Selamat Datang Kepunahan Global

Liputan6.com, Los Angeles: Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, tingkat kepunahan global mencapai 160 persen atau sudah melewati batas. Beberapa tahun terakhir, sejumlah penelitian juga memprediksi bahwa perusakan habitat akan meningkat dari 20 persen hingga 50 persen untuk semua spesies di Bumi dalam 500 tahun.

Berdasarkan penelitian Stephen Hubbell, ekolog Universitas California, Los Angeles, banyak spesies yang hampir punah, meskipun hal tersebut tidak akan secepat yang dikhawatirkan. “Kabar baiknya adalah kita masih punya banyak waktu untuk bisa menyelamatkan beberapa spesies,” kata Hubbell. Kabar buruknya, tegas Hubbell, adalah hilangnya berbagai habitat di abad 21 seperti cagar alam yang dapat mempercepat kepunahan ini.

Tidak ada bukti atau metode langsung yang dapat menunjukan tingkat kepunahan, jadi kebanyakan ilmuwan menggunakan metode tidak langsung untuk memperkirakan kecepatan punahnya flora dan fauna.

Metode tersebut mengkalkulasi tingkat spesies baru yang ditemukan ketika lokasi habitat baru ditemukan, yang disebut species-area relationship (SAR), berbanding terbalik dengan kurva prediksi jumlah spesies yang akan punah di lokasi habitat yang rusak dengan luas yang sama.

Menurut Hubbell metode tersebut kurang tepat, karena lahan yang hilang lebih banyak dibandingkan dengan penemuan spesies barunya. Oleh karena itu, hanya satu jenis spesies yang harus ditemukan di area yang dianggap sebagai lokasi populasi baru.(NationalGeographic/ADO)

sama sama kita pindah ke planet NAMEC

nanti ketemu bangsa saiya lagi wwkwkwkwk
kalo kesudahan sih pasti akan terjadi kan saudaraku ^^

Spesies yang paling terancam adalah homo sapiens, karena mereka bisa mati dua kali.

Salam

Orang dulu bilang kucing punya tujuh nyawa ,dan kucing lebih tua dari harimau

Akhir bulan lalu, menurut proyeksi Divisi Populasi PBB, populasi manusia di bumi tahun 2011 ini mencapai tujuh miliar. Hal ini secara tidak langsung akan menyebabkan penghuni bumi lainnya akan punah. Selama tahun-tahun ini, ada banyak penghuni bumi lain yang punah dan menurun drastis. Spesies yang punah tersebut, tentunya menyebabkan ada spesies lain yang tumbuh (yaitu spesies yang dimakan oleh spesies yang punah tersebut) dan ada yang akan berganti jenis makanan (yaitu spesies yang memakan spesies yang punah tersebut). Hal ini menyebabkan siklus kehidupan dapat berubah.

Penyebab punahnya spesies ini adalah karena hilangnya habitat asli mereka, populasi, pemanasan global, bahkan terlalu banyak memancing dan berburu pun jadi alasan utama menurunnya spesies di masa depan. Hal ini tentunya sangat mengkuatirkan. Beberapa ahli biologi yakin, dengan tingkat kepunahan saat ini, bumi akan mengalami kepunahan massal dimana 75% spesies planet ini akan menghilang dalam periode geologi yang singkat atau dalam waktu 300-2000 tahun mendatang.

Adapun spesial yang terancam punah adalah musang berkaki hitam, lele raksasa Mekong yang menurun 90% satu dekade terakhir ini, vaquita yang merupakan kelompok mamalia laut terkecil yang terancam punah. Selain itu ada juga capung zamrud (mata hijau dan sepasang sayap bergaris kuning), Ozark Hellbender (salamander raksasa) yang menurun 75%, gharial (hewan hidung panjang dari keluarga buaya), siamang hainan jambul hitam di pulau Hainan, China. Begitu juga dengan Akikiki yaitu burung yang hanya ada di pulau Kaua’l – Hawaii, dypsis brevicaulis yaitu palem cebol, dan koral elkhron yaitu karang paling penting di Karibia yang mengalami penurunan populasi sebesar 90-95%.

Bumi sedang menuju kepada kehancurannya, sebagian disebabkan oleh manusia. Hal ini harusnya menjadi ‘tamparan’ buat kita. Akan tinggal dimanakah kita jika kita terus merusak bumi, tempat tinggal kita saat ini? Siklus kehidupan sudah terganggu, banyak binatang yang telah punah, es di kutub telah mencair, panas bumi meningkat. Hentikan perbuatan yang merusak bumi mulai dari sekarang.

Sumber : inilah/lh3

Kepunahan bumi memang sudah di nubuatkan oleh Alkitab, jai biarkanlah orang orang mempercepat ataupun membantu penggenapannya

Tuhan yesus memberkati
Han

Shalom,

Biasanya Bro Hanhalim punya banyak treasury pemikiran dan tanggapan ttg hal2 yg dulu-dulu (zaman dulu maksundya) dan menggelitik lagi.

Ttp ttg yg ke depan seperti ini hanya pendek saja dan tidak menggelitik.

Mana humornya Bro?

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.