soal lingkungan di gereja

salam forum,
mohon beri pendapat

saya selalu ke gereja dimana saya di baptis di gereja itu.perpuluhan di gereja itu.
saat kemarin saya mendengar kotbah,dulu mantan guru agama di sekolahan.guru agama ini suka humoris orangnya,tapi dia suka ganti-ganti nama orang,saya suka di panggil yang bukan nama saya,jadi ketika saya bertemu dia saya menghindar.suatu saat saya bilang ke guru agama ini terus terang saya merasa tidak nyaman nama saya diganti,dan itu membuat saya jadi sakit hati juga minder.saya sudah maafin bapak.lalu dia bilang oh terlalu sulit menjadi orang yang dipanggilnya,terus dia manggil nama saya.
saya berpikir guru agama ini sudah tahu bila saya dipanggil itu menyakitkan,kalau dia punya kasih tentu dia tidak akan memanggil seperti itu lagi.
saat kemarin kotbah,saya merasa disindir olehnya,dia bilang jadi orang jangan pesimis merasa dihina di hujat terus…terus…kasian si itu.itunya seperti nama ejekan.astaga saya dengar kotbahnya…disitu saya dari semangat berapi2 jadi merasa tidak enak dan kecewa.

saya berdoa ke Tuhan,Tuhan saya ampuni dia,saya ga tahu kenapa kata-kata orang ini positif buat saya atau negatif?kenapa dia melakukan itu lagi?mungkin bagi dia ini positif,tapi bagi saya ini negatif.Tuhan tolong beri pencerahan ke saya.buat saya mengerti maksudnya.saya berpikir guru agama ini senang ganti2 nama orang,sedang saya sendiri tidak ganti nama dia.saya mau manggil dia dengan nama ejekan yang lain soalnya ada orang juga yang mirip dia,mukanya.tapi saya tidak mau lakukan itu,saya takut banget sama Tuhan YESUS,takut dosa.tapi kenapa guru agama ini tidak takut dosa…karena hinaan,ejekan perkataannya?saya merasa ini tidak adil,guru agama ini boleh ganti2 nama orang,terus kenapa saya tidak boleh.kalau dia bilang iseng,ya berarti saya juga boleh iseng dong dengan memanggil nama yang lain sesuai karakternya.

lalu saat kotbah sudah selesai,tapi masih ada lagu2 pujian,saya langsung pulang,sambil menatap senyum,walaupun tidak enak saya belajar untuk selalu mengasihi orang yang suka ganti nama.saya berpikir kok bisa ya orang ini menyanyikan pujian ke Tuhan,tapi dirinya suka ganti nama orang,nyakitin orang masih bisa bersemangat dalam pekerjaan Tuhan,Puji-pujian…saya berpikir dia sok suci.saya merasa tidak mood di gereja itu,boleh saya pindah ke gereja lain yang dulu saya juga pernah ikut kebaktian di gereja lain itu?

di gereja lain itu ada seorang juga pembimbing yang baik orangnya sudah tua,tapi sekarang telah tiada dah di panggil Tuhan YESUS.dia suka mengajak ke gereja duduk bersama,tidak sombong,bersahabat,sering menasihati,suka ke rumah,juga memberi ajakan ke gereja kepada keluarga.saya jadi mau pindah kesana.

tapi perasaan saya mau pindah gereja,saya merasa bersalah sama Tuhan gak,pindah gereja?saya tidak dendam atau kesal sama orang2 di gereja saya,saya maafin juga secara pribadi semua orang di gereja saya.walau kadang orangnya suka sombong tapi ada juga yang tidak sombong.jadi saya rencana mau pindah ke gereja lain,tapi saya takut sama Tuhan.apakah boleh pindah gereja yang dulu di baptis ke gereja yang suka dikunjungi/baru lagi,jg perpuluhannya pindah ke gereja baru.tapi apakah tindakan saya ini berkenan dihadapan Tuhan ya?yang pasti gereja yang benar yang menyembah Tuhan YESUS KRISTUS.

mohon saran pendapat fk,atas semua pertanyaan diatas.terima kasih!

kita ga harus bergereja di tempat dimana kita di babtis.
carilah gereja dimana kita bisa menghasilkan buah2 yang daripada kristus.
jadi, kalau mau pindah, tanya dulu ke TUHAN. dan dengarkan panggilanNya :afro:

Regards, Rain
JBU

yah saya nanti mau tanya ke Tuhan,tapi bagaimana caranya mengetahui bahwa itu keputusan dariNya?

Berniatlah Untuk Bertanya Dalam Doa Dengan Kesungguhan … :angel: … Kalo Cuma Mau Iseng Ntar Nanya Bang Admin Ama Momodnya Aja … :smiley:

Bergereja Bukan Butuh Bangunannya Tapi Komunitas Kristen (Jemaatnya)
Apakah Anda Yakin Akan Bergereja Dan Membawa Pulang Damai Dalam Hati Anda Kalau Dari Bangun Tidur Di Minggu Pagi Sudah Terbayang Herder Yang Angkuh Di Depan Mimbar Gereja? Nggak Kan Broth? … :slight_smile:

Hmmm … Sedih Menjawab Pertanyaan Ini … :slight_smile:
JESUS Love Us

Shalom…
Menurut saya yang dilakukan guru agama kepada saudara itu sebenarnya hal yang sepele tapi bila kita mengambil serius dgn perkataan itu mungkin kita sendiri akn marah… Dan kita harus bisa membedakan mana kata2 humor/becanda dan mana menghujat/mengejek… Masalah pindah gereja kita kembali ke inti iman kristen…selama Gereja itu tidak menyimpang dari ajaran Kristen kita wajar dan tidak ada yang melarang beribah mengikuti kebaktian di Gereja itu. GOD BLESS

menurut aq sih, ga perlu pindah juga… apa lagi km d greja itu udah lama, toh dimana2 sama aja Gereja tuh…
walau kamu pindah, ingat, setiap tempat pasti ada kesannya sendiri.
lain Gereja, lain tempat, lain lingkungan, lain lagi masalahnya…

lagian aq rasa ini ujian buat km, krn kehidupan dalam gereja sendiri itu ga gampang…

Gbu lah…

Pindah krn tawar hati dengan jema’at/pendeta
pasti akan alami hal yang sama di tempat yang baru.

anggap aja bagian dr Pr 27:17 Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

krn gesekan dengan sesama manusia bisa dialami oleh siapapun dan dimanapun , hanya beda kasus :smiley:

Datang lagi aja kepada guru agama itu kemukakan bahwa itu tidak baik…dan kemukakan anda merasa terganggu dengan sebutan itu…kita harus belajar juga terus terang., jujur… supaya masalah ini bisa dibereskan bukan dihindari… dengan pindah gereja berarti menghindari masalah

bila saya datang nanti dia malah tertawa?dia anggap kasian sama saya,yang suka pesimis hujat/hina…,dia harusnya tahu jadi guru agama,menyakiti sesamanya itu dosa,apalagi memanggil dengan sebutan yang tidak mengenakan di hati.kalau sebutannya bagus ya orang ga tersinggung,ini sebutannya buat orang jadi malu dan jadi bahan tertawaan.mungkin bagi sebagian orang hal ini sepele dan tidak masalah,tapi bagi yang lain belum tentu sama.

saya sendiri sebenarnya mau beri dia julukan lagi,tapi takut ini dianggap dosa sama Tuhan.

anda sepertinya punya pengalaman juga,coba dibagikan ceritanya…
memang komunitas itu penting.bukan bangunan gerejanya.gereja baik bangunan bagus atau biasa tidak masalah buat saya.

saya nggak tau sebuatan apa itu, jadi nggak punya bayangan, tetapi kalau bicara dengan dia, bukan karena anda merasa terhina, tetapi kebenaran, bahwa apa yang kita bicarakan itu harus yang saling membangun bukan membuat orang makin kendor. jadi bilang kalau bp. mau dihormati, belajar menghormati orang lain… tidak peduli dia guru agama, tapi kalau ada yg salah harus ditegor… setelah itu terserah dia mau berubah atau tidak…

mungkin bagi sebagian orang hal itu sepele…belum tentu bagi orang lain.tiap orang diciptakan berbeda sifat dan karakter.humor juga bisa menyakitkan,bila kata katanya itu tidak di kontrol.seharusnya pendeta itukan sudah tahu bila dia bilang begitu berarti itu menyakiti.berarti dia anggap orang itu pelawak yang mirip mukanya,dia tahu nama saya tapi kenapa harus pakai nama pelawak.dia tahu itu akan menyakiti saya tapi kenapa dia tidak merasa bersalah,ketika mengucapkan kata2nya.dia sudah Pendeta,dekat dengan Tuhan,melayani Tuhan,kenapa tidak peka dengan hal semacam ini?dia juga punya suara bagus ketika bernyanyi tapi yang saya tidak suka dari dia ganti2 nama orangnya tidak tahan.
dia pernah ganti nama saya juga dengan ejekan di depan keluarga,wktu dulu di acara pernikahan saudara saya,bukan main malunya ketika saya dipanggil begitu,saya malu dengna keluarga,saudara saya dipanggil begitu.tapi saya maafin dia,walaupun awalnya susah utk memaafkan.waktu dulu itu saya bener2 kesal,marah,perasaan tidak enak.tapi kenapa saya tuh tersenyum dan meladeni dia,yang seharusnya tuh saya dipanggil gitu ga usah meladeni.mungkin dulu karena dia guru agama saya jadi saya masih hormati.terus saya berpikir bodoh banget diri saya mau dipanggil begitu…kenapa tidak saya ladeni saja,ketika dia manggil begitu?udahannya saya suka nyesal sendiri,kenapa mau dipanggil begitu terus meladeni.tapi di undangan itu saya sempat menghindari guru agama itu,karena takut dipanggil julukan.julukannya itu buat orang jadi tertawa.
temen saya ada yang mengatakan dia(guru agama) tuh orang gila,…tapi saya merasa temen saya tidak baik bilang gitu.tapi kenapa guru agama itu tidak merasakan juga bila dia bilang gitu terus orang jadi cemberut,kesal masa dia tidak tahu bahwa expresi dari muka bahwa orang itu tidak menyukai dipanggil begitu.

saya sering berpikir begini,kalau saya balik memberi julukan ke dia,saya takut dosa sama Tuhan,nanti Tuhan pasti hukum saya…terus saya berpikir Tuhan kenapa dia boleh beri julukan,tapi kenapa saya tidak?
memberi nama julukan pada orang itu bukan berarti mengutuki itu orang?apa ini dihalalkan Tuhan?

yah mungkin ini ujian buat saya.
jadi cara untuk menanggapi ujiannya ini bagaimana?supaya saya bisa lulus ujiannya ini.

caranya bagiamana alice untuk menghadapi setiap kasus yang saya alami ini?
jadi menurut saran alice tidak perlu pindah,tetap di gereja yang sama?
terus bagaimana caranya saya harus menghadapi orang/pendeta yang suka ganti nama orang?

saya sering berpikir begini,kalau saya balik memberi julukan ke dia,saya takut dosa sama Tuhan,nanti Tuhan pasti hukum saya…terus saya berpikir Tuhan kenapa dia boleh beri julukan,tapi kenapa saya tidak?
memberi nama julukan pada orang itu bukan berarti mengutuki itu orang?apa ini dihalalkan Tuhan?

beri julukan itu biasanya ada yang biasa,bagus,jelek.
julukannya ini jelek buat saya.tapi kenapa pendeta itu tidak merasa bersalah,walau saya pernah bilang ke dia hal itu menyakiti saya.terus jadi curhat ke jemaat.
bagaimana caranya saya harus menanggapinya dengan pendeta ini?

boleh kasih contohnya nggak, julukan itu positif atau negatif…
kalau saya kasih julukan anda… si pintar anda tersinggung nggak?

julukan negatif bagi saya,tokoh pelawak,maaf saya tidak menyebutkan,tpi itu intinya.julukan itu ada yang biasa,bagus,jelek.
ini jelek bisa buat orang jadi bahan tertawaan.itu anggapan saya.
anda boleh komentar juga dengan pertanyaan saya ke posting ke yang lain.

mnurut saya gni bro… kita ni ibarat tanaman, tiap taneman itu beda2… ada jenisnya…

nahh tanahnya (greja) juga beda2… g smua taneman cocok d 1 jenis tanah… kan tanah jg macem2 jenisnya… hhe…

nah, kalo taneman g cocok d 1 tanah ya pindah g masalah… tp kalo udah cocok alangkah baiknya jika dibiarkan tumbuh d sana… soalnya kalo taneman d pindah2 terus kan bisa mati…

maksudnya kalo udah cocok bertumbuhlah d situ en berbuah… jgn pindah2 lg hhe… :slight_smile:

Kita harus belajar mengenal karaterirtik orang… Dan kita harus bisa memahami dan beradaptasi dgn hal2 seperti ini… Intix coba kamu panggik dgn julukan sama dgn dia lakukan kpda anda dan jika orang itu marah nah ini kesempatan anda untk menegur dia… Bukan berdosa bila kita pux tujuan yg baik… Asalkan pda hal2 yang wajar atw tdk lewat batas… Katakan kalw kamu marah saya ganti nama kamu kenapa juga kamu ganti namaku… Beras kan… Gbu

Kita harus belajar mengenal karaterirtik orang… Dan kita harus bisa memahami dan beradaptasi dgn hal2 seperti ini… Intix coba kamu panggik dgn julukan sama dgn dia lakukan kpda anda dan jika orang itu marah nah ini kesempatan anda untk menegur dia… Bukan berdosa bila kita pux tujuan yg baik… Asalkan pda hal2 yang wajar atw tdk lewat batas… Katakan kalw kamu marah saya ganti nama kamu kenapa juga kamu ganti namaku… Beras kan… Gbu

Kita harus belajar mengenal karaterirtik orang… Dan kita harus bisa memahami dan beradaptasi dgn hal2 seperti ini… Intix coba kamu panggik dgn julukan sama dgn dia lakukan kpda anda dan jika orang itu marah nah ini kesempatan anda untk menegur dia… Bukan berdosa bila kita pux tujuan yg baik… Asalkan pda hal2 yang wajar atw tdk lewat batas… Katakan kalw kamu marah saya ganti nama kamu kenapa juga kamu ganti namaku… Beras kan… Gbu