Simbol Paskah Yang Tidak Selalu Anda Ketahui

Pada zaman dahulu, di Eropa Utara, Eostre adalah dewi musim semi. Nama “Easter (Paskah)” mungkin berasal dari sini.

Paskah merupakan perayaan akan kebangkitan Kristus, dan karenanya menggambarkan kehidupan baru dan permulaan yang baru. Paskah juga di beberapa tempat bersamaan dengan perayaan musim semi.

Hal ini pada akhirnya mencerminkan sebagian besar simbol-simbol Paskah yang populer berkaitan dengan hal ini.

Bunga lili putih yang sering dijadikan bunga Paskah, muncul ke permukaan bumi pada saat ini, dan tidak hanya merupakan kehidupan baru dan kebangkitan Kristus, tetapi juga menggambarkan kemurniannya. Bunga lain seperti tulip dan bakung melambangkan kehidupan baru dan musim semi, karena bunga-bunga tersebut mekar di musim ini.

Telur Paskah biasanya diberikan kepada anak-anak, dan banyak tradisi yang berhubungan dengan telur. Telur juga dijadikan simbol musim semi dan awal kehidupan baru sejak zaman dahulu. Selain itu, telur juga melambangkan makam batu tempat Yesus dikuburkan dan darimana Ia muncul pada hari ketiga.

Tidak ada yang tahu darimana kebiasaan mewarnai telur berasal. Orang-orang Mesir kuno mencelup telur berwarna untuk diberikan kepada teman-teman mereka. Orang Cina, Yunani dan Persia juga mengikuti kebiasaan ini.

Di Timur Tengah dan Eropa abad pertengahan, orang melukis telur untuk melambangkan darah Kristus. Telur yang berlubang dicat dengan gambar Yesus dan Maria dan diberikan sebagai hadiah.

Di Inggris dan Jerman, kelinci dipercaya membawa telur berwarna! Legenda ini berasal dari Jerman dimana telur Paskah memiliki arti yang penting.

Kelinci Paskah menjadi bagian yang penting dari tradisi Paskah di negara-negara seperti Inggris. Di Amerika dan Kanada, dipercaya bahwa kelinci Paskahlah yang membawa telur. Kelinci Paskah ‘menyembunyikan’ telur-telur itu dan di hari Minggu Paskah anak-anak akan mencari telur-telur tersebut di sekitar rumah. Pada zaman dahulu, kelinci merupakan simbol kehidupan baru dan kehidupan yang berkelimpahan, dan pengingat musim semi.

Anak ayam juga melambangkan kelahiran kembali atau sebuah kehidupan yang baru, karena mereka menetas dari telur. Bayi-bayi binatang juga biasanya lahir pada musim ini, dan melambangkan musim semi serta pembaharuan.

Domba merupakan pengingat akan Yesus, anak domba Allah.

Salah satu simbol Paskah yang kurang dikenal namun cukup penting adalah kupu-kupu. Kehidupan Yesus dilambangkan melalui siklus hidp kupu-kupu. Tahap pertama: ulat, yang menggambarkan kehidupan Yesus di atas muka bumi; tahap kedua adalah kepompong yang melambangkan penyaliban serta penguburan Yesus, sementara tahap ketiga yang juga merupakan tahap akhir adalah transformasi total menjadi kupu-kupu yang menggambarkan kebangkitan Tuhan Yesus.

Beberapa jenis makanan di musim ini juga mencerminkan semangat Paskah.

Hot Cross Buns menjadi salah satu makanan yang sangat populer di musim ini. Makanan ini berupa roti manis dengan lapisan gula berbentuk salib. Makanan ini menjadi pegingat Yesus di kayu salib. Salib juga mewakili kemenangan hidup (kebangkitan) atas kematian.

Karena Paskah merupakan saat bagi pembaharuan, orang Italia memanggang kue berbentuk kelinci, yang merupakan simbol dari kelahiran dan kehidupan yang baru.

Pretzel yang berbentuk menyilang, dimakan selama masa Prapaskah, menyerupai tangan yang menyilang dalam doa.

Simbol lain dari kehidupan yang baru adalah topi Paskah dan baju baru! Orang-orang tradisional mengenakan baju baru saat Paskah. Kebiasaan ini berasal dari orang Kristen zaman dahulu yang mengenakan jubah putih saat mereka masuk ke dalam gereja saat itu. Setelah misa, mereka akan berjalan menyusuri jalan-jalan dengan pakaian baru dan topi sebagai bagian dari parade Paskah. Bahkan saat ini pada hari Minggu Paskah, orang terkadang memakai baju baru ke gereja.

Akhirnya, lilin digunakan selama ibadah gereja dan doa, melambangkan terang dunia – Yesus kristus.

Simbol merupkaan cara untuk mengidentifikasi semangat sebuah festival, dan simbol-simbol Paskah mencerminkan hal itu.

Source : associatedcontent.com