan pandang Dia sebagai tukang tagih ampun. Perbaiki dulu gambaran Bapa yang ada dalam dirimu, ampuni bapamu di dunia ini kalau memang kamu belum mengampuni kesalahannya, itu akan menjadikan kamu mempunyai pandangan yang lebih baik ke Tuhan.

Aku rasa doa dan baca alkitab itu buat diri kira sendiri juga.
Tanpa doa / alkitab, kita ga kenal pribadi Tuhan yg sebenarnya dan mudah ditipu iblis.
Mungkin kaya bayi buat kenal ortunya perlu spend time dgn ortunya. Klo ga, bagaimana bisa kenal.
Seperti teman juga, kita kenal setelah spend time dgn mereka.
Bahkan di forum ini pun kita bisa kenal pribadi org nya tanpa pernah ketemu dgn membaca tulisan nya.

Shalom,

Bro Andre Pramana, saya salut dgn logika Bro. Jeli. Tampaknya Bro ingin memutus logika melingkar. Thanks Bro pertanyaannya.

Begini Bro. Melalui rasul-Nya Tuhan berkata begini: 1 Tes 5:17 Tetaplah berdoa.
Berdoa kpd Tuhan adalah wujud dari percaya kpd Tuhan. Tidak percaya kpd Tuhan, berarti menolak kasih karunia Tuhan (Yoh 3:16). Artinya termasuk menolak kasih karunia pengampunan dosa. Menolak kasih karunia pengampunan dosa, maka dosa tidak diampuni. Pelanggaran2 terhadap hukum Allah (1 Yoh 3:4) juga tdk diampuni. Dosa krn tdk berdoa pun tdk diampuni.

Logika jika tdk dikendalikan logika Alkitab, bisa menyesatkan Bro.

Demikian, semoga bermanfaat,
Salam, JBU, Jericho, J.

Kenapa anda bilang saya cerewet? Kan saya punya hak yang mutlak untuk berargumen disini dan mengungkapkan isi pikiran saya…

(Maaf saya ngomongnya agak kasar… karena saya tersinggung…)

sorry. soalnya aku nulis lagi stress dan ingat anda bilang jawaban org2 pada ga masuk akal.
cerewet = mengeluh (kurang berterima kasih).

jadi daripada mengeluh / cerewet bahwa reply nya pada ga masuk akal mending bawa ke doa.

Di trit saya yang ini jawaban2nya membuat saya puas!!! Masuk akal, memuaskan!!! Soalnya pake ibarat2 gitu, bener juga ya… di ibaratkan gitu… dari bukti alkitabnya juga masuk akal kok… maaf ya mungkin karena saya tidak pernah baca alkitab saya berpendapat seenaknya…

Thanks a lot!!!

Saya ada 2 pertanyaan nih… ?

1.Saya boleh ke gereja kristen nggak ?supaya tau Kristen yg sebenarnya seperti apa… soalnya menurut gw lebih beriman dan taat daripada katolik… tapi Saya takut diusir, soalnya kata ortu orang kristen pasti tau orang ini kristen atau bukan…

  1. Kalo mau masuj kristen, saya harus dibaptis lagi nggak?

  2. Kalo saya sudah kristen tapi ga ganti agama di KTP itu boleh nggak? Saya pingin mebghormati orang tua… dengan membiarkan agama di KTP tetap Katolik sampai saya meninggal…

  1. kalau di gereja yang ku datangi, orang bukan kristen boleh datang. malahan org belum percaya pernah ada sekitar 3x (1 org islam, 1 org Budha, dan aku pas belum di baptis bahkan ga kenal agama kristen pun dipersilahkan datang ke gereja ku malah ikut kemping nya)

jadi seharusnya boleh saja kok org katolik / belum percaya dtg ke gereja kristen. ( lagian kan ga ditanya, kamu agama apa pas masuk gereja)

  1. sorry, aku ga terlalu ngerti klo ttg hal ini

  2. aku rasa harusnya ga masalah ( aku juga ktp masih Budha, kartu keluarga islam)

Jujur sampe sekarang saya belum menemukan Tuhan layaknya orang yang tidak beragama. Saya takut kalo saya masih katolik, saya pasti tetep sekuler dan hidup saya semakin hancur…

saya takut dihina dan dicela oleh mereka, mereka pasti mikirnya “ini bukan kristen kok kesini sih, kurang kerjaan amat”

Harusnya sih mereka ga berpikir seperti itu.
Meskipun mungkin ada yg berpikir begitu (mana aku ngerti isi hati org lain), aku yakin mereka ga kenal Firman Tuhan dgn benar.

Kok bisa ngalngin org mau kenal Tuhan

Yg namanya sesuatu kan ga ada yg namanya langsung jadi. butuh waktu yg cukup lama bagi saya untuk keluar dari konsep pemikiran saya dan mengenal siapa Tuhan sebenarnya. Jujur sekarang ini aja saya belum baca alkitab, soalnya tebel bgt dan saya merasa malas untuk membacanya, kalo dipaksakan nanti saya bacanya buru2 dan pingin cepet2 selesai, jadi ga mendalami alkitab.

baca alkitab itu, tidak harus semua sekaligus. kan di beberapa alkitab, ada title nya. ya, anda baca satu title per hari coba. misal Romans 5: 1-11 " judulnya Peace and Hope" atau John testifies about Jesus di John 1:29-34.

kalau anda tidak mau baca, kan ada film gospel of John (3 jam) ga perlu anda selesaikan sekaligus, pelan2 aja.

ada juga aplikasi hp " Holy Bible" di google play yg bisa bacaain alkitab dalam berbagai bahasa. (biasanya, aku malas baca alkitab. ya, aku dengar aja sambil tidur. jadi kaya buku dongeng buat tidur. :ashamed0002: :char11:)

atau kalau anda mau, baca alkitab bareng teman anda / ikut kelompok tumbuh bersama / lifegroup yg baca alkitab brg.

Coba mulai baca aje, 1 pasal sehari paling cuman butuh waktu 5 menit, malas atau tidak pilihan kamu, yang jadi cerdas karena baca Firman Tuhan juga diri kamu sendiri koq.