Sekolah di Pakistan Sebarkan Diskriminasi

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Komisi Amerika mengenai Kebebasan Beragama, mengatakan bahwa pengajaran diskriminasi meningkatkan kemungkinan bahwa ekstrimisme dengan kekerasan di Pakistan akan terus bertumbuh.

Komisi tersebut mengatakan ajaran demikian memperlemah kebebasan beragama, dan kestabilan nasional dan regional. Laporan itu juga mendokumentasikan bahwa sekolah-sekolah di negara itu tidak mengajarkan toleransi beragama. Komisi tersebut mendapati bahwa buku-buku pelajaran sekolah itu sering mempunyai kecondongan yang kuat terhadap kaum minoritas agama.

Laporan itu juga menunjukan bahwa Hindu digambarkan dengan cara yang sangat negatif, dan rujukan mengenai kelompok Kristen sering tidak tepat dan menghina. Selain itu juga mengatakan para guru mengutarakan pandangan negatif mengenai Kristen, Yahudi, dan Ahmadiyah.

Para pemuka minoritas agama di Pakistan menyambut baik laporan tersebut. Seorang anggota Gerakan Hindu Se-Pakistan mengatakan, sekolah-sekolah Pakistan perlu berhenti menyebarkan ketidaktoleranan agama.

Memang upaya diskriminasi terhadap umat beragam telah dilakukan secara sistematis. Namun kita tidak perlu meragukan itu. Karena senjata kita adalah kasih dan perdamaian yang akan membuat mereka menjadi berbalik dan bertobat.

Sumber : berbagai sumber - niel

Banyak manusia yang tidak belajar dari sejarah. Mengajarkan kebencian sangat sangat mudah, dan itu terbukti di negara Indonesia ini, dan di forum ini, he he he.

Sebaliknya, mengajarkan utuk menghargai perbedaan, menerima pihak lain yang berbeda, bahkan mengajarkan kesabaran dan kebaikan, sangat sangat sulit.

Jika, sudah terlanjur ditanamkan kebencian kepada pihak lain, dibutuhkan usaha jauh lebih sulit untuk mengembalikannya menjadi bersikap toleran. Dan ini yang terjadi di negara kita, dan juga di forum ini.

Anehnya, walau namanya kebencian tidaklah pernah berakibat baik, tetap ada saja pemimpin agama yang mengajarkan atau menanamkan kebencian kepada pihak lain didalam benak umatnya. Itu fakta yang ada. Maka, jika kita melihat pohon dari buahnya, sudah jelas pohon seperti apa yang sedang menebarkan racun itu.

Syalom