sebuah fakta tentang Roh Kudus part 1

sebenarnya ingin melanjutkan thread saya sebelumnya yaitu
“Bahasa Roh bukti menerima Roh Kudus”
namun sepertinya penjelasan disana kurang dapat dicerna secara explisit :’(

jdi saya akan kupas sedikit demi sedikit :afro:

fakta pertama yg saya angkat adalah tentang kapan menerima Roh Kudus

  1. jemaat di samaria sudah dibaptis di dalam nama Tuhan Yesus kis 8 :16 tapi mereka baru mendapat Roh Kudus saat rasul2 menumpangkan tangan kis 8 : 17
    (kejadiannya mirip dengan kis 19 :1-7)

  2. kornelius sudah memberi banyak sedekah , rajin berdoa kis 10: 2 dan bahkan sampai naik ke hadirat ALLAH kis 10 :4 , dan juga sudah mendapat penglihatan melihat malaikat kis 10 : 3
    tapi dia mendapat Roh Kudus di kis 10 : 44
    (terjadi tanpa penumpangan tangan ; penjelasan lihat di bawah)

Roh Kudus tidak didapatkan secara instan dan harus diminta ;luk 11 : 13

beberapa hal yg ingin saya bagikan :

  1. cara untuk mendapatkan ROH KUDUS yang dipakai rasul2 adalah penumpangan tangan dari orang yg sudah menerima ROH KUDUS dan diutus
    2, baptis bukanlah cara untuk menerima ROH KUDUS
  2. Tuhan dapat memberikan Roh Kudus kepada siapapun yang dikenannya walaupun tanpa penumpangan tangan misalnya minta dalam doa pribadi

peristiwa kornelius itu adalah peristiwa khusus…
kenapa?

orang Yahudi dan orang diluar Yahudi (orang yunani biasa disebutnya) jika bergaul dianggap sebagai sesuatu hal yg aneh , malah haram menurut mereka ; misalnya aja makan semeja , atau bahkan meminta air pun di anggap aneh yoh 4 “percakapan dengan perempuan samaria” dll

jadi apalagi menumpangkan tangan untuk menerima pemberian Tuhan yg luar biasa

namun petrus disuruh melakukan hal yg demikian (penglihatan ttg makanan yg haram kis 10)

jdi petrus takkan menumpangkan tangan ke kornelius

tapi Tuhan menunjukkan bahwa orang diluar Yahudi pun tetap Tuhan kasihi
makanya tetap di berikan ROH KUDUS (soalnya petrus gk bakalan mau tumpang tangan)
makanya Tuhan kasih langsung

reaksi orang Yahudi adalah TERCENGANG-CENGANG 10:45 >>> karena ini adalah hal yang aneh

tapi itulah kasih Tuhan :angel:

dan masihpun Petrus kena getahnya grin kis 11:3

apakah bisa disetujui? :tongue:
jika tidak , harap kemukakan alasan beserta ayat alkitabnya :smiley:

salam :afro:

pertanyaan yang sering muncul :

surat efesus Paulus kirimkan ke jemaat efesus
dia mengutip dalam ef 1 : 13 bahwa jika percaya kita sudah di meteraikan
Paulus tidaklah salah berkata demikian
tapi kita lihat dulu latar belakangnya

dalam perjalanan Paulus di efesus KIS 19

jelas2 di katakan ROH KUDUS turun ketika Paulus menumpangkan tangan kis 19 :6

bukan hanya karena percaya saja , tapi tentunya da cara untuk meminta ROH KUDUS

dalam suratnya Paulus hanya berkata “percaya dan kita akan dimateraikan”
karena jemaat di efesus sudah tahu bagaimana cara memohon ROH KUDUS
jadi Paulus tidak perlu menjelaskan panjang lebar lagi

melainkan berkata ketika kita percaya kita dimateraikan oleh ROH KUDUS

1 pertanyaan yg sering muncul lagi adalah 1 kor 12 : 3

tapi menurut saya itu tampak sederhana dan tak perlu penjelasan (uda males ngetik sebenernya)

owh…
saya udah dapet ROH KUDUS,
rasanya Luar biasa…

2, baptis bukanlah cara untuk menerima ROH KUDUS

pernyataan diatas menurut saya , cuma setengah benar :wink:

pada waktu kita di baptis dalam nama Allah Tritunggal , pastilah kita juga menerima ROH KUDUS.

tapi ROH KUDUS yang kemudian kita terima seperti yg diterima cornelius , itu memang peristiwa yg lain lagi.

jadi selain ROH KUDUS yg kita terima pada waktu baptisan , kita juga masih perlu menerima dan dipenuhi ROH KUDUS.

Apakah kita menerima Karunia Roh kudus dalam arti kesembuhan, bahasa lidah dll pada waktu kita dibabtis dalam nama Bapa Putra dan Roh Kudus?

Saya kira masalahnya disini. Apakah semua orang yang dibabtis dalam nama Roh Kudus harus menerima salah satu karunia yang disebut dalam korintus itu?

Saya tidak tahu bahkan orang yang sudah dibabtis dalam nama Bapa Putra dan Roh kudus pun ada yang serius ada yang tidak.

Nyumbang dikit bro,
Roh Kudus punya dua aspek, aspek essensial dan aspek ekonomikal. Artinya aspek essensial, Roh Kudus ada ketika kita percaya dalam Kristus, Roh Kudus masuk ke dalam batin kita dan sejak saat itu Ia berbaur dengan roh kita (karena kita terdiri roh, jiwa dan tubuh). Hal ini seperti tertulis di yoh 22 saat Yesus menghembusi murid-muridNya dan berkata terimalah Roh Kudus.
Aspek ekonomikal artinya Roh Kudus yang Tuhan berikan untuk pelayanan, untuk keluar meluas memberitakan injil. Roh Kudus ini diberikan saat hari pentakosta di kis 2. Saat ini kita memiliki kedua aspek Roh Kudus ini, di dalam perasaan secara batini kita ada yang menuntun dari dalam, di luar kita juga punya kuasa untuk menyampaikan kebenaran melalui tuntunan Roh Kudus. Semoga bermanfaat. Gbu

[email protected]
Penjelasan dan bukti bukti yang sudah anda postingkan …masih sangat jauh dari niat baik anda unt membahas judul postingan anda…hehhehhhe ( tapi maaf ini hanya pendapat saya saja lho…broo.)
Maaff saya faham maksud anda .broo…dan untuk masuk ke niatan anda yang baik itu izinkan saya berkata begini :
" Kenapa tidak kita mulai dari ayat ayat ini broo…??? “”

*Mat 3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang
kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-
Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

*Mat 3:12 Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan
mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya
dalam api yang tidak terpadamkan."

*Mat 3:13 Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.

*Mat 3:14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan
Engkau yang datang kepadaku?”

*Mat 3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah
sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanespun menuruti-Nya.

*Mat 3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka
dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

*Mat 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi,
kepada-Nyalah Aku berkenan.”

Dan dari Injil MARKUS juga sama :

**Mrk. 1:10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung
merpati turun ke atas-Nya.

[email protected] Templar…
Jadi menurut saya…ayat ayat diatas ALLAH Menunjukan dan mengajarkan PERTAMA KALI (sebelumnya belum pernah) kepada manusia siapapun di dunia ini ( bukan manusia sebelum zaman Yohanes lahir ya.) BAHWA “KARUNIA” ROH KUDUS ITU AKAN TERJADI/TURUN KEPADA SEORANG MANUSIA, SETELAH SEORANG MANUSIA TSB (dicontohkan pada diri Manusia Yesus sendiri) TELAH
MENERIMA BABTISAN DENGAN AIR OLEH SESEORANG YANG KHUSUS ATAU YANG BERWENANG ( YANG DITUNJUK OLEH ALLAH SENDIRI…CONTOHNYA YOHANES) .
Kemudian jika Roh Kudus itu turun , pasti dari ALLAH yang posisinya di atas langit / di Sorga dan saat Roh ALLAH/ROH KUDUS itu turun wujudnya bisa bermacam macam…tapi yang terlihat saat turun ke atas diri Yesus adalah seperti "Burung Merpati ".
Kemudian lagi yang menjadi “pelajaran dan sebagai prinsip di Iman Kristen”, Bahwa ketika Karunia Roh Kudus itu hadir / turun ( seperti pada saat kejadian saat itu ), maka pasti ada saksi lain yang menyaksikan kejadian Roh Kudus itu turun dan diterima oleh siapapun itu orangnya ( Contoh orang/manusia yang menerima saat itu , Yesus sendiri).
Yang dimaksud saksi saksi saat itu , tidak lain adalah Yohanes pembabtis sendiri dan pengikut pengikutnya/murid murid Yohanes Pembabtis…

Selanjutnya Dalam pekerjaan penginjilanNya, Tuhan Yesus juga melakukan pembabtisan seperti Yohanes…Artinya melaksanakan Penyelamatan…supaya orang orang yang dibabtis menjadi Lahir Baru, Taaaapppiiiiii belum memperoleh karunia Roh Kudus dalam diri manusia tsb ,Karena TYK masih hidup di dunia saat itu.

Nahh.setelah kemudian Tuhan Yesus terangkat ke SORGA…Barulah muncul venomena asli murni
turunnya Roh kudus kepada manusia ("untuk yang kedua kalinya), tapi dalam wujudnya sperti lidah lidah api.TEPAT TERJADI .turun kepada para MURID MURID YESUS (11 orang) beserta orang oarang lain yang hadir ditempat dimana mereka berkumpul karena sudah sampai pada hari Pantekosta ( KIS 2 : 1-13).
Lantas Kalau kita perhatikan diayat ayat tsb .maka ada saksi saksi juga yang melihat kejadian itu kan.?? .dan berkomentar macam macam, …ada yang rohani komentarnya dan ada yang tidak rohani komentarnya.,ada yang heran…kagumm takjub…terperangah…dst dst nya.

Sekarang, dalam kehiduan orang zaman sekarang selalu berpolemik mengenai Kuasa Roh KUDUS…BAHASA ROH…dan lain macamnya…?? dan dipertanyakan apakah benar masih ada…??dan terjadi…?? Bahkan seseorang ataupun denominasi salah satu jemaat gereja mengakui dan menge claim…dengan pasti…kuasa seperti itu ada di gereja mereka.

Menurut saya (pribadi) Turunnya Roh kudus tsb pada setiap orang tidak akan sama pada zaman seperti dahulu…yang kelihatan demikian kontroversial…dan mentakjubkan…broo…
Sekarang beda paradigmanya…kita tidak bisa melihat dengan kasat mata…apakah orang tsb yang sudah dibabtis dan percaya Kep TYK lantas JRESS…JRENG ROH KUDUS BAK KILAT MENYAMBAR masuk ke diri manusia tsb…!!! ohhh tidak tidak…sodara…!!! itu sesat namanya…hehehhe.
YANG ADA SEKARANG DAN HARUS KITA LIHAT DAN RASAKAN ADALAH ADAKAH ORANG YANG SUDAH DIBABTIS DAN PERCAYA KEP TYK tsb…menghasilkan buah buah yang manis,???
Buah buah itu yang harus kita lihat…dan disitulah INDIKATORNYA , bahwa manusia tsb PUNYA ROH KUDUS apa tidak dalam dirinya…???

Jadi kata akhirnya ( konklusinya ) :
1). Jika ada orang yang terima karunia ROH KUDUS dan kelihatan jelas ada saksi yang
menyeaksikannya…maka orang tsb mendapat jamahan yang khusus dari Tuhan YESUS kRISTUS.
Dan biasanya orang yang dapat karunia seperti itu adalah orang yang benar benar membenci
TYK dengan alasan yang tertentu. Contohnya adalah SAUL yang akhirnya menjadi RASUL
PAULUS.
2). Karunia Roh Kudus yang bermanifestasi sebagai Bahasa Roh…Pasti tidak datang pada orang
yang sudah di babtis dan percaya kep TYK…Misalnya datang pada pendeta ini…datang pada
penginjil /evanjelis ini…dan lagi tidak ada orang yang sebagai saksi ( misalnya terjadi di dalam
ruang tertutup; dalam gua sendirian )…atau pun ada saksi /didepan sidang jemaat dalam gereja.
OOOOHHHHHHH…itu semua mustahil dan bulshit…/bohong belaka…bisa menuju KEARAH
kesesatan dalam memahami /mengenal ALLAH YANG BENAR.

INGA INGA.!!! .IBLIS DAPAT MELAKUKAN APAPUN JUGA SEBAGAIMANA TUHAN BISA LAKUKAN…MAKA WASPADALAH…BERJAGA JAGA LAH…DAN JANGAN SEKALI KALI MEMBERI UMPAN PADA IBLIS KARENA
DIA ADA DISEKELILING ANDA MENGAUM NGAUM BAK SINGA YANG LAPAR SIAP UNTUK MENERKAM ABIS HIDUPMU.
JADI YANG PALING INDAH SERTA BIJAKSANA SEBETULNYA…BERHARAP TERUS SUPAYA DIMAMPUKAN UNTUK MENGHASILKAN BUAH BUAH YANG MANIS…DALAM NAMATUHAN KITA TYK…BUKANNYA MENGHARAPKAN BISA BERBAHASA ROH…HOHHOHOH…SALAH ABIS ITU BROO…

SALAM…TYB

Mat 14:

22 Sesudah itu YESUS segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.
23 Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, YESUS naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.
24 Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal.
25 Kira-kira jam tiga malam datanglah YESUS kepada mereka berjalan di atas air.
26 Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: “Itu hantu!,” lalu berteriak-teriak karena takut.
27 Tetapi segera YESUS berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”
28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.”
29 Kata YESUS: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan YESUS.

Murid murid TYK telah melihat berbagai bagai mujizat yang sangat luar biasa. Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang bisu berbicara, orang mati di bangkitkan.

Baru saja YESUS memberi makan 5000 orang laki laki, belum terhitung perempuan dan anak anak, lalu lihatlah apa yang terjadi

Ketika YESUS berjalan diatas air, apa rekasi murid murid YESUS, yg SETIAP HARI BERJALAN BERSAMA SAMA YESUS, DAN MENJADI SAKSI MATA terhadap semua perkara ajaib yg dilakukan oleh YESUS ???

mereka berkata :

26: Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: “Itu hantu!,” lalu berteriak-teriak karena takut.

Itulah respons muris muris terhadap YESUS

bahkan ketika YESUS memperkenalkan diriNYA :

27: Tetapi segera YESUS berkata kepada mereka: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!”

apa jawab murid muridNYA :

28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: “Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air.”

Petrus masih mau menguji YESUS. Mereka berjalan bersama Yesus, mereka bahkan tidak dapat mengenali Yesus.

Dan lebih parah lagi, apa yg dilakukan Petrus :

29 Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!”

Petrus bahkan tidak memiliki iman yg cukup untuk berjalan diatas air, sebagaimana perintah Yesus kepadanya.

Petrus adalh orang reaktif. Dalam bebrapa kasus, Petrus adalah orang cepat tanggap untuk bergerak. Petrus memiliki pengalam rohani selam berjalan bersama Yesus. Petrus sudah melihat berbagai bagai macam perbuatan yg ajaib yg dilakukan oleh Yesus. Tetapi, Petrus tidak sanggup memiliki iman, untuk melakukan perintah Yesus, yaitu :

29 Kata Yesus: “Datanglah!” Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.

=====

Jika murid murid saja, yang SETIAP HARI BERJALAN BERSAMA SAMA YESUS, DAN MENJADI SAKSI MATA terhadap semua perkara ajaib yg dilakukan oleh YESUS ,mengatakan YESUS sebagai Hantu, apalagi orang Kristen saat ini. Mereka tidak sungguh2 mengenal ROH KUDUS, dan dgn berani mengatakan ROH KUDUS sbg …

Murid 2, pada masa dulu, sejak di tinggal oleh Yesus, mereka masih memiliki iman, untuk melakukan berbagai macam mujizat yg ajaib. Iman yg di miliki oleh gerja mula mula, adalah iman yg dibangun oleh Yesus sendiri. Itu sebabnya, gereja mula mula masih terjadi berbagai macam mujizat yg luar biasa.

Tetapi, setelah orang orang kristen dar generasi I gereja mula mula telah mati, maka yg ada adalah gereja generasi ke II, yg imannya mulai turun. Mereka tidak tidak pernah meliha Yesus secara langsung. Iman mereka mulai turun kadarnya

Generasi ke III, mereka semakin surut

maka mujizat sudah mulai hilang. Mujizat hilang, bukan karena Mujizat sudah tidak ada lagi. Mujizat hilang, karena gereja tidak memiliki iman yg cukup. Lihat lah pelajaran yg di tarik oleh Petrus. Petus saja tenggelam secar perlahan lahan.

Demikianlah berlanjut

generasi demi generasi, adalh generasi yg tidak pernah meliha Yesus secara langsung. Generasi ini, adalh generasi yg tidak memiliki iman yg cukup, untuk melakukan mujizat.

Jadi, mujizat bukanlah hanya di berikan pada gereja mula mula saja.

Tetapi, gereja telah kehilangan iman mula mula, shg mujizat pun tenggelam , oleh karena kesalahan gereja sendiri.

Hal yg sama dgn pengajaran Roh Kudus.

Itu sebabnya juga, generasi masa kini, mengajarkan, Bahasa roh telah hilang. Benarkah itu ? ataukan karena gereja masa kini, tidak lagi berjalan di rel yang benar, spt yg Yesus ajarkan.

ini adalah suatu kejadian yg sama spt dulu.

Sejarah mencatat, perilaku/sikab manusia akan selalu terulang ulang.

Apakah kita menerima Karunia ROH KUDUS dalam arti kesembuhan, bahasa lidah dll pada waktu kita dibabtis dalam nama Bapa Putra dan ROH KUDUS?

menerima Roh Kudus pada waktu baptisan dan yang seperti pentakosta , adalah dua hal yang berbeda.

menerima RK pada waktu baptisan , itu adalah meterai bahwa kita sudah menjadi milik Allah Tritunggal.

menerima RK seperti pada waktu pentakosta , adalah kita diperlengkapi dengan kuasa dari surga , diantaranya untuk mengadakan kesembuhan atau lain2 mujizat.

Saya kira masalahnya disini. Apakah semua orang yang dibabtis dalam nama ROH KUDUS harus menerima salah satu karunia yang disebut dalam korintus itu?

karunia2 itu adalah pemberian , jadi rasanya tidak semua orang akan menerima pemberian yg sama , ter-lebih2 pada orang yg tidak meminta/mengharapkan pemberian itu.

Sekarang beda paradigmanya..kita tidak bisa melihat dengan kasat mata..apakah orang tsb yang sudah dibabtis dan percaya Kep TYK lantas JRESS..JRENG ROH KUDUS BAK KILAT MENYAMBAR masuk ke diri manusia tsb...!!! ohhh tidak tidak..sodara....!!! [b] itu sesat namanya..[/b]hehehhe.
wah kalo udah ada yang orang yg mengatakan sesat kepada pandangan orang lain.

berarti thread ini bakal jadi rame.

karena pernyataan sang nabi pasti akan banyak yg menyanggah ;D

YANG ADA SEKARANG DAN HARUS KITA LIHAT DAN RASAKAN ADALAH ADAKAH ORANG YANG SUDAH DIBABTIS DAN PERCAYA KEP TYK tsb..menghasilkan buah buah yang manis,,,,??? Buah buah itu yang harus kita lihat..dan disitulah INDIKATORNYA , bahwa manusia tsb PUNYA ROH KUDUS apa tidak dalam dirinya...???

jadi menurut anda , mana yg lebih dulu?
menerima RK , dan kemudian menghasilkan buah2 Roh , atau menghasilkan buah2 Roh terlebih dulu yang berarti orang itu menerima RK?

Saya tertarik utk ikut bdiskusi.

Ketika kita berbicara ttg ‘ROH KUDUS’, maka ada baiknya kita mbedakan antara ‘PRIBADI ROH KUDUS’ dengan ‘URAPAN ROH KUDUS’.

Dari yg saya lihat, Alkitab scr tekstual tidak mbedakan antara Pribadi ROH KUDUS dengan Urapan ROH KUDUS.

Tetapi sbnrnya jika phatikan konteks kisahnya, maka ada kalanya yg dmaksud adl ‘Pribadi ROH KUDUS’ dan ada kalanya yg dmaksud adl ‘Urapan ROH KUDUS’.

Beda ga sih ‘Pribadi ROH KUDUS’ dengan ‘Urapan ROH KUDUS’?

Tentu saja beda.

Pribadi ROH KUDUS adalah Satu, tidak dapat dibagi, tidak dapat ditakar dan tidak dapat diukur.
Pribadi ROH KUDUS berbicara tentang keberadaan diri ROH KUDUS, termasuk segala sifatNya, watakNya dan isi hatiNya.

Di sisi lain, Urapan ROH KUDUS adalah kuasa yang keluar dari ROH KUDUS.
Urapan ROH KUDUS itu bisa dibagi, bisa ditakar, bisa ditransferkan dan bisa diukur.
Urapan ROH KUDUS berbicara tentang karya-karya ROH KUDUS, termasuk segala manifestasinya.


Bicara soal baptisan air dan baptisan ROH KUDUS, ada baiknya kita mbedakan antara ‘kehadiran Pribadi ROH KUDUS dlm hidup seseorang’ dengan ‘turunnya urapan ROH KUDUS atas diri seseorang’.

Umumnya, pristiwa turunnya urapan ROH KUDUS selalu identik dengan kata ‘di atas’ atau ‘ke atas’, ‘atas’ atau ‘hinggap’.
Sdgkn pristiwa hadirnya Pribadi ROH KUDUS biasanya identik dg kata ‘ke dalam’, ‘di dalam’, ‘dalam’ atau ‘diam di dalam’.

Smenjak sso percaya pd YESUS sbg Tuhan, maka kita yakin bhw ROH KUDUS-lah yg mmampukannya utk beriman.
Maka itu, saya yakin keputusan sso utk dibaptis air mrupakan karya ROH KUDUS di dalam diri seseorang.
Dalam hal ini yg saya maksud adl karya Pribadi ROH KUDUS dlm diri seseorang.

Saya mbayangkan,
Ketika sso blm percaya, maka Pribadi ROH KUDUS mengerami orang itu dari luar utk mnginsyafkan org itu akan dosa, kbenaran dan phakiman.
Ketika sso percaya, maka Pribadi ROH KUDUS masuk ke hatinya, mdiami hatinya dan bekerja di dalamnya.

Kerja Pribadi Roh ini mbuat orang tsb rindu bsekutu dg Allah, bisa mmahami Alkitab, mngambil kputusan utk dbaptis, mngalami damai sjahtera dan mjalani hidup dlm kkudusan.

Tp tidak cukup sampai dsana.

Akan tiba saatnya dmn orang itu mbutuhkan kuasa utk mjd saksi.
Di saat itulah orang ini mbutuhkan urapan ROH KUDUS yg lebih besar shg ia mngalir dalam karunia-karunia Roh agar ia dapat mnyaksikan ktuhanan YESUS pd dunia.

Itulah saatnya urapan ROH KUDUS yang lebih besar turun ke atas seseorang.
Itulah pristiwa Baptisan Roh.

Phatikan pkataan Tuhan YESUS :

Kis 1:8
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau ROH KUDUS turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Mngapa dikatakan ‘turun ke atas’?
Mngapa bukan ‘bekerja di dalam’?

Krn ada beda antara Pribadi ROH KUDUS dg Urapan ROH KUDUS.

Saya bri contoh kasus PL :

Bil 11:25
Lalu turunlah TUHAN dalam awan dan berbicara kepada Musa, kemudian diambil-Nya sebagian dari Roh yang hinggap padanya, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua-tua itu; ketika Roh itu hinggap pada mereka, kepenuhanlah mereka seperti nabi, tetapi sesudah itu tidak lagi.

Apakah Pribadi ROH KUDUS bisa dibagi menjadi sebagian lalu dihinggapkan ke atas orang lain?

Tentu tidak.

Pribadi ROH KUDUS tidak dapat dibagi-bagi.

Yang dmaksud di ayat tsb adl Urapan ROH KUDUS.

YHVH mngambil sebagian urapan yg ada di atas Musa, lalu ditransferkan ke atas 70 tua-tua.

Ketika urapan itu hingga di atas ke-70 tua-tua, maka mreka kepenuhan spt nabi.
Ke-70 tua-tua itu mngalami manifestasi fisik shg orang-orang bisa mlihat bhw mreka kepenuhan spt nabi. Dg kata lain, mreka utk sesaat lamanya mnampilkan karunia-karunia yg biasa dtampilkan oleh nabi.

Urapan ROH KUDUS turun (hinggap) ke atas seseorang sehingga kuasa Roh (kuasa ilahi) bisa dialirkan orang tsb.

Tp pd masa PL itu, Pribadi ROH KUDUS belum bisa masuk dalam hati orang itu sbab darah YESUS blm mnyucikannya.

Hal yg sama tjd di jaman PB :

Kis 2:3
dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.


Singkatnya,
Kapan sso menerima ROH KUDUS?

Jika yg dmaksud adl Pribadi ROH KUDUS, maka dia sudah mnerima ROH KUDUS sejak ia percaya pd YESUS sbg Tuhan.

Jika yg dmaksud adl Urapan ROH KUDUS, maka dia mnerimanya sejak ia dibaptis Roh dan/atau ketika ia dipanggil utk mlayani dg dperlengkapi kuasa Allah Mahatinggi.

Mngenai buah Roh,
Apakah buah Roh itu hasil dari Pribadi Roh atau hasil dari urapan Roh?

Buah Roh adalah sifat-sifat Roh Kudus itu sendiri.
Roh Kudus punya 9 sifat, yaitu buah Roh.

Jd sso akan mnampilkan buah Roh jika ia intim bsekutu dg Pribadi Roh Kudus.


Di sisi lain, urapan Roh yg termanifestasi dlm karunia Roh adalah untuk kepentingan bersama, kepentingan jemaat dan kepentingan orang lain.

Inilah mngapa sso bisa kacau hidup psekutuannya dg Tuhan tp tetap mngalirkan kuasa Roh.

Inilah mngapa Simson tetap bisa malang-melintang mcari gara-gara dg orang Filistin walau karakternya buruk.

Inilah mngapa seseorang bisa mngalirkan karunia ksembuhan tp ia sendiri masih bisa terkena sakit-pnyakit.
Karunia itu dbrikan Roh Kudus utk kpentingan orang lain, bukan kpentingan diri sendiri.

pertanyaan berikutnya :

  1. apakah percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat pribadi (aka. lahir baru) adalah berarti telah menerima Pribadi Roh Kudus?

  2. apakah #1 , menerima Pribadi Roh Kudus adalah sama dengan, setali tiga uang dengan menerima Baptisan Roh Kudus?

  3. Bila iya, titik
    Bila tidak

  4. a. perlukah baptisan Roh Kudus itu?
    b. Siapakah yang berhak menerima Baptisan Roh Kudus?
    c. Apakah tanda2 dari Baptisan Roh Kudus ini?
    d. mengapa ‘menerima Roh Kudus’ berbeda dengan ‘menerima baptisan Roh Kudus’

  5. ada yg lain?

Udh ada di atas…

2. apakah #1 , menerima Pribadi ROH KUDUS adalah sama dengan, setali tiga uang dengan menerima Baptisan ROH KUDUS?

Bisa sama, bisa tidak.

Dlm kasus Pentakosta, kasus Samaria dan kasus Paulus di Efesus, masuknya Pribadi Roh Kudus berbeda waktu dg turunnya Urapan Roh Kudus.

Tp dlm kasus Kornelius, keduanya bersamaan.

3. Bila iya, titik Bila tidak

Bila bulan bisa ngomong…

4. a. perlukah baptisan ROH KUDUS itu?

Bagi yg mrindukan, iya.
Bagi yg tidak, tidak.

b. Siapakah yang berhak menerima Baptisan ROH KUDUS?

Smua orang yg pcaya bhw dirinya adl anak-anak Allah.

c. Apakah tanda2 dari Baptisan ROH KUDUS ini?

Satu atau 2 dari 9 karunia Roh akan termanifestasi krn ini konsisten terjadi di smua kisah Alkitab (PL & PB) ttg turunnya Roh Kudus atas diri seseorang.

d. mengapa 'menerima ROH KUDUS' berbeda dengan 'menerima baptisan ROH KUDUS'

Itu saya ndak tau.

Tp sbg pbandingan,
Di jaman PL, seorang nabi/hakim/raja menerima urapan Roh Kudus (shg ia bisa mjd nabi/hakim/raja), tp tidak menerima Pribadi Roh Kudus (krn blm mmungkinkan).

5. ada yg lain?

Tolong nasi gorengnya ya Pak.

Pertanyaan selanjutnya.

Mungkinkah orang yang dapat karunia Roh Kudus katakan kesembuhan, tapi buahnya penipu dalam perdagangan?

Kita kembali saja deh ke Alkitab.
Kita ambil contoh Simson dan Yudas.

Karunia Roh Kudus bukanlah patokan utk mngukur tingkat kerohanian maupun kesalehan seseorang.
Karunia Roh tidak akan mbawa seseorang masuk sorga.

Karakterlah tolak ukurnya.

Jika ada anak Tuhan yg karakternya baik dan hidupnya taat namun tidak mngalirkan karunia Roh, ia jauh lebih bkualitas ktimbang anak Tuhan yg kaya dlm karunia Roh tp karakternya buruk.

1 Kor 13:1-3
Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Bahasa Roh emang kontroversial

Meneurutku jg orang2 tuh ga mesti menerima pemberian yg sama.

Sekarang byk orang2 yg tiba2 menggunakan bahasa roh saat memuji dan menyembah. Ku rasa, Roh Kudus itu ga bisa turun semudah itu, kita ga bisa langsung mendapatkannya tanpa pergumulan dan meminta dg hati yang merendah… Bahkan sekarang byk org Kristen yg menggunakan bahasa Roh seenaknya.

Baru masuk worship dan penyembahan udah pake bahasa Roh. ROH KUDUS GA AKAN DATANG PADA ORANG YANG TIDAK BENAR2 BERKOMPETEN UNTUK MENGGUNAKANNYA…
Maka Bahasa Roh itu, datang pada ornag yg benar2 MERENDAHKAN DIRINYA DIHADAPAN TUHAN. Ga cukup hanya berdoa dan menyembah…

Sis En Grace, apakah Sis juga berbahasa roh / pernah berbahasa roh?

Sobat bunkankah ROH KUDUS adalah meterai tanda milik-Nya atas kita dan sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita juga penolong kita termasuk mengubahkan karakter2 buruk kita.

Mohon pencerahan

Salam

Bro, silakan dibaca lagi apa yg pernah saya post.

Pribadi Roh Kudus-lah yang dapat mbawa kita ke sorga, bukan karunia Roh Kudus.

Karunia Roh tidak akan mngubah karakter kita scr permanen.
Pribadi Roh-lah yg mlakukannya.

Saya stuju dg tulisanmu, tp saya akan tambahkan lagi bbrp kata utk mnggambarkan maksud saya :

(PRIBADI) ROH KUDUS (bukan karunia Roh) adalah meterai tanda milik-Nya atas kita dan sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita juga penolong kita termasuk mengubahkan karakter2 buruk kita.

ga pernah, aq belum dapat smpe skrg…
Aku belum punya kerendahan hati seperti yg Tuhan mau (jujur nih)…