sikap pada pemimpin gereja

tiba2 penasaran, bagaimanakah sikap jemaat yang benar menurut Firman Tuhan kalau pemimpin gereja/gembala/pendeta yang utama (atau jabatan seperti itu) melakukan dosa (yang dianggap besar oleh masyarakat) dan diketahui publik, misal selingkuh atau korupsi. apakah sebagai jemaat tetap di gereja itu dan mendoakan gereja dan pemimpin gereja itu / bersikap biasa hal itu karena pendeta juga manusia yang bisa jatuh dalam dosa seperti jemaatnya / pindah gereja lain / yang lain? apakah ada ayat2 yang mendukung sikap itu?

Pihak pimpinan Gereja atau Sinode seharusnya mendisiplin hamba Tuhan yang ketahuan melakukan dosa dengan cara menariknya dari posisi pelayanan saat ini. Saran saya, tetaplah bergereja di tempat Anda dan sambil mendoakan juga hamba Tuhan tersebut. Harusnya pihak Sinode atau pimpinan yang lebih tinggi dari hamba Tuhan tersebut cepat mengambil sikap sehingga masalah itu tidak akan menjadi batu sandungan dalam pelayanan

yang penting menyadari dosanya dan bertobat

kalau tidak menyesal dan bertobat, sama dengan sampah…

tetapi kalau bertobat, kita ampuni seperti Bapa juga mengampuninya.

tentang jabatannya itu urusan sinodenya…

Mendukung sih TIDAK, malahan pantas untuk ditelanjangi kok !
Matius 23 :
Baca semua Teguran Keras dari Tuhan Yesus kepada para Rohaniwan, Ahli Taurat, Orang Parisi dan Saduki disana …! Keras, Tegas dan meng HARDIK mereka kok !

Setuju, harus ada pertobatan. Juga perlu ada penggembalaan atau konseling untuk mereka