Sihir dalam Gereja . bag I-2

Sihir dalam Gereja . bag I

Karena belum adanya perubahan konsep pikiran dari duniawi kesorgawi banyak anak Tuhan kelihatan hidup baik-baik saja tetapi “ pikirannya masih tersihir “ oleh sesuatu yang menjadi patokan hidupnya selama ini atau tanpa disadari hidupnya selama ini dalam keadaan tersihir , bisa oleh kata – kata atau nasehat orang tertentu yang dihormati atau yang dikaguminya , hal itu bisa terjadi karena cocok dengan konsepnya sendiri yang masih dikuasai oleh masa lalunya , mari kita melihat apa arti kata “ Sihir “ berbicara :

  a.   Kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain melalui kekuataan  pikiran , 

b. Kemampuan roh manusia untuk mempengaruhi orang lain .( dibantu roh jahat )

c. Kemampuan lewat pandangan mata yang mempengaruhi orang lain .

d. Sihir juga berbicara seseorang yang terpesona terikat kepada sesuatu , kesenangan , hobby , paham / konsep tertentu yang sudah dipegang selama ini .

Dampak sihir bisa mempengaruhi hanya sesaat ( digendam/disablek ) , tetapi ada yang bisa mempengaruhi sampai waktu yang lama ( orang tersebut dikuasai , diatur dimintai uangnya , disuruh bunuh diri dllnya ) hal-hal ini bisa terjadi juga dalam kehidupan anak Tuhan yang tidak membangun manusia rohnya dengan benar , tidak punya pengalaman intim dengan Tuhan lewat membaca Alkitab , menyembah Tuhan dan melalui doa .

Sekarang kita melihat bentuk lain dari sihir yang terjadi didalam kehidupan “ Jemaat “ yang bersikukuh kepada konsep pikirannya tidak mau dirubah, salah dalam menterjemahkan kebenaran Firman Tuhan , contoh seperti peristiwa yang tertulis dalam ;

Galatia 3 : 1 / 5 : 1 - 3 .

Ketika Rasul Paulus memberitakan injil dikota Galatia banyak orang percaya , tetapi diantara mereka yang percaya , masih banyak yang terobsesi kepada konsep lamanya yang berkaitan dengan hukum Taurat , mereka mengatakan seseorang baru akan selamat kalau disunat , dan mereka mengatakan bagi yang tidak bersunat tidak akan selamat , atau dengan kata lain keselamatan harus plus ini dan itu ! kita lihat dalam pikiran jemaat seperti :

Terobsesi Masa lalunya .

 Kalau dulu punya ilmu suka membaca mantera maka kalau berdoa orang itu punya asumsi doa yang manjur harus menghapal ayat tertentu , walau sudah diberi nasehat doa yang penting , Hatinya yang percaya dan berharap sepenuhnya kepada Tuhan , saat doa tidak memaksa Tuhan karena menyadari akan kedaulatan , dan punya penilaian setiap masalah dan tantangan tidak secara eksternal saja , tetapi juga secara internal dengan pengertian mungkin Tuhan sedang membentuk hidupnya
 Mencampur baurkan kepercayaan yang berkaitan dengan adat istiadat , masih percaya tahyul , percaya ada hari baik dan hari tidak baik , masih memegang tradisi yang berbau mistik , misal yang berhubungan dengan kematian maka muncullah kepercayaan seperti saat ada yang meninggal , tidak boleh pakai pakaian merah , pakai benang merah ditaruh dikancing agar tidak kena sawan ( roh jahat ) , tidak boleh menabur bunga dikuburan lain saat ada keluarga yang sedang dikubur , masih memperingati 7 hari , 40 hari ,100 hari dan 1 tahun , itu semua menggambarkan pikirannya masih disihir oleh kata orang –orang tua , mengikuti kebiasaan hari tertentu pergi kekubur , memang pergi kekubur boleh saja agar dunia melihat anak Tuhan menghargai nenek moyangnya , tetapi yang salah kalau kekubur doa minta berkat kepada arwah orang tua atau nenek moyangnya , 1 Tim 4:7

 Alkitab jelas memberitahukan jangan memelihara hari-hari tertentu, bulan-bulan , masa-masa yang tetap sebab kita sudah mengenal atau sudah dikenal Allah sebagai milik kesayanganNya yang akan dijaga dan dijamin hidupnya oleh tangan kuasaNya , bagaimanakah mungkin kita masih takut kalau tidak mempertahankan hari –hari , bulan-bulan tertentu apakah kita masih mau memperhambakan diri kepada roh dunia setelah kita jadi anak-anakNya ? ( Gal 4:9-10 )

 Terobsesi doa Nabi tertentu dalam Alkitab , menirukan cara doanya misal seperti doa dari Abraham kalau membawa korban dan berdoa kepada Tuhan selalu dibawah pohon terbantin , ada juga yang ikut-ikutan doa ditempat-tempat tertentu katanya doanya lebih manjur / dijawab Tuhan ditempat –tempat tersebut . ( mengeramatkan tempat-tempat tertentu ) atau mencontoh doa dari Nabi Elisa yang membaringkan dirinya diatas anak yang mati. ( 2 Raja-Raja 4:34 )

 Kalau mendengar kebenaran yang bertentangan dengan konsep yang sudah ada didalam pikirannya /paradigma lamanya akan marah atau langsung ditentang tidak dicerna lebih dalam lagi , seperti yang dialami Tuhan Yesus saat mau menyembuhkan seorang yang tangannya mati sebelah dihari sabat , orang parisi dan ahli taurat melihat dengan marah , walau Tuhan menjelaskan manakah yang diperbolehkan pada hari sabat , berbuat baik atau berbuat jahat mereka tetap marah ! ( Lukas 6 : 6-11 )

Pikirannya dikuasai harta .

 Datang ke Gereja hanya memikirkan bagaimana bisa mendapat formula/cara doa yang mendatangkana kekayaan , misal doa Yabes ,( 1 Taw 4:10 ) doa menarik kekayaan bangsa-bangsa ( Ayub 27:16-17 / Ams 13:22 / Yes 60 : 5,11 / 61: 6 / Hagai 2:8 )

 Mencari Gereja yang mengajarkan bagaimana cepat kaya , maka muncullah ajaran yang menjawab “ kebutuhan pasar “ , kotbahnya hanya tentang kelimpahan saja ! ( 2 Tim 4:3 )

 Percaya mistik dan angka-angka yang mendatangkan berkat / rejeki dan menulis ayat tertentu sebagai mascot ditempel diberbagai sudut rumahnya . ( iman Imajinasi )

Pikirannya dikuasai kesedihan .

 Masih ada yang tenggelam dalam kesedihan, pikirannya dikuasai kesedihan dimasa lalu seperti diinggal orang yang dikasihinya , suaminya , istrinya atau anak satu-satunya dipanggil Tuhan sehingga saat-saat tertentu menangis sendiri kalau teringat peristiwa saat indah dan menyenangkan bersama dengan orang yang dikasihinya itu .

 Sebagai pengusaha yang pernah gagal atau ditipu orang tidak ada semangat untuk berusaha lagi sudah putus asa karena kecewa , karena punya prinsip usaha harus untung tidak mau mengalami kerugian !

Pikirannya dikuasai / mabuk cinta .

 Anak muda yang dimabuk cinta bisa pelajaran jadi terbengkalai , karena tersihir dengan sms dari sidia , apalagi kalau sedang ada masalah takut putus hubungan dengan sidia , bahkan sampai lupa menjaga kesehatannya sendiri lupa makan lupa tidur , seharusnya tahu resiko kalau berani jalin hubungan cinta dengan seseorang , tahu resiko bisa terjadi putus hubungan juga , karena tidak berdoa dulu saat jatuh cinta apakah itu jodohnya atau bukan , sudah terlanjur membuka hatinya bagi sidia sehingga kecewa saat tidak ada kesepahaman dengan sidia !

 Memang anak muda ada masa jatuh cinta ( Fase hetero erotis ) kepingin mencintai dan dicintai oleh lawan jenisnya , tetapi kalau sampai tersihir /mabuk cinta itu yang berbahaya sehingga pikiran sehatnya hilang sampai mengabaikan etika dalam pergaulan, cara bergaul sama dengan anak – anak dunia , sedangkan sebagai anak Tuhan harus tahu kekudusan pernikahan jangan mencoba membangkitkan nafsu lawan jenisnya sebelum waktunya , Kidung Agung 3:5b akhirnya lupa kepada pendidikan focus hanya menuruti emosinya yang sedang dimabuk cinta , sedangkan orang tua susah payah cari uang untuk membiayai pendidikannya .

 Takut tidak dapat pasangan hidup karena usia sudah cukup maka melakukan tindakan asal dapat pasangan hidup tidak peduli walau bukan seIman , lupa Firman Tuhan yang mengatakan “ Jangan menjadi pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya, sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan ? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan kegelapan ? ( 2 Kor 6:14 )

 Bagi anak muda yang yang dimabuk cinta datang ibadah tetapi pikirannya tidak untuk mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan , tetapi untuk berjumpa dengan sidia , kalau sidia ada diluar kota , melamun sidia sedang apa , memikirkan kalau pergi keGereja duduk bersama siapa dllnya .

Bisa juga kita lihat Jemaat yang datang ibadah , tetapi pikirannya tidak kepada Tuhan ;

a. Datang tidak membawa korban syukur , dan terima kasih atas segala berkat-berkatNya

b. Datang tidak berharap akan kasih dan kuasaNya untuk menjamah hidupnya .

c. Datang tidak ada kerinduan untuk mengetahui apa kehendak Tuhan dalam hidupnya melalui ajaran Firman Tuhan , pikirannya dikuasai hal-hal tertentu , Sehingga saat ibadat , melamun saja atau dengar Firman bukan untuk dirinya tetapi ditujukan keorang lain .

Alkitab mengatakan ; bertobatlah dan menjadi seperti anak kecil ( yang selalu taat diajar orang tua ), maka kamu akan masuk kedalam kerajaan Allah ! ( Mat 18:3 )

Kita bisa melihat juga Sihir dalam kehidupan “ hamba Tuhan “ yang ngotot akan konsepnya yang didasari oleh pengalaman tertentu , sehingga mengabaikan akan kedaulatan Tuhan yang dalam luas hikmat dan keputusanNya ! ( Rom 11:34-36 ) contoh :

 Kalau membaca kitab kisah para Rasul yang mengatakan jemaat mula-mula memecahkan roti dan berdoa ( Kis 2 : 42 ) ada Hamba Tuhan menirukan setiap ibadah mengadakan perjamuan kudus, akibatnya makna dari perjamuan kudus itu jadi hilang karena menjadi rutinitas saja .

 Menjadi hamba Tuhan karena terobsesi melihat hamba Tuhan terkenal sehingga gaya bicaranya , intonasi suaranya dan model pelayanannya ditiru semua dan lebih celaka lagi menganggap diri sendiri terlalu tinggi seperti sudah menjadi pendeta besar ,dengan mengatur penampilannya , setelah jadi pendeta tinggi hati tidak ada kerendahan hati sedang Alkitab jelas mengatakan “ barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan ! ( Mat 23:12 )

 Setelah menjadi pendeta senior memandang rendah pendeta yang yunior , sedangkan urapan yang Tuhan berikan kepada pendeta yunior belum tentu lebih kecil , bisa lebih besar dari dirinya sendiri yang senior , bukankah Tuhan mengatakan akan memberi upah masing-masing sedinar ! ( Mat 20 : 1-16 )

 Pernah mengalami kesuksesan dalam pelayanan, maka terobsesi dimana saja dan kapan saja selalu ceritakan kesuksesannya, atau terobsesi lagu tertentu yang bisa mendatangkan hadirat Allah maka setiap saat selalu menyanyikan lagu itu , kalau dulu pernah tumpang tangan seseorang yang sakit jadi sembuh , maka setiap kali selesai kotbah selalu saja mengadakan altar call agar bisa tumpang tangan .

 Terobsesi pelayanan yang penuh kuasa sehingga banyak hamba Tuhan yang mengejar karunia-karunia Roh kudus , mengabaikan pengajaran yang sehat , sedang dalam pelayanan Tuhan Yesus sendiri tidak pernah menonjolkan mujizat atau kuasa , yang Tuhan utamakan adalah pengajaran yang benar , bisa kita lihat setiap kali melakukan mujizat Tuhan pesan jangan cerita kepada orang lain , maksudnya supaya jangan banyak orang datang hanya cari mujizatnya , tetapi mencari kebenaran tentang hidup kekal atau hidup yang menjadi kehendak dan rencana Tuhan . ( Mark 1: 44 / 5 : 43 )

 Terjebak kepada rutinitas dan tradisi dalam liturgie ibadah , tidak boleh dirubah membuat ibadah jadi baku dan membosankan walau begitu tidak ada inisiatif untuk menciptakan liturgy yang inovatif dan segar , sebab yang penting adalah bagaimana menciptakan suasana yang bisa membuat Jemaat mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan atau pelayan Tuhan yang terjebak rutinitas dalam pelayanan sehingga tidak lagi merasakan hadiratNya karena rutinitas, walau begitu tidak mau intropeksi apa yang salah sehingga hadiratNya tidak bisa dirasakan lagi !

Setelah kita melihat uraian diatas mari kita intropeksi apakah tanpa disadari selama ini kita termasuk seperti itu Yaitu :

• Masih mencampur baurkan kepercayaan dan adat istiadat dengan Iman dan pengharapan kita dalam kehidupan ini , takut melanggar adat istiadat yang berbau mistik dan okultisme karena takut sial takut tidak diberkati tidak percaya hidupnya dalam Tuhan sudah diatur untuk masa depan yang cerah dengan catatan asal kita hidup dalam rencana dan kehendakNya !?

• Masih percaya ada angka yang membawa keberuntungan , masih percaya hari baik dan ada hari sial , masih percaya apa kata bintang hari ini lupa Firman Tuhan yang melarang percaya kepada ramalan bintang ( Ulangan 17:3 / 18:10-14 )

• Dalam pergaulan anak muda takut tidak dapat pasangan hidup kalau ketemu lawan jenis yang bukan seiman tetap membuka hatinya / jatuh cinta dengan mengabaikan Firman Tuhan dalam 2 Kor 6:14 atau mengikat lawan jenis dengan melakukan tindakan amoral yaitu melakukan hubungan seks sebelum waktunya agar tidak kehilangan orang yang dikasihinya !

• Masih berpegang kepada konsep pikirannya sendiri atau doktrin yang berbau mistik sehingga selalu mengkaitkan kebenaran dengan konsep pikirannya / asumsinya sendiri sehingga keselamatan plus ini dan itu, lupa kepada Firman Tuhan bahwa Tuhan yang memanggil kita sanggup membawa kita sampai akhir ! ( Filipi 1:6 / Ibrani 7:25 ), hidupnya sudah didalam tangan Tuhan dan tidak akan dibiarkan direbut oleh kuasa apapun ( Yoh 10:28 ) atau terobsesi ketika Tuhan menyatakan kemuliaanNya dimasa lalu, atau terobsesi saat sukses dimasa lalu lupa pada kenyataan Tuhan sanggup membuat kaya dan miskin sukses dan gagal ?

Bangkitlah dan sadarlah dari Sihir / terpesona pada konsep yang salah dan hiduplah dalam konsep yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan maka terang kehidupan Kristus yang penuh dengan kemuliaanNya akan nyata dalam hidup kita !

Amin .


Sihir dalam Gereja Bag II .

Tahun ini kita sedang mempelajari apa yang menjadi kehendak dan rencana Tuhan dalam kehidupan kita selama ada didalam dunia ini, dan kita tahu kehendak dan rencana Allah bagi kita adalah indah mulia dan agung adanya baik untuk kebesaran nama Tuhan , dan untuk kesejahteraan hidup kita sendiri , untuk mengikuti apa yang Tuhan kehendaki bagi kehidupan kita maka kita harus menguduskan diri dalam semua area kehidupan ( Memisahkan diri dari filosofi kehidupan dengan standart dunia / kedagingan ) salah satu penghalang seseorang bisa mengerti kehendak Allah ,adalah konsep berpikirnya atau paradigma hidupnya ! kita sudah mempelajari hal ini , Sekarang kita belajar lebih lajut yaitu ; sihir dalam Gereja yang dilakukan oleh para pemimpin Gereja atau orang yang berpredikat hamba-hamba Tuhan , untuk menarik perhatian dan mempengaruhi Jemaat , mereka menggunakan berbagai macam cara , trik , termasuk juga ancaman-ancaman agar jemaat mau mengikuti keinginannya ( Yoh 9:22-23 ), cara yang dilakukan oleh para pemimpin seperti itu sudah berlangsung sejak dulu kala , para pemimpin bangsa Israel mengajar bangsa Israel pada mulanya adalah supaya bangsa Israel taat kepada Tuhan dengan segala macam hukum dan peraturanNya , tetapi mereka sendiri tidak melakukannya ( munafik ) Mat 23 : 13-15 . tekanan ajaran mereka hal-hal yang bersifat lahiriah saja , dan bersifat seremonial , hasilnya bangsa Israel bukan taat kepada Tuhan tetapi taat kepada perkataan manusia ( perkataan / peraturan yang ditambahkan oleh manusia ) sedemikian taatnya sampai mereka mau dihasut untuk menyalibkan Tuhan Yesus dan rela mati bagi paham yang diajarkan kepada mereka tanpa menyelidiki kebenarannya lebih dulu , contoh :

• Mereka orang parisi dan ahli Taurat melihat kesalahan Murid- murid Tuhan Yesus dengan ukuran peraturan yang dibuat oleh manusia misal “ makan tidak cuci tangan “ , ( Mat 15:2 ) Tuhan Yesus mengatakan , yang mereka lakukan hanyalah peraturan manusia saja , maksudnya yang diutamakan seperti tata cara ibadah harus ini dan itu , pakaiannya harus begini dan begitu sedangkan masalah hati yang lebih utama tidak dilakukan , jadi mereka hanya beribadah di bibir saja sedangkan hatinya jauh dari pada Tuhan . ( Mat 15:8-9 )

• Para ahli Taurat , orang-orang parisi sudah tersihir oleh paham / konsepnya sendiri , danjuga karena kedudukan , posisi sebagai pemimpin yang dihormati, tidak menggunakan akal sehatnya lagi dengan menyelidiki kitab para Nabi apakah benar apa yang dikatakan Tuhan Yesus tetapi dengan perasaan dengki dan dengan cara membabi buta mereka bukan saja mau membunuh Tuhan Yesus tetapi mau membunuh Lazarus , karena membuat banyak pengikut mereka lari menjadi pengikut Tuhan Yesus . Yoh 12 : 9-11 .

• Saat Tuhan Yesus menerangkan kebenaran tentang kerajaan Allah yang sudah hadir diantara mereka , bukannya menerima berita suka cita itu , tetapi marah dan berusaha membunuh Tuhan Yesus karena mereka tidak mau merubah paradigma ( Konsep pikiran ) , adat istiadat dan kepercayaan yang mereka anut selama ini dengan menolak berita injil yang diajarkan Tuhan Yesus kepada mereka . Lukas 4:28-30 / Yoh 8 :59 .

• Demikian juga banyak orang Yahudi yang mendengar berita keselamatan yang disampaikan Paulus mereka marah karena pemberitaan Paulus yang menghilangkan kebiasaan dan adat istiadat mereka seperti tentang sunat ( Roma 2:28-29 ) , Rasul Paulus berusaha memberi penjelasan kepada mereka dengan hikmat Allah , bahwa ;

a. Abraham dibenarkan karena IMAN percayanya kepada Allah jauh sebelum peraturan Taurat diberikan ! , sedangkan Musa hidup 500 tahun sesudah Abraham , bagaimana Taurat bisa membenarkan hidup seseorang ?, yang benar seseorang dibenarkan karena IMAN ! Roma 4:9-13 / Gal 2:16 . walau sudah dijelaskan bangsa Israel tidak lagi menggunakan akal sehatnya lagi, bahkan mereka sumpah mau mati terkutuk asal bisa membunuh Rasul Paulus , dan mereka lakukan itu dengan minta persetujuan kepada para pemimpin yang menyetujui niat mereka ! Kisah para Rasul 23 : 12-15 .

b. Dalam 1 Korntus 7 : 18-19 / Gal 5:6 / 6:15 kembali Rasul Paulus menjelaskan sunat atau tidak sunat tidak penting yang penting adalah Iman yang bekerja oleh kasih , mentaati hukum-hukum Allah dengan benar , dan menjadi manusia ciptaan baru !

Pemahaman ini sangat penting untuk kita ketahui agar tidak mudah dipengaruhi oleh angin-angin pengajaran atau nubuatan –nubuatan yang diajarkan para pemimpin Gereja diakhir zaman ini , mari kita melihat apa kata Firman Tuhan didalam Matius 24:24 dari pembacaan Firman Tuhan ini menjelaskan kepada kita akan datangnya orang yang pelayanannya seperti itu yaitu :

• Mengaku utusan Tuhan yang diurapi ( Mesias ) biasanya untuk meyakinkan kepada Jemaat selalu berkata Tuhan telah berbicara kepadanya untuk melakukan ini dan itu , menggunakan nama Tuhan agar meyakinkan pendengarnya !

• Dalam pelayananya mereka juga disertai dengan tanda-tanda dan mujizat-mujizat ,dari sisi inilah yang membuat banyak Jemaat yang belum bertumbuh dalam pemahaman kebenaran dengan baik dan sehat langsung percaya dan memujanya !

• Sehinggga kalau bisa menyesatkan orang-orang pilihanNya juga , tentunya bagi jemaat yang tidak membangun hubungan dengan Tuhan dengan baik sehingga mudah dibodohi atau terpesona dengan segala yang diucapkannya apa lagi disertai dengan segala tanda-tanda yang menyertai pelayanan mereka , tetapi bagi yang mempelajari kebenaran Firman Tuhan dengan baik tidak akan mudah terpesona dengan segala perkataan dan perbuatan mereka , kalau begitu lalu bagaimana orang-orang yang belum mempelajari kebenaran Firman Tuhan bisa mengetahui ? dari buah-buah hidup orang –orang tersebut ! , seperti :

 Kalau menyampaikan Firman selalu yang bersifat menghibur agar bisa menyenangkan telinga pendengarnya seperti jangan kuatir , berharap , percaya sajalah atau menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan lahiriah saja ,agar jemaat senang kepadanya, tetapi tidak pernah menekankan dan menyingkapkan kekudusan hidup , membangun karakter dan moral sebagai warga kerajaan Allah , hanya hal –hal yang menyenangkan hati manusia saja ! 2 Tim 4 : 3
 Kecenderungan hidupnya hanya menonjolkan diri / popularitas namanya , membuat Jemaat memuja dirinya sendiri dan bukan membawa Jemaat makin mengenal Tuhan dan kehendakNya ! Yesaya 14:12-15,

 Hasil pelayanannya atau buah-buah hidupnya adalah daging semata-mata Matius 7:15-23 , atau pelayanan yang diadakan hanya kesibukan saja , tidak disertai pengenalan akan kebenaran dan pertumbuhan rohani . Roma 10:1-3 .

Kita melihat beberapa contoh pelayanan mereka dibawah ini :

 Melalui kemampuan orasinya mempengaruhi pikiran Jemaat ( mensihir ) ditambahi dengan kesaksian dan pengalaman pribadi yang kelihatan spektakuler membuat Jemaat terpukau sehingga sangat mengagumi dan memuja orang tersebut , akibatnya apa saja yang dikatakan pasti dituruti oleh Jemaat , sedangkan kesaksiannya ; bisa memang betul terjadi , bisa hanya karangannya sendiri atau sebetulnya hanya sederhana tetapi dikemas sedemikian rupa sehingga kelihatan luar biasa .

 Mempengaruhi Jemaat dengan pengajaran-pengajaran yang aneh-aneh , biasanya pengajarannya keluar dari kontek kebenaran Alkitab , kotbah suka memakai tema yang bikin sensasi agar menarik minat orang untuk mendengarkannya , dan pengajarannya biasanya selalu disertai ancaman – ancaman kalau tidak mau taat akan celaka , tidak selamat , masuk neraka dllnya , tujuannya agar Jemaat mau mengikuti ajaran dan kehendaknya .

 Mengatakan kepada Jemaat bahwa kelompoknya lebih istimewa dari Gereja lain, bahkan ada yang berani mengatakan kelompoknya adalah kelompok Ruang Maha suci sedangkan Gereja lain hanya kelompok Halaman saja ! membuat Jemaatnya jadi sombong rohani merasa dirinya lebih dari jemaat Gereja lain , kelompok ini biasanya memandang rendah Gereja lain , kalau ada acara suka memanggil Gereja –Gereja lain tetapi kalau Gereja lain mengundang tidak pernah mau datang , dan biasanya menjadi kelompok Eklusif tidak mau bergaul dengan Gereja lain , hanya bergaul dengan habitatnya yang sepaham dengan gaya hidup mereka !

 Orang model seperti itu biasanya bersifat otoriter semua kehendak dan keinginannya harus dituruti , kalau ada yang berani menentang akan marah dan memusuhi dengan menyebarkan , fitnah sehingga menimbulkan kebencian jemaat bagi orang yang berani menentangnya dan mereka yang berani menentang akan dikucilkan . ( manajemen konflik )

 Ukuran kehidupan biasanya diukur dengan sesuatu yang bersifat lahiriah seperti kekayaan , kehormatan / prestasi-prestasi tertentu , sedang ukuran kehidupan rohani berdasarkan buah-buah roh , tidak menyadari setan juga mampu memberikan semua yang bersifat lahiriah , seperti kekayaan dan kehormatan manusia ( Lukas 4:6 ) , jadi berkat yang dikira dari Tuhan ternyata dari setan yang sengaja diberikan agar hidupnya terus tenggelam dalam dosa sehingga orang tersebut punya pemikiran hidup tidak dalam kebenaran saja tetap diberkati , tetapi pada akhirnya ia akan mendapatkan hukuman , karena tidak menyampaikan Firman dengan betul !

 Atau menyampaikan kotbah yang muluk-muluk tetapi ia sendiri tidak bisa melakukannya , misal mengajarkan hidup dalam kekudusan , tetapi ia sendiri memanjakan kedagingannya hidup sangat konsumeris , kalau punya mobil pasang asesoris yang mewah-mewah , ( sedangkan Fulltimer nya hidup dalam kekurangan ) mengatakan Tuhan berbicara kepadanya , tetapi selalu tidak terjadi apa yang dikatakannya , kalau ditanyakan dengan pandainya berkata ; Tuhan membatalkan karena doanya yang merubah kutuk jadi berkat ( Tuhan bisa diatur olehnya , dan Tuhan hanya menjadi pelayan keinginan dan kepuasan manusia saja ! ) kalau baca Alkitab , yang digaris bawahi hal-hal tentang berkat saja sedang tentang kekudusan hidup tidak pernah dibicarakan , jadi ajaran yang muluk-muluk hanya untuk menunjukkan kepada Jemaat kalau dirinya sangat rohani , tetapi dirinya sendiri tidak bisa melakukannya ! ( munafik ) Matius 23:13-15 .

 Suka Nubuat-Nubuat , walau tidak terjadi hanya kadang cocok lebih banyak tidak cocoknya masih saja pengikutnya memuja orang seperti itu , kalau ditanyakan kepadanya kenapa tidak terjadi Nuabuatannya ? ia akan marah dan mengatakan karena Jemaat yang menerima Nubuat tidak berIman sehingga nubautannya tidak terjadi ! , sepertinya betul lalu bagaimana dengan Firman Tuhan yang mengatakan :

a. “ Firman yang keluar dari mulutKu : Ia tidak akan kembali dengan sia-sia , tetapi Ia akan melaksanakan apa yang Ku kehendaki dan akan berhasil dalam apa yang kusuruhkan kepadaNya. ( Yesaya 55:11 ) kalau memang Nubuat dari Tuhan tentu pasti terjadi bukan !

b. Jikalau penyebab Nubuatan tidak terjadi karena tidak / kurang berIman bagaimana dengan Markus 9 : 23-24 “ Segera ayah anak itu berteriak; “ aku percaya, tolonglah aku yang tidak percaya ini! ” dari kisah tersebut toh anak orang tersebut akhirnya dibebaskan dari kuasa iblis walau orang tuanya tidak percaya ! jadi jangan dibingungkan dengan kata kurang berIman !

c. Nubuatan maksudnya adalah Tuhan sedang menyampaikan pesanNya melalui HambaNya atau para Nabinya dengan tujuan , baik kepada pribadi lepas pribadi , bagi satu kelompok atau bagi sebuah bangsa , tetapi Nubuatan yang dikatakan Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus berbeda lagi maksud dan tujuannya ,

Berbicara tentang Nubuatan kitab Korintus menjelaskan dengan baik dan benar yaitu ;

• Kejarlah Nubuat , maksudnya adalah agar jemaat jangan hanya mengejar karunia bahasa roh saja atau puas diri dan bangga dengan karunia bahasa roh dan memandang rendah bagi yang tidak mendapat karunia bahasa roh ,tetapi kalimat ini jangan disalah tafsirkan Nubuat lebih penting dari karunia Roh Kudus yang lain , sehingga terobsesi untuk mengejar karunia Nubuatan , karena salah tafsi ada pemimpin Gereja yang suka bernubuat , bahkan berani mengajarkan bagaimana berNubuatan , sehingga Nubuatan bukan karunia lagi karena bisa diajarkan , ini sesat ! ( 1 Kor 14 : 1 )

• Dalam pertemuan Jemaat lebih baik kalau seseorang menyampaikan kata dan kalimat ( dengan dasar kebenaran Firman Tuhan ) yang mudah dipahami semua orang , ( Rasul Paulus mengatagorikan hal ini sebagai Nubuat ) sehingga Jemaat yang mendengar meng ” aminkan “ daripada berbahasa roh yang tidak bisa dimengerti Jemaat yang mendengarnya , kecuali kalau ada yang bisa menafsirkan bahasa roh ,( 1 Kor 14: 4-5 , 16 ) sebab kalau didengar jemaat baru akan membuat bingung dan bisa mengatakan kita kumpulan orang gila ! ( 1 Kor 14 : 23 ) bukan berarti bahasa Roh tidak perlu , bahasa roh penting bagi kita , bisa menolong kita untuk menyampaikan doa dan keluhan yang tak terucapkan , ( Roma 8:26-27 / 1 Kor 14:15 ) bahasa roh membantu kita membangun manusia roh kita dalam hal ini harus diimbangi dengan mempelajari Alkitab dengan benar baru rohaninya bisa bertumbuh , dan yang penting semua itu harus dilakukan dengan sopan dan teratur .( 1 Kor 14 : 18-19 , 39,40 )

• Maksud Rasul Paulus kejarlah Nubuat penting untuk menguatkan jemaat dengan kata-kata yang Jelas dengan dasar Alkitab tentunya , untuk membangun Jemaat yang lemah atau bimbang karena sedang menghadapi pergumulan hidup yang berat dengan kebenaran Firman Tuhan , mereka jadi dikuatkan , Nubuat bukan meramal atau perkiraan seperti tanggal sekian bulan sekian kamu akan mendapat ini dan itu , kamu akan dipulihkan , kamu dapat pekerjaan dllnya , kalau tidak terjadi menyalahkan yang menerima , kurang iman atau kurang ini dan itu ! Nubuat kalau betul dari Tuhan pasti terjadi , bukan perkiraan ! hal itu banyak dilakukan orang tertentu dengan konsep agar orang mengatakan ; bahwa dirinya hebat , dirinya dekat Tuhan , dirinya menjadi jurubicara Tuhan dllnya . ( 1 Kor 14: 3 )

Jemaat yang sudah terpesona dan tercuci otaknya / tersihir oleh pelayanan pendeta model seperti itu menjadi bodoh tidak waspada dan tidak kritis dalam menerima ajaran-ajaran Firman Tuhan yang benar dan sehat lagi , sehingga walau Nubuatannya dan ajarannya tidak sesuai dengan Kebenaran Firman tidak protes , karena orang tersebut sudah menjadi idolanya , yang lebih celaka lagi Jemaat yang tidak mempelajari Alkitab dengan baik , sehingga tidak tahu kebenaran sama sekali hanya mengikut saja apa yang dikatakan orang yang suka melakukan hal seperti itu !

Mengantisipasi hal seperti itu kita harus ingat akan Firman Tuhan yang mengatakan “ Sebab apa yang dikagumi manusia dibenci Tuhan “ Lukas 16:15b , Firman Tuhan ini mengingatkan kepada kita yaitu :

• Jangan kita mengagumi manusia sehebat apapun atau mengidolakan seseorang atas segala karunia yang dinyatakan dalam pelayanannya hal itu dibenci oleh Tuhan , ( disinilah berbahayanya karunia-karunia Roh Kudus dalam pelayanan hamba Tuhan , membuat hamba Tuhan menjadi sombong dan lupa diri )

• Tuhan benci kepada seorang yang bangga akan apa yang dia miliki atau bangga kepada statusnya ( jabatannya ) ilmunya , pengetahuannya atau karunia-karunia yang diberikan Tuhan kepadanya , lebih dari kebanggaannya kepada Tuhan sendiri !

Seorang hamba Tuhan yang benar harus tahu statusnya yaitu sebagai “ hamba Tuhan “ yang tidak berguna ( Lukas 17:10 ) maksudnya jangan bangga dengan jabatannya sebagai hamba Tuhan atau kehebatan karunia-karunia yang menyertai dalam pelayanannya sebab :

• Semua keberhasilan dalam pelayanan adalah kasih karunia yang Tuhan berikan dalam hidupnya , jadi tidak ada alasan untuk membanggakan semua yang dilihat dan dilakukannya !

• Menyadari dirinya hanyalah bejana tanah liat kalau berhasil dalam pelayanan , itu semua karena tangan Penjunan ( Tuhan ) yang mengerjakanNya , bukan oleh kuat dan gagahnya ! ( Rom 9:20-21 )

Setelah kita melihat fenomena yang terjadi di dalam Gereja Tuhan diakhir zaman ini , dan melihat bukti banyak Jemaat dan hamba Tuhan yang tersihir oleh pola pikirnya yang salah dan bersifat kedagingan , mari kita koreksi diri ;

  1. Kalau selama ini belum mengalami perubahan dalam konsep berpikir dari duniawi kesurgawi ! mari kita berubah agar bisa memiliki pikiran Tuhan ! yang akan membawa kehidupan kita dalam kehendak dan rencanaNya yang mulia itu !

  2. Kalau kita sudah mengalami perubahan dalam konsep berpikir , mari kita tingkatkan terus sehingga kita tahu apa yang menjadi kehendak Tuhan yang baik , berkenan meningkat terus sampai kehendak Tuhan yang sempurna ! dan nasehati orang yang dengan semangat sedang menceritakan idolanya seberapa kita bisa dengan cara bijaksana jangan memaksa karena mereka sedang mengidolakan orang tersebut ( tersihir ) !

Sebab bahayanya mengabaikan konsep yang belum dibaharui dan selaras dengan Pikiran Tuhan dengan pemahaman kebenaran yang sehat tanpa disadari membangun TEMBOK kepada pengenalan yang benar dan akhirnya membuat pikirannya ditunggangi iblis , akibatnya kebenaran sejati yang didengar dicuri iblis / benih tidak tumbuh karena dimakan burung jadi tidak akan menghasilkan buah-buah kebenaran dalam hidupnya ! ( Lukas 8 : 12,15,18 / 2 Kor 10:5 )

Amin .