Siapa Bilang Perbuatan Baik Tidak Menyelamatkan Manusia ?

Yohanes 5 :28-29

Yoh 5:28 Janganlah kamu heran akan hal itu,sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suaraNya

5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

Yesus sendiri yang mengatakan , bahwa mrk yg berbuat baik pada akhir jaman akan dibangkitkan untuk hidup kekal…

kenapa gw buat thread di atas ?

karena ada sebagian org yg percaya jika perbuatan baik tidak menyelamatkan , melainkan hanya iman yg menyelamatkan mereka…

Yohanes 5: 29 di atas mendukung ayat di bawah ini:

Yakobus 2: 20:
Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong ?

Yakobus 2 :22
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Yakobus2:26
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan- perbuatan adalah mati.

Yoh 5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

1 Like

Alice …baca dr Firman Tuhan :afro:

iman + perbuatan baik jelas2 menyelamatkan manusia …

Siapa yang bilang Perbuatan Baik Menyelamatkan Manusia ?

QUICK…, Firman Tuhan yang bilang … :afro:

sama , gw juga baca dari Firman Tuhan … :afro:

Yakobus 2: 20:
Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong ?

cuma manusia bebal yg bilang hanya iman yg menyelamatkan
:afro:

ada dasar firmannya …( yoh 5 :29 ,Yakobus 2:20-26 )

Yoh 5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

Perbuatan baik spt apa ta yang menyelamatkan itu?

Yesus telah menyatakannya di ayat 24

24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. {bandingkan dengan ayat2 ini : John 3:18; John 6:40; John 6:47; John 8:51; Luke 23:43

Ayat
29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum. {bandingkan dg ayat Dan 12:2; Matt 25:34; Matt 25:46

Iman tanpa perbuatan Vs Perbuatan dalam Iman

Diselamatkan dulu… otomatis perbuatan baik itu akan mengikuti…akan status"penyelamatan" tsb

sebenarnya sih ada definisi perbuatan yg bisa menyelamatankan scr total, tanpa iman

yaitu melakukan [menggenapi] seluruh tuntutan hukum taurat dg margin error 0%

Gal 3:12 Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.

masalahnya : apakah ada yg sanggup menggenapinya [selain manusia Yesus] ?

Perbuatan baik bekerja sama dgn iman menghasilkan kesempurnaan

Yakobus 2 :22
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Yakobus 2:26
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan- perbuatan adalah mati.

artinya iman saja, tanpa perbuatan = tidak sempurna = mati

Tuhan Yesus sendiri yg mengatakan :

Yoh 5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

artinya ;

mereka yg berbuat baik akan dibangkitkan untuk hidup kekal, mrk yg berbuat jahat akan dibangkitkan untuk hukuman kekal.

kenapa mrk berhak hidup kekal ? karena mrk berbuat baik

perbuatan baik menyebabkan seseorang dibangkitkan untuk hidup kekal oleh Tuhan .

ini Firman Tuhan lho… :wink:

Eph 2:8-10

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Kita diselamatkan dulu… (lahir baru)… untuk melakukan pekerjaan baik :afro:

Yohanes 5:29 Jika ayat ini ditarik dari konteks, seolah-olah perbuatan yang baik menyelamatkan manusia, dan bukan iman.

Benarkah demikian? Kita perlu memperhatikan konteks pernyataan ini, dengan mengingat pada ayat 24 sebelumnya, yang berkata, “Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”

Jadi, setiap orang yang telah percaya, sudah dipindahkan “dari dalam maut” dan “tidak turut dihukum”, sehingga tidak dipanggil untuk penghakiman ini. Hanya orang yang tidak percaya kepada Yesus Kristus yang akan dipanggil pada penghakiman ini. Jika di antara mereka ada yang telah berbuat baik, mereka akan bangkit untuk hidup yang kekal, dan di antara mereka ada yang telah berbuat Jahat, mereka akan bangkit untuk dihukum.

Sebenarnya Roma 2:6-11 mengatakan hal yang sama. Dan kita mengerti bahwa “Tidak ada yang benar, seorang pun tidak. Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak” (Roma 3:10-12). Di antara semua manusia, yang percaya dan yang tidak percaya, hanya ada satu orang yang memenuhi persyaratan yang ada dalam ayat ini:
Yesus Kristus.

Bandingkan dengan Yohanesl 6:29, yang berkata, “… Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah”. Sebagai kunci untuk memahami ayat ini. PERBUATAN BAIK yang dituntut dalam Yohanes 5:29 adalah PERCAYA KEPADA DIA YANG TELAH DIUTUS ALLAH.

Bagi orang yang percaya, hal ini adalah kebangkitan menuju kepada kehidupan yang kekal, tetapi bagi orang yang tidak percaya (yang berbuat jahat), hal itu akan menjadi kebangkitan menuju hukuman, yakni kebinasaan. Ingatlah bahwa HAL YANG PALING JAHAT adalah MENOLAK DAN TIDAK PERCAYA KEPADA KRISTUS.

Hak dan kuasa itu telah diberikan Bapa kepada Tuhan Yesus Kristus untuk menjatuhkan hukuman. Kepada yang percaya kepadaNya. Ia memberi rahmat dan anugerah, tetapi kepada yang tidak percaya akan dihukum-Nya dengan adil (lihat ayat 30), bahwa Ia melakukan itu bukan menuruti kehendak-Nya sendiri, melainkan menuruti kehendak Bapa-Nya.

Blessings,
BP
September 13, 2009

Sumber :
CK Barret, The Gospel Accorsing to St John, an Introduction with Commentary and Noted on the Greek Text, The Westminister Press, Philadelphia, edisi kedua, 1978, hlm 263.

DA Carson, Gospel According to John, Inter-Varsity Press, Leichester, England dan William B Eerdmans Publishing Company, Grand Rapids, Michigan, 1991, hlm258.

Dave Hagelberg, Tafsiran Injil Yohanes pasal 1-5 dari Bahasa Yunani, Andi, 199, hlm. 216 – 222.

Perbuatan baik, maksudnya gemana bro Quick? :coolsmiley:

Yesus berkata " Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri"

Kalau mengaku beriman kepada Yesus => lakukan!

Jahat terhadap sesama? => tidak beriman kepada Yesus

Tidak beriman => tidak selamat

Beriman => Selamat

Jadi Iman menyelamatkan… Bukan perbuatan baik… ^_^v

Yohanes 5:29 Jika ayat ini ditarik dari konteks, seolah-olah perbuatan yang baik menyelamatkan manusia, dan bukan iman.

Benarkah demikian? Kita perlu memperhatikan konteks pernyataan ini, dengan mengingat pada ayat 24 sebelumnya, yang berkata, “Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”

Jadi, setiap orang yang telah percaya, sudah dipindahkan “dari dalam maut” dan “tidak turut dihukum”, sehingga tidak dipanggil untuk penghakiman ini. Hanya orang yang tidak percaya kepada Yesus Kristus yang akan dipanggil pada penghakiman ini. Jika di antara mereka ada yang telah berbuat baik, mereka akan bangkit untuk hidup yang kekal, dan di antara mereka ada yang telah berbuat Jahat, mereka akan bangkit untuk dihukum.

Sebenarnya Roma 2:6-11 mengatakan hal yang sama. Dan kita mengerti bahwa “Tidak ada yang benar, seorang pun tidak. Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak” (Roma 3:10-12). Di antara semua manusia, yang percaya dan yang tidak percaya, hanya ada satu orang yang memenuhi persyaratan yang ada dalam ayat ini:
Yesus Kristus.

Bandingkan dengan Yohanesl 6:29, yang berkata, “… Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah”. Sebagai kunci untuk memahami ayat ini. PERBUATAN BAIK yang dituntut dalam Yohanes 5:29 adalah PERCAYA KEPADA DIA YANG TELAH DIUTUS ALLAH.

Bagi orang yang percaya, hal ini adalah kebangkitan menuju kepada kehidupan yang kekal, tetapi bagi orang yang tidak percaya (yang berbuat jahat), hal itu akan menjadi kebangkitan menuju hukuman, yakni kebinasaan. Ingatlah bahwa HAL YANG PALING JAHAT adalah MENOLAK DAN TIDAK PERCAYA KEPADA Kristus.

Hak dan kuasa itu telah diberikan Bapa kepada Tuhan Yesus Kristus untuk menjatuhkan hukuman. Kepada yang percaya kepadaNya. Ia memberi rahmat dan anugerah, tetapi kepada yang tidak percaya akan dihukum-Nya dengan adil (lihat ayat 30), bahwa Ia melakukan itu bukan menuruti kehendak-Nya sendiri, melainkan menuruti kehendak Bapa-Nya.

menurut bro sarapan, perbuatan baik yang dimaksud di Yoh 5:29 adalah percaya kepada Tuhan ??
boleh tahu dari mana dapat tafsiran itu ?
menurut gw, kata 2 "mrk yang berbuat baik " , jika kita tanya pada 100 orang kirsten, gw yakin 90 % meyakini perbuatan baik yg dimaksud dlm Yohanes 5:29 adalah buah dari kasih ; yaitu menolong orang yg kesusahan, sukacita,damai, kesabaran,kemurahan hati, kebaikan,kesetiaan ,kelemahlembutan, dan penguasaan diri.

Bandingkan dengan Yohanesl 6:29, yang berkata, "... Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah". Sebagai kunci untuk memahami ayat ini. PERBUATAN BAIK yang dituntut dalam Yohanes 5:29 adalah PERCAYA KEPADA DIA YANG TELAH DIUTUS ALLAH.

maaf , kurang setuju…
percaya kepada Dia yg elah diutus = iman, sedangkan perbuatan baik = buah dari kasih (menolong orang yg kesusahan, sukacita,damai, kesabaran,kemurahan hati, kebaikan,kesetiaan ,kelemahlembutan, dan penguasaan diri)
iman jelas berbeda dengan buah kasih…

Hukum yg terutama di Alkitab ( markus 12:30-31 )

KAsihilah Tuhan Allah mu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri

Amsal 21:21
Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan,kebenaran dan kehormatan .

Roma 2:6-10
Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik,mencari kemuliaan,kehormatan dan ketidakbinasaan. tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri,yg tidak taat kepada kebenaran,melainkan taat kepada kelaliman.
Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang berbuat jahat,pertama tama orang Yahudi dan juga orang Yunani, tetapi kemuliaan,kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik, pertama tam orang Yahudi, juga orang Yunani.

perhatikan kata yg dibold di atas…

ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, apakah dikatakan bahwa Ia akan membalas setiap orang menurut imannya ??

tidak ada kan? ayat di atas menekankan pada perbuatan,bukan iman.

1 petrus 4:8
"tetapi yang terutama: kasihilah sungguh2 seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.

Perbuatan baik, maksudnya gemana bro Quick? coolsmiley

maaf , kurang setuju…
percaya kepada Dia yg elah diutus = iman, sedangkan perbuatan baik = buah dari kasih (menolong orang yg kesusahan, sukacita,damai, kesabaran,kemurahan hati, kebaikan,kesetiaan ,kelemahlembutan, dan penguasaan diri)

iman jelas berbeda dengan buah kasih…

Diselamatkan dulu.. otomatis perbuatan baik itu akan mengikuti.....akan status"penyelamatan" tsb

1.apakah semua orang setelah menerima Yesus sbg Tuhan dan juruselamat ( baca :diselamatkan / merasa diselamatkan ?? ) ,apakah mereka otomatis akan sepenuh hati menjalankan perintah Yesus ?? ( kasihilah Tuhan Allah dgn segenap hatimu, kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri ) ?

belum tentu , tergantung orangnya masing2 …
kalo tidak menjalankan perintah Yesus di atas apakah bisa dianggap semua orang yang diselamatkan/ merasa diselamatkan akan otomatis berbuat baik ??

2.apakah semua orang setelah menerima Yesus sbg Tuhan dan juruselamat (baca : diselamatkan / merasa diselamatkan ) otomatis akan berbuah ?

belum tentu tergantung org tsb, apakah akan berbuah atau tidak…

kalo berbuah, maka kita akan diselamatkan , namun jika kita tidak berbuah ,maka kita akan ditebang dan dicampakkan ke lautan apii, betul ??

bagi yang berbuah , akan dipetik buahnya dan dianggap anak2 Tuhan, namun bagi yang tidak berbuah akan ditebang, dijadikan kayu kering dan dibuang ke lautan api, betul ???

3.apakah semua orang setelah menerima Yesus sbg Tuhan dan juruselamat (baca : diselamatkan / merasa diselamatkan ) otomatis akan diselamatkan ?

belum tentu juga, ( teori predestinasi )
sesuai kedaulatan Tuhan .
suka2 Tuhan mau pilih si A atau si B yg dapat keselamatan, tanpa ada kriteria khusus…

so, perbuatan baik tidak serta merta (baca: otomatis ) mengikuti status penyelamatan tsb …

demikian pula setelah menerima Yesus sbg Tuhan dan Juruselamat , bukan berarti status sbg org yang sudah diselamatkan otomatis akan kita sandang.

bisa saja kita banyak berbuat dosa,mencuri,merampok, membunuh, kita juga tidak kenal Tuhan Yesus sebelumnya, namun jika sejak awal kita sudah dipilih oleh Tuhan,maka kita pasti akan diselamatkan.

demikian juga sebaliknya, kita sudah merasa 1.000.000 % akan diselamatkan Tuhan,karena kita sudah kenal Yesus sejak lahir, percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat,menjalankan perintah Tuhan, namun jika sejak awal Tuhan tidak memilih kita, ya kita tahu kan bagaimana akhirnya … :’(

4.apakah semua orang setelah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat ( baca:diselamatkan/ merasa diselamatkan )
otomatis akan bisa mengatasi godaan /cobaan duniawi ?

belum tentu ,
tergantung dari org tsb, apakah sanggup menghadapi cobaan / godaan duniawi atau tidak

kalo tidak sanggup hadapi godaan , akan jatuh ke dalam pencobaan, akan jatuh dalam dosa ,padahal kita tahu upah dosa adalah … mauuutt…,betul ??

5.apakah semua benih yang ditabur, otomatis akan jatuh ke tanah yang baik ??

belum tentu
tergantung benih yg ditabur akan jatuh ke mana, ke tanah , berbatu, semak berduri, atau tanah yang baik.

kalo benih jatuh di tanah berbatu atau semak berduri maka tidak akan berbuah. benih hanya akan berbuah jika jatuh ke tanah yang baik.

jadi ,kita bisa menarik kesimpulan sendiri, apakah orang yg diselamatkan / merasa diselamatkan akan otomatis tahan godaan/ diselamatkan / berbuah/ berbuat baik / jatuh di tanah yang baik / ?? :afro:

Jadi menurut sodara orang2 yang melakukan perbuatan menolong orang yg kesusahan, sukacita,damai, kesabaran,kemurahan hati, kebaikan,kesetiaan ,kelemahlembutan, dan penguasaan diri beroleh keselamatan kekal? Kalo iya, artinya dengan kekuatan mereka (perbuatan) sendiri, mereka dapat memperoleh keselamatan! Wew…

Orang2 yang engga kenal Yesus pun melakukan itu. Qta meliat secara kasat mata mereka menolong orang, sabar, lemah lembut dsb. Tetapi qta engga tau motivasinya apa? alasannya apa? dst.dsb… Apakah ingin mengumpulkan pahala sebanyak2nya buat bekal ke surga?

Seorang penjahat pun mempunyai cinta. Dia mencintai keluarganya, punya kedamaian, sukacita, lemah lembut dsb. Tapi terhadap orang laen yang juga sesamanya, dia melakukan tindakan yang sebaliknya.

Mungken sodara dapat menjelaskan lebih lanjut seberapa banyak, seberapa hebat, perbuatan baik itu dilakukan agar beroleh keselamatan?

Trims bro… :coolsmiley:

Apakah percaya itu bukan suatu perbuatan/ tindakan?

Kan udah disertakan sumber2nya (di posting saya sebelumnya).

Jadi menurut sodara orang2 yang melakukan perbuatan menolong orang yg kesusahan, sukacita,damai, kesabaran,kemurahan hati, kebaikan,kesetiaan ,kelemahlembutan, dan penguasaan diri beroleh keselamatan kekal? Kalo iya, artinya dengan kekuatan mereka (perbuatan) sendiri, mereka dapat memperoleh keselamatan! Wew...

Orang2 yang engga kenal Yesus pun melakukan itu. Qta meliat secara kasat mata mereka menolong orang, sabar, lemah lembut dsb. Tetapi qta engga tau motivasinya apa? alasannya apa? dst.dsb… Apakah ingin mengumpulkan pahala sebanyak2nya buat bekal ke surga?

anda kurang paham dgn postingan gw di atas ya ?

gw ulangi lagi ok.

Yakobus 2: 20:
Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong ?

Yakobus 2 :22
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Yakobus2:26
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan- perbuatan adalah mati.

Ayat2 di atas sudah menjelaskan maksud gw…

IMAN saja tanpa PERBUATAN (buah kasih ) = MATi

Faith + without Action (buah kasih ) = MATI

jadi harus lengkap , IMAN + PERBUATAN (buah kasih )

FAith + with Action (buah kasih )= HIDUP

Yoh 15:10
jikalau kamu menuruti perintahKu, kamu akan tinggal di dalam kasihKu,seperti Aku menuruti perintah BapaKu dan tinggal di dalam kasihNya.

1 Korintus 13:13
Demikianlah tinggal ketiga hal ini,yaitu iman,pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih

intinya :

kasih lebih besar daripada iman.
jangan hanya mengandalkan iman semata, di samping iman,perbuatan baik (buah kasih ) mempunyai peranan sangat penting ( terbesar ) dalam mencapai kesempurnaan.

I. Dalam sudut pandang keselamatan [baca : Yesus Kristus] :

Keselamatan adalah pemberian [anugerah/grace], sedangkan grace ini tidak ada hubungannya dengan tindakan [action] sebuah perbuatan untuk memperoleh atau mendapatkan keselamatan itu sendiri.

Sebab, keselamatan adalah sebuah anugerah semata , maka untuk memperoleh anugerah ini cukup sebuah iman untuk menerimanya.

Silakan diperdebatkan apakah tindakan iman ini merupakan sebuah perbuatan atau bukan.

Adapaun tindakan lain berupa : kasih, sukacita, pengampunan, sedekah, dll yang terjadi setelah seseorang memperoleh anugerah ini, maka perbuatan ini tidka dapat dimasukkan sbg tindakan untuk memperoleh keselamatan itu sendiri, sebab keselamatan sdh diberikan [sebagai manifestasi atau konskuensi atas sebuah tital ‘Juru Selamat’].

Maka perbuatan ini harus dilihat sebagai bentuk buah2 roh [buah2 keselamatan] yang merupakan manifestasi [atau konsekuensi] atas peran dr sebuah title ‘Tuhan’ [baca : Tuan]

Bagaimana dengan sebuah kondisi iman tanpa perbuatan?

  1. Iman tanpa perbuatan dlm definisi pertama :

Beriman bahwa keselamatan itu adalah anugerah semata, namun tidak pernah ada tindakan nyata atas iman itu sendiri.

Dalam kelompok ini ada sekumpulan orang2 yang dilabeli ‘KTP’, atau ‘suam-suam kuku’ , sebuah iman tanpa kelahiran baru.

  1. Iman tanpa perbuatan dlm definisi kedua :

Dalam kelompok ini terdapat sekumpulan orang yang mengaku - beriman - bertindak atas dasae iman : menerima anugerah keselamatan [title ‘Juruselamat’], namun tidak melakukan tindakan atau perbuatan iman atas keselamatan itu sendiri [title ‘Tuhan’]

Contoh kasus adalah :

[i]
Mat 7
22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Jer 14:14; Jer 27:15; Luke 13:26;
23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Ps 6:8; Matt 25:12; Luke 13:25; Luke 13:27; Matt 25:41;

(Matt 6:15 [ITB])
Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

[/i]

II. Dalam sudut pandang perbuatan :

Orang melakukan perbuatan amal baik, sedekah, kasih, berpuasa, semedi, ziarah, parktik semua aliran keagamaan, spiritualitas dll dg tujuan untuk memperoleh keselamatan.

Tindakan perbuatan [II] ini bila dilihat dalam sudut pandang [I] adalah tindakan yang sia-sia.

just thinking

perbuatan yang baik menyelamatkan manusia?

ya… menyelamatkan ybs dari “hukuman” terutama dari sesamanya

  • orang cenderung berlaku baik kepada sesamanya yang baik
  • orang cenderung mengasihi orang yang juga mengasihi dirinya
  • orang cenderung tidak akan mencelakai orang yang tidak mencelakainya

(***dengan catatan)