Seruan Untuk Berdoa Bagi Kristen Teraniaya Selama Bulan Ramadhan

Open Doors USA meminta orang Kristen untuk berdoa bersama dengan orang percaya lainnya yang dianiaya di negara-negara mayoritas muslim selama Ramadhan.

Dari tanggal 1 Agustus sampai berakhirnya bulan tersebut, umat Islam di seluruh dunia akan berpuasa dan berdoa dari fajar sampai matahari terbenam. Open Doors USA telah membuat klalender Ramadhan yang berisi pokok doa yang berbeda untuk dilakukan setiap hari selama bulan Ramadhan, seperti menahan nafsu, kesetiaan, kelembutan dan penguasaan diri.

“Ramadhan merupakan saat ketika orang-orang Kristen sangat terisolasi di beberapa negara yang didominasi Muslim,” ujar Dr Carl Moeller, presiden dan chief executive dari Open Doors USA.

“Inilah sebabnya kenapa sangat penting bagi kita untuk bersatu di dalam doa dengan orang Kristen teraniaya lainnya di seluruh dunia. Saya mendesak Anda untuk menggunakan bahan doa Open Doors untuk berdoa bersama saudara seiman lainnya.”

Sebagian besar negara-negara muslim mendominasi 10 negara penganiaya terburuk di dunia terhadap orang-orang Kristen, seperti yang tercantum di Open Doors World Watch List yang dikeluarkan tahun ini.

Sepuluh negara penganiaya terburuk ini termasuk delapan negara yang didominasi masyarakat muslim di antaranya Iran, Afghanistan, Arab Saudi dan Somalia.

Orang Kristen mengalami banyak kesusahan bahkan di negara yang dianggap lebih moderat, seperti Mesir, di mana banyak orang Kristen tewas dalam serangan gereja yang dilakukan kaum ekstrimis.

Open Doors memperingatkan bahwa ketaatan pada bulan Ramadhan dapat ‘meningkatkan tekanan’ pada orang percaya di negara mayoritas muslim.

Dua minggu setelah Ramadhan berakhir akan diikuti dengan ulang tahun kesepuluh dari serangan teroris 11 September. Michele Miller, direktur pelayanan doa Open Doors mengatakan sangatlah penting agar gereja berdoa baik untuk orang Kristen maupun orang muslim selama peringatan 11 September.

“Doa telah mengubah hati jutaan orang, sehingga sangatlah penting untuk berdoa selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Doa sebagai nafas hidup orang percaya sudah seharusnya dilakukan setiap saat dalam kondisi apapun. Mari galakkan gerakan doa ini untuk saling mendoakan antar saudara seiman di seantero penjuru dunia.

Source : christiantoday