Siapakah sang nabi Palsu itu?

Didalam FK ini saya sering membaca penulisan penulisan atau sebutan nabi palsu dan didalam Alkitab juga mengatakan bahwa pada hari terakhir akan ada banyak nabi palsu yang memuntahkan dusta yang menyesatkan.

Pertanyaannya saya sangat sederhana.

Kegiatan-kegiatan seperti apa saja yang akan dilakukan oleh nabi palsu selama hari-hari terakhir ini?

main gaple? maybe…?

Perkataannya masih ada dusta. Adakah saudaraku yang sudah terbebas dari dusta? Mari intropeksi diri…

Kalau kita berbicara tentang Nabi-nabi Palsu dan kegiatan-kegiatannya? awalnya kita harus tahu seperti apa ciri-cirinya, 1. Yaitu dari buahnya kita kenal pohonnya (Matius 7:16,20).
2. Yang dicar hanay pujian bagi dirinya sendiri (Kor.10:12).
3. Pemberitaannya bukan kepada Yesus Tuhan, namun yesus yang lain, roh yang lain, atau injil yang lain (2Kor.12:3-4).
4. Yang dipakai doktrin nabi palsu adalah doktrin Kain, Bileam dan Korah (Yudas 11).
5. Nabi nabi palsu biasanya suka menghina kekuasaan Allah (Yudas 8).
6 Dan yang terakhir yang paling lengkap baca di Yudas 12-18:

1:12 Mereka inilah noda dalam perjamuan kasihmu, di mana mereka tidak malu-malu melahap dan hanya mementingkan dirinya sendiri; mereka bagaikan awan yang tak berair, yang berlalu ditiup angin; mereka bagaikan pohon-pohon yang dalam musim gugur tidak menghasilkan buah, pohon-pohon yang terbantun dengan akar-akarnya dan yang mati sama sekali.
1:13 Mereka bagaikan ombak laut yang ganas, yang membuihkan keaiban mereka sendiri; mereka bagaikan bintang-bintang yang baginya telah tersedia tempat di dunia kekelaman untuk selama-lamanya.
1:14 Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: “Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,
1:15 hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan.”
1:16 Mereka itu orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan.
1:17 Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepada kamu oleh rasul-rasul Tuhan kita, Yesus Kristus.
1:18 Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: “Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka.”

Kita perhatikan kehidupan dari buah-buah mereka hasilnya bertentangan dengan nabi-nabi yang dipakai Tuhan yang mana kita ketahuia dari firman Tuhan dan pengalaman para Nabi yang membuat kita semakin diteguhkan dalam Tuhan. Nabi seringkali bernubuat, tetapi orang bernubuat, belum tentu dia seorang nabi.…Mungkin dia seorang Kristen yang memiliki karunia bernubuat untuk bernubuat. Zaman dimana kita hidup sekarang ini nabi itu masih ada, sebab mereka punya pekerjaan untuk membangun tubuh Kristus, dan pekerjaan itu belum selesai sampai hari ini…Ingat tubuh Kristus belum menjadi satu kita harus menunggu sampai Dia datang untuk kerajaan 1000 tahun milinium (Ef.4:11-12). Demikian singkat tulisan ini. Amin.
Mungkin

kalau ada orang yang mengaku kristen, menjadi guru di mimbar mimbar, tetapi dia HAUS KEMATIAN manusia lainnya, membakar manusia hidup hidup, mencabut nyawa yang diciptakan Tuhan… mungkin boleh disebut nabi palsukah ?

Trim’s Broo Loyd atas penjelasannya, saya ingin tanya satu ha lagi broo, Apakah menguji nubuat itu salah?

Menguji nubuat itu tidak salah.

Nubuat itu perlu diuji, dan tidak salah untuk diuji sebab nubuat itu bisa saja salah.
Secara pengalaman ada juga nubuat yang salah contohnya:

Ada nubuatan dunia akan kiamat sebelum tahun 1982, dan kemudian ada juga tahun 1988 akan terjadi pengangkatan gereja. Sampai ada yang menjual hartanya.

Ada juga nubuatan bahwa Tuhan Yesus datang pada tahun 1988, sang pengkhotbahnya menyampaikan hal ini kemana-mana, memberitakan di gereja-gereja.

Ada lagi pengkhotbah yang beritahukan bahwa tahun 2000 adalah akhir dari segala-galanya, dan sekarang ada berita yang terbaru lagi ada pengkhotbah dari Jogja (saya tidak sebut namanya) membuat seminar-seminar dimana-mana memberitahukan sesuai perhitungannya, Tuhan Yesus akan datang tahun 2029 …
Oleh karena itu suatu nubuat tidak boleh dimaksud sebagai alat untuk memerintah jemaat untuk menjual barang barang dan harta bendanya. untuk lebih mendalam tentang karunia karunia Roh Kudus baca dalam 1korintus 12 – 14, adalah kerjasama antara Roh Kudus dan kita dan oleh karena kita adalah manusia daging yang masih berdosa yang tidak luput dari salah dan dosa, maka segala karunia yang diberikan-Nya itu perlu sekali diuji perlu sekali ditimbang, diuji, dan karunia membedakan roh mulai bekerja dengan baik…

Hanya mereka yang mendapatkan karunia membedakan roh yang dapat menguji, jangan kita menyuruh di FK ini yang tidak mempunyai karunia membedakan roh untuk menguji, maka jadilah penghakiman dan ini merupakan pengalaman buat Broo Scout, demikian tulisan saya yang singkat ini, kiranya Tuhan memberkati anda sekeluarga. Amin.

suka mengungkapkan penglihatan yang nggak jelas? :char11:

kalau nubuatan Cindy Jacobs bagaimana ? salah atau tidak ?

Loyd wrote :
Hanya mereka yang mendapatkan karunia membedakan roh yang dapat menguji

siapakah mereka ini ?
anda Loyd apakah termasuk ?
pendeta anda apakah termasuk ?

kalau nubuatan Cindy Jacobs bagaimana ? salah atau tidak ?

Kalau Cidy Jacobs,
Broo Repento yang Tuhan kasihi, kalau mengenai Cindy Jacobs saya kurang mengetauhi tentang nubuatnya,
maklum (saya sedikit kuper) anda tahukan saya ini hanya tamatan SMP, jadi saya kurang kenal kalangan-kalangan elite).

Loyd wrote : Hanya mereka yang mendapatkan karunia membedakan roh yang dapat menguji

siapakah mereka ini ?

Yang jelas mereka yang dikasihi Tuhan. sehingga Ia memampukan mereka untuk membedakan keadaan yang tersembunyi dari seseorang. Walaupun dosa seseorang yang tersembunyi mereka dapat mengetahui dalam rohaninya dan semuanya telanjang dalam penglihatan mata rohaninya. Dengan demikian maka orang itu dapat dibimbing kepada pertobatan.
Karunia ini mempunyai cirikhas dari Allah yang dapat memampukan untuk mengenali roh roh yang menguasai hiudp seseorang atau yang berada di balik tindak tanduk dan tutur katanya.

anda Loyd apakah termasuk

tidak, Saya diberikan karunia namun bukan membedakan roh…

pendeta anda apakah termasuk
.

Sayang sekali pendeta saya dari protestan tidak memiliki kemampuan karunia2 demikian.
hanya teman saya yang memiliki karunia-karunia demikian, orangnya bukan pendeta dan orangnya
masih muda sekitar umur 27-28 yang dipakai Tuhan yang sangat luar biasa. Amin.

Demikian Repento
Tuhan memberkati anda sekeluarga.amin.

Secara etimology yang dimaksud dalam Alkitab justru NUBUAT itu berhubungan dengan NABI.
Sebab dari kata NUBUAT terbentuk kata “NABI”, kita tinjau bukti Alkitab:

* 2 Tawarikh 9:29
LAI TB, Selebihnya dari riwayat Salomo dari awal sampai akhir, bukankah semuanya itu tertulis dalam riwayat nabi Natan dan dalam nubuat Ahia, orang Silo itu, dan dalam penglihatan-penglihatan Ido, pelihat itu, tentang Yerobeam bin Nebat?
KJV, Now the rest of the acts of Solomon, first and last, are they not written in the book of Nathan the prophet, and in the prophecy of Ahijah the Shilonite, and in the visions of Iddo the seer against Jeroboam the son of Nebat?
Hebrew,
וּשְׁאָר דִּבְרֵי שְׁלֹמֹה הָרִאשֹׁנִים וְהָאֲחֲרֹונִים הֲלֹא־הֵם כְּתוּבִים עַל־דִּבְרֵי נָתָן הַנָּבִיא וְעַל־נְבוּאַת אֲחִיָּה הַשִּׁילֹונִי וּבַחֲזֹות [יֶעְדִּי כ] (יֶעְדֹּו ק) הַחֹזֶה עַל־יָרָבְעָם בֶּן־נְבָט׃
Translit, USYE’AR DIVEREY SYELOMOH HARI’SYONIM VEHA’AKHARONIM HALO’-HEM KETUVIM ‘AL-DIVEREY NATAN HANAVI’ VE’AL-NEVÛ’AT 'AKHIYAH HASYILONI UVAKHAZOT YE’DI HAKHOZEH 'AL-YARAVE’AM BEN-NEVAT.

Nubuat, adalah kata serapan bahasa Arab, bandingkan dengan kata dari bahasa serumpun Ibrani: נבואה - NEVU’AH.

NEVU’AH” baik asli maupun palsu, berasal dari kata נבא - NAVA’, bernubuat, berkata-kata di bawah pengaruh Roh Allah, termasuk di dalamnya perkataan yang disampaikan oleh nabi-nabi palsu.

Dari kata “NEVU’AH” ini pula terbentuk kata נביא - NAVI’, ( nabi, serapan kata Arab juga) yaitu seseorang yang berbicara atau bernubuat di bawah pengaruh Roh Allah; dan kata ini ditujukan pula buat seseorang yang mengaku nabi padahal palsu.

Ketiga kata tsb berasal dari akar kata yang bermakna meluap seperti air dari mata air.

Dalam Perjanjian Baru, Nubuat juga dihubungkan dengan kegiatan para nabi, misalnya:

* Matius 13:14
LAI TB, Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap.
KJV, And in them is fulfilled the prophecy of Esaias, which saith, By hearing ye shall hear, and shall not understand; and seeing ye shall see, and shall not perceive:
TR, και αναπληρουται επ αυτοις η προφητεια ησαιου η λεγουσα ακοη ακουσετε και ου μη συνητε και βλεποντες βλεψετε και ου μη ιδητε
Translit, kai anaplêroutai ep autois hê prophêteia hêsaiou hê legousa akoê akousete kai ou mê sunête kai blepontes blepsete kai ou mê idête

Bahasa Yunani προφητεια - prophêteia, berasal dari kata προφητης - prophêtês, nabi. Dalam tulisan-tulisan Yunani kuno, kata ini ditujukan kepada seseorang yang menafsirkan hal-hal yang tersembunyi, dalam Perjanjian Baru ditujukan kepada seseorang yang digerakkan oleh Roh Allah untuk berbicara, menyampaikan kepada manusia apa yang sudah diterimanya lewat pengilhaman, terutama tentang masa depan, secara khusus berhubungan dengan kerajaan Allah dan keselamatan umat manusia.

Artikel terkait :
NABI, di http://www.sarapanpagi.org/nabi-vt929.html#p2594

Trimakasi banyak Broo…Sarapan pagi, sudah menambah dan membagi-membagi ilmunya.
Pasti Tuhan memberkati anda sekeluarga. Amin

sebelumnya kita definisikan dahulu jabatan pada Zaman Perjanjian Lama.

  1. Raja: Raja adalah wakil Allah untuk memimpin dan memerintah serta menegakan keadilan terhadap umat.
  2. Imam: Imam adalah wakil dari manusia untuk menghadap Allah. Itu sebanya imam dipilih berdasarkan keturunan, serta pengudusan dan syarat yang ketat. menggambarkan manusia yang berdosa dikuduskan untuk bertemu dengan Allah. serta menyampaikan doa, permohonan, pemngampunan dosa terhadap umat.
  3. Nabi: Nabi adalah wakil Allah terhadap manusia. Itu sebabnya Allah menunjuk seseorang menjadi nabi, menyampaikan isi hati Allah terhadap umat.

Masih ingatkah ketika bangsa Israel dan Yehuda diambang penghukuman oleh Allah atas dosa-dosa terutama penyembahan berhala mereka? Allah sudah memperingatkan mereka untuk bertobat melalui nabi-nabiNya. seperti Hosea, Yeremia, Yesaya, Yehezkiel, dll. pada saat itu Allah sudah muak dengan dosa-dosa, penyembahan berhala, ibadah yang semu, ketidakadilan dalam lingkungan sosial, sehingga Allah memperingatkan bangsa Israel dan Yehuda untuk bertobat.

namun lihat respon dari bangsa Israel. mereka malah mengutuki nabi-nabi tersebut. mereka tidak suka ditegur. mendapat penolakan yang besar dari bangsa Israel, membuat nabi-nabi tersebut depresi, sedih.

disaat yang bersamaan pula muncul nabi-nabi palsu. mereka mewartakan kabar-kabar yang menyenangkan untuk didengar oleh bangsa Israel. misalnya seperti: penghukuman tidak akan datang, Keadaaan akan semakin baik, dll. dan sebagian besar bangsa Israel justru lebih percaya kepada para nabi-nabi palsu yang mewartkan kabar yang enak didengar.

hingga akhirnya datang penghukuman yaitu ketika Asyur menghancurkan Kerajaan Israel Utara serta membuang penduduk ke Asyur. serta ketika Babel menghancurkan Yehuda-Yerusalem serta membuang penduduk ke Babel. disitu baru mereka sadar, bahwa benar yang dikatakan para nabi. dan dari situ mereka bertobat dan mereka berkomitmen untuk tidak menyembah berhala lagi ketika kembali dari pembuangan sampai sekarang ini. maka kita dapat melihat bahwa bangsa Yahudi adalah bangsa yang paling taat menjalankan taurat Tuhan, sampai mereka menyalibkan Kristus.

bila dikaitkan dengan sekarang ini. yang dimaksud nabi palsu adalah para hamba Tuhan yang selalu menyampaikan kabar yang enak didengar oleh orang-orang seperti berkat-berkat, sukses, kesembuhan, mukjizat, dll. tetapi bukan menyampaikan isi hati Tuhan seperti bertobatlah, mengabarkan injil, mendalami Alkitab sesuai konteksnya, dll. dan orang-orang percaya serta tertarik terhadap hal yang seperti itu.

Bisa saja Bro Bejobejo,
itukan permainan kata kata saja, namun yang sebenarnya mereka itu palsu
saya akan menjelaskannya tentang nabi palsu yang dalam trik trik pemalsuan Nabi palsu sekarang ini dalam membuat pemalsuan yang membinggungkan jemaat-Nya akhir akhir ini.

Antara Allah sendiri dengan karakter Allah. Caranya adalah sifat Allah ditekan, tetapi kemudian Allah yang sejati disembunyikan.
Sebagai contoh:
kita mengetahui bahwa Allah adalah Allah yang maha hadir. Ia berada dimana-mana, tentu makluk yang lain tidak sama berada dimana mana, oleh karena Allah Mahahadir maka di analisa sebagai segala sesuatu. Segala sesuatu itu kemudian ditafsirkan bisa berarti alam, bisa berarti angkasa raya, bisa bearti guruh dan bisa barti planet atau bintang yang hadir di segala tempat di jagad raya ini. Berarti yang dimaksud adalah Allah adalah segala sesuatu.
Ajaran lain yang menekan sifat Allah adalah Kasih, dengan mengutip ayat ayat-ayat alkitab seperti dalam 1 ayoh.4:16 dan 18 mengatakan:
Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
4:18Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
Kita lihat penyelewengan nabi palsu, dikatakan bahwa Allah adalah Kasih (K huruf besar), maka kata lain dari Allah adalah Kasih, ini berarti manusia tidak usah takut terhadap api neraka, karena Allah yang adalah kasih itu pastilah tidak akan menghukum orang dalam api neraka. Apabila Ia menghukum orang dalam api neraka, tentunya Ia bukan lagi Sang Kasih.
Ketika Ia kehilangan sifat kasih, maka pada saat itu Ia bukan lagi Allah. Dengan demikian kita telah boleh membaliknya dengan menyebut terbalik bahwa Kasih adalah Allah. (Ini berarti jika kita memilki Kasih, maka kita manusia adalah Allah juga?). Sang Kasih itu tidak akan membiarkan kita takut terhadap nerakah. (karena menurut Alkitab dikatakan bahwa di dalam kasih tidak ada ketakutan).
Kita boleh berbuat dosa apapun karena sang Kasih itu tidak mungkin akan melmparkan kita dalam api neraka. Ajaran itu kelihatannya setengah benar, namun sebenarnya itu tidak benar.
Ajaran nabi palsu yang lain, mengajarkan bahwa Allah adalah Maha Baik. Kemudian di balik bahwa semua yang baik memiliki sifat Allah yang baik, dan tentunya tidak dipersoalkan apakah orang itu mengenal Kritus atau tidak? Tanpa Kristus pun yang penting memiliki sifat baik, maka siapa saja adalah Allah bagi diri mereka sendiri. Dengan demikian sekalipun itu jin, tuyul, peri atau makluk lain, apabila ia baik, maka ia memiliki sifat Allah, dan tentunya ia adalah anak Allah. Bahkan mungkin suatu saat ia akan menjadi Allah. Pandangan sesat ini digambarkan seperti di televisi dan sinetron adanya jin jin yang baik hati, peri yang suka beribadah dan menolong . Berbagai pemalsuan dalam penulisan penulisan yang kelihatan mereka sangat alkitabiah, namun sebenarnya meredahkan kuasa Allah. Bisa juga ditulis allah huruf a kecil itu juga sudah merendahkan arti kuasa Allah dllnya.
Bagaimana menurut Broo Bejobejo?

ada seorang Kristen, yang berbicara didepan banyak orang dan mengatakan, bahwa orang Kristen pilihan pasti akan tetap selamat. Tidak mungkin binasa, walau apapun perbuatannya. Sekalipun besok dia mau mencuri, membunuh, merampok setiap hari, dia pasti tetap akan selamat. Dia akan selamat, karena dia orang pilihan.

ajaran ini termasuk sesat tidak ?

bolehkah dia dimasukkan sebagai nabi palsu jaman modern ?

saya dahulu juga berpemikiran seperti anda.

Jika seseorang sudah diselamatkan maka pasti tetap selamat. permasalahannya keselamatan tidaklah semudah itu. ketika sudah diselamatkan maka kita akan menjalani proses pengudusan harian (daily sanctification) yang adalah 100 persen usaha kita untuk dikuduskan dari hari kehari semakin serupa seperti Kristus. sebuah paradoks antara anugerah keselamatan dengan daily sanctification. namun kedua berjalan bersama-sama seperti koin yang memiliki dua sisi mata uang yang berbeda, namun selalu bergerak dan berjalan bersama-sama. contoh: ketika menghadapi ujian maka kita akan belajar mati-matian hingga pada saat ujian telah lewat, kita sadar bahwa itu semua merupakan anugerah Tuhan kita sanggup mengerjakan soal-soal ujian. demikian juga dengan keselamatan, harus disertai dengan perubahan karakter kita yang semakin serupa dengan Kristus.

jawabannya mudah apakah orang tersebut sudah diselamatkan? apakah perbuatannya menunjukan orang yang sudah diselamatkan? keselamatan tidak semudah hanya percaya Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, namun disertai dengan perubahan karakter. Yesus pernah berkata barangsiapa mencintaiKu maka dia akan melakukan perintahKu.

jadi jika anda berpikir hamba Tuhan tersebut sesat, anda terlalu dangkal dalam berpendapat.

hmm ephraimf, anda sering menggunakan kata dangkal.

berarti anda menganggap diri anda tinggi sekali. menarik sekali. baiklah ephraimf yang dipermuliakan.

mengapa kita tidak boleh berfikir dia sesat, jika pengajarannya spt itu ?
hai, dia mengajarkan, orang pilihan, sekalipun besok dia mau mencuri, membunuh, merampok setiap hari, dia pasti tetap akan selamat

jelaskan dimana kemulian ajaran ini.

mohon maaf jika saya menyinggung anda dengan menggunakan kata dangkal. saya hanya bermaksud menunjukan jika kita melihat dari satu sisi saja, maka akan terkesan berpemikiran sempit dan memiliki preseuposisi yang salah.

saya sudah menjelaskan diatas bahwa keselamatan memang anugerah, tetapi bukan berarti bebas mencuri, berzinah, mabok-mabokan, dll. jika kita sudah diselamatkan maka kita harus menunjukan perubahan karakter hidup kita semakin serupa seperti Kristus. apakah anda mengerti konsep mengenai redemption dan daily sanctification? saya sudah jelaskan diatas. kalau anda tidak mengerti tidak apa-apa. memang sulit diterima.
permaslahannya apakah jika kita sudah diselamatkan maka kita akan berbuat seenaknya? atau belumkah kita diselamatkan?

tepat sekali perkataan anda

keselamatan adalah anugerah.

tetapi, perhatikan pengajaran guru itu . perhatikan kalimatnya baik baik :


ada seorang Kristen, yang berbicara didepan banyak orang dan mengatakan, bahwa orang Kristen pilihan pasti akan tetap selamat. Tidak mungkin binasa, walau apapun perbuatannya. Sekalipun besok dia mau mencuri, membunuh, merampok setiap hari, dia pasti tetap akan selamat. Dia akan selamat, karena dia orang pilihan.


ajaran ini, benar atau salah ?

kalau tidak mengerti kalimat saya diatas, juga tidak mengapa

Broo Loyd,
gimana menurut Broo kalau nubuatan ini terjadi?
Kalau terjadi saya harus bagaimana?
Kalau tidak terjadi harus bagaimana juga?