Semua manusia adalah anak-anak Allah, benarkah?

Saya barusan mendengar khotbah dari seorang pendeta di mana dia mengatakan bahwa semua manusia tanpa terkecuali dari agama apa saja adalah anak-anak Allah.

Pertanyaanya, apakah benar pendapat pendeta ini ada dukungan dari kitab suci? ataukah tidak ada?

Mohon pendapat rekan-rekan yang lain.

Dalam Alkitab yg disebut anak2 Allah hanyalah mereka yg percaya Yesus
Yohanes 1:12-13
1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Dalam kitab Kejadian 6:2, 4 > anak2 Allah menunjuk kpd keturunan org yg takut akan Allah
Kejadian 6:2 maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka.

Kejadian 6:4 Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.

Penjelasan bro bahwa anak2 Allah hanyalah mereka yg percaya Yesus, atau anak2 Allah menunjuk kpd keturunan org yg takut akan Allah lalu bagaimana dengan pendapat bahwa semua manusia adalah anak-anak Allah, benarkah? apa bro juga setuju? kalau tidak setuju, ayat mana yang mendukung ketidaksetujuan bro?

Tidak setuju,
ada ayat pendukungnya di Kejadian 6:2, 4 tadi
6:2 maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka.
6:4 Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan

yang disebut anak2 perempuan manusia itu adalah keturunan Kain,
sedangkan anak2 Allah adalah keturunan Set

Di PB org percaya diibaratkan domba, org tdk percaya diibaratkan kambing

Matius 25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang,
sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Trims bro ayat-ayat yang membedakan anak-anak dunia (keturunan Kain) dengan anak-anak Allah (keturunan Set) dalam PL, tetapi itukan dalam PL adakah ayat-ayat PB bahwa yang bukan anak-anak Allah musuh/seteru Allah?

Ini ada beberapa ayat yg menunjuk ke perseteruan dgn Allah
Roma 5:10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Efesus 2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah,
yaitu perseteruan,

Efesus 2:16 dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu

Filipi 3:18 Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.

Saya yakin yang sering berkhotbah seperti itu hanya adalah orang Liberal, selain aliran Liberal, seperti aliran SSY, bahkan mormon, juga berkata percaya demikian…

Apa arti anak-anak Allah dihadapan Allah.

Setelah kuasa atas alam semesta yang diberikan Allah kepada manusia itu gagal dipergunakan dengan baik, karena manusia semakin terjerumus kedalam dosa dan akhirnya menjadi hamba dari dosa dan kuasa kegelapan. Yang dilakukan bukan kehendak Allah penciptanya melainkan kehendak iblis yang menjadi dewa mereka.

Namun Allah tidak pernah melupakan perbuatan tanganNya. Ia begitu mengasihi manusia itu dan menyerahkan Putera-Nya yang tunggal yaitu Yesus Kristus Tuhan kita utk menebus dosa kita supaya setiap kita yang percaya kepada-Nya mendapat keselamatan yang kekal (Yoh.3:16).

Jadi karya penebusan Kristus ini menuntut respon manusia utk percaya dan menerima-Nya atau menolak Dia.

Anak-anak Allah.

Bagi yang mau percaya dan menerima Dia, Allah akan memberikan suatu kuasa utk mengantikan kuasa awal yang telah salah digunakan. Kuasa ini lebih istimewa dari pada kuasa alam semesta. Kuasa ini adalah kuasa utk menjadi anak-anak Allah…

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya (Yoh.1:12)

Demikian Yoh 1:12 mengatakan untuk menjadi anak-anak Allah hanya mereka yang percaya kepada Yesus saja, bedakan pendapat dengan pendeta itu bahwa semua manusia tanpa terkecuali dari agama apa saja adalah anak-anak Allah…

Kuasa ini bukan suatu kuasa yang murah harganya. Mengapa? Karena kuasa ini adalah kuasa utk menjadi anak-anak Allah, kuasa utk menjadi anak dari Allah serta sekalian alam.

Bayangkanlah! Menjadi anak angkat dari Gubernur JKT (JOKOWI) saja senangnya bukan main apalagi menjadi anak dari Allah Yang Maha Kuasa itu…

ikut menambah…

tentu tidaklah, salah itu pak fendeta; “pabilapun benar dia berkhotbah sperti itu”

itu sebab Yesus terlihat sperti membedakan, di ayat berikut:

Yoh 8:44
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

bahwa anak2 Allah, adalah yang hidup dengan keinginan melakukan Keinginan2 Allah…

masbro @Skyhawk, karena tidak ada ayat-ayat pendukung yg disertakan dalam khotbah pendete tersebut maka ane coba membahas dari sudut pandang kata-katanya saja.

“…semua manusia tanpa terkecuali dari agama apa saja adalah anak-anak Allah…”

Dari kalimat di atas, kata “anak-anak” adalah perwujudan hubungan atau status. Jikalau ada anak sudah pasti ada bapa. Dan setau ane, hanya di Alkitablah ada hubungan Tuhan dan manusia dalam bentuk bapa - anak. CMIIW. Sehingga dengan asumsi masbro tidak salah dengar maka pendeta itulah yg “mungkin” salah bicara.

Luk.19:27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku."

Mat. 12:30 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.

Ayat-ayat ini menunujukan bahwa orang yang tidak percaya kepada Yesus adalah musuh Allah!

Tidak peduli betapa baiknya/salehnya hidup anda, saudara tetap adalah manusai berdosa, dihadapan Allah, dan klo saudara tidak percaya kepada Yesus, anda adalah musuh Allah. Tak peduli saudara rajin ke gereja tetapi klo saudara tidak sungguh-sungguh percaya kepada Kristus, saudara adalah musuh Allah!

Kecuali saudara percaya kepada Yesus maka status saudara akan berubah dari musuh Allah menjadi anak Allah.

Yoh. 1:12 “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya”

Jadi jelas salah klo mengatakan bahwa semua orang tanpa terkecuali agama apa saja adalah anak-anak Allah.

Semua jawaban yg sudah masuk sudah Alkitabiyah dan saya HANYA sekedar melengkapinya saja yg belum disampaikan sebagai “PERSYARATAN” untuk menjadi anak anak Allah !

Yg sudah masuk infonya dari rekan2 :

  1. Mau melakukan Kehendak Bapa, yaitu percaya pada Maha Karya Penebusan Allah yg menyatakan bahwa Yesus (YAH-SHUAH = Yahweh adalah Shuah=Juruselamat) adalah TUHAN (yg menentukan NASIB nya nanti di Acherat apakah di Sorga atau Neraka) dan Juruselamat/Penebus mereka dari KUTUK Dosa ASal yg adalah MAUT di NERAKA!

  2. Selalu ingin menyenangkan Hati Bapa dengan ikut aktif melakukan apa2 yg diperintahkan-Nya dan menolak apa2 yg dilarang-Nya !

Kedua Point diatas sudah disajikan oleh rekan2 diatas dengan baik dan benar.

Saya HANYA ingin menambahkan yg belum disampaikan diatas, yaitu :

  1. Menerima Pembaptisan sebagai TANDA melakukan Kehendak Bapa atas Maha Karya Penebusan-Nya.
  2. Hasil dari Pembaptisan, maka mereka menerima ROH KUDUS didalam Hati dan Batin mereka (Yeremia 31 : 33 - 34) sebagai SAKSI, METERAI Sorgawi sehingga SAH dan LEGAL menjadi anak anak Allah dan Pewaris Kerajaan Allah serta berhak tinggal di Rumah Bapa !
  3. Hasil lain dari Pembaptisan maka nama mereka TERCATAT di Kitab Kehidupan Anak Domba Allah (Wahyu 21 : 27) dan dinyatakan LAYAK, KUDUS dan menerima Tubuh Mulia saat Kebangkitan/Pengangkatan mereka nanti ! (1 Tesalonika 4 : 14 - 17)
  4. Hasil lainnya dengan adanya SAKSI ROH KUDUS maka mereka tidak akan dikatakan oleh-Nya dengan "Aku TIDAK mengenal kamu, hai segala Pembuat Kejahatan !" (Matius 7 : 23) sebab mereka TIDAK BERADA di Pengadilan Tahta Putih setelah Kiamat (Kebangkitan Kedua) mereka sudah masuk dalam Kebangkitan Pertama dan disebut Berbahagia ! (Wahyu 20 : 5 Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama. 6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua (MAUT di NERAKA) tidak berkuasa lagi atas mereka,)

Jadi Alkitab dengan TEGAS dan RINCI mencatat nasib dari anak anak Allah yg berbeda dengan anak anak Iblis di Acherat nanti !
Semua akan terjadi ! Ya dan Amin semua Firman-Nya itu !

Semoga penjelasan dari Alkitab ini bisa dijadikan Pegangan dan Jaminan Sorgawi bagi yg telah menerima Yesus sebagai TUHAN dan JURUSELAMAT mereka ! :angel: :happy0025:

Kalau sudah terima Yesus, berarti orang itu adalah anak-anak Allah.

Yang lainnya itu tidak termasuk anak-anak Allah. Sekalipun mereka percaya Tuhan Yang Maha Esa.

betul bro, pada dasarnya kita semua anak-anak Allah… Allah yang menciptakan kita semua, apapun agamanya, tapi Allah memberikan jalan bagi kita untuk kembali.

:afro: :coolsmiley: :happy0062: ITU tandanya anda MENGERTI !
Masih ada satu pertanyaan bila kalimat yg anda sampaikan seperti diatas !
“Menurut kamu , siapakah Aku ?”, Tanya Tuhan Yesus !
Sebab banyak yg menerima Yesus hanya sebagai Rabbi, Nabi, Guru yg Baik, dll !

BETUL kata anda BILA Adam dan Hawa tidak jatuh dalam Dosa Pertama di Taman Eden !
Setelah Jatuh dalam Dosa Pertama itu, maka kita semua pada dasarnya adalah anak anak Iblis karena PASTI MASUK NERAKA dengan Tubuh Terkutuk yg TERCEMAR KUTUK Dosa Pertama moyang kita !
Apakah anda mengerti maksud Firman Tuhan ini :
Kejadian 2 :
15 TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, 17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

SEJAK HARI Moyangh kita makan Buah Terlarang itu maka Moyang dan Keturunannya PASTI “MATI” (Terpisah dengan Allah) dan achirnya menerima MAUT (Terpisah KEKAL dengan Allah).
Untung saja Allah kita masih memberikan KESEMPATAN agar kita bisa LOLOS dari KUTUK Dosa Pertama itu yg adalah MAUT di NERAKA !

Masih ingat Kejadian 3 : 15 ? Apa jalan bagi kita untuk kembali. yg disampaikan Allah disana, dan apakah anda MENGERTI Penginjilan Pertama yg Allah sendiri sampaikan kepada Moyang kita di Taman Eden itu ? Silahkan direnungkan ber sama2 ya , kalau kurang jelas kita bAHAS BERSAMA disini ! :happy0062:

Matius 16:16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!

Galatia 3:26
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.

Galatia 4:5
Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.

Galatia 4:6
Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: “ya Abba, ya Bapa!”

Galatia 4:7
Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Galatia 4:8
Dahulu, ketika kamu tidak mengenal Allah, kamu memperhambakan diri kepada allah-allah yang pada hakekatnya bukan Allah.

Roma 10:9
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Jadi, yang saya maksud adalah setiap orang yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

betul bro, mati dan hidup yang kita kenal sekarang ini adalah terbalik, manusia sudah mati sejak Adam memakan buah terlarang atau sejak keluar dari taman eden, kalau saat ini kita bicara alam roh adalah alam orang mati, itu mungkin terbalik, alam roh adalah alam orang hidup, kita ini yg berada di alam orang mati.

Yoh. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Untuk menjadi anak Allah, seseorang perlu "menerima Kristus dengan menunjukkan suatu tindakan tertentu dari iman.

Setelah tindakan iman tersebut, masih harus ada tindakan percaya yang berkesinambungan. Kata “percaya” (Yun. pisteuousin dari pisteuo) merupakan bentuk partisip masa kini, yang menunjukkan tindakan berkesinambungan dan perlunya ketekunan dalam hal percaya.

Supaya seorang menerima keselamatan yang sempurna, iman sejati harus berlangsung terus-menerus setelah tindakan pertama, yaitu menerima Kristus (Mat 10:22; 24:12-13; Kol 1:21-23; Ibr 3:6,12-15).

Orang hanya berhak menjadi anak angkat Allah apabila mereka percaya dalam nama Kristus. Bila seseorang menerima Kristus, maka ia dilahirkan kembali dan menjadi anak Allah (Yoh 3:1-21).

Oleh karena itu tidak semua orang menjadi “anak-anak Allah”.