Siapa yang yakin bahwa ada hal yang mungkin bisa merubah janji Tuhan?

Give ur best opinion . . . :afro:

Saya yakin dengan iman… Tidak ada yang bisa merubah janji Tuhan… :slight_smile: Selama kehidupan pribadi, Dia sudah membuktikannya sejauh ini… :slight_smile:

janji Tuhan itu tanpa syarat, jadi tdk bisa diubah siapapun

Janji Tuhan itu ada yg sifatnya bersyarat, ada juga yg sifatnya tidak bersyarat.
Kl sifatnya tidak bersyarat, maka pasti terjadi.
Kl sifatnya bersyarat, maka terjadi tidaknya tergantung dari syaratnya.

Kl di dalam janji Tuhan itu ada kata ‘bila’, ‘apabila’, ‘jika’, ‘jikalau’, dan sejenisnya, maka itu bersyarat.

Yehezkiel 33:13-16
Kalau Aku berfirman kepada orang benar: Engkau pasti hidup! — tetapi ia mengandalkan kebenarannya dan ia berbuat curang, segala perbuatan-perbuatan kebenarannya tidak akan diperhitungkan, dan ia harus mati dalam kecurangan yang diperbuatnya. Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti mati! — tetapi ia bertobat dari dosanya serta melakukan keadilan dan kebenaran, orang jahat itu mengembalikan gadaian orang, ia membayar ganti rampasannya, menuruti peraturan-peraturan yang memberi hidup, sehingga tidak berbuat curang lagi, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Semua dosa yang diperbuatnya tidak akan diingat-ingat lagi; ia sudah melakukan keadilan dan kebenaran, maka ia pasti hidup.

Yeremia 18:7-10
Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya. Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka. Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan membangun dan menanam mereka. Tetapi apabila mereka melakukan apa yang jahat di depan mata-Ku dan tidak mendengarkan suara-Ku, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak mendatangkan keberuntungan yang Kujanjikan itu kepada mereka.

Diri kita sendirilah yang dapat membatalkan janji TUHAN, bukan orang lain. Jika kita yakin TUHAN berjanji akan memberkati kita, tetapi kemudian kita hidup dalam dosa, maka ayat diatas menyebtukan maka TUHAN menyesal hendak memberikan segala kebaikan itu dan itu artinya janji mengandung bukan hanya hak tetapi juga kewajiban kedua belah pihak. Jika salah satu ingkar, istilahnya wanprestasi, maka janji itu batal.

Kejadian 17:9-10
Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun. Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu,… Sementara Kejadian 17:4"Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau:…"

Semoga paham.

[quote="welovepapaj post:1, topic:182294"] Give ur best opinion . . . :afro: [/quote] janji Tuhan itu tanpa syarat, jadi tdk bisa diubah siapapun
Contohnya: Adam covenant, Abraham covenant, David covenant