Strategi Baru, Teroris Tanam Bom di Tubuh Mereka

[font=verdana][size=small]Pasca terbunuhnya Osama bin Laden Mei lalu, upaya teroris untuk mengganggu ketentraman setiap negara yang dianggap sebagai musuh semakin menggila. Kini diketahui bahwa mereka telah menyiapkan strategi baru yang diluar nalar manusia. Mereka berhasil menyusupkan peledak dengan cara menanam bom di dalam tubuh dan meledakkannya dengan cara disuntik.

Dilansir The Guardian, Rabu (6/7) kabar ini disebarluaskan Kementerian Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat pada sebuah bulletin resmi yang disebar ke berbagai maskapai penerbangan. Menurut pihak mereka, alat detektor yang ada saat ini dapat melihat ke dalam pakaian, namun tidak dapat menembus tubuh seseorang. AS pun mengatakan negara-negara yang rentan diserang adalah Eropa dan Timur Tengah, dimana tidak ada sistem pemindaian seluruh tubuh seperti yang ada di AS.

Karena itulah para teroris, terutama dari jaringan al-Qaeda memanfaatkan kelemahan ini dengan menanamkan peledak di dalam tubuh mereka. Para ahli mengatakan bahan peledak jenis pentaerythritol tetranitrate (PETN) dapat ditanam dengan mudah di dalam tubuh, luka akibat operasi penanaman mudah sembuh dan sulit terdeteksi. Peledak ini dapat ditanam dengan mudah di bagian perut, bokong dan payudara, dan diledakkan dengan cara disuntik cairan khusus. PETN dikenal sebagai bahan peledak kimia berkekuatan tinggi.

PETN sebelumnya pernah digunakan oleh seorang teroris asal Nigeria, Umar Farouk Abdulmutallab, pada Desember 2009 untuk meledakkan sebuah pesawat AS. Bom tersebut dimasukkanya ke dalam kantung di celana dalamnya. Upayanya gagal saat bom tidak meledak, dan hanya membakar celananya. Intelijen AS mengatakan penggunaan PETN dalam perut ini adalah ide dari Ibrahim Asiri, 28, yang merupakan dalang dibalik pengiriman bom lewat cartridge tinta pada penerbangan dari Yaman ke Chicago tahun lalu.

Strategi ini sama dengan cara iblis untuk terus mencobai dan menjebak manusia ke dalam jurang dosa. Karena itulah tingkatkan “detektor” pada diri kita dengan Firman Tuhan yang merupakan sumber keselamatan hidup agar kita dapat mendeteksi dan menengking keluar setiap cara dan ulah si iblis.
[size=1.1em]Source : The Guardian - dpt[/font]

Kok bisa ya cairan PETN yg dimasukkan ke dalam cartridge tinta tdk terdeteksi…apakah mmg sifat cairannya yg sulit dideteksi?

kalau bahan peledaknya ditanamkan ditubuh tidak bisa terdeteksi,dan pemicunya dengan mengunakan jarum suntik,
deteksi dulu aja jarum suntiknya dan tangkap/cekal dulu dengan pasal narkoba baru selidiki apa cairannya narkoba atau bahan pemicu ledakan .

buah tidak jatuh jauh dari pohonnya…^^