Sekali selamat tetap selamat atau kerjakan keselamatanmu ? hayooooooo

Shalom

Menurut sodara-sodara yang bener yang mana hayo :rolleye0014:

Sekali selamat tetap selamat atau kerjakan keselamatanmu?

Sejujurnya slogan "sekali selamat tetap selamat " tidak tertulis sama sekali di dalam alkitab

Tetapi kalimat "kerjakan keselamatanmu " jelas terdapat dalam alkitab

Filipi 2 : 12

2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir

Hayo yang bener yang mana hayo

Sedangkan alkitab mencatat bahwa seorang Kristen bisa saja kehilangan keselamatannya, tentu bertolak belakang dengan slogan “sekali selamat tetap selamat” :rolleye0014:

Silahkan didiskusikan dengan santun :ashamed0002:

Salam

@u
Sekali selamat tetap selamat. Darah Yesus jelas mengampuni semua dosa. Itu pasti. Yohanes menjelaskan hal ini dengan sangat gamblang. Tetapi penerima penebusan itu punya konsekuensi logis yang merupakan suatu keharusan yaitu taat… Buat saya, dan sejauh yang saya tahu, ini bukan sebuah usaha, ini sebuah karunia. Menerima kemudian karena menerima maka berlaku… Bukan “mengerjakan keselamatan”. Karena:

  • keselamatan adalah karunia: kejadian 49:18 Aku menanti-nantikan keselamatan yang dari pada-Mu, ya TUHAN.
    Keluaran 13 Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.
    Yohanes 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Nah, menurut pemahaman saya bukan kekakalan keselamatan atau ikatan keselamatan itu yang menjadi masalah karena hal itu telah ditetapkan. Yang menjadi masalah sebenarnya adalah ""bagaimana orang memandang kata “percaya” kepada Tuhan? Pola pikir tentang kata “percaya” ini sangat menentukan pola pikir terhadap ketaatan, keselamatan, dan penerimaan manusia akan karya keselamatan.

Shalom

Perhatikan kata sodara yang saya bold
Saya punya pertanyaan untuk sodara

Jika yang bersangkutan tidak taat , apakah yang tersebut bisa diselamatkan ?hayoo :rolleye0014:

Salam :ashamed0002: :ashamed0002:

@u
Kalau anda tanya apakah bisa diselamatkan? Jawabannya “bisa”. Karena kata diselamatkan artinya masih diberi kesempatan bertobat. Tetapi kalau anda katakan "masih bisakah menerima keselamatan?? Maka jawabannya kalau tidak taat sama sekali sampai mati maka tidak bisa. Karena seseorang yang tidak mau belajar taat maka dia gak oercaya. Sekarang saya tanya, apakah orang akan percaya dengan pengakuan anda bahwa anda percaya dia padahal anda gak mau melakukan yang dia katakan?? Bukankah kalau percaya berarti mau melakukan apa yang dikatakannya??

Shalom

Berarti sekarang jelas anda mengatakan bahwa keselamatan adalah sesuatu yang dikerjakan yaitu
Taat pada segala perintahNya

Bagaimana jika sekarang konteks pertanyaanya sekarang saya ubah “bagaimana jika sampai mati yang bersangkutan tidak taat pada perintah-perintahNya , bisakah orang tersebut diselamatkan meskipun dia kristen ?” :rolleye0014:

Salam

@u
Seperti yang saya nyatakan sebelumnya, dan saya mendasarkannya dari alkitab, dan anda potong, yaitu “konsekuensi logis”. Itulah jawabannya. Ketika seseorang tidak taat bahkan tidak mau taat, maka artinya dirinya tidak dibentuk dalam "konsekuensi logis itu. Artinya pula, tidak ada manifestasi dari kepercayaannya kepada Tuhan. Atau dengan kata lain selama ini dia “hanya mengaku dengan mulut percaya tetapi hati berbicara berbeda”. Pertanyaan saya, apakah seseorang yang mendua hati begini bisa disebut “pengikut Kristus”? Kalau disebut kristen bisa, tetapi pengikut Kristus bagaimana? Nah jawaban anda itu menjawab pertanyaan anda.karena dari situ menjadi jelas apakah seseorang akan masuk sorga atau tidak? Bukan begitu?

Shalom.

Shalom

Apakah anda tidak tahu sudah banyak Kristen yang anda maksudkan , seperti banyak artis di tv , yang ternyata murtad

Padahal sosok tersebut dulunya Kristen , bagaimana mungkin jika slogan "sekali selamat tetap selamat " itu alkitabiah , tapi masih ada sosok yang murtad dan menyangkali kepercayaannya ? Itu artinya seseorang bisa kehilangan keselamatannya

Terlalu banyak fakta di lapangan yang memperlihatkan menjadi Kristen belum tentu selamat

Nah makanya saya balik bertanya , jika dengan pemahaman yang seperti anda bahwa "sekali selamat tetap selamat "

Apakah "Kristen seperti itu " bisa diselamatkan ?

Anda sebenernya sudah mengakui secara tidak langsung bahwa keselamatan adalah sesuatu yang dikerjakan

Salam

Shalom

Jika sodara ingin bukti lagi bahwa "keselamatan " adalah sesuatu yang dikerjakan
Perhatikan ayat ini

Lukas 13 :23-24

13:23 Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: “Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?”
13:24 Jawab YESUS kepada orang-orang di situ: "BERJUANGLAH untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: [u]Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat[/u].i

Perhatikan Tuhan YESUS dengan jelas berkata "Berjuanglah "
Itu artinya keselamatan adalah sesuatu yang diperjuangkan

Dan Tuhan YESUS juga mengatakan banyak orang yang gagal meraihnya , hanya sedikit yang akan mencapainya

Bukti kuat bahwa menjadi Kristen tidak otomatis selamat

Matius 7 :21-23

7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Semua orang yang dimaksudkan oleh Tuhan YESUS di atas adalah orang Kristen
Bukti kuat bahwa orang Kristen sendiri pun bisa dicampakkan karena mereka tidak melakukan kehendak Allah

Itulah makna dari “kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar”
Sebab yang diselamatkan hanyalah yang melakukan kehendakNya

Beberapa contoh ajaran modern ini yang tidak sesuai dengan ajaran alkitab

Alkitab berkata = Berjuanglah Ajaran dunia = Tidak perlu berjuang

Alkitab berkata = kumpulkan harta di sorga Ajaran dunia = kumpulkan harta di bumi

Alkitab berkata = kamu harus tekun aqar bisa Ajaran dunia = kamu sudah menang dan sudah pasti
menjadi pemenang , dan pasti masuk sorga
mendapatkan mahkota

Begitulah banyak ajaran yang bertolak belakang dengan apa yang tertulis di alkitab

Berhati-hatilah dengan ajaran yang mengatakan kita tidka perlu berjuang untuk masuk kerajaan sorga , sebab alkitab sudha dengan jelas berkata , bahwa kita harus berjuang masuk ke sana , dan hanya sedikit yang mencapai kerajaan sorga , dan hanya pemenanglah yang dapat melihatnya

Iblis hanya perlu sedikit kebohongan untuk membuat orang-orang Kristen masuk lubang maut

Galatia 5:9

5:9 Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.

1 korintus 5 :6

5:6 Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan?

Salam

Keduanya benar.

yang salah adalah kesalahpahaman yang mempertentangkan keduanya, seakan jika yang satu benar maka yang lain pasti tidak benar. :slight_smile:

“kkonsekuensi logis” yg bro maksudkan itu apakah yang ini :

Jika taat maka ia benar-benar pengikut KRISTUS.
Jika tidak taat maka bukan pengikut KRISTUS
Thus,
Jika taat maka ia sudah ditebus, sebab pengikut KRISTUS = sudah ditebus.

Sebab setahu saya, yg ditebus = dosa semua manusia, bukan hanya yg taat saja.

hmmm… bagi saya sih yang saya mengerti tentang keselamatan adalah… pertama yaitu menerima TUHAN YESUS sebagai penyelamat… sejak saat itu ROH KUDUS bersemayam di hati kita… ROH KUDUS selalu memberikan arahan apa yang harus kita lakukan untuk mengikuti apa yang TUHAN YESUS lakukan yaitu KASIH… bila segala sesuatu yang kita lakukan berkenan dihadapan TUHAN maka dosa2 kita tidak akan diingat lagi oleh TUHAN…

ya betulll… bila kita percaya berarti kita itu hidup baru sudah seharusnya kita melakukan yang TUHAN ingin kita lakukan bila kondisi ini dipenuhi maka sudah pasti “sekali selamat tetap selamat”…

dan betul juga dalam pengertian kita bahwa keselamatan harus dikerjakan… karena ternyata walaupun sudah percaya dan lahir baru… namun kita tidak benar2 lahir baru… dan ternyata kedagingan kita masih digenggam… untuk menjaga keselamatan tersebut tetap ada maka kita harus melakukan pencucian dosa… bukan dengan dibaptis lagi akan tetapi hanya bisa dengan melakukan kehendak TUHAN sehingga TUHAN berkenan untuk menghapuskan dosa kita…

Jadi bagi yang masih melakukan kehendak dunia hati2 ya… ^^
TUHAN YESUS memberkati…

to : kotoran hidung

Tidak ada itu istilah sekali selamat tetap selamat, keselamatan adalah pekerjaan seumur hidup, seumur hidup kita berbuat jahat, sebelum meninggal betobatpun selamat, lihat contoh penjahat yang disalib dengan Yesus!

keselamatan itu mutlak karunia Tuhan,… banyak orang yg menolak undangan/keselamatan itu dengan berbagai alasan. jadi jangan berpikir dengan masuk/menganut “agama” kristen orang sudah pasti selamat.

@upil

  • itu bukan sosok yang kehilangan, itu sosok yang memang tidak pernah menerima keselamatan. Gak percaya? Coba artis itu lihat bagaimana mereka percaya tentang iman sebelumnya (iman kristen). Pasti pemahamannya kacau… Nah itu menunjukan satu kasus yang menunjukan bahwa mereka sebenarnya “gak pernah sama sekali mengikut Kristus, Kristen iya, pengikut Kristus, bukan”.
  • kasus yang kedua adalah, mereka menerima keselamatan, tetapi mereka “membuang keselamatan itu”. Nah, hilang atau kehilangan keselamatan dengan membuang keselamatan itu beda. Siapa “menerima keselamatan, maka sekali untuk selamanya”. Ingat, “menerima”, kalau sudah ditangan kemudian “dibuang”… Apakah perjanjian itu yang tidak kekal atau manusianya yang menolak? Kasus kedua sama dengan seseorang yang menolak Yesus. So jelas dong.
    Saya tidak mengakui bahwa keselamatan adalah sesuatu yang harus dikerjakan. Tetapi saya mengakui bahwa ““ada yang harus dikerjakan setelah menerima keselamatan””. Ini berbeda lho… Kita terima kemudian melakukan konsekuensi logisnya dan kita melakukan kemudian menerima keselamatan, itu dua hal yang bertolak belakang. Dan karena Yesus mati dikayu salib maka kita dapat menerima dahulu baru melakukan konsekuensi logisnya. Sebelum Yesus mati dan dibangkitkan maka memang kita melakukan untuk menerima keselamatan.
    Lukas 13:25 Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.26 Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.27 Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!

Nah perhatikan ketiga ayat lanjutan itu, keselamatan bukan sekedar tentan “berjuang melalui pintu sempit itu”. Keselamatan dimulai dari "“dibukanya pintu itu”, dan pintu itu tidak terbuka karena pekerjaan manusia tetapi karena anugrah kehendak Tuhan untuk membukanya. Ketika pintu sudah ditutup, meskipun kita sudah berjuang untuk sampai kepintu itu, ternyata perjuangan itu sia sia belaka… Artinya apa?? Karena pintu dibuka Tuhan, maka perjuangan bisa dilakukan dan menghasilkan. Bukan karena kita berjuang maka pintu dibukakan. Maka jelas artinya disini, keselamatan diberikan oleh Tuhan, maka berjuanglah setelah menerimanya untuk masuk kedalamnya. Karena akan tiba waktunya dimana keselamatan itu tidak lagi diberikan dan semua perjuangan manusia akan sia sia. Bisakah anda tangkap maknanya disini??

Matius, anda harus hati2 dengan ayat ini, kenapa?? Karena mereka yang ditolak adalah “”“merka yang merasa diri berjuang bagi TTuhan”"!!! Hati hati sekali… Kehendak Tuhan, apa kehendak Tuhan??? Percaya pada Anak menerima keselamatan, bagi yang percaya maka berusaha melakukan apa yang dikatakanNya, itulah kehendak Tuhan, bukan sekedar melakukan perbuatan baik. Perhatikan baik baik kasus seperti "pencucian kaki Yesus dengan minyak narwastu, murid berkata, lebih baik uang digunakan untuk orang miskin (perbuatan baik), tetapi Yesus katakan, lakukan dahulu pelayanan kepada Tuhan… Hati hati sekali dengan maksud Tuhan, dan perhatikan baik baik kehendak Tuhan apa… Kehendak Tuhan dinyatakan secara tersebar, hati hati, jangan fokus kesatu bagian, saya ambil contoh lagi, ketika Yesus berdiskusi dengan ahli taurat tentang taurat, Yesus katakan yang pertama, kasihilah Tuhan Allahmu, bukan kasihilah sesamamu manusia. Artinya apa?? Bagaimanapun penyembahan kepada Tuhan itu no satu, kemudian konsekuensi logis dari penyembahan itu adalah mengasihi sesama manusia. Bukan dibalik seperti dipahami orang dunia, bahwa kasihilah sesama manusia maka kamu sudah mengasihi Tuhan, itu salah. Ini membuktikan bahwa “perbuatan manusia adalah konsekuensi atau akhibat, bukan sebab karena yang menjadi sebab adalah Tuhan, bukan manusia”.

Galatia 5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.5 Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.6 Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.7 Dahulu kamu berlomba dengan baik. Siapakah yang menghalang-halangi kamu, sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?8 Ajakan untuk tidak menurutinya lagi bukan datang dari Dia, yang memanggil kamu.9 Sedikit ragi sudah mengkhamirkan seluruh adonan.10 Dalam Tuhan aku yakin tentang kamu, bahwa kamu tidak mempunyai pendirian lain dari pada pendirian ini. Tetapi barangsiapa yang mengacaukan kamu, ia akan menanggung hukumannya, siapapun juga dia

Perhatikan baik baik ayat ayat diatas, membahas tentang taurat, apakah taurat??? “”“Hukum tertulis”", ““HUKUM PERBUATAN””, tidakkah anda memperhatikan pasal itu?? Ayat yang menjelaskan bagaimana peran “karunia dan iman”, diatas perbuatan??? Nah ayat ini tidak dapat berdiri sendiri, karena sebenarnya ayat ini dijelaskan kemudian oleh oleh ayat ini::
Yakobus 2:26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.
Perhatikan baik baik, kata “MATI”. Arti nya pernah hidup, atau dihidupkan dulu baru bisa mati!!! Bener gak?? Apa bisa seseorang atau apapun yang tidak pernah hidup itu bisa mati?? Hanya yang hidup yang bisa mati. Nah, iman “”""“HARUS terlebih dahulu ada, baru perbuatan menghidupinya”""", bukan perbuatan “”""“menjadikan manusia memiliki iman”""""… Ini bertolak belakang. Dan paulus menyatakan bahwa “”“iman adalah karunia”"" bukan hasil perbuatan!!! Jadi kesimpulan nya adalah, miliki iman dan berpengharapan pada iman yang dikaruniakan, dan “”"“HIDUPILAH iman itu dengan —perbuatan baik—”""". Jadi sangat jelas… Perbuatan adalah konsekuensi logis iman. Bukan perbuatan ““menyebabkan timbulnya iman””". Iman dikaruniakan dulu baru berbuat… Bukan berbuat dulu nanti dikaruniai iman. Ingat iman adalah ““KUNCI PINTU keselamatan””.

@john
Karena namanya “konsekuensi logis”, artinya dia gak akan menjadi subjek akan tetapi menjadi objek.
Seperti ini, konsekunsi logis dari makan adalah “kenyang”. Kalau orang makan pasti kenyang… Kecuali dia makan angin… Iya to??

Nah keselamatan juga demikian. Barangsiapa “memakan” keselamatan, maka dia akan kenyang kasih, dan otomatis akan mengasihi… Kalau dia tidak kenyang dan tidak dapat memberi kasih artinya dia tidak pernah mengenyam keselamatan itu, meskipun mulutnya mengaku demikian. Bisa dipahami tidak maksud saya??

Atau lain perumpamaan, anda diangkat menjadi direktur utama sebuah perusahaan, apa konsekuensi dari jabatan itu?? Anda harus bisa mengkoordinasi bawahan, harus bisa menentukan visi kedepan, harus memiliki arah harus memiliki target. Pertanyaan saya, kalau anda tidak diangkat menjadi direktur utama, kemudian anda “sok jadi direktur utama dengan melakukan pekerjaan - pekerjaan direktur utama”, apakah pekerjaan anda akan menghasilkan sesuatu atau akan sia sia???

Nah, itulah, terima dulu, baru berbuat. Atau konsekuensi logis menurut bahasa saya sendiri.

@upil
Ayat korintus sudah dijelaskan diatas juga.

Satu hal yang menurut saya anda harus perhatikan juga adalah, saya mengikuti “urutan waktu”, mana lebih dahulu dan mana mengikuti, bukan sekedar menyatakan atau memahami secara global, saya harap andapun menyamakan pola pikir kita, sehingga bisa mengerti apa maksud saya. Kalau saya mengikuti urutan waktu sementara anda mengabaikannya maka gak akan pernah ketemu karena anda gak akan menangkap maksud saya.

Shalom.

Shalom

Selamat anda berada di jalur yang tepad

Karena yang diselamatkan bukanlah "yang berlabel kristen "

Yang diselamatkan adalah orang-orang yang melakukan kehendakNya

Yaitu orang-orang yang berjalan dalam kehendak Roh / dipimpin oleh Roh / lahir oleh Roh

salam

Shalom sodara jonathan

Orang yang ditolak Tuhan YESUS adalah orang-orang yang mengira dirinya sudah pasti selamat , dan terbuai oleh ajaran-ajarna yang hanya memuaskan telinga mereka

Sehingga mereka tidak berjuang , bahkan perilaku mereka sehari-hari lebih buruk daripada non Kristen

2 timotius 4 ; 3

4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
4:5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!

Baca lagi perjanjian baru , dan lihat apa hukumannya untuk yang tidak berjalan dalam kehendakNya / orang durhaka

Satu lagi untuk sodara

“ditebus” dan "diselamatkan " itu 2 hal yang berbeda

Anda menyamaratakan arti “ditebus” dan "diselamatkan ", sehingga anda kebingungan sendiri apa itu arti kasih karunia , sehingga anda kebingungan dengan ayat "keselamatan adalahs esuatu yang dikerjakan "

Orang yang ditebus adalah orang-orang yang telah dibeli dari kuasa dosa , sehingga ROH KUDUS bisa tinggal dalam mereka , dan ROH KUDUS akan menuntun mereka ke dalam seluruh kebenaran dan menjadi penunjuk jalan mereka menuju kerajaan sorga

Orang-orang yang diselamatkan adalah orang-orang yang sudha masuk kerajaan sorga (simple kok)

Jadi kesimpulannya

“Orang yang ditebus belum tentu diselamatkan , dan orang yang diselamatkan sudah pasti pernah menjadi orang tebusan”

Jadi selama sodara baru dalam tahap ditebus , sodara harus tekun dan taat terhadap kehendakNya , agar sodara bisa diselamatkan

Itulah arti dari "kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar "

Jadi selama masih di bumi sodara baru tahap ditebus blum diselamatkan

1 korintus 7 :23

7:23 Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

Ditebus dan dibeli dari kuasa dosa

Roma 7 :14

7:14 Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa.

Singkatnya kita itu ditebus dari kuasa dosa , sehingga dosa tidak berkuasa lagi atas tubuh kita

Dan apakah orang yang ditebus bisa kehilangan keselamatannya ? BISA

Sekali lagi saya katakan orang Kristen bisa kehilangan keselamatannya

2 petrus 2 :20-22

2:20 Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, YESUS KRISTUS, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.
2:21 Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.
2:22 Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: “Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.”

Petrus bahkan sudah mewanti-wanti agar kita tidak kehilangan keselamatan kita

Jika masih tidak percaya , perhatikan kata-kata Tuhan YESUS di bawah ini

wahyu 3 :11

3:11 Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.

Dari ayat di atas sudah jelas , mahkota kita bisa hilang jika kita tidka menjaganya (Tuhan YESUS sendiri yang berbicara )

Kesimpulannya “keselamatan kita bisa hilang jika kita bersantai-santai dan tidak berfokus kepada Tuhan YESUS KRISTUS dan menjalankan kehendakNya”

Salam

@upil
Anda masih berpendirian bahwa saya memahami iman tanpa perbuatan ya… Hehehe… Ya terserah anda lah… Tetapi penjelasan saya sudah sangat jelas tentang posisi perbuatan dan posisi iman.

Sementara tentang penebusan dan keselamatan, saya kira saya sama sekali tidak bingung. Buat saya, proses ini dilalui sekali bukan dua kali. Siapa menerima penebusan maka dia menerima keselamatan. Itu pasti. Pertanyaannya bukan pada penebusan atau keselamatannya, pertanyaannya ada pada “hati manusia itu sendiri”, kalau dia sungguh sungguh menerima penebusan, maka dia akan melakukan yang Tuhan kehendaki. Kalau tidak, maka dari sejak awal sesungguhnya dia ““tidak pernah ditebus””!! Meskipun sudah babtis dan mengaku kristen.
Saya kira itu sudah saya jelaskan sebelumnya. Dan menurut saya, kalau hari ini banyak iman amburadul karena pengajarannya justru seperti anda, terima penebusan dulu, kemudian ““penebusan itu dapat dimain mainkan””… Baru terima keselamatan… Menurutku penebusan menjadi tanpa arti, karena siapapun yang ditebus atau menerima penebusan masih boleh ““berbuat semaunya””… Lalu apa gunanya penebusan??
Banyak yang menjadi dasar pemikiran saya ini antara lain

  • Tuhan melihat hati bukan jasmani.
  • apa yang keluar dari mulut harus berasal dari hati.
  • Tuhan tidak bisa dibohongi.
  • barangsiapa percaya dia akan selamat.
  • roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,24 dan oleh kasih karunia telah ----dibenarkan— dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
    Efesus 1:7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.

13 Di dalam Dia kamu juga–karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu–di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Saya kira sangat jelas bahwa penebusa bukan "barang mainan dimana yang menerima --BOLEH berlaku semaunya—… Saya kira cukup jelas…

Kolose 1:13 Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

Perhatikan baik baik isi ayat didalam surat petrus itu, yang dimaksud petrus disana “kehilangan” (tanpa kehendak dia) ataukah “membuang”" (dengan kehendak pribadi)??? Disana ada kata, --dengan kehendak sendiri, terlibat kembali— kehendak pribadi manusia itu, dan ini saya artikan “membuang” bukan “kehilangan”, karena gak ada orang kehilangan itu disengaja… Yang namanya kehilangan itu gak sengaja. Kalau sengaja itu namanya “membuang”…

Ibrani 2:1 Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.2 Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal,3 bagaimanakah kita akan luput, jikalau-------- kita menyia-nyiakan------ (perkara yang disengaja!!) keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan

1 timotius 3: 17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Setiap anak Tuhan – diperlengkapi–,…

Titus 3:3 Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci.4 Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia,5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,6 yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita,7 supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.8 Perkataan ini benar dan aku mau supaya engkau dengan yakin menguatkannya, agar mereka yang sudah percaya kepada Allah sungguh-sungguh berusaha melakukan pekerjaan yang baik. Itulah yang baik dan berguna bagi manusia.

AYAT 8 sudah sangat jelas… So saya juga sudah tidak ada yang harus saya jelaskan. Karena Firman menjelaskan bagi kita.

Shalom.