Sekelompok Oknum Berusaha Bakar Gereja Poso

Agaknya usaha kejahatan untuk memperkeruh suasana dan merusak persatuan umat beragama terus diusahakan oleh oknum tidak bertanggungjawab. Jumat (16/9) malam sekitar pukul 23.30 WITA, pintu Gereja Katholik di Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah,
dibakar sekelompok orang tak dikenal.

Pembakaran itu dibenarkan oleh Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Dewa Parsana di Palu, Sabtu (17/9). “Sekarang sudah dipadamkan,” kata Parsana. Menurut Kapolda, pembakaran gereja itu diduga dilakukan tiga orang menggunakan bensin.

Dugaan usaha pembakaran gereja itu diperkuat temuan jerigen berisi sisa bensin yang ikut terbakar bersama pintu gereja. Ia menduga, aksi itu dilakukan oleh oknum yang ingin mencari perhatian di Sulteng dengan melakukan cara-cara kotor. Kapolda menyebutkan, insiden pembakaran gereja merupakan yang kedua kalinya dalam kurun sepekan terakhir. Sebelumnya, pembakaran gereja di tempat yang sama terjadi 12 September 2011.

Menurut keterangan saksi, pelaku yang diduga berjumlah empat orang melempar gereja dengan botol plastik berisi bensin. Para pelaku kabur dengan menggunakan dua sepeda motor usai melempar gereja dengan bensin.

Kasus pembakaran gereja itu sudah ditangani polisi. “Pelakunya masih diselidiki dan mudah-mudahan bisa segera tertangkap,” kata Parsana. Kapolda menyayangkan aksi pelemparan dan pembakaran tersebut. Ia meminta warga tidak terprovokasi.

Terlihat bahwa memang ada sekelompok oknum yang berkepentingan jika persatuan umat beragama di Indonesia rusak. Namun jika kita mempunyai sikap toleransi yang tulus dan mencintai negeri ini, cara kotor seperti ini pastinya akan kita lupakan dan abaikan. Namun aparat kepolisian wajib mengusut tuntas hal seperti ini dan menjatuhkan hukuman yang setimpal.

Source : berbagai sumber - dpt