Shadat Para Rasul

Apakah sahadat para rasul adalah perintah Tuhan Yesus?
Apakah sahadat para rasul benar secara alkitabiah?

sahadat???

Kalu kamu percaya adanya mata rantai kerasulan mengapa tidak?

Saya percaya apa yang diajar Ignatius karena dia murid Polikarpus yang adalah murid Yohanes, murid yg dikasihi Yesus.

Singkatnya:

Yesus => Yohanes => Polikarpus => Ignatius

Pandangan bapa gereja tidak mungkin ‘diilhamkan’ sehingga tidak mungkin tidak pernah salah/khilaf tetapi saya sangat yakin AJARAN mereka tidak pernah khilaf/salah (karena mata rantai itu).

Ada yang mau bantah?

Didalam Alkitab tidak tertulis adanya perintah sahadat para rasul.
Lagi pula dalam unsur sahadat para rasul ada ayat yang berbunyi “aku percaya akan gereja…kudus”
Setiap gereja memiliki sahadat para rasul yang mengatakan gerejanya adalah yang kudus.
Didalam Alkitab Tuhan Yesus tidak pernah mengatakan adanya gereja tertentu.
Injil hanya mengajarkan percaya kepada TUhan Yesus dan melakukan segala kehendak Bapa-Nya.

Memang bunyi sahadat para rasul itu terdengar baik, tetapi jika di cek secara benar Alkitab tidak pernah menuliskan hal tersebut dan tidak ada dalam perintah TUhan Yesus.
Bagaimana dengan penyebutan gereja kudus?
Apakah Tuhan Yesus menyebutkan ada gereja A, gereja C, gereja B, dll?
Tidak kan.
Apakah Tuhan pernah mengatakan penggolongan? tidak kan.
Bukankah penambahan-penambahan dalam ajaran gereja ini telah menyimpang dari inti injil.

sahadatnya apaan sih???

Syahadat Para Rasul Pengakuan Iman Rasul
(Versi Katolik Roma) (Versi Protestan)
Aku percaya akan Allah, Aku percaya kepada Allah,
Bapa yang mahakuasa Bapa yang Mahakuasa,
pencipta langit dan bumi. Khalik langit dan bumi.
Dan akan YESUS KRISTUS, Dan kepada YESUS KRISTUS,
Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita. Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita
yang dikandung dari ROH KUDUS, Yang dikandung dari ROH KUDUS,
dilahirkan oleh Perawan Maria; lahir dari anak dara Maria
Yang menderita sengsara Yang menderita sengsara¹
dalam pemerintahan Pontius Pilatus, di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, wafat dan dimakamkan; disalibkan, mati dan dikuburkan,
yang turun ke tempat penantian, turun ke dalam kerajaan maut
pada hari ketiga bangkit Pada hari yang ketiga bangkit pula
dari antara orang mati; dari antara orang mati
Yang naik ke surga, Naik ke surga,
duduk di sebelah kanan Allah Bapa Yang mahakuasa, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa,
dari situ Ia akan datang Dan dari sana Ia akan datang
mengadili orang yang hidup dan yang mati. untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati
Aku percaya akan ROH KUDUS, Aku percaya kepada ROH KUDUS,
Gereja katolik² yang kudus, Gereja yang kudus dan am,²
Persekutuan para kudus, persekutuan orang kudus
pengampunan dosa, pengampunan dosa
Kebangkitan badan kebangkitan tubuh³
kehidupan kekal. Amin dan hidup yang kekal. Amin

ooo itu semacam pengakuan iman aja kok…

Syahadat dirumus untuk menghindari ajaran yang menyangkal keallahan Bapa, Anak dan Roh Kudus? Itulah latar belakangnya…emang salah ya?

Pengakuan Iman versi Mesianik.

  1. Aku percaya kepada YAHWEH Bapa Yang Maha Kuasa Khalik Langit & Bumi.
  2. Dan percaya kepada Yeshua ha Masiakh, Tuhan kita, yang dikandung dari Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita sengsara, dibawah pemerintahan Pontius Pilatus disalibkan mati dan dikuburkan, turun kedalam Kerajaan Maut, pada hari yang ketiga, bangkit pula dari antara orang yang mati, naik ke Sorga, duduk disebelah kanan YAHWEH Bapa Yang Maha Kuasa dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.
  3. Aku percaya kepada ROH KUDUS, Kehilat yang kudus dan Am, persekutuan orang kudus, pengampunan dosa, kebangkitan orang mati, dan hidup yang kekal, Amin.

tidak…justru sangat perlu…

Kok Allah diganti Yahweh padahal secara theologia sudah sangat salah karena (1) Allah/theos ialah nama umum manakala YHWH ialah nama pribadi Allah/elohim PL (2) YHWH ialah pribadi dari Bapa, Anak dan ROH KUDUS. YHWH bukan cuma pribadi Bapa. Jelas ajaran kaum Mesianik sekarang sudah menjurus ke Sabelisme-Unitarian bukan tritunggal. Dan ini benar-benar satu kesesatan!

newbie ikut nimbrung nih,kalo menurut saya itu cuman pengukuhan iman kita akan Percaya akan Allah dan YESUS KRISTUS putranya yang tunggal Tuhan kita,sebenarnya menurut saya tidak ada yang aneh, ;D karena sebenarnya ini sangat membantu kita karena itu disetiap minggu digereja diperbaharui… :afro: :afro:

Yang pasti, Syahadat/Pengakuan Iman Para Rasul berasal dari Tradisi Gereja Roma sejak abad ke-2. Jauh sebelum adanya Syahadat/Pengakuan Iman Nikea-Konstantinopel. Keduanya adalah hasil dari Tradisi Suci/Tradisi Apostolik.

Bro Cosmic, mengapa anda dalam menanggapi statement saya selalu menuduh saya sesat ? Bukankah sudah ku respon bahwa kami hanya menolak istilah tritunggal nya saja.

Coba tengok ayat Yesaya 63:16, disitu jelas bahwa YHWH adalah Bapa !
Yesaya 63:16 Bukankah Engkau Bapa kami ? Sungguh Abraham tidak tahu apa-apa tentang kami, dan Israel tidak mengenal kami. Ya YHWH, Engkau sendiri Bapa kami; nama-Mu ialah: “Penebus kami” sejak dahulu kala.

OK, bro sebaiknya anda intropeksi dulu sebelum menuduh orang lain sesat ! Juga anda belum jelaskan apa batasannnya disebut sesat atau tidak ?

Nama Elohim ialah YHWH atau Yeshua ha Masiakh.
Nama Bapa = YHWH ; Nama Anak = Yeshua Hamasiakh.
Bapa dan Anak adalah satu ------> YHWH = Yeshua ha Masiakh.

Perhatikan statement pengakuan iman kami:

  1. Aku percaya kepada YAHWEH Bapa Yang Maha Kuasa Khalik Langit & Bumi.

Anda protes karena kata Allah diganti menjadi Bapa Yahweh, menurut kami justru statement kami yang benar, karena “ALLAH” bagi kami adalah Elohim dan Elohim inilah yang bernama YHWH (YAHWEH) yang kami berikan gelar sebagai Bapa, menjadi Bapa YAHWEH.

Coba seandainya tidak diganti.
Aku percaya kepada Allah Yang Maha Kuasa, Pencipta Langit dan Bumi; Allah yang Mana karena Allah SWT pun mengklaim dirinya adalah maha kuasa, pencipta langit dan bumi juga, jadi kalau tidak diganti berarti aliran Mesianik mengakui Allah swt sebagai yang maha kuasa khalik langit & bumi, inilah yang kami tolak.

Semoga para pembaca dapat mengerti bahwa teman diskusi saya bukanlah seorang Kristen yang patut dicontoh, dimana selalu mengata-ngatain teman diskusinya.

Shalom.

Maka itu belajarlah sejarah gereja, karena anda absen 1900 tahun, syahadat aja anda tidak tahu, bagaimana anda tahu dasar iman anda?

Syahadat ‘Aku Percaya’ menyatakan bahwa rahasia sentral iman Kristen adalah Misteri Allah Tritunggal. Maka Trinitas adalah dasar iman Kristen yang utama yang disingkapkan dalam diri YESUS. Seperti kita ketahui di atas, iman kepada Allah Tritunggal telah ada sejak zaman Gereja abad awal, karena didasari oleh perkataan YESUS sendiri yang disampaikan kembali oleh para murid-Nya.

Konsili Konstantinopel I mencantumkan pengajaran tentang Allah Tritunggal secara tertulis, sebagai kelanjutan dari Konsili Nicea (325)[26], dan untuk menentang heresies (ajaran sesat) yang berkembang pada abad ke-3 dan ke-4, seperti Arianisme (oleh Arius 250-336, yang menentang kesetaraan YESUS dengan Allah Bapa) dan Sabellianisme (oleh Sabellius 215 yang membagi Allah dalam tiga modus, sehingga seolah ada tiga Pribadi yang terpisah).

Dari sejarah Gereja kita melihat bahwa konsili-konsili diadakan untuk menegaskan kembali ajaran Gereja (yang sudah berakar sebelumnya) dan menjaganya terhadap serangan ajaran-ajaran sesat/ menyimpang. Jadi yang ditetapkan dalam konsili merupakan peneguhan ataupun penjabaran ajaran yang sudah ada, dan bukannya menciptakan ajaran baru. Jika kita mempelajari sejarah Gereja, kita akan semakin menyadari bahwa Tuhan YESUS sendiri menjaga Gereja-Nya: sebab setiap kali Gereja ‘diserang’ oleh ajaran yang sesat, Allah mengangkat Santo/Santa yang dipakai-Nya untuk meneguhkan ajaran yang benar dan YESUS memberkati para penerus rasul dalam konsili-konsili untuk menegaskan kembali kesetiaan ajaran Gereja terhadap pengajaran YESUS kepada para Rasul.

Bersyukurlah karena ada konsili-konsili yang berupaya menjaga dan menegaskan kembali ajaran Gereja dan menjaganya terhadap serangan ajaran-ajaran sesat/ menyimpang, jika bukan karena peran para Bapa Gereja dan rekan-rekan sekerja Allah (1Kor 3: 9) maka anda tidak dapat mengenal Allah yang benar!

Salam

Kayanya lebih dari abad ke dua.

http://en.wikipedia.org/wiki/Apostles’_Creed

Origins

The title, Symbolum Apostolicum (Symbol or Creed of the Apostles), appears for the first time in a letter from a Council in Milan (probably written by Ambrose himself) to Pope Siricius in about 390: “Let them give credit to the Creed of the Apostles, which the Roman Church has always kept and preserved undefiled”.[3][4] But what existed at that time was not what is now known as the Apostles’ Creed but a shorter statement of belief that, for instance, did not include the phrase “maker of heaven and earth”, a phrase that may have been inserted only in the 7th century.[5]

Semoga bermanfaat.

ya saya absen 1900 tahun dan anda tidak…
saya cuma selalu ingin melihat ke Yesus aja…

Yah supaya anda tidak keliru memaham i YESUS pelajarilah dari sumber utama ajaran tentang Yesus. Di India ada yang percaya YESUS mati disana. Kaum Moslem jg percaya Isa tapi dengan versi mereka yang tidak sesuai dengan KESAKSIAN PARA RASUL DAN PENERUSNYA. Karena itu saran saya pelajarilah YESUS dari sumber aslinya supaya anda dapat mengenali YESUS yang benar sesuai kesaksian penerusnya.

Memang benar YHWH ialah pribadi Bapa tetapi PL harus dilihat/dibaca dalam terang PB bukan sebaliknya. Karena itu saya mengatakan bahwa YHWH bukan cuma pribadi Bapa tetapi juga pribadi Anak dan ROH KUDUS.

YHWH sang Anak/Firman yang telah menjadi manusia bukan Bapa dan ROH KUDUS.

Sang Anak yang bernama YHWH itu setelah menjadi manusia diberi nama YESUS/Yashua. Jadi sang Anak mempunyai dua nama, yakni YHWH (sebelum menjadi manusia) dan YESUS (sesudah menjadi manusia). Makanya YESUS adalah YHWH.

Jadi sis salah mengajar bahwa YHWH adalah Bapa dan Yashua adalah Anak manakala ROH KUDUS tidak mempunyai nama? Siapa bilang ROH KUDUS tidak mempunyai nama? Pribadi Bapa, Anak dan ROH KUDUS bernama YHWH. Nama ROH KUDUS ialah YHWH! Jadi salah mengatakan ROH KUDUS tidak mempunyai nama.

Menyangkut nama Allah, saya mau nanya, bagaimanakah orang Kristen Arab menyebut sesembahannya selama ini?

Dan sudah berkali-kali dikasi tau, Allah=ELOHIM, Allah Kristen bukan Allah swt Islam, ngerti? Tetapi sis masih ngotot mau memaksakan padahal orang Kristen umumnya tidak menganggap Allahnya Kristen sama dengan Allah swt Islam sebaliknya ialah elohimnya PL dan theosnya PB!

Kalu elohim (Ibrani) = theos (Yunani) mengapa elohim (Ibrani) tidak bisa allah (Arab dan Bahasa Indonesia)?

Kalau bahasa Arabnya Elohim adalah ALLAH, saya masih bisa menerimanya, tetapi siapakah nama Elohim dalam bahasa Arab ? Jawab : Dibaca Yau Hu Wau Hu.

Shalom.