Sikap

Sikap / Attitude

Berbicara banyak hal seorang yang ; bersikap Acuh tak acuh , sikap pasang kuda-kuda ( pencak silat ) , sikap untuk start ( lari maupun race ), bersikap tegap ( saat upacara ), bersikap teguh pada pendirian , sikap seseorang dalam kehidupannya bisa memberi dampak perubahan positive maupun negative bagi hidupnya !

Sebagai anak Tuhan diakhir zaman ini harus memiliki sikap ( attitude ) yang dibangun kuat dan teguh khususnya untuk mempersiapkan diri memenuhi panggilan Tuhan untuk hidup bisa jadi berkat , untuk mencapai hal tersebut harus rela meninggalkan kebiasaan-kebiasaan ( habit ) yang tidak productive menjadi productive , kita bisa melihat sebuah realita pentingnya memiliki sikap keadaan dunia yang berubah cepat ,

Kebanyakan negara-negara didunia , tidak siap menghadapi Perubahan yang begitu cepat yaitu ; “ Era Globalisasi “ yang begitu cepat dan menyentuh semua sisi kehidupan baik lahiriah maupun rohaniah , Tahun 1990 ( 20 th yang lalu ) dunia dikejutkan dengan buku “ Megatrent “ yang ditulis oleh ; John Naisbitt dan Patricia Aburdene , Buku tersebut berisi ;

  1. Akan terjadi Boom Ekonomi Global .
  2. Renaisans / pembaharuan dalam dunia seni .
  3. Munculnya sosialisme Pasar - Bebas . ( Prestorika dan Glasnot )
  4. Gaya hidup Global dan Nasionalisme Kultural .
  5. Penswastaan Negara Kesejahteraan . ( Inggris sebagai prototype )
  6. Kebangkitan tepi pacific .
  7. Dasa warsa Wanita dalam kepemimpinan .
  8. Abad biologi .
  9. Kebangkitan agama millenium .
  10. Kejayaan Individu .

Para pengusaha membeli buku ini dan menyikapi trend-trend yang akan datang dalam dunia bisnis , Presiden didunia banyak yang mewajibkan menterinya untuk membaca buku tersebut karena didalamnya berisi tentang trend-trend yang akan berguna bagi negaranya tahun kedepan sampai abad 21 dan hari-hari ini semua yang dikatakan 20 tahun yang lalu terjadi tahun-tahun belakangan ini .

Sayang banyak yang tidak siap dengan kondisi-kondisi yang berubah dengan cepat baik masalah perdagangan maupun tehnologi yang berakibat Negaranya mengalami ketinggalan dibandingkan Negara lain yang mengantisipasi perubahan dalam dunia , jurang Negara yang miskin dan kaya makin lebar dan banyak hal–hal lain yang tidak diantisipasi secara baik oleh banyak Negara didunia ini ! Semua itu disebabkan mereka tidak mau meninggalkan “ Kebiasaan lama “ ( Habit )

15 Tahun kemudian “ Patricia Aburdene “ menulis buku “ Megatrends 2010 “ yang juga direspon oleh pengusaha dan Presiden didunia menyikapi trend-trend yang terjadi di Milenium 21 ini , berisi yaitu ;

  1. Kekuatan spiritual sangat kuat baik pribadi sampai organisasi .
  2. Fajar baru Conscious capitalism . ( sistem kapitalis yang sadar akan banyak hal social , dampak lingkungannya )
  3. Memimpin dari tengah . ( keberhasilan bukan karena pemimpin puncak tetapi CEO dan stafnya )
  4. Spiritual didalam bisnis .( dalam dunia bisnis mulai dimasuki hal-hal spiritual )
  5. Konsumen berdasarkan tata nilai . ( konsumen mulai berpikir membeli sesuatu dengan dampaknya )
  6. Gelombang solusi Conscious .( kesadaran baru )
  7. Ledakan investasi yang memiliki tanggung jawab social .
  8. Transformasi spiritual dari kapitalisme . ( tidak lagi serakah hanya mencari keuntungan diri sendiri saja tetapi mulai memikirkan hal-hal social )

Ini berbicara trend dunia sekuler ( lahiriah ) mulai memikirkan bisnis bukan hanya mencari keuntungan sebesar-besarnya bagi dirinya sendiri tetapi mulai memperhatikan hal-hal social ( membagi keuntungan perusahaan untuk hal-hal sosial ) buka pabrik juga memperhatikan dampak lingkungan dimana pabrik itu berada dllnya .

Demikian juga hal-hal rohani secara umum , khususnya dalam dunia Kekristenan mengalami perubahan dengan cepat ,

Dimulai gereja mula-mula , Tuhan terus memulihkan Gereja-Nya terus menerus abad mula-mula Gereja hidup dalam pimpinan roh begitu dahsyat , abad 2 gereja mulai merosot karena Jemaat tergantung kepada para uskup , ( tidak memiliki hubungan dengan Tuhan secara pribadi ) terus mengalami kemerosotan sampai Gereja mengalami masa kegelapan 15 abad lamanya tetapi , Tuhan mulai memulihkan lagi lewat “ Reformator “ Marthin Luther abad 16 dan Tuhan terus memulihkan Gereja-Nya awal abad 20 gerakan pentakosta dllnya . Semua itu Tuhan lakukan dengan tujuan agar Gereja-Nya bisa menjadi garam dan terang dunia Matius 5 : 13-16 .

• Dari pengalaman Kehidupan yang biasa kepada pengalaman kehidupan yang luar biasa dalam Tuhan , Dari tidak mengenal menjadi mengenal Tuhan dengan baik dan benar ,

• Dulu jadi anak Tuhan mengalami pengalaman indah kasih dan berkat Tuhan tetapi sekarang menjadi anak Tuhan mengalami dulu proses pembentukan Tuhan ( masuk pengalaman hidup seperti dipandang gurun ) ,

• Dulu gembala hanya berpegang kepada doktrin ajaran dosennya , sekarang mulai melepaskan diri ( tetapi sudah memiliki patokan dasar ajaran yang benar ) dan mulai menyampaikan ajaran berdasarkan realita kehidupan .

• Dulu pengajaran hanya doctrinal saja ; ada yang menekankan liturgy saja , social saja atau Pujian dan penyembahan saja dllnya . tetapi sekarang mulai back to the Bible mulai mengajarkan ajaran yang Alkitabiah .

• Pengajaran aneh-aneh makin banyak muncul , karena banyak yang suka dengan yang aneh maka menjadi tumbuh subur , tetapi ada yang jadi bingung . ( yang tidak tumbuh rohaninya , akan tersesat )

• Dulu Jemaat hanya mendengar kotbah tanpa menuntut , sekarang Jemaat menuntut kotbah yang lucu dan yang berbau mistik dibandingkan pengajaran yang sehat , Kotbah yang menekankan masalah hidup kelimpahan lebih disenangi daripada tentang kekudusan hidup , ( 2 Timotius 4 : 3-4 )

• Dewasa ini kita melihat penggenapan Nubuatan tentang tanda-tanda akhir zaman dan bagaimana manusia diakhri zaman ini ,( 2 Timotius 3 : 1 – 5 ) tetapi direspon dengan dingin-dingin saja oleh banyak orang Kristen .

• Banyak Gereja mengalami stagnasi tetapi tidak ada upaya untuk mengatasi , mencari solusinya , karena sudah terbiasa dan merasa nyaman tanpa ada usaha mencari kehendak Tuhan , dan akhirnya Gereja hanya mengejar fenomena yang sedang trend dilakukan gereja lain kalau bosan mencari trend-trend baru sehingga tujuan Tuhan bagi Gereja dimuka bumi diabaikan !

• Gereja / Jemaat yang tidak memiliki tujuan hidup akan menghasilkan Jemaat yang mencari-cari masalah pandai mengkritik , menjadi oposisi hanya melihat kelemahan dan kekurangan orang lain mulai dari gembala , ( keluarga nya ) pelayan-pelayan Tuhan dan sesama Jemaat saling menyerang menghasilkan kelompok-kelompok sesuai dengan habitatnya masing-masing .

Perubahan dalam tatanan kebiasaan ( habit ) kehidupan gereja ( yang sesuai kehendak Tuhan ) kalau tidak disikapi dengan baik perkembangannya oleh orang Kristen akan terkejut dan walau berusaha mengejar tetapi terlambat karena gerakan Tuhan yang begitu cepat diakhir zaman ini , contoh gereja-gereja tertentu yang masih mempertahankan kebiasaan sejak abad dulu sampai sekarang tidak berubah !

Bagaimana sikap kita mengantisipasi semua yang terjadi disekitar kita yang berkembang dengan cepat baik yang ada didunia ini dan rohaniah dan bagaimana sikap hidup kita kalau ditahun 2011 ini kita dibimbing untuk hidup jadi berkat ?

Alkitab memberi gambaran bagaimana seseorang ketika mendengar panggilan akan kehendak Tuhan dalam hidupnya , belajar lewat ,
Hakim-Hakim 5 : 15-18 ; Lukas 14 : 15 – 21 .

Lewat pembacaan kebenaran Firman tersebut kita bisa melihat bagaimana sikap umat dalam memenuhi undangan Tuhan untuk Ikut maju berperang melawan musuh ( roh-roh jahat diudara Efesus 6 : 10-12 ) Dalam kisah ini Bangsa Israel berperang melawan Raja Yabin dan panglima Sisera , Barak dan Nabiah Debora mengajak suku-suku Israel untuk ikut maju berperang tetapi , hanya suku Zebulon dan Naftali yang menanggapi panggilan , suku-suku yang lain banyak pertimbangan dan menolak .

• Panggilan untuk kita maju dalam peperangan melawan Roh jahat diakhir zaman dengan berbagai macam bentuknya harus kita sikapi dengan serius tetapi tidak perlu takut , karena dijamin akan mengalami kemenangan asal kita mau mengikuti nasehat dan petunjuk – petunjuk yang Tuhan berikan !

• Kita sikapi dengan mempersiapkan diri yaitu , mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah / Jelmakan Kehidupan Yesus didalam hidup kita ( Roma 13 : 14 ) Sebab yang ditakuti setan bukan fasih lidah kita yang menengking iblis atau cara-caranya , tetapi kehidupan Kristus ( daging disalibkan ) agar dalam peperangan kita bisa muncul sebagai pemenang dan tidak ada korban !

Contoh lain dalam Lukas 14 : 15-21 ini Tuhan memberi perumpamaan bagaimana bisa menikmati perjamuan pesta yang Tuhan adakan ( berbicara tentang berkat limpah dan rahmat-Nya ) sayang kebanyakan umat mencari alasan untuk tidak memenuhi panggilan Tuhan melakukan kehendak-Nya salah satunya adalah hidup jadi berkat ; yang tidak harus berupa uang , bisa nasehat , dukungan doa , penghiburan dan motivasi bagi mereka sayang banyak yang menanggapi panggilan Tuhan mengatakan ;

• Sedang repot karena usaha atau tidak bisa meninggalkan usahanya atau dengan kata lain yang dipikirkan dan diperhatikan hanya masalah kepentingan dirinya sendiri sedang panggilan Tuhan diabaikan , sedangkan mereka yang ada disekitarnya membutuhkan uluran tangan ,

• Baru mengerjakan sawah ladangnya , hampir sama dengan yang diatas masalah kebutuhan hidupnya sebagai alasan untuk merespon panggilan Tuhan dalam hidupnya untuk bisa hidup jadi berkat , ditengah kesibukan bisa saja bersaksi dengan relasi , rekan sekerja , teman dan sahabat bahkan orang yang baru dikenal untuk menjadi berkat kepada mereka .

• Repot karena masalah keluarga , baik itu karena baru menikah , repot kesibukan dalam keluarga , karena baru momong anak , sedang masak sedang mencuci , sedang membersihkan rumah dllnya , kesibukan dan kerepotan sering menghalangi anak Tuhan untuk melihat lingkungan dimana mereka berada bagaimana hidupnya bisa membawa dampak postitive hidup menjadi berkat bagi mereka .
Kesimpulannya kita harus memiliki sikap hidup yang kuat dan teguh pendirian untuk memenuhi panggilan Tuhan ;

• Sebagai anak Tuhan harus memiliki sikap hidup yang penuh dengan kewaspadaan untuk menilai keadaan zaman dan bersedia untuk mengubah kebiasan lama ( habit ) yang tidak productive menjadi productive ( berguna dan bermanfaat ) dan mempersiapkan diri , khususnya makin mendekatkan diri kepada Tuhan mohon petunjuk-Nya ( hikmat Tuhan ) bagaimana menjalani kehidupan diakhirr zaman ini .

• Sebagai anak Tuhan harus memperhatikan pergerakan Tuhan bagi Gerejanya yang dinamis dan tentunya sebagai bagian dari gereja ( tubuh kristus ) kita memiliki beban yang sama bagaimana memajukan pekerjaan Tuhan sampai Kemuliaan Tuhan dinyatakan bagi Gereja-Nya !

• Sebagai anak Tuhan mengenal panggilan kehendak-Nya dalam hidupnya dan bersikap serius dan tekun mempersiapkan diri bagaimana hidupnya bisa menghasilkan buah-buah yang berguna bagi Kerajaan-Nya , bukan hanya memikirkan persoalan dirinya dan kebutuhan hidupnya saja .

Untuk menuju kepada kehendak Tuhan ini tentu kita harus memiliki sikap hidup yang sungguh-sungguh , sehingga bisa menanggapi kehendak-Nya juga dengan baik dan benar maka kita akan menikmati hidangan yang Tuhan sediakan dalam perjamuan yang akan Tuhan adakan / berkat limpah dan rahmat-Nya yang akan dicurahkan diakhir zaman ini . Amin .