Sejarah Lengkap Alkitab (mohon untuk tidak diabaikan)

mohon penjelasan secara lengkap mengenai sejarah dibuatnya alkitab, dengan bukti otentik lebih baik, juga tolong disebutkan apakah alkitab pernah di amandemen?, jika ‘ya’ berapa kali alkitab direvisi? :mad0261: terima kasih GBU

Tampaknya kebingungan Anda itu terjadi karena memang kurangnya pengetahuan tentang sejarah pada Alkitab kami.
Naskah Alkitab Bahasa Asli (otograf) tidak pernah direfisi! Kalau ada “revisi” itu tentu di dalam penerjemah-penerjemahannya.

Alkitab terjemahan, baik dalam bahasa Inggris maupun dalam bahasa lain-lain terdapat “revisi-revisi”. Demikian juga Alkitab Versi LAI/ Bahasa Indonesia, LAI yang memproduksi Alkitab dalam bahasa Indonesia dalam berbagai Versi.
Misalnya Versi Terjemahan Baru adalah merupakan “revisi” dari Versi Terjemahan Lama.

Mengapa hal ini terjadi?

Karena Bahasa itu senantiasa berubah dan berkembang. Bahasa apapun itu terus berubah, mengalami perubahan dan perkembangan. Contohnya kata “gerombolan”. Kata “Gerombolan” jaman dulu tidak punya konotasi buruk. namun sekarang sering kali digunakan untuk menyebutkan suatu kelompok dalam konotasi yang jelek (untuk penjahat).

Dalam bahasa Inggris pun juga mempunyai perubahan, misalnya kata “gay”, kata ini artinya adalah “happy, riang gembira dst”, Namun sekarang sekarang konotasinya adalah “homosexuality”. Di Tahun 1940an (mungkin sampai dengan tahun 1960an) Orang-orang bisa bilang “Oh, you’re such a gay person” dan orang itu akan mengatakan “thank you”.
Namun kata “gay” masa sekarang ini tidak boleh diucapkan dengan kalimat seperti diatas, karena bisa menyebabkan orang tersebut marah, karena dia bukanlah seorang “homoseks”

Maka versi-versi Alkitab harus mengikuti kaidah dan kecocokan bahasa pada masanya.

Kita ambil contoh lagi dalam bahasa Inggris. Proses penterjemahannya ada banyak macam. Ada yang menitik-beratkan pada akurasi kata per kata, ada yang menitik beratkan pada akurasi kalimat per kalimat, ada yang menitikberatkan pada akurasi tema per tema.

Misalnya antara Terjemahan KJV (King James Version) dan NKJV (New King James Version) adalah perbedaan penerjemahan, bukan pemalsuan, bukan penambahan atau pengurangan, dan juga bukan pemalsuan. Alkitab Terjemahan bukanlah pemilik otoritas. Yang menjadi ‘final-authority’ adalah Alkitab dalam bahasa asli.

Alkitab Terjemahan Indonesia-pun demikian, ada yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia sehari-hari, dengan tujuan supaya pembaca lekas mengerti terhadap terjemahan kalimat yang dibuat dengan bahasa sederhana.

Akibat dari titik berat yang berbeda-beda ini , plus kadang-kadang penggunaan kata juga dipilih supaya sesuai dengan pembaca level tertentu, maka kita end up dengan Alkitab dalam berbagai versi terjemahan baik Inggris maupun Indonesia dan bahasa-bahasa lain.

Namun setiap versi ini berasal dari text Ibrani (PL)dan text Yunani (PB) yg sama. Dan tetap bisa dicek dasar penterjemahannya itu untuk dibandingkan dengan Text aslinya.

Dengan demikian kalau yang dipermasalahkan adalah versi Alkitab mengapa bermacam-macam, dan Anda “menuduh” dalam Alkitab kami ada “revisi”. Saya tegaskan disini bahwa hal tersebut tidak mengubah makna dan isi pengajarannya, setiap versi Alkitab diproses dengan hati-hati oleh para ahli teologi dalam sebuah “team” jadi bukan 1 orang, dan juga bukan asal cetak. Misalnya saja LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) lembaga resmi alkitab. mempunyai team-work dalam proses penterjemahan Alkitab di Indonesia.

Bandingkan dengan kitab suci Anda sendiri, Anda juga tidak rela jika saya “menuduhkan” hal yang sama, misalnya Saya menemukan perbedaan kata antara Al~Qur’an terjemahan Abdullah Yusuf Ali dengan terjemahan lain, apakah saya boleh mengatakan bahwa ini adalah “revisi” atau “amandemen” atau lebih lagi “pemalsuan”? Tentu tidak! Saya tidak akan melakukan hal ini, sebab yang berbeda adalah “terjemahannya” bukan Al~Qur’an dalam bahasa aslinya.

Jikalau Andapun keberatan apabila kitab suci Anda dituduh “direvisi” maka jangan melakukan hal ini kepada penganut agama2 lain.

mohon di baca!

Menjawab polling anda yang sepertinya bukan polling (seharunya berilmu itu penting)

  1. Injil tidak pernah berubah dan dirubah. Memang kelihatannya ada banyak sebab yang banyak itu terjemahannya, ada 4000 terjemahan lebih bahasa manusia yang telah dipakai untuk menulis terjemahan injil sehingga semakin banyak orang mengenal Yesus yang adalah Tuhan, Kristus dan Anak Allah.

Terjemahan ini kadang direvisi menggunakan bahasa yang lebih baik seperti bahasa Indonesia memiliki EYD sebelumnya ada Alkitab Terjemahan Lama dengan bahasa yang sulit dipahami generasi sekarang, tetapi Alkitab bahasa Indonesia yang ada sekarang sudah memakai EYD sehingga mudah dibaca dan dipahami.

  1. Tidak terjadi perbedaan makna, tetapi terjadi pembukaan rahasia. Apa yang ditulis dalam Perjanjian Lama adalah rahasia yang disingkapkan dalam Perjanjian Baru. Sehingga seseorang tanpa dirasuk oleh Roh Kristus, tidak akan dapat mengerti sampai kapanpun saat membaca Alkitab atau Injil dalam istilah anda. Sebab itu adalah rahasia dan hanya ROH Kudus saja yang dapat menyingkapkannya.

Karena itu walau dibaca-dibaca dan dibaca anda tidak pernah sampai kepada pengenalan akan Allah, kecuali anda menerimaNya sebagai Tuhan dan Juruselamat anda, pada saat itu juga anda akan melihat kebenaran dan melihat dengan jelas dunia ini dan siapa sebenarnya Allah.

Topik dikunci karena sudah terjawab.
Terima kasih untuk semua member yang telah berpartisipasi. Sampai jumpa di topik menarik yang lainnya.

Tuhan Yesus memberkati