Seputih salju (Ilustrasi kasih karunia)

Pada suatu ketika, ada seorang kakek yang sangat mencintai kebun nya. Ia menanami kebun itu dengan berbagai jenis bunga—setiap hari ia menyiram dan merawat nya dengan begitu baik. Namun karena sudah lanjut usia nya, sang kakek memiliki kesulitan untuk bergerak, dan ia merasa akan sulit bagi nya untuk merawat kebun itu setiap hari. Jadi sang kakek meminta cucu nya untuk membantu nya merawat kebun itu. Selama satu minggu sang kakek mengajarkan cucunya bagaimana cara merawat kebun nya, seperti: memberikan pupuk, menyiram tanaman, dan menggunakan mesin pemotong rumput. Minggu pertama lewat dengan begitu baik, cucu nya sudah mengerti apa saja yang harus ia kerjakan.

Beberapa minggu setelah itu, pada sebuah sore hari di musim dingin, sang cucu mengerjakan tugas kebun nya sambil menonton sebuah video melalui hp nya. Ketika ia sedang mendorong mesin pemotong rumput, ia tersandung oleh sebuah batu besar yang tidak ia lihat karena terlalu fokus menonton video. Mesin pemotong rumput tersebut terlepas dari tangan nya dan terdorong ke bagian bunga-bunga tertanam.

Kebun bunga sang kakek pun hancur—bunga-bunga indah yang kakek rawat selama ini telah menjadi potongan-potongan kecil yang tidak berbentuk.

Sang cucu menjadi sangat takut; ia tidak berani mengatakan apa yang telah terjadi kepada kakeknya. Ia sangatlah yakin sang kakek akan meledak dengan amarah, dan ia pasti akan dimarahi dan dihukum. Pada hari itu ia tidak mengatakan apa-apa kepada kakeknya, tetapi ia tidak bisa tidur karena rasa takut dan rasa bersalah. Jadi pada pagi hari ia keluar kamar dan menunggu sang kakek bangun.

Ketika kakek sudah bangun, sang cucu mengatakan apa yang telah ia perbuat.

“Kek, kemaren aku tidak sengaja menghancurkan kebun bunga kakek. Aku mengerjakan tugas kebun sambil menonton sebuah video, sehingga aku tersandung, dan mesin pemotong rumput terdorong ke arah bagian bunga-bunga,” ujar sang cucu.

“Mari kita lihat terlebih dahulu seberapa buruk kerusakan yang kamu buat,” jawab sang kakek.

Lihat cerita lengkapnya di:

Add line atau instagram kami untuk mendapatkan notifikasi update renungan terbaru dari website kami.
Official Line: @pkx3578b (pakai @)
Instagram: @gracedepth
Instagram penulis: @revyhalim

Semoga renungan-renungan kami bisa menjadi berkat.God Bless! :smiley: