Sikap sebagai seorang Pelayan

Bagaimana seharusnya sikap kita sebagai seorang pelayan altar jika ada yang beberapa orang membeci , memfitnah, menghakimi semena-mena… apakah kita harus berhenti melayani dulu, atau kita cuekin aja…
karena percuma klo melayani kalo kita uda tau ada orang yang “merasa” tidak terberkati dengan hidup kita.

cuek :slight_smile:
sembari mencari tahu apa sebabnya mereka memperlakukan kita seperti itu

intropeksi diri perlu juga, but, IMO ga perlu lah sampe berhenti dari pelayanan dulu. bayangin ajah Yesus. Dia juga dibenci orang Farisi, dll. apa jadinya kalo saat itu Yesus berhenti melayani, dan menunggu sampe orang" itu menerima Dia.

pro-kontra itu biasa, yang penting kita tetap mawas diri dan ga sombong. selama kita bener" melakukan pelayanan untuk Tuhan, ya uda. lagian kita juga ga bisa memuaskan semua orang kan? :ashamed0004:

Coba teliti dulu secara jelas apa penyebab masalah itu.
Apakah hal itu mungkin perasaan saudari sendiri yang terlalu sensitif atau memang benar hal itu terjadi.
Jika benar hal itu terjadi coba langsung klarifikasi apa penyebabnya.
Kalau orang lain gak senang dan berbuat hal - hal yang disebutkan diatas pasti apa penyebabnya.
Tak mungkin ada asap tanpa didahului api.
Secara jujur dan berani coba tanyakan langsung secara terbuka kepada yang berhubungan dengan masalah itu. Klarifikasi dan kebenaran pokok penyebab permasalahannya adalah kuncinya sehingga saudari bisa menentukan tindakan selanjutnya.
Mungkin masalah itu bisa terjadi karena kesalah pahaman, hal ini sering terjadi hanya gara-gara informasi atau persepsi yang salah manusia bisa saling membunuh.

Niat dan persepsi manusia itu bisa bertolak belakang.
Saudari mungkin berniat baik tapi persepsi orang kan bisa berbeda dengan pengharapan saudari.
Komunikasi adalah kuncinya.
Kesalah pahaman harus di perjelas.
Saya yakin kalau sesama umat Tuhan bisa saling memaafkan.

Tapi kalau permasalah ini terjadi pasti ada andil iblis, ingin menjatuhkan semangat pelayan Tuhan.
Iblis bisa pakai orang lain untuk menjatuhkan semangat umat Tuhan, tanpa orang lain itu sadari.
Berhati-hatilah terhadap trik-trik iblis.
Yakinkah diri saudari bahwa saudari tidak berbuat atau mengatakan hal yang tidak berkenan kepada orang lain.
Kalau ada yah saudari harus minta maaf. Kalau tidak yah jangan khawatir.
Terkadang merendahkan diri demi kedamaian adalah langkah yang terbaik.

Jika karena hal seperti itu saja saudari dah tidak semangat, yah gimana saudari bisa terus. Gereja mula-mula saja dibunuh, diburu dan di siksa bahkah Tuhan Yesus difitnah, disiksa dan dihujat walaupun tujuan Tuhan Yesus adalah mulia bagi kebaikan manusia, apalagi umatNya.

Ingatlah didalam gereja pun iblis bekerja untuk menyesatkan umat.Banyak umat Tuhan yang gak sadar akan hal itu. Yudas saja bisa disesatkan dan mencuri dari kas pelayanan Tuhan Yesus, apa lagi digereja.

Tetaplah melayani jika itu adalah niat sadara. Saudari akan menerima upah di sorga. Ingat jadikan motivasi upah disorga sebagai semangat saudari. Gak usah terlalu pusingkan mereka itu jika saudari benar.
Minta ama Tuhan Yesus untuk memperdamaikan saudari dengan mereka.

  1. Introspeksi diri dulu. Apa penyebabnya.
    Minta maaf. :slight_smile:
    => Ibrani 12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan,sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

  2. Tetap melayani aja kalau yang nomor 1 sudah dilakukan.

God bless you bro.