Siapa yang layak PALING DITINGGIKAN ?

Ayo servei menjawab yang layak paling ditinggikan siapa ya diantara 5 oknum ?

  1. Maria ?
  2. Petrus ?
  3. Sri Paus ?
  4. Paulus ?
  5. YESUS ?

Anda tidak tahu atau pura-pura tidak tahu, bahwa Yesus adalah Tuhan.

Bagaimana mungkin Tuhan di sejajarkan dengan manusia, lalu mau di servei !

Biar bro, mengenai menghujat Allah dan para Kudus termasuk Bunda Maria, saya menemukan situs ini:

Yud. 1:8 Namun demikian orang-orang yang bermimpi-mimpian ini juga mencemarkan tubuh mereka danmenghina kekuasaan Allah serta [b]menghujat semua yang mulia di sorga.[/b]

Why. 13:6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.


:slight_smile:

Yuk siapa yang berani menilai selain sang ragu2 @mbah.Sam di :

Silahkan member lain memilih sesuai menurut hati nuraninya masing2 ?

“Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.” (Matius 12:46)

“Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.” (Luka 8:19)

“Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.” (Kisah Para Rasul1:14)

Jelaslah Maria mempunyai anak lagi setelah Yesus!

Dengan menyangkal mempunyai anak lagi setelah Yesus,

Maka andalah yang menghina Alkitab!

Menjadikan Maria seorang allah

Menghina Allah yang benar!

"seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.” (Roma 3:10)

“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” (Roma 3:23)

[i]“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.” (Roma 5:12)

Jelaslah SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA. Termasuk Maria!

Hanya ada Satu yang tidak pernah berdosa: YESUS KRISTUS:

"Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. (Ibrani 4:15)

“Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.” (Matius 1;24-25 ITB)

[i]"Tetapi selama Maria belum melahirkan anaknya itu, Yusuf tidak bercampur dengan Maria. Dan sesudah anak itu lahir, Yusuf menamakan-Nya Yesus. (Matius 1:25 IBIS)

[i]“And knew her not till she had brought forth her firstborn son: and he called his name JESUS.” (Matius 1:25 KJV)

[i]“καὶ οὐκ ἐγίνωσκεν αὐτὴν ἕως οὗ ἔτεκε τόν υἱόν αὐτῆς τόν πρωτότοκον, καὶ ἐκάλεσε τὸ ὄνομα αὐτοῦ ᾿Ιησοῦν.” (Matius 1:25 GNT)

G2193
ἕως
heōs
heh’-oce
Of uncertain affinity; a conjugation, preposition and adverb of continuance, until (of time and place): - even (until, unto), (as) far (as), how long, (un-) til (-l), (hither-, un-, up) to, while (-s).

Jelas, Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria hanya sampai Maria melahirkan Yesus.

http://assets.nydailynews.com/polopoly_fs/1.1512359.1384131172!/img/httpImage/image.jpg_gen/derivatives/landscape_635/jesus11n-12-web.jpg

The stone burial box bearing the inscription ‘James, son of Joseph, brother of Jesus.’

Sumber:

Kalau saya renungkan, saya tidak mengerti dan tidak habis pikir, mengapa sebagian orang-orang protestan itu merasa tidak senang kalau masalah Maria ditinggikan !
Apakah mereka merasa dirugikan !

Lihat, mengenai Maria sudah dipastikan bahwa Maria tidak mempunyai anak lagi, hanya Yesus satu-satunya.
Yang memastikan ini bukan orang sembarangan dan bukan hasil keputusan satu orang, akan tetapi ber-ratus-ratus orang, dan diantara mereka mengenal benar kebudayaan orang Yahudi, banyak yang bisa berbahasa ibrani, arami maupun yunani.

Pertanyaan: Apakah sdr. Yosua atau orang protestan yang lain merasa lebih tahu dari pada mereka ?

Menurut bapak-bapak gereja sudah dipastikan bahwa saudara-saudara Yesus itu adalah saudara sepupu, anak-anak saudara Yusup atau saudara Maria.

Sekarang saya mau bertanya sama sdr Yosua.
Kalau saudara mempunyai banyak adik, lalu sdr mau mati,
Pertanyaannya: Ibu sdr itu, anda pasrahkan kepada adik-adik anda atau kepada teman anda ?

Mohon dijawab !

YESUS. Hanya DIA yang layak paling ditinggikan. Kalau yang lainnya, cukup hanya dihormati sebagaimana manusia pada umumnya.

Yesus adalah Anak Allah Maha Tinggi.

Kenapa saudara TeguhFirman malah mensurvei Yesus Anak Allah diantara manusia biasa, seakan-akan anda tidak berbicara pada saudara anda yang seiman? Ada tertulis jelas Yesus adalah Anak Allah Maha TInggi. Saya rasa cara anda mengajukan survei tidak tepat. Mungkin anda perlu belajar dari Lembaga-lembaga Survei Partai atau Capres yang sedang rame. Tempatkan Nama Partai pada Survei Partai, dan Nama Capres pada Survei Capres.

Apakah saudara ragu bahwa umat Katolik tidak mengetahui Yesus adalah Anak Allah Maha Tinggi? dan ragu menempatkan dimana posisi Maria? Bagi umat Katolik, Maria ditinggikan karena Yesus adalah Anak Allah Maha Tinggi. Semua gelar dan penghormatan diberikan kepada Maria karena Yesus Anak Allah Maha Tinggi. Kalau anda pribadi berpikir bahwa meninggikan Maria akan berdampak Maria lebih tinggi dari Yesus, berarti anda yang tidak memahami siapa itu Yesus Anak Allah Maha Tinggi.

Saya harap saudara TeguhIman mengerti dan tidak melanjutkan diskusi yang mundur jauh ke belakang.

Berbicara mengenai siapa yang lebih tinggi, lebih besar, saya ingat kisah di bawah ini:

Kemudian timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka. Tetapi Yesus mengetahui pikiran merekia. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya , dan berkata kepada mereka, “Siapa saja yang menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar.”
(Lukas 9:46-48)

Menurut saya: Maria menyambut Yesus, ketika Malaikat Gabriel memberi kabar dari Allah. Apakah perlu dikoreksi?

Salam Damai.

Bro Clay saya tidak menganggap Hawa lebih besar dari Maria, tetapi menganggap Hawa wanita paling istimewa yang pertama sesuai jamannya, bukan berdasarkan urutannya atau tingkatan. Bukan itu, tetapi karena pada awal penciptaan, Hawa-lah wanita/perempuan pertama, yang diciptakan langsung oleh Allah. “Tangan” Allah sendiri yang berkarya bukan hasil persemaian pria dan wanita sebagaimana manusia umumnya.
Jadi “paling istimewa yang kedua” dimaksudkan karena Hawa lebih dahulu dari Maria, bukan lebih besar seperti yang Bro Clay tanyakan. Sementara Maria jelas karena, pada jamannya, beliau dipilih dan bersedia/taat sepenuhnya sebagaimana Yesus taat sepenuhnya pada Bapa. Simple aja, dan tentu saja tidak ada dalam alkitab …he…he… ;D

Argumen usang :smiley:

1 Kor 15:25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah
kaki-Nya.

Apakah setelah musuh-musuh-Nya diletakkan dibawah kaki-Nya, Yesus bukan lagi Raja?

Huahahahaha… ;D ;D ;D

Yesus pernah bersabda: Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya. Lukas 10:24

Dan Simeon tua ketika menggendong Yesus bersukacita : Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel. Lukas 2:30-32

Petrus dengan Bahagia suatu saat dapat berkata kepada semua orang yg hidup setelah jaman Kristus : kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya 2Ptr 1:16

Yohanes dengan Bahagia mengatakan hal yang sama:Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup–itulah yang kami tuliskan kepada kamu. (I Yoh 1:1)

Ayat diatas dengan jelas menggambarkan bahwa kedatangan Mesias atau jaman TUHAN-IMANUEL dimana TUHAN benar-benar Hadir di dunia dalam sejarah manusia, adalah Jaman yang dinanti-nantikan oleh banyak orang benar dan raja2. Banyak orang menginginkan IKUT HADUIR DAN BERADA PADA MASA ITU. Saya pun termasuk mengalami cemburu rohani kepada para Rasul yang dapat hidup di masa itu dan dapat melihat mata dengan mata TUHAN YESUS sang penebus.

Para nabi saja hanya bisa berharap melihat namun tidak dapat melihat. Maka berbahagialah Simeon yang hanya “sekedar” menggendong TUHAN dan Berbahagialah para rasul yang menyertai-Nya selama 3 tahun. Jika Mereka semua dapat bersukacita begitu dahsyat, maka lebih dahsyat dan tak terlukiskan ;agi Sukacita Dia yang oleh-Nya terpilih sebagai BUNDA TUHAN.

Karena itu peristiwa kedatangan Mesias adalah sangat penting dibandiing segala Peristiwa yg pernah terjadi di dunia ini. Oleh karena itu semua orang yg terpilih menjadi “team Sukses” dalam menggenapi peristiwa itu adalah orang yang sangat penting. Dalam hal ini hanya kepada Bunda Maria lah satu-satunya kesempatan diberikan, bahwa seorang ciptaan dapat melahirkan Pencipta-Nya (yaitu Firman yang menjadi manusia). Tokoh Alkitab yang lainnya tak ada yang dapat memiliki kesempatan untuk melahirkan Kristus. Yohanes Pauluas II mengatakan: For to the wonderment of nature, she bore her Creator.
~ “sebab menjadi keajaiban alam yang luar biasa, ia mengandung Pencipta-nya”

Dan Maria pantas berbahagia sebagaimana ia sendiri menubuatkan: Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, Jika Katolik menghormati Maria, maka penghormatan itu tidak lebih dari buah pemenuhan nubuat injil Lukas 1:48 Dan dari semua penghormatan yang diberikan oleh Gereja Katolik kepada Maria tidak ada yang bisa menandingi penghormatan yang TUHAN berikan kepada Maria dengan memilih Ia sebagai BundaNya. Jadi, penghormatan kepada Bunda Maria bukanlah ‘rekayasa’ Gereja Katolik, sebab yang pertama-tama menghormati Maria adalah Tuhan sendiri. Kita menghormati Bunda Maria sebab kita mengikuti teladan Allah sendiri, sebab Tuhanlah yang terlebih dulu mempercayakan Diri-Nya kepada Bunda Maria. Karena itu Bunda Maria disebut sebagai “penuh rahmat” seperti yang dikatakan oleh Malaikat Gabriel.

Maria.
Kalo Maria MENOLAK kehendak Allah, maka Yesus tidak akan lahir dari Maria.

Orang protestan tidak senang karena tidak ada tertulis dalam Kitab Suci bahwa Maria ditinggikan. Orang protestan tetap setia pada Kitab Suci dan tidak mengikuti tradisi… Apakah mereka merasa dirugikan, saya tidak tahu, tetapi mereka merasa meninggikan Maria merugikan Allah…

Lihat, mengenai Maria sudah dipastikan bahwa Maria tidak mempunyai anak lagi, hanya Yesus satu-satunya.

Banyak ayat dalam Kitab Suci membuktikan Yesus punya Saudara-saudara. Tetapi kebanyakan orang Katolik (tidak semuanya) lebih suka mengabaikan ayat-ayat tersebut untuk mempertahankan tradisi gereja bahwa Maria tetap perawan…

Saya tidak mengerti mengapa sebagian orang Katolik merasa tidak senang kalau Maria melahirkan anak-anak lain setelah Yesus. Melahirkan anak bukan dosa. Apakah Maria berdosa kalau dia melahirkan anak-anak lain?

Pertanyaan: Apakah sdr. Yosua atau orang protestan yang lain merasa lebih tahu dari pada mereka ?

Orang protestan percaya akan apa yang ada tertulis dalam Kitab Suci, hanya tidak mempercayai tradisi gereja kalau tradisi tidak dapat dibuktikan secara jelas dalam Kitab Suci. Hal itu tidak karena orang protestan merasa lebih tahu, tetapi untuk orang protestan tradisi-tradisi itu tidak sedikitpun penting. Hal Maria tetap perawan atau tidak, diangkat ke surga atau tidak, kalau sebenarnya dia tetap perawan dan diangkat, apa kelebihannya? Ada banyak perempuan yang tetap perawan, dan ada juga orang lain yang sebenarnya diangkat ke surga (Henokh, Elia), dengan kita ada hubungan apa? Yang penting Yesus disalibkan, wafat, dan bangkit, agar kita diselamatkan. Syukur kepada Allah… Hanya kepada Allah…

Sekarang saya mau bertanya sama sdr Yosua. Kalau saudara mempunyai banyak adik, lalu sdr mau mati, Pertanyaannya: Ibu sdr itu, anda pasrahkan kepada adik-adik anda atau kepada teman anda ?

Mohon dijawab !



“Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.” (Yohanes 19:26-27)

Saya mengaku ayat ini misterius. Maria disebut ibu murid yang dikasihi Yesus (Yohanes), dan kemudian (Bab 21) Yohanes disebut “tidak akan mati sampai Yesus datang lagi”…

Kalau mau membahas mengenai Maria, hendaklah dilakukan dengan jujur, dengan ayat seperti ayat ini, tidak dengan ayat yang dipalsukan…

Aneh gereja Katolik mempertahankan Maria, tetapi Maria diserahkan kepada Yohanes, tidak kepada Petrus… sedangkan Yohanes yang “tidak akan mati sampai Yesus datang lagi”…

Tuhan memberkati…

Disini akan saya coba menjelaskan, mengapa gereja katolik mengimani bahwa Maria tetap perawan.
Maria adalah penggenapan hukum Taurat sebagai Tabut Perjanjian Baru.
Seperti kita tahu Tabut perjanjian pada waktu Musa di padang pasir itu adalah tempat yang maha kudus yang berisi: dua buah Loh Perjanjian, manna dan tongkat Harun.
Demikian juga Maria mengandung Yesus, dimana Yesus mempunyai 3 fungsi, yaitu: Firman. Roti Hidup dan Imam Agung.
Dari sini umat katolik percaya dan mengimani bahwa kekudusan Maria akan tetap sampai diakhir hayatnya, tidak dicemari oleh air mani laki-laki.
Semua ini karena kita tahu bahwa Yesus yang dikandungnya itu adalah Tuhan, dan Tuhan itu adalah maha kudus.

Anda jawab pertanyaan saya, jangan ngomong yang lain.

Inilah persoalan paling munafik dari kalian!

Dimanakah ayat didalam Alkitab:

  1. Natal
  2. Hari Minggu menggantikan Hari Sabat (10 Perintah Allah)
  3. Tanggal Paskah berbeda dengan Paskah Yahudi
  4. Trinitas
  5. Kesatuan Hipostatik
  6. PB adalah yang seperti Alkitabnya Katolik
  7. Hanya Alkitab sumber iman (2 Tes 2:14-15, 1 Tim 3:15)
  8. Dll

Silahkan sebutkan ayatnya!!!

Banyak ayat dalam Kitab Suci membuktikan Yesus punya Saudara-saudara. Tetapi kebanyakan orang Katolik (tidak semuanya) lebih suka mengabaikan ayat-ayat tersebut untuk mempertahankan tradisi gereja bahwa Maria tetap perawan...
Kesatuan Hipostatik
Saya tidak mengerti mengapa sebagian orang Katolik merasa tidak senang kalau Maria melahirkan anak-anak lain setelah Yesus. Melahirkan anak bukan dosa. Apakah Maria berdosa kalau dia melahirkan anak-anak lain?
Mzm 51:5 5 (51-7
Orang protestan percaya akan apa yang ada tertulis dalam Kitab Suci, hanya tidak mempercayai tradisi gereja kalau tradisi tidak dapat dibuktikan secara jelas dalam Kitab Suci. Hal itu tidak karena orang protestan merasa lebih tahu, tetapi untuk orang protestan tradisi-tradisi itu tidak sedikitpun penting.
Inilah persoalan paling munafik dari kalian!

Dimanakah ayat didalam Alkitab:

  1. Natal
  2. Hari Minggu menggantikan Hari Sabat (10 Perintah Allah)
  3. Tanggal Paskah berbeda dengan Paskah Yahudi
  4. Trinitas
  5. Kesatuan Hipostatik
  6. PB adalah yang seperti Alkitabnya Katolik
  7. Hanya Alkitab sumber iman (2 Tes 2:14-15, 1 Tim 3:15)
  8. Dll

Silahkan sebutkan ayatnya!!!

Hal Maria tetap perawan atau tidak, diangkat ke surga atau tidak, kalau sebenarnya dia tetap perawan dan diangkat, apa kelebihannya? Ada banyak perempuan yang tetap perawan, dan ada juga orang lain yang sebenarnya diangkat ke surga (Henokh, Elia), dengan kita ada hubungan apa? Yang penting Yesus disalibkan, wafat, dan bangkit, agar kita diselamatkan. Syukur kepada Allah... Hanya kepada Allah... [i] "Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya." (Yohanes 19:26-27)[/i]

Saya mengaku ayat ini misterius. Maria disebut ibu murid yang dikasihi Yesus (Yohanes), dan kemudian (Bab 21) Yohanes disebut “tidak akan mati sampai Yesus datang lagi”…

Kalau mau membahas mengenai Maria, hendaklah dilakukan dengan jujur, dengan ayat seperti ayat ini, tidak dengan ayat yang dipalsukan…

Aneh gereja Katolik mempertahankan Maria, tetapi Maria diserahkan kepada Yohanes, tidak kepada Petrus… sedangkan Yohanes yang “tidak akan mati sampai Yesus datang lagi”…


Kesatuan Hipostatik

Yesus 100% Allah 100% Manusia

Maka, dengan adanya saudara-saudara kandung Tuhan Yesus, maka mereka juga mewarisi Kesatuan Hipostatik melalui rahim Maria.

Ini bertentangan dengan ajaran para Rasul YANG TIDAK TERTULIS didalam ALKITAB, yaitu Kesatuan Hipostatik.

Ajaran para Rasul melalui Tradisi Suci yang disebut Kesatuan Hipostatik itulah yang menyebabkan adanya Dogma Maria Tak Bernoda, karena tidak mungkin Rahim yang disucikan oleh Roh Kudus (Maria mengandung dari Allah Roh Kudus, melahirkan Allah Putera), dikotori oleh perbuatan manusia (Mzm 51:5 5 (51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.)

Dengan menuduh Maria mempunyai anak lagi setelah Yesus,

Maka anda,

Menghina Rahim yang disucikan oleh Allah Roh Kudus

Menghina Kesatuan Hipostatik Allah Putra

Menghina Alkitab!