SIAPAKAH ALLAH?

Non Kristen : Allah adalah Ia yang menciptakan langit dan bumi, alam semesta dan isinya.

Alkitab : Well, yang nyiptain langit dan bumi, alam semesta dan isinya adalah Yesus.

Jadi, siapa yang selama ini menjadikan Yesus itu Allah?

Kita tahu kalau Yesus selalu menyebut nama Bapa. Yesus mengatakan kalau Bapa lebih besar dari diri-Nya.

Kesimpulan : Bapanya Yesus, nyiptain Yesus. Dan mewariskan seluruh hikmat-Nya ke Yesus.
Masalahnya, Yesus itu tunggal (seorang diri). Kita tahu ajaran Yesus itu bukan ajaran egoisme.

Jadi Yesus nyiptain bumi beserta isinya, untuk memberikan, mewariskan yang Dia peroleh dari Bapa. Yaitu berupa hikmat dan targetnya ialah manusia.

Lalu bagaimana dengan yang tidak mau hikmatnya?

Manusia punya hidup alami, yaitu berupa nafsu. Nafsu seks, nafsu uang, nafsu makan, nafsu popularitas, nafsu kecantikan, dll. Semua nafsu ini milik manusia, dan hidup atau tujuan hidup manusia juga gak jauh-jauh dari nafsu itu.

Tapi bagi kamu yang hendak ingin juga memperoleh hikmat dari Bapa, Alkitab adalah satu-satunya petunjuk kita.

Jadi, Bapanya Yesus bukanlah Allah manusia. Karena Bapanya Yesus tidak nyiptain bumi dan manusia. Yesus lah yang nyiptain bumi. Namun sekalipun Yesus nyiptain bumi, Yesus memberikan kekuasaan bumi ke tangan Bapanya.

Sejalan kan dengan sifat-Nya Yesus? (Kalau anda tahu sifat-sifat-Nya)

Jadi gimana caranya menjadikan Bapanya Yesus sebagai Allah kita?

Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa SUPAYA menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Kita berharap agar Yesus memberi kita kuasa agar menjadi anak-anak Allah. Sebab Yesus adalah Anak Allah yang tunggal. Harus melalui KUASA dari Yesus, anda baru bisa menjadi anak-Nya.

Berharaplah siang, malam, sampai akhir hidup.

Jd bapanya yesus nyiptain yesus
Jd yesus ciptaan?

apakah anda penasaran dengan itu?

Jika TUHAN, Allah Israel menciptakan Yesus apakah itu menjadi suatu bahan untuk anda?

:slight_smile:

Salam

YES.

Karena Allah itu SEORANG DIRI, TUNGGAL, SATU-SATUNYA.

Yesus itu ciptaan, Dia menyebut diri-Nya adalah anak Allah. Anak Allah bisa dikatakan sebagai MALAIKAT. Tapi, si Malaikat ini nyiptain BUMI dan Alam semesta.

GILAAAA. Sekelas Yesus aja nyiptain bumi, alam semesta dan isinya.

Bisa anda bayangin BAPA yang jauh terlebih besar?

Kalau Yesus memegang kuasa Bumi dan Surga, bayangin apa yang di pegang BAPA-NYA yang jauh lebih besar.

Lukas 7:23 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."

Lalu yg berhak disembah itu pencipta atau ciptaan?

Baik Bapa maupun Anak, tidak meminta disembah.

Sekarang kamu tahu, Allah itu benar-benar ada.

Apa keinginanmu pada-Nya?

Jika kamu menginginkan-Nya, Alkitab adalah petunjuk satu-satunya buat kita di zaman now. Karena Nabi tidak ada lagi.

Allah itu seseorang, bukan sebuah benda. Seseorang itu punya keinginan, punya kesukaan, punya yang tidak disukai. Maka Alkitab adalah petunjuk mengenai sifat-sifat-Nya.

Yesus adalah harapan agar manusia bisa menjumpai Allah yang OVERPOWER itu.

Tapi kalau Allah gak penting, ya silahkan jalani hidup yang kamu kehendaki.

Sumber : https://wikitabiah.blogspot.com/?m=1

Kalau anda ketemu dengan seorang raja apakah anda tidak sujud menyembah?

Salam

@lot

anda: Kalau anda ketemu dengan seorang raja apakah anda tidak sujud menyembah?
saya: tidak

@kevin

anda: Baik Bapa maupun Anak, tidak meminta disembah.
saya: saya tidak bertanya siapa yang meminta disembah tetapi yg berhak disembah itu pencipta atau ciptaan? jika pertanyaan tersebut terlalu susah untuk anda maka saya ganti dengan pertanyaan lain yang semoga lebih mudah untuk anda.

manakah yang anda sembah, pencipta atau ciptaan?

Saya tidak menyembah siapapun.
Saya tidak menyuruh anda menyembah apapun.
Saya MEMPERKENALKAN tulisan di Alkitab mengenai, siapakah TOKOH UTAMA yang menciptakan bumi dan isinya.

Jangan pernah MENYEMBAH apapun. Saya tidak menyuruh anda menyembah Allah atau Yesus.

Kalau anda mau menyembah, silahkan sembah.
Tapi kalau anda tanya saya, siapakah yang disembah?

Jawaban saya, saya tidak menyembah apapun dan tidak menyuruh anda menyembah APAPUN.

Karena Allah yang ditulis oleh Alkitab adalah SESEORANG.

Apa anda menyembah seseorang?
Tentu tidak kan?

Seseorang itu bukan untuk di sembah MELAINKAN DI KENALI

Kenali lah Yesus, petunjuk-Nya Alkitab. Kenalilah Allah, Bapa-Nya. Petunjuk-Nya ya Yesus sendiri.

Ini ajaran Alkitab ya, jangan disamain dengan kitab suci lain.

Sumber https://wikitabiah.blogspot.com/?m=1

Daud manusia, nabi ******** manusia dan saat ini belulangnya ada, terhadap mereka orang sujud menyembah, masa kepada raja segala raja saya tidak menyembah

mungkin anda pikir di surga nanti pake sistem presidentil ya

ha ha

Salam

Kevin

Mengapa anda tidak mlakukn pnymbhn?
Prnhkh anda membaca lukas 4:8?

Anda meminta orang lain untuk membaca alkitab tp anda sendiri tdk mlksnkn ajrn alkitab = munafik

Atas dasar apa elo menuding @Kevin tidak melakukan penyembahan, bray ???

Kalo gue, pernah. Beberapa kali malah

Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

ADA TERTULIS :

Ulangan 6:13
LAI TB, Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah ('AVAD) dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah.

Translit, 'ET {kepada} -YEHOVAH (dibaca: 'Adonay, TUHAN) 'ELOHEIKHA {Allahmu} TIRA {engkau harus takut} VE’OTO {dan kepada-Nya} TA’AVOD {engkau akan beribadah, Verb Qal Imperfect 2nd Mas. Sing.} UVISH’MO {dan di dalam nama-Nya} TISHAVE’A {engkau harus bersumpah}

@Kevin menyembah Allah yang bernama YHVH (Yehovah; dibaca: Adonay).
Allah-nya Abraham, Allah-nya Ishak, Allah-nya Yakub.

Gue yakin tuhan elo namanya bukan YHVH kan ???

So, saran gue, berhentilah mencari pembenaran dalam kitab suci orang lain. Apa elo gak pede dengan kitab suci sendiri ???

Virus

Kevin tdk mlakukn pnymbhn brdsrkn pengakuannya d reply 9

Menyembah itu bisa jadi rancu pengertiannya.

A. menyembah —> GESTURE —> kui kui, sujud, rebah, telentang, bungkuk2, dlsb.
B. “menyembah” —> me"nuan"kan —> patuh, percaya, takut/takluk (in a positive sense of the mind), dlsb.
C. “menyembah” —> me-"nuan"kan —> dikejar semaksimal mungkin, uang :).

Ngasal bin ngawur!

Alkitab : Well, yang nyiptain langit dan bumi, alam semesta dan isinya adalah Yesus.
Di Kitab mana itu dikatakan?
Jadi, siapa yang selama ini menjadikan Yesus itu Allah?
Allah koq dijadikan?
Kita tahu kalau Yesus selalu menyebut nama Bapa. Yesus mengatakan kalau Bapa lebih besar dari diri-Nya.
Basi
Kesimpulan : Bapanya Yesus, nyiptain Yesus. Dan mewariskan seluruh hikmat-Nya ke Yesus.
Dan orang dengan doktrin begini berani mencantumkan denominasi di profile nya sebagai 'Katolik'.??? Pengecut!
Masalahnya, Yesus itu tunggal (seorang diri). Kita tahu ajaran Yesus itu bukan ajaran egoisme.
Yang bilang 'Jamak' siapa?
Jadi Yesus nyiptain bumi beserta isinya, untuk memberikan, mewariskan yang Dia peroleh dari Bapa. Yaitu berupa hikmat dan targetnya ialah manusia.
Manusia ya manusia, Tuhan ya Tuhan. Mau diwarisi apa pun, manusia tetaplah manusia... takkan berubah jadi Allah. Hanya orang2 sesat yang bermimpi bahwa Manusia bisa menjadi Tuhan. Bahwa ciptaan bisa mencipta. Logika balita saja akan bisa membedakan antara yg infinite vs finite.
Manusia punya hidup alami, yaitu berupa nafsu. Nafsu seks, nafsu uang, nafsu makan, nafsu popularitas, nafsu kecantikan, dll. Semua nafsu ini milik manusia, dan hidup atau tujuan hidup manusia juga gak jauh-jauh dari nafsu itu.
Kadrun otaknya gak pernah jauh dari nafsu.
Tapi bagi kamu yang hendak ingin juga memperoleh hikmat dari Bapa, Alkitab adalah satu-satunya petunjuk kita.
Dan inilah yang dikatakan Alkitab:

John (KJV):
1:1 In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God.
1:2 The same was in the beginning with God.
1:3 All things were made by him; and without him was not any thing made that was made.
1:4 In him was life; and the life was the light of men.
1:5 And the light shineth in darkness; and the darkness comprehended it not.
1:6 There was a man sent from God, whose name was John.
1:7 The same came for a witness, to bear witness of the Light, that all men through him might believe.
1:8 He was not that Light, but was sent to bear witness of that Light.
1:9 That was the true Light, which lighteth every man that cometh into the world.
1:10 He was in the world, and the world was made by him, and the world knew him not.

Silakan simak yang saya Bold dan color blue itu. Supaya Anda gak keasyikan bermimpi di Menara Pisa Anda itu, dan berujar bahwa Yesus adalah Ciptaan Bapa.

Arianus dan paham Arianism udah membusuk… tapi para copycat nya tetap muncul dan berkumpul di menara miring. :mad0261: :mad0261:

Jadi, Bapanya Yesus bukanlah Allah manusia. Karena Bapanya Yesus tidak nyiptain bumi dan manusia. Yesus lah yang nyiptain bumi. Namun sekalipun Yesus nyiptain bumi, Yesus memberikan kekuasaan bumi ke tangan Bapanya.
Baca kembali Injil Yohanes di atas.
Sejalan kan dengan sifat-Nya Yesus? (Kalau anda tahu sifat-sifat-Nya)

Jadi gimana caranya menjadikan Bapanya Yesus sebagai Allah kita?

Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa SUPAYA menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Kita berharap agar Yesus memberi kita kuasa agar menjadi anak-anak Allah. Sebab Yesus adalah Anak Allah yang tunggal. Harus melalui KUASA dari Yesus, anda baru bisa menjadi anak-Nya.

Berharaplah siang, malam, sampai akhir hidup.


Anda dan saya sebagai ciptaan tetaplah ciptaan. Jangan pernah bermimpi utk menerima warisan sehingga menjadi Anak Allah dan memiliki kuasa bagaikan Allah.
Kristen tidak pernah memahami ‘menjadi anak-anak Allah’ seperti yg kau impikan itu.

====
Salam,

Yesus itu Firman Allah, dan Firman itu sendiri adalah Allah - Yohanes 1:1

Thats all, no more argue.

apakah Firman dan Allah setara dalam hal otoritas atau kewenangan atau kekuasaan?

saya jawab ya sis,

menggunakan pemahamannya demikian :

Bapa = Allah

Yesus = Allah

Roh Kudus = Allah
.
mereka adalah 3 pribadi dalam 1 hahekat Allah, jadi jawabannya adalah setara.


Menggunakan pemahaman saya demikian :

Bapa (TUHAN, Allah Israel) = Allah

Yesus = Allah

Malaikat Kudus yang di utus Bapa dalam nama Yesus = Allah

Allah bukanlah nama melainkan sebutan bagi yang pribadi yang memiliki kuasa melebihi manusia, karena manusia yang sudah matipun bisa diper-allah-kan oleh manusia lainnya jika mereka sering melakukan penampakan dan atau di hormati oleh manusia lainnya sewaktu hidup.

Bapa dan Anak tidaklah setara sebab Bapa yang telah menjadikan Yesus sebagai Mesias dan Tuhan :

Perkataan Tuhan Yesus

Tuhan Yesus tidak membenarkan tuduhan dibawah ini :
10:33 Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.”

dan menjawabnya dengan berkata :
10:36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

kesaksian Petrus
2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."

jadi hal kesetaraan tinggal tergantung dari pemahaman orang yang membaca kitab suci, jika mereka membacanya berdasarkan pandangan doktrin tritunggal maka mereka akan menganggapnya setara dan jika denga doktrin sabelian mereka juga menganggapnya setara tapi jika dengan perkataan Tuhan Yesus dan muridNya maka tidak setara. jadi tinggal saudari pilih mana yang hendak menjadi patokan apakah doktrin yang dibuat manusia atau perkataan dan kesaksian pribadi yang ada dalam alkitab.

kiranya berkenan,

salam

:slight_smile: :wink: :azn: :smiley: :afro: :angel: :happy0062: