Siapakah yang dapat menolongku?

Mazmur 33:20
Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN. Dialah penolong kita dan perisai kita!

Mazmur 2; Matius 2; 1 Raja-Raja 19-20


http://img268.imageshack.us/img268/8708/sudanw.jpg

“Siapakah yang dapat menolongku?” jerit hati seorang anak kecil yang matanya cekung dengan tubuh kurus terbungkus kulit yang mengeriput. Itulah yang digambarkan sebuah foto dari seorang bocah Sudan yang kelaparan. Ia tak kuat lagi merangkak menuju kamp makanan PBB yang tinggal berjarak sekitar satu kilometer lagi.

Ketika bocah ini sedang mencoba melangkah dengan susah payah, ada seekor burung pemakan bangkai yang terus mengikutinya. Sang burung sedang menunggu kematian bocah itu untuk selanjutnya menjadi santapannya.

Tidak ada seorang pun yang tahu nasib anak itu selanjutnya, termasuk Kevin Carter, sang fotografer yang langsung meninggalkan tempat tersebut usai mengabadikan momen itu. Para jurnalis pada saat itu dilarang untuk menyentuh para korban kelaparan karena dikuatirkan tertular penyakit berbahaya akibat kondisi memprihatinkan yang dialami Sudan saat itu. Foto ini meraih penghargaan Pulitzer tahun 1994, namun sang fotografer yang depresi akibat gambaran foto yang diabadikannya itu bunuh diri tiga bulan setelah mengambil gambar tersebut.

“Siapakah yang dapat menolongku?” Pertanyaan ini sering kita lontarkan walau hanya di dalam hati. Pun bangsa Israel. Meski Allah telah berkali-kali menyatakan kehadiran-Nya, mereka seakan belum bahkan tidak dapat percaya bahwa Dia akan menolong mereka. Pada zaman Musa, saat di padang gurun, mereka berkali-kali menyangsikan penyertaan Allah meski Dia sudah membuktikannya dengan berbagai cara.

Hal yang sama seringkali kita lakukan juga. Di masa yang lalu, kita sudah pernah melihat bagaimana Tuhan menolong dan melakukan mukjizat-Nya di dalam hidup kita. Namun ketika kita kembali mengalami pergumulan di masa sekarang, seringkali sulit bagi kita untuk percaya bahwa Tuhan akan kembali menunjukkan kuasa-Nya dalam hidup kita. Apakah Anda juga memiliki keraguan yang sama?

Meragukan pertolongan Tuhan sama saja dengan mengatakan bahwa Tuhan tidak bisa dipercaya.

sumber: jawaban.com

kita harus percaya sama pertolongan Tuhan.

Baca renungan ini miris banget yah, kok tega banget anak kecil itu dipasung padahal dia masih kecil. Bener2 sadis yang pasung anak kecil sampe dia kurus keriput. Semoga semua orang di dunia ini masih punya hati