Siapa saja yang boleh kita nikahi???

Salam sejahtera.,

Saya ada pertanyaan yang menggelitik tentang ini,

Sebenarnya siapa saja orang-orang yang boleh kita nikahi.?

Dasar hukumnya apa.?

terima kasih banyak

Waktu Adam diciptakan, pertama kali di a sendirian, kmdn Allah berfirman:
Kej2:18 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”
Disini Adam tidak meminta ttp Allah yang memberikannya , krn Allah tahu bhw akan baik bila Adam berpasangan.
Pasangan/ istri Adam ini kmdn berfungsi sbg penolong buat Adam, krn pada Adam sdh tdk lengkap lagi ( di gambarkan sbg ada bag tubuhnya yaitu rusuk yang diambil Allah dan dibentuk menjadi Hawa).
Kej2:21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
2:22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
Kemudian apa respon Adam?:
Kej2:23 Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”
2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.
Adam mengakui dg tepat, bhw istrinya itu adalah bagian tubuhnya sendiri, yg dikirimkan Allah tanpa pernah dia menentukan spesifikasinya, dan itu pasti sbg penolongnya satu2nya.
Disini kita perlu mencamkan baik2 bhw ketika jumlahnya lebih dari satu, pastilah tdk berfungsi sbg penolong, bahkan mungkin berfungsi sbg perusak.

Bagaimana bila dg emosional seorang pria menentukan istri buat dirinya ( tdk dg melibatkan Allah 100 %), pastilah yg akan didapat bukan bag tubuhnya, tentusaja fungsi penolong tsb akan diragukan.
Contoh:
Kej6:2 maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka…
Anak2 Allah adalah gambaran dr kita ( milikNya ), anak2 manusia adalah bukan milikNya.
Ketika kita mendapatkan pasangan yg Allah berikan kekita, kita tahu bhw itu bag tubuh kita , tentu dia juga milikNya krn kita adalah milikNya.
Tetapi sebaliknya akan menghasilkan keturunan yang bukan milikNya ( kita ingat ketika Abraham ambil Hagar hasilnya Ismail ).Ini persis spt ayat berikut:
Kej6:5 Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,

Maka adalah baik bahwa kita percaya, pada saatNya Dia mengantarkan bag tubuh kita sendiri sbg istri kita, shg kita tdk menjadi salah langkah spt di Kej6 tsb.

Bila kita seorang wanita percayalah pada saatNya kita akan diantarNya kepada induk/tuan ( tuan tdk berarti yang berkuasa semaunya ttp menyatakan pokok dimana kita diambil ).Gby

ya kalo ente adam ya nikahi hawa
kalo hawa nikahi adam
pertanyaan ente kurang lengkp.

Ehm kalau cowok ya yang boleh dinikai cewek
Kalau cewek yang boleh dinikai cowok

Selain itu pernikahan harus antara terang dengan terang, antara sesama suku israel, artinya harusnya pernikahan yang Allah hadir ditengah-tengah mereka adalah antara orang yang percaya dengan orang yang percaya.

Dasar hukumNya ada di sepanjang Alkitab mulai dari Kejadian sampai Wahyu, dimulai dari pernikahan Adam dan Hawa ditutup dengan pernikahan Mempelai KRISTUS dengan KRISTUS.

Maksud pertanyaan saya adalah adakah batasan siapa-siapa saja yang tidak boleh dinikahi menurut ajaran.

seorang laki-laki, apakah boleh menikah dengan.?

  1. Ibu
  2. Nenek
  3. Anak Perempuan kita
  4. Cucu perempuan kita
  5. Sudara peempuan dari ibu
  6. Saudara perempuan dari ayah
  7. Putri Saudara perempuan dari saudara kita
  8. Saudara perempuan yang diadopsi oleh orang tua kita
  9. Istri dari Ayah kita yg sudah bercerai
  10. Istri dari anak laki2 yg sudah bercerai
  11. Istri dari cucu laki2 yg sudah bercerai
  12. Ibu mertua (setelah kita bercerai dengan istri kita)

di kehidupan, mungkin salah satu dari ke-12 kemungkinan diatas ada di benak salah seorang kita, dan apakah ada larangan yang tertulis mengenai hal diatas.?

Mohon masukannya dan ilmunya.,

lha itu anda tahu.
Simplenya anda tak boleh nikah dgn
.saudara kandung
.orang tua , mau tiri atau tidak kalo uda menikah ma ortu artiny y da jd satu daging ma ortu kandung.
.ortu ny ortu (gila kali ente masak leluhur diembat)
.kalo sepupu sbnrny gpp asal ga sepersusuan(anaknya paman/bibi asal dulu yg ngrawat nyusuin bkn ortu km.

Baca dahulu Imamat 18

Yang jelas bukan suami/ istri orang lain

GBU