Simple Logic about Christianity

Antara TIDAK TERJANGKAU AKAL dan TIDAK MASUK AKAL.

Ide “TUHAN kelaparan, ketakutan, tidak tahu dll” dalam pandangan saya TIDAK MASUK AKAL karena Ide tersebut akan MEMBATASI TUHAN, TETAPI dalam pandangan orang Kristen ide “TUHAN kelaparan, ketakutan dll” tersebut TIDAK TERJANGKAU oleh AKAL justru karena TUHAN TIDAK TERBATAS. Jelas dalam hal ini mereka tidak dapat membedakan antara TIDAK TERJANGKAU AKAL dan TIDAK MASUK AKAL.

Contoh kasus adalah pengakuan Yesus bahwa dirinya TIDAK Tahu kapan Terjadinya hari Kiamat, sebagaimana anda bisa lihat pada Ayat Alkitab dibawah ini :

Markus 13:32 Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."

Tuhan TIDAK TAHU adalah ide yang TIDAK MASUK AKAL karena Tuhan itu Maha Mengetahui atau Pengetahuan Nya TIDAK TERBATAS. Jadi BUKAN nya KETIDAKTAHUAN Tuhan justru menunjukkan bahwa Tuhan TIDAK TERJANGKAU AKAL, ini jelas sekali menunjukkan kekeliruan berfikir karena ide ini justru menunjukkan bahwa pengetahuan Tuhan TERBATAS.

IDE “Tidak ada yang membatasi TUHAN kecuali TUHAN itu sendiri"

Ide ‘Tidak ada yang membatasi TUHAN kecuali TUHAN itu sendiri" inilah intisari argumen rata-rata kebanyakan orang yang meyakini ide bahwa Yesus adalah Tuhan. Mereka ingin melemparkan tanggung jawab atas ide nya sendiri yang keliru kepada Tuhan sebagai pembenaran.

Ketika Tuhan menjadi TERBATAS oleh ciptaan Nya baik itu materi maupun non materi walaupun atas keinginan Nya sendiri, maka saat itu dengan mudah kita tahu bahwa ide tersebut sangat keliru dengan kata lain TIDAK MASUK AKAL, sebab tidak ada satupun materi maupun non materi di Jagat Raya ini yang lebih superior dari Tuhan sehingga dapat membatasi TUHAN. Jadi Bukan Tuhan yang TERBATAS karena tidak dapat memBATASI diri NYA melainkan Ide nya yang absurd.

Silahkan dicerna sekuat logika anda, semoga memperoleh pencerahan… :angel:

Good idea… but thats not make us ignore to learn theology… :afro:

Tuhan MATI adalah ide yang TIDAK MASUK AKAL karena Tuhan itu MAHA HIDUP. Jadi BUKAN nya Tuhan MATI justru menunjukkan bahwa TUHAN MAHA PERKASA, ini jelas sekali menunjukkan kekeliruan berfikir karena menderita KEMATIAN justru menunjukkan bahwa Tuhan TIDAK PERKASA…

Yeh. 28:9 Apakah engkau masih akan mengatakan di hadapan pembunuhmu: Aku adalah Allah!? Padahal terhadap kuasa penikammu engkau adalah manusia, bukanlah Allah.

Sekali lagi… Bukan TUHAN TIDAK MAHA PERKASA karena Tidak mampu menderita Kelemahan Manusia, Tapi ide anda membawa TUHAN menjadi benar-benar TIDAK PERKASA … :angel:

Anda merendahkan TUHAN dengan mengatakan " Ia telah merendahkan diri-Nya" Dengan ini maka manusia menyangka TUHAN itu bisa diludahi, disiksa dan dibunuh. Lalu dimanakah TUHAN YANG MAHA PERKASA ? :char17:

Simple Logic…anda sedang ada Di ForumKristen…pembahasan anda tidak sesuai dengan Alkitab, anda sadar hal itu??

Terserah anda menggambarkan apa tentang Tuhan…tapi itulah yang dikatakan Alkitab mengenai Sang Juruselamat. Liat About Us kami disini : https://forumkristen.com/index.php?page=59

Pikiran yang terlalu simple membuat orang tidak dapat menyelami betapa dalamnya dan luar biasanya serta dasyatnya karya Allah, anda berharap Tuhan seperti penjabaran 2 paragraf anda diatas?! Terlalu bodoh!

Inti dari topik adalah qta mau meliat Yesus dari sudut mana. Kalo dari sudut Tuhan, emang engga masuk akal, Tuhan koq lapar?

Kalo meliat dari sudut bahwa Yesus adalah manusia yang dilahirkan oleh dara Maria, tentunya masuk akal kalo DIA ngerasa lapar.

Nah, tergantung mau liat dari sudut mana. Geto bro… :angel:

Memahami TUHAN dengan segenap akal, anda pasti pernah dengar kalimat ini :

Mrk. 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

Melalui diskusi di topik ini, saya ingin anda dan saya dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita mengenai ajaran - ajaran Kristen… Tentu Dalam persepsi saya, maupun persepsi anda :angel:

Saya tunggu reply anda, bukankah lebih baik menunjukkan letak “KEBODOHAN” saya daripada sekedar klaim “TERLALU BODOH”.

Salam kenal :coolsmiley:

Antara TIDAK TERJANGKAU AKAL dan TIDAK MASUK AKAL.

IDE “Tidak ada yang membatasi TUHAN kecuali TUHAN itu sendiri"

Ide di atas bukanlah ide yang sederhana seperti simplelogic pikirkan, pernyataan bisa sederhana dan jawabannya pun bisa sederhana pula, namun perenungan dan pemikiran lebih mendalam bisa jadi mengeluarkan kesimpulan yang tidak sederhana. Antara pemikiran dan realita seharusnya bertaut erat, namun dengan permainan kata maka cetusan pemikiran bisa bertentanangan dengan realita dan tentunya logika.

Cetusan kata kata simplelogic adalah benar namun bisa diartikan tidak benar tergantung apa yang ada di benaknya, bagi yang lain kata kata di atas pun bisa berarti lain yang bertentangan dengan yang simplelogic pikirkan.

Coba pisahkan konteks kata yang pertama dengan Yesus dan argumen pro maupun kontra, apakah ada kesalahan terhadap kata dan maknanya ? Jika kata itu dikaitkan dengan Ketuhanan Yesus maka secara sengaja simplelogic menabrakkan kedua kata itu dengan ayat ayat Alkitab sebagai pembenarnya sekalipun dikemas dengan cantik untuk mendukung idenya.Begitupun ide kedua hal yang sama dilakuakn atas nama “logika” ( sederhana ) ?

Problem utama kesalahan berpikir dari simplelogic adalah menyederhanakan sesuatu yang tak sederhana dan memberi makna lebih dari yang seharusnya pada sesuatu yang sederhana.

Manusia sebagai makhluk ciptaan tak mugkin dapat “menghakimi” atau mengenal dan menilai penciptanya secara tuntas atas nama dan argumentasi apapun, selalu ada celah kekurang sempurnaan uraian mengenai penciptanya. Mengenal diri sendiri / manusia sebagai ciptaan saja tak pernah bisa tuntas dijelaskan apalagi mengenai Sang Penciptaan, selalu ada jarak yang tak terseberangi. Mengenal Pencipta dan ciptaan hanya bisa dituntaskan jika Si Pencipta itu sendiri yang menjelaskan, namun dengan keterbatasan ciptaan penjelasan Si Pencipta pun tidak akan tuntas dimengerti. Masalah orang mengklaim dia tahu secara lengkap dan tuntas mengenai Pencipta dan ciptaan dengan mengandalkan logikanya saja, itu merupakan hal yang lain meski argumennya akan sangat mudah dipatahkan. Yang timbul hanya arogansi semata tidak lebih. Simplelogic seperti ini ? Entahlah

Ide Tuhan membatas diriNya bukanlah hal yang bertentangan dengan logika berpikir manusia waras, hanya Alkitab Firman Tuhanlah yang menjelaskan hal ini secara tuntas sekalipun tidak secara literal dituliskan. Oleh sebab itulah hal ini ( juga poin di atas ) tak akan mungkin dimengerti oleh orang bukan Kristen ( sekalipun orang Kristen pun banyak yang tak mengerti ). Makajika simplelogic menggunakan ide ini mendukung argumennya menetang Kristus maka sebenarnya ia tak mengerti dan menggunakan “senjata” yang salah.

Ada keindahan yang mungkin tak disadari dari pikiran bahwa Allah yang membatas diriNya yang semuanya terkandung secara jelas dalam Alkitab :

Allah Bapa adalah Kudus sehingga Ia rela membatas diriNya untuk tidak melakukan hal di luar kekudusanNya

Allah Anak karena taat kepada Bapa sehinga Ia rela membatas diriNya untuk menjadi manusia, yang dalam tulisan Paulus dikatakan Ia rela mengosongkan diriNya dan kemudian rela disalibkan kemudian bangkit.

Allah Roh Kudus rela membatas diriNya untuk mewahyukan Firman Allah kepada manusia dengan bahasa dan pengertian yang dimengerti manusia dengan keterbatasannya. Dan Firman itu telah lengkap dan genap diwahyukan, tidak dikurangi dan ditambah lagi.

Jadi apa masalah dan keberatan ide ide di atas ? Jika ini tidak bisa ( mau ) dimengerti, problem utamanya ada di manusia sebagai ciptaan bukan Sang Penciptanya

Terimakasih atas Tanggapannya… :slight_smile:

Anda BENAR… karena itu ia seharusnya bukan TUHAN YESUS tetapi cukup YESUS Saja… Namun jika ingin memberi penghormatan, sebut yang lain misalnya Nabi, Tuan, Mesias … Jangan TUHAN, sebab dari persepsi sebagai TUHAN, ternyata ia bukan TUHAN sebagaimana penjelasan saya diatas.

:angel:

Kalo sodara engga mau meliat DIA dari persepsi Tuhan, sodara sanggup-nya cuma bisa meliat Yesus yang berasa laper, cape, de el el.

Kalo aq selain meliat Yesus sebage manusia yang lahir dari perawan seorang manusia, namanya Maria, juga sebage Tuhan. Itu ajah bro titik merah diantara qta.

Karena Yesus yang aq liat engga sama dengan apa yg sodara liat, maka kiranya perbedaan pandangan diantara qta muncul. Geto bro… :coolsmiley:

Simple logic… :afro:

Ide bahwa Maha Hidup itu PERNAH Mati adalah Keliru. Mohon maaf, MAHA HIDUP itu TIDAK PERNAH MATI, karena TUHAN adalah SUMBER KEHIDUPAN YANG TIDAK TERBATAS, :angel:

Kalau YESUS dalam persepsi TUHAN, maka seperti anda bilang “qta mau meliat Yesus dari sudut mana. Kalo dari sudut Tuhan, emang engga masuk akal” , karena TIDAK MASUK AKAL maka saya melihatnya dari sudut orang suci. Sesuci apapun, sehebat apapun mujizatnya tetaplah Manusia, TIDAK LEBIH :slight_smile:

Semoga anda mengerti :slight_smile:

Dear Simple Logic…
Menurut pendapatku, pendapatmu yang pertama cukup menarik… tp ketika kamu terganggu dengan berbagai pertanyaan dan mulai bingung menjelaskan dan tidak focus pada pemahaman awal jadi hmmmmm… kurang pas menurutku…
But i understand it…

Salam

Tuhan TIDAK TERJANGKAU Akal, memang benar… Tetapi semua tentang Dia Masuk Akal. Jika Akal Budi tidak berguna memahami Mana tuhan Yang SALAH bagaimana anda menemukan TUHAN yang BENAR ? :angel:

Ams. 16:22 Akal budi adalah sumber kehidupan bagi yang mempunyainya, tetapi siksaan bagi orang bodoh ialah kebodohannya.

Ide bahwa Tuhan membatasi diriNya tidak melakukan perbuatan hal diluar kekudusanNya adalah ide yang keliru, Sebab Justru Dia Kudus karena itu tidak melakukan perbuatan hal diluar kekudusanNya . BUKAN berarti jika TIDAK MEMBATASI DIRI maka TUHAN berbuat hal diluar keKUDUSan Nya…

:angel:

Jika Tuhan Maha segalanya apakah itu berarti:

Tuhan Maha Baik alias Tuhan Maha Jahat
Tuhan Maha Tau alias Tuhan Maha tidak tau
Tuhan Maha Hidup alias Tuhan Maha tidak Hidup
Tuhan Maha Masuk akal alias Tuhan Maha tidak masuk akal
…dst…dst…dst…

… tidak ada satupun yang masuk di logika saya …

kesimpulan: tak terselami…

Trims… :slight_smile:

Saya harap anda terus bergabung dan kalau bisa terjun ke diskusi ini, memberikan penjelasan mana yang kurang pas dalam logika anda… :angel:

Mungkin anda pernah dengar pertanyaan ini : :angel:

Mampukah TUHAN menciptakan Batu yang Dia tidak kuat mengangkatnya ?

Coba beranikan diri menjawab…

Semua penjelasan saya mengenai TUHAN yang MEMBATASI DIRINYA terkait dengan jawaban diatas. Jawaban Anda akan membuka mata anda bahwa TUHAN mampu menciptakan makanan yang membuat diri-Nya kelaparan (Yesus lapar Mrk. 11:12) , menciptakan manusia-manusia yang membuat diri-Nya tidak berdaya menghadapinya (Penyaliban Mat. 27:38) dll

Anda lihat sekarang ??? Tuhan menjadi “tidak kuat” mengangkat batu itu… :coolsmiley:

A. Antara TIDAK TERJANGKAU AKAL dan TIDAK MASUK AKAL.

Ide “TUHAN kelaparan, ketakutan, tidak tahu dll” dalam pandangan saya TIDAK MASUK AKAL karena Ide tersebut akan MEMBATASI TUHAN, TETAPI dalam pandangan orang Kristen ide “TUHAN kelaparan, ketakutan dll” tersebut TIDAK TERJANGKAU oleh AKAL justru karena TUHAN TIDAK TERBATAS. Jelas dalam hal ini mereka tidak dapat membedakan antara TIDAK TERJANGKAU AKAL dan TIDAK MASUK AKAL.

Contoh kasus adalah pengakuan Yesus bahwa dirinya TIDAK Tahu kapan Terjadinya hari Kiamat, sebagaimana anda bisa lihat pada Ayat Alkitab dibawah ini :

Markus 13:32 Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."

Tuhan TIDAK TAHU adalah ide yang TIDAK MASUK AKAL karena Tuhan itu Maha Mengetahui atau Pengetahuan Nya TIDAK TERBATAS. Jadi BUKAN nya KETIDAKTAHUAN Tuhan justru menunjukkan bahwa Tuhan TIDAK TERJANGKAU AKAL, ini jelas sekali menunjukkan kekeliruan berfikir karena ide ini justru menunjukkan bahwa pengetahuan Tuhan TERBATAS.

B. IDE “Tidak ada yang membatasi TUHAN kecuali TUHAN itu sendiri"

Ide ‘Tidak ada yang membatasi TUHAN kecuali TUHAN itu sendiri" inilah intisari argumen rata-rata kebanyakan orang yang meyakini ide bahwa Yesus adalah Tuhan. Mereka ingin melemparkan tanggung jawab atas ide nya sendiri yang keliru kepada Tuhan sebagai pembenaran.

Ketika Tuhan menjadi TERBATAS oleh ciptaan Nya baik itu materi maupun non materi walaupun atas keinginan Nya sendiri, maka saat itu dengan mudah kita tahu bahwa ide tersebut sangat keliru dengan kata lain TIDAK MASUK AKAL, sebab tidak ada satupun materi maupun non materi di Jagat Raya ini yang lebih superior dari Tuhan sehingga dapat membatasi TUHAN. Jadi Bukan Tuhan jadi TERBATAS karena tidak dapat memBATASI diri NYA, melainkan Ide nya yang absurd.

Mungkin anda pernah dengar pertanyaan ini : :angel:

Mampukah TUHAN menciptakan Batu yang Dia tidak kuat mengangkatnya ?

Coba beranikan diri menjawab…

Semua penjelasan saya mengenai TUHAN yang MEMBATASI DIRINYA terkait dengan jawaban diatas. Jawaban Anda akan membuka mata anda bahwa TUHAN mampu menciptakan makanan yang membuat diri-Nya kelaparan (Yesus lapar Mrk. 11:12) , menciptakan manusia-manusia yang membuat diri-Nya tidak berdaya menghadapinya (Penyaliban Mat. 27:38) dll

Anda lihat sekarang ??? Tuhan menjadi “tidak kuat” mengangkat batu itu… :coolsmiley:

Saya pindahkan ke depan, supaya anda bisa membaca “argumen” diatas dengan utuh… :happy0025:

NOTE : Alice, berikan saya argumen, bukan alasan.

Untuk menjembatani beberapa pikiran, sebaiknya sodara Simple mengartikan dulu makna “MASUK AKAL”. :coolsmiley:

Menurut aq,
masuk akal -------------->> bisa dimengerti orang, bisa dilakukan oleh orang, bisa dipikirkan orang, bisa dijangkau orang. Pengertian “orang” disini, bukan berarti setiap orang, tetapi ada saja orang yang dapat melakukannya.

tidak masuk akal ---------->> tinggal balik ajah… sehingga tidak ada satu orang pun yang dapat melakukannya.

mana yang kira2 masuk akal - tidak terjangkau - tidak masuk akal - terjangkau:

orang yang sakit KANKER stadium 4 tapi karena memohon kepada Tuhan Yesus dia bisa SEMBUH TOTAL!

manusia yang berDOSA bisa menghampiri ALLAH

ALLAH menjadi manusia

manusia menjadi ALLAH

bisa berikan “argumen” anda terhadap hal ini saudara SimpleLogic ?

Adalah benar koq Tuhan pernah mati------>> salah satu contoh yang tidak masuk akal :happy0025:

Tetapi benar pulak kalo Yesus yang dilahirkan dari perawan Maria pernah mati! :happy0062:

Tinggal mao liat Yesus dari persepsi mana? Ini ajah sebenarnya yang menjadi benang merahnya. Selama bro Simple memandang Yesus dari persepsi manusia-NYA, tentu sajah yang dapat sodara liat hanya dari sisi manusia-NYA ajah.

Geto bro… :azn:

Simple logic pan? :coolsmiley:

Ayat tersebut bilang MENGASIHI Tuhan bla…bla…bla…, BUKAN memahami Tuhan… :azn: