Suami memberi lebih financial kepada ortu drpd ke mama saya

friend… mau tanya pendapat kalian…

saya baru menikah 3bulan… dulu selama pacaran saya jarak jauh… setelah dilamar saya pindah ke kota suami saya krn sekalian prepare buat pernikahan… selama sy tinggal disini saya baru sadar klo suami saya anak mami… 1bln sebelum nikah saya sempat meminta utk membatalkan pernikahan krn sy ga kuat dan sy membayangkan klo setelah pernikahan suami saya masi anak mami… tp saat itu mami nya membujuk saya utk berbalik… saat itu sy keinget keluarga sy…

saat menikah… saya makin tau klo suami saya dlm hal finansial memberikan lebih kepada ortunya… suami saya tidak ada inisiatif utk membantu memberikan uang ke mama saya… pdhl dy tau keluarga sy orang keluarga biasa… papa saya stroke… mama saya tdk kerja hny mengharapkan dr saya…

saya sedih ingin suami saya tergerak hatinya bs menyayangi mama papa saya… klo sy minta ke suami bilangnya saya terlalu menuntut… apakah saya salah? klo sy bener2 mendesak sy pinjem teman tp nt suami makin marah… saya bingung sy harus bgmn krn sy sdh coba bicara baik2 yg ada berantem sy dibilang iri dll…

kondisi suami yang mencari nafkah…

biasanya… keuangan keluarga itu ada komitmen bersama… dimana suami memberikan sejumlah finansial pada istri untuk mengurus segala hal rumah tangga… jika ada keinginan anda untuk memberi pada orang tua… sampaikan pada suami … dan dari itu anda bisa mengatur keuangan RT anda… sehingga jika anda bisa mengusahakannya atau menghematnya… anda bisa memberikan lebih untuk orangtua anda… mengenai suami memberi pada orang tuanya itu adalah haknya… namun ingatlah … itu juga jika kondisi diatas terpenuhi… akan lain halnya jika anda juga memiliki penghasilan…

Semoga dapat membantu…

harus ada kesatuan hati , suami mau kasih berapa ya… itu nanti yang diberikan ke ortu Anas
kalo mau lebih ya silahkan cari tambahan di luar yang sdh di budgetkan oelh suami .

kalau toh ahkirnya suami ngga bisa kasih, ya ikutin…
coba cari penghasilan tambahan untuk spy bisa kasih ortu …

Saudari Anastasia, anda terlihat dalam kondisi tertekan ketika menceritakan keluh kesah anda. Sering-sering mengucap syukur kepada TUHAN, bawa doa, bawa sukacita. Jangan biarkan hati anda dalam kondisi pahit apalagi kecewa, itu salah satu celah bagi iblis untuk obrak abrik perasaan anda.

Apapun yang terjadi bawa hati anda bersukacita dan mengucap syukur kepada TUHAN. Lihat pasti ada perubahan jika anda konsisten lakukan, TUHAN pasti buka jalan. Jangan pernah percayai apapun di depan mata anda yang saat ini terlihat menoreh hati anda apalagi buat anda kecewa, itu tipu muslihat iblis bukan berasal dari TUHAN. Sbab peperangan kita bukan melawan darah dan daging tapi penguasa2 di udara. Jangan lihat masalahnya tapi lihat yang TUHAN yang BESAR yang sedang menopang anda dan sekali2 tidak akan pernah membiarkan anda goyah ataupun tergeletak.

Kuasa TUHAN sulit bekerja dalam kondisi hati yang kecewa. Singkirkan kecewa, sakit hati, amarah dan keragu2an(bingung) dalam diri. Kenali karakter KRISTUS dengan baik, Filipi 4:4-8 adalah pedomannya. Niscaya iblis akan lari ngibrit dari
hadapan anda karna KRISTUS di pihak anda :smiley:

Orang benar harus tahu kebenaran ini. Watak dan karakter KRISTUS itu seperti apa. Apa mungkin DIA yang besar membiarkan kita. Banyak orang jatuh terpelecok, karna tidak kenal siapa BAPA nya yang di surga, tidak mengenali karakter KRISTUS dengan baik dan tidak berakar dalam KRISTUS.

Saya harap saudari, saya dan kita semua adalah para PEMENANG kehidupan yang ketika masuk arena pertandingan menang bersama KRISTUS karna DIA ada di pihak kita, siapakah lawan kita :smiley: Jika DIA yang kuat dan besar, gagah perkasa bersama2 dengan kita, musuh pun takluk dan tidak bisa berbuat apa2. Musuh kita adalah roh2 jahat di udara dan segala antek kuasa gelap.

Salam sejahtera.

Apakah suami Anda bisa diajak kompromi untuk membahas hal ini, jika dia mau mengerti apalagi posisi Anda yang tidak bekerja di luar.

Solusi:

  1. Bicarakan tentang manajemen pengeluaran Anda berdua bersama, karena uang suami Anda adalah uang Anda juga.
  2. Minta ijin ke suami untuk bekerja, mungkin di situ dia akan sadar jika ternyata Anda memang membutuhkan uang

Salam

sis…
yang utama harus tetap diingat adalah tetap TUNDUK dan tetap melayani suami dalam KONDISI apapun.
jangan marah marah.

dengan demikian suami akan lebih mengasihi anda.
kemudian kemukakan masalah keluarga anda dengan baik baik.
kebutuhan adalah tetap kebutuhan, tidak ada hubungan dengan iri hati.
suami harus dijelaskan hal ini.
tentu suami akan mengerti adanya kebutuhan itu dan mudah2an dengan bijak bisa mengaturnya.

benar apa yang diutarakan teman2 diatas.
apabila memang kebutuhan itu (yg mendesak) tidak bisa dipenuhi, minta izin untuk bekerja, dengan tujuan untuk membantu menambah penghasilan suami.
jangan pernah berusaha sendiri tanpa pengetahuan suami, apalagi berhutang.

jangan lupa meminta kepada Bapa di Surga untuk berperkara dalam masalah rumah tanggamu.
jangan putus asa, tetap kuat di dalam Yesus Tuhan kita.
selalu ada jalan di dalam Dia.

salam

Saya berdoa semoga anda cepat menemukan jalan keluar dan solusi atas apa yang sodari hadapin :happy0158: :onion-head29: :slight_smile:

sebesar apapun yang suami anda berikan kepada mama anda, jangan anda bandingkan
dengan apa yang dia berikan kepada maminya… (walaupun anda tau jumlahnya lebih kecil)…
ucapkanlah syukur kpd Tuhan dan terimakasih pada suami yang telah bekerja…
jika dirasa kurang cobalah anda bicarakan baik2 kepada suami agar dia mengerti…

tapi jika dia memang tidak bisa memberikan lebih, berarti sudah saatnya anda turut bekerja
membantu suami dalam hal finansial… jadi anda juga bisa memberikan uang kepada mama
anda dan mami suami anda dgn besaran yang sama seperti yang anda inginkan…
semoga masalah anda bisa diselesaikan dgn baik…

GBU