seperti apa kita mengandalkan Yesus?

lah mbak sendiri nguji-nya gimana kok bisa memastikan kalo sedekahnya Naik alias Progresif itu PASTI TUHAN, dan BUKAN HANTU ??
hehe…

atau cuma logika sederhana aja, bahwa kalo Sedekah lebih banyak itu GAK ENAK…
maka kalo ada dorongan untuk SEDEKAH LEBIH BANYAK → maka PASTI TUHAN ???

Gimana kalo ada domba yang sedang kesulitan ekonomi…
biasanya nyumbang 100ribu…
karena usahanya lagi lesu…
dia PENGEEENNNN banget nyumbang 100ribu…
tapi dia mendengar Suara Tuhan… “woi bro… usaha elo lagi lesu… ngapain nyumbang sebanyak biasanya? biar Tuhan pikir tetep setia pada Tuhan ya??, udah… 25rebu aja…”

mungkinkah itu suara Tuhan?
gimana nguji-nya?

klo bisa dengan suara hantu tentu bisa dengar suara Tuhan (klo di dlm Tuhan )
Tuhan beri 2-2 nya :smiley:

klo dari hantu saya mendengarnya : kasih 30rb aja … gereja sudah kaya koq … paling ntar juga dipake foya2 ama pendetanya :smiley:

klo mau ngandalkan Tuhan … mau ndak mau… suka ngga suka … kudu dengar suara Tuhan…
krn mau ndak mau … suka ndak suka … putusan apapun kudu tanya… dan kudu taat …itu buat saya pribadi …

selebihnya terserah sodara :smiley:

kalo suara hati tmsk suara Tuhan atau Hantu yah?
hehehe…

tambah amusing nih conversation kita…

waduh… di gereja sodari conversation nya model gini yah…
hehehe… gimana mau BERTEKAD meningkatkan kualitas hidup jemaat yah?

hehehehehehehehe…

suara hati …bukan suara tuhan ataupun suara iblis

suara hati itu … adalah dr rohmu :smiley:

jadi ada 3 yah:

  • Suara Tuhan
  • Suara Hantu
  • Suara Rohmu

ada apa lagi sih mbak?

dan bgm cara memverifikasi-nya…
aduh… plis jangan bilang PAKE IMAN…
itu malah tambah absurd…hehehe…

suara rohmu,suaranya , suara mereka dan suara merdeka

woww… ternyata banyak toh…

di ayat berapa sih adanya?
ada berapa totalnya sih?
nanti saya baca nya sendiri deh…

itu lebih baik spy tambah cerdas secara roh krn gizi makanan rohani :smiley:

oooo… rupanya kebiasaan yah… jawaban tidak sesuai pertanyaan…

atau jangan-jangan ini sejenis penyakit wabah menular yak?
hehe…

Lha ayatnya nomer berapa?

ini TSnya adem ayem
malah cadangdata & esther rame sendiri dan OOT pula

BTT ya!!

Ini prinsipnya. Jangan terlalu pede sehingga menyombongkan diri seolah-olah kemampuan/kehebatan kita bukan berasal dari Allah.

Pernah dengar suatu cerita ilustrasi dalam sebuah khotbah. Suatu ketika terjadi bencana banjir besar di suatu daerah, hampir seluruh rumah dan bangunan lain sudah terendam. Ada seorang Kristen yang sangat taat di daerah itu. Saat banjir sudah menenggelamkan sebagian besar rumahnya, dia pun naik ke atas loteng dan berdoa minta Tuhan menolongnya. Datanglah perahu SAR mau menjemputnya, tapi ditolaknya, dengan alasan dia sedang menantikan Tuhan datang menolongnya. Air pun semakin tinggi sehingga hanya atap rumah saja yang masih ada. Datang pula helikopter, tapi tetap ditolaknya dengan alasan yang sama. Akhirnya air pun merendam seluruh rumahnya, termasuk atapnya. Diapun akhirnya berenang di atas genangan air sambil berteriak,“Tuhan Yesus! Tolong aku!” Namun, akhirnya Diapun tidak tahan berenang sehingga tenggelam dalam banjir dan meninggal dunia.

Setelah bertemu Tuhan di surga, bertanya lah dia kepada Tuhan,“Mengapa engkau tidak menyelamatkan aku dari banjir?”

Jawab Tuhan kepadanya,“Anakku, aku sudah mengirim perahu SAR dan helikopter, namun malah kau tolak.”

:char11: :char11: :char11:

Inti ilustrasi ini: Tuhan akan menolong kita dengan cara apapun menurut kehendakNya. Jangan membatasi cara Tuhan bekerja, seolah-olah semua harus serba “mukjizat”.

Ada yang mengajarkan pasifisme, yakni orang Kristen tidak boleh menggunakan kekerasan apapun alasannya, siapapun orangnya, bahkan lebih baik mati daripada melukai orang yang berbuat jahat. Konsekuensinya, orang Kristen tidak boleh ikut berperang, sekalipun untuk mempertahankan negaranya yang diserang.

Kalau demikian caranya, para pahlawan Indonesia yang 68 tahun lalu berjuang mempertahankan kemerdekaan adalah orang berdosa semua, termasuk para pahlawan Kristen, yang di antaranya mungkin adalah kakek/nenek kita.

Hmmm. Masak iya begitu?

Btw, selamat merayakan kemerdekaan RI ke 68. Merdeka!!!

spy ngga rame … coba sis chrisma yang mengertikan

Tapi mbak…
ayat berapa sih yg bilang tentang Jenis-Jenis Suara Roh dll…

sehingga saya bisa memastikan bahwa itu adalah Suara Tuhan yang bisa saya andalkan?

belum dijawab lho…

esther1 & cadangdata tolong diskusi anda berdua tentang jenis2 suara
silahkan di topik baru saja biar tidak OOT atau melalui PM anda berdua

Siap mbak mod !!!

Btt…

imho, Tentu rasanya bisa disepakati bahwa MENGANDALKAN YESUS tentu adalah dalam KONTEKS tujuan yang POSITIF…

Karena betapa kurang ajar dan durhaka-nya kita kalau kita MENCOMOT dan MEMBAJAK nama YESUS, dan SEOLAH-OLAH sedang “mengandalkan Yesus” tapi DIPAKAI UNTUK tujuan MEMECAH BELAH, meng-AGITASI dan mem-PROVOKASI, serta BERTOLAK BELAKANG dari esensi Cinta Kasih Yesus itu sendiri…

Kalo gitu mending beli sorban aja, teriak-teriak, terus kasih nama LASKAR PENGANDAL YESUS…
ehehe…
dijamin kalo diperempatan pasti banyak yg nyorakin deh… ehehe…

eh… salah… kecampur dgn thread sebelahnya…

Bisa juga gini:
Betapa kurang ajar dan durhaka-nya kita, kalau MENCOMOT istilah “Mengandalkan Yesus dalam setiap tarikan nafas hidup kita” itu lantas dibablasin jadi: “memperbudak dan memperkuda Yesus serta mengharuskan Yesus mengabulkan setiap permintaan kita”, dan kitanya enggak ngapa-ngapain, tapi ngakunya & berkoar-koar: Saya BERDOA dan BERSERU pada Tuhan…(tapi enggak ada usaha apa-apa, alias men-ZOMBIE-kan diri…)

hehehe…