Sebuah Analogi untuk rekan kristen

halo rekan2 FK yg budiman , ini topik saya yg ke 4 , topik ini terbit dari satu pernyataan rekan kita Jonathan yg mengatakan “Menurut logika, Tuhan bisa menjadi apa saja yang Dia mau… Bener?”
nah jd untuk memulainya , sila teman-teman memberi tanggapan pd pernyataan saya dibawah ini

“tdk mungkin Tuhan jd manusia”

silahkan rekan kristen menanggapi pernyataan saya diatas , setelah itu tanggapi pula pernyataan saya dibawah ini

“tdk mungkin Ayah menikahi putrinya”

thanks atas partisipasinya

gw merasa de javu, berasa pernah baca yg kayak ginian,… kapan y??

sambil buka2 file lama

gag nemu

oh, mungkin ketinggalan d forum tetangga

btw, password gw d sana apa y?

udah ah, nanti aja nyarinya

peace

Kalau ada orang ngaku dadanya dibelah trus jantungnya di ambil, lalu dimasukin lagi, trus dadanya di tutup lagi, walaupun tak ada saksi,mungkin nga?

Kalau ada orang tetap percaya pada seseorang yang mengaku nabi suci walaupun menikahi anak perempuan berumur 6 tahun dan diperkosa pada umur 9 tahun, mungkin nga?

tau gelap ahhh…

masa itu aza gelap rekan kris , menjawab setuju / tdk setuju saja tanpa menguraikan boleh kok teman

seandainya Tuhan tidak menjadi mausia, bagaimana caranya manusia dapat mengenal Tuhan?
Tuhan menyatakan diriNya kepada manusia melalui Yesus Kristus dan DIA lah yang disalib untuk dosa manusia yang tidak taat kepadaNya

lewat utusanNYa , bukankah generasi-generasi terdahlu jg mengenal Allah dgn perantaraan nabi-nabi tsb ?
oh ya klo berkenan teman , tanggapan untuk dua pernyataan diatas

thanks

ya jelas masih gelap, coba jelaskan inti pertanyaannya apa? ;D ;D

setjukah anda dgn pernyataan saya

  1. “tdk mungkin Tuhan jd manusia”
  2. “tdk mungkin Ayah menikahi putrinya”

Lalu apa hubungannya “tdk mungkin Tuhan jd manusia” dengan “tdk mungkin Ayah menikahi putrinya” …???

Tuhan menjelma menjadi manusia untuk mencari anak yang hilang.
Yesus di Bumi juga tidak menikahi siapapun.
jadi kenapa ada pernyataan"Ayah menikahi putrinya"?

secara logis, “tdk mungkin Tuhan jd manusia” harusnya jadi “tdk mungkin Ayah jd putrinya”
kok kata “jadi” bisa berubah menjadi “menikahi”?

entah ini namanya apa???

  1. apa tuhan perlu di bela??? kalau Tuhan perlu di bela (perang dan pedang ) lalu d mana "kuasa " tuhan???
    2.apa tuhan menghendaki kekerasan??? (pemukulan, pembakaran, kehancuran)atas namanya??? kalau ya apakah tuhan sama dengan dewa perang???
    3.kalau tuhan tidak berupa “kasih” maka apa yang dapat memutus “kekerasan” d muka bumi??? apakah pedang, pentung, pembakaran bisa menjadi jawaban???
  2. apakah intimidasi adalah kebenaran??? walau di atas namakan tuhan???

tentu diakhir diskusi , kita semua akan melihat hubungannya , jd supaya runut kita mulai dr tanggapan rekan-rekan akan dua pernyataan tsb , jd tdk sulit menurut saya

akang tanggapilah dulu pernyataan pertama dan kedua sesuai yg akang ketahui , klo akang setuju dgn kedua pernyataan saya , tentu saya tdk akan tanggapi lagi .

  1. akhir diskusi pasti kita semua sudah bisa menebak.
  2. mungkin maksud anda tidak akan terlihat hubungannya, benarkah begitu?
  3. apa yg mau di tanggapi?

Diperjelas dulu pernyataan diatas…

Tdk mungkin Tuhan menjadi manusia … karena apa…?

  • Tdk Bisa
  • Tdk Mau
  • Bertentangan dengan esensinya
  • Etc
silahkan rekan Kristen menanggapi pernyataan saya diatas , setelah itu tanggapi pula pernyataan saya dibawah ini

“tdk mungkin Ayah menikahi putrinya”

thanks atas partisipasinya

Jelaskan juga pernyataan…

Tdk mungkin ayah menikahi putrinya

  • Tdk pernah sama sekali dalam sejarah atau budaya itu legal
  • Etc

Lalu baru kita bicara ke judul …Analog…? :slight_smile:

rekan kris
tentulah ada hubungannya , saya sudah bilang sebuah analogi , jika rekan tdk berkenan menanggapi tdk apa , kita tunggu yg lain

thanks

mungkin aja, atuh…

tdk mungkin tuhan jd manusia karena bertentangan/menyalahi dengan esensi/hakikat Tuhan , Tuhan itu maha perkasa , tdk mungkin Ia berubah lemah layak manusia

Jelaskan juga pernyataan...

Tdk mungkin ayah menikahi putrinya


tdk mungkin ayah menikahi putrinya , sebab kalao dia menikahi putrinya ia akan menistakan kemanusiannya yg bermartabat kepada kehinaan , klo ayah menikahi putrinya itu samalah ia telah merendahkan darjat manusia kepada darjat binatang

demikian rekan Jena

Bisa apa tdk…? Dihubungkan dengan ke Maha Kuasaan Tuhan

tdk mungkin ayah menikahi putrinya , sebab kalao dia menikahi putrinya ia akan menistakan kemanusiannya yg bermartabat kepada kehinaan , klo ayah menikahi putrinya itu samalah ia telah merendahkan darjat manusia kepada darjat binatang

Tapi pada kenyataannya, ada toh Ayah yg menikahi putrinya…
Baik consensual, abused (ini dlm urusan badaniah tok) ataupun legal (pada suatu jaman dan budaya)

Jadi mungkin saja terjadi…menyalahi kodrat atau tdk…yg penting Mungkin terjadi toh…

Lalu masih klop kagak analognya…?