Sudahkah Iblis Diikat? Why. 20:1-3

I B L I S T E L A H D I I K A T
Wahyu 20:1-3

Wahyu 20:1-3
1 Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; 2 ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, 3 lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya.

Yohanes melihat seorang malaikat turun dari sorga. Ia membawa sebuah anak kunci yang dengannya ia akan membuka kunci jurang maut itu (bdk. Why. 9:1, 11). Jurang maut ini adalah sebuah lubang yang dalam (Why. 9:1), dengan sebuah tutup. Tutup ini dapat dibuka (Why. 9:2), dikunci, bahkan dimateraikan (Why. 20:3). Namun kami melihatnya sebagai simbolisme. Di tangan malaikat itu ada seuntai rantai, dua ujungnya bergantungan. Jelas bahwa ia akan mengikat seseorang untuk menguncinya di dalam lubang jurang maut. Untuk melukiskan “dia” lebih akurat lagi, dia juga disebut “iblis”, yaitu pemfitnah; dan “satan”, yaitu musuh atau pendakwa palsu. Malaikat itu membuat iblis menjadi tidak berdaya dan mengikatnya kuat-kuat. Apa makna simbol ini?
Kini kita mundur ke belakang ke periode panjang sebelum kenaikan Kristus. Segala bangsa, dengan perkecualian orang Yahudi (umat pilihan), berada di bawah perbudakan satan.

Kis. 14:16
Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing,

2 Kor. 4:4
yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Jika zaman Perjanjian Baru/zaman ini iblis membutakan pikiran orang-orang yang tidak percaya, terlebih lagi dapat dilihat dalam era Perjanjian Lama. Apakah terang Injil itu tidak akan pernah menembus istana-istana dan gubuk-gubuk di Asia dan Eropa? Apakah kegelapan yang hebat dalam hal moral dan spiritual ini akan berlangsung terus? Jawabannya adalah bersukacitalah!

Yesaya 9:1
Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.

Nubuatan di atas telah digenapi ketika Kristus telah lahir ke dunia ini.

Kegelapan spiritual yang meliputi bangsa-bangsa tidak akan berlanjut; iblis tidak akan lagi menyesatkan bangsa-bangsa. Yesus dilahirkan, dan kemudian Ia memulai pelayanan-Nya. Orang-orang Farisi menuduh-Nya mengusir setan dengan kuasa iblis. Tetapi Yesus menjelaskan demikian:

Matius 12:29
Atau bagaimanakah orang dapat memasuki rumah seorang yang kuat dan merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu? Sesudah diikatnya barulah dapat ia merampok rumah itu.

Kata “diikat” yang dipakai dalam Matius 12:29 di atas, sama dengan yang dipakai dalam Wahyu 20. Pekerjaan mengikat iblis sudah dikerjakan ketika Tuhan menang atas dia dalam pencobaan di padang belantara (Mat. 4:1-11). Sebagai hasilnya, Kristus mulai mengusir setan. Kuasa da pengaruh iblis atas orang banyak yang tersesat, mulai dibatasi.

Lukas 10:17-18
17 Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: “Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu.” 18 Lalu kata Yesus kepada mereka:"Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.

Dalam Lukas 10:17-18, jatuhnya iblis dari langit dihubungkan dengan kegiatan misi dari tujuh puluh orang itu. Ini adalah sebuah nas yang sangat signifikan, yang memberikan banyak penjelasan untuk Wahyu 20.

Di lain waktu, orang-orang Yunani ingin bertemu Yesus, dan Yesus mengatakan hal yang berikut ini:

Yohanes 12:30-32
30 Jawab Yesus: “Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu. 31 Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar; 32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku.”

Kata “lempar” yang digunakan dalam Yoh. 12:31 di atas, sejajar dengan yang dipakai dalam Why. 20:3. Bahkan lebih penting lagi, kita bisa melihat fakta bahwa berita suka cita ini bukan lagi hanya bagi orang Yahudi saja, seperti yang terjadi di masa yang lalu, tetapi semua orang, Yunani dan Yahudi, yang telah ditentukan-Nya untuk ditarik kepada Kristus. Dan yang terakhir ini telah terjadi sebagai hasil dari pengorbanan Kristus di kayu salib, dan dikirimnya Roh Kudus. Kolose 2:15 dengan sangat pasti menghubungkan perlucutan terhadap iblis dan bala tentaranya dengan kemenangan Kristus di atas salib.

Kolose 2:15
Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.

Wahyu 12:5 dst. Dengan jelas menyatakan bahwa pengusiran iblis merupakan hasil dari pemahkotaan Kristus. Sebab itu, sadarilah bahwa semua nas ini, hal mengikat dan mengusir atau menjatuhkan iblis mempunyai hubungan dengan kedatangan pertama Tuhan kita Yesus Kristus

Demikian eksegese yang didasarkan pada analogi Alkitabiah ini, membawa kita pada kesimpulan bahwa di dalam Wahyu 20:1-3, pengikatan iblis dan fakta bahwa ia dilemparkan ke dalam jurang maut untuk tetap tinggal di sana selama 1000 tahun, adalah gambaran diikatnya kuasa iblis di sepanjang era Injil. Dimasa-masa Injil hadir di dunia, ia tidak lagi bisa mencegah perkembangan Gereja di antara bangsa-bangsa. Selama era ini, semua penindasan atas Gereja, tidak bisa membinasakan Gereja sebagai sebuah lembaga misi yang kuat. Melalui pemberitaan Firman seperti yang diterapkan oleh Roh Kudus, orang-orang pilihan dari semua penjuru dunia dibawa dari kegelapan kepada terang. Dalam pengertian itu, Gereja mengalahkan bangsa-bangsa, dan bangsa-bangsa tidak mungkin mengalahkan Gereja. Di sepanjang era inilah Gereja berdiri kuat; karena apa? Karena iblis telah diikat dan dikalahkan oleh Yesus Tuhan! Halelluyah!

Sebuah kontras dari keadaan dunia semasa iblis belum diikat, adalah keadaan yang luar biasa berbeda yang disebabkan oleh kekalahan iblis yang telah diikat oleh Kristus. Gereja telah menjadi lembaga international yang kuat. Peta-peta dalam “word missionary atlas” penuh dengan garis-garis merah kecil yang menggarisbawahi nama-nama tempat di mana ada pos-pos misi. Partikularisme dalam era Perjanjian Lama telah digantikan oleh universalisme era Perjanjian Baru. Alkitab telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 1000 bahasa. Pengaruh Injil pada pemikiran dan kehidupan umat manusia luar biasa besarnya. Di sebagian negara, kebenaran Injil yang mendatangkan berkat telah mempengaruhi kehidupan manusia dalam segala aspeknya: politik, ekonomi, sosial, dan intelektual. Hanya individu yang tidak mempunyai kepekaan historis, dan karena itu tidak dapat melihat masa sekarang dalam terang kondisi-kondisi yang berlaku di seluruh dunia sebelum kenaikan Kristus, sehingga gagal melihat kemuliaan zaman milenial yang sedang berjalan di hadapannya!

Demikian, semoga dapat memberikan pencerahan
GBUs

Sumber: Lebih Dari Pemenang, William Hendriksen, hal. 221-227

Utk tau apakah skrg Iblis sudah diikat atao belum (alias masa 1000 tahun),

Ada 2 indikator :

  1. Apakah di jaman stlh kbangkitan Yesus masih ada penyesatan?
    Krn jika Iblis diikat, maka alhasil tidak ada penyesatan.
    Kcuali bagi yg mau mbangun doktrin bhw Iblis diikat ttp roh2 jahat (anak buahnya) msh mrajalela.

  2. Apakah Iblis dan roh2 jahat masih disebut2 keberadaan dan aktivitasnya di kitab2 setelah 4 Injil?
    Karna jika Iblis diikat di jurang maut, maka ia tidak akan bisa berkarya dan tidak akan bisa eksis di bumi kan?
    Kecuali bila ada yg mau mbangun doktrin bhw Iblis diikat ttp msh bisa berkeliling mengaum2 mcari mangsa.
    Atau ikut doktrin di poin 1 bhw Iblis aja yg diikat. Roh-roh jahat (anak buah Iblis) msh bs bkarya.

Indikator lainnya yg lbh kompleks adl :
Mlakukan pengecekan atas ayat2 sblm pengikatan Iblis ke jurang maut.
Apakah smua ayat2 tsb sudah tergenapi shg bs dpastikan bhw Iblis sudah diikat slama 1000 tahun?

Slanjutnya,
Di jaman 1000 tahun kan malaikat yg ngikat Iblis.
Di jaman skarang,
Siapa yg mngikat Iblis?
Jemaat Allah atau malaikat juga?

Maaf banyak ptanyaan…
Silakan dibahas yaaa…

Saya hormati dan hargai exegese Anda

But
Pertama : Sesat

Meskipun kata ‘ikat’ adalah sejajar atau paralel katakalnlah hampir di semua ayat, bukan berarti ruang lingkup ‘pengikatannya’ adalah sama.

Di Wahyu dikatakan bahwa selama masa pengikatan Iblis [Setan] yang adalah penyesat, pendakwa, mka tidak akan pernah ada yang namanya penyesatan.

Tidak usah jauh-jauh, lha wong di forum ini saja ada bbrp member yg dikatakan sesat kog tulisannya :wink:

Apakah ini berarti muncul figur setan-setan baru untuk mengisi kekosongan yang ada, mengingat setan-setan lama lagi di cokok?

Lebih jauh lagi, mengapa Saksi Yehova dibilang sesat?

Mengapa Advent hari ketujuh dikatakakan sesat?

Jangan lihat siapa yang mengatakan ‘sesat’, tetapi lebih kepada ‘sesat’ itu sendiri

Kedua : dilemparkan

Dilemparkan dari mana?
Dari sorga?

Bukan, tetapi dari kekuasaan atas dunia ini

Toh ini bukan berarti dia tidak bisa melakukan perang gerilya kan?

Injil memang sdh menyebar luas, diterjemahkan keberbagai bahasa suku bangsa.

But, iblis tetap masih bergerilya

Bahkan kantong2 penginjilan baik Amerika dan Eropa telah dinvasi oleh kekuatannya yang berasal dari padang gurun

Benar, anak2 Tuhan adalah penguasa yang telah dimenagkan, buta tidak semua pemenang itu mengerti bahwa dirinya adalah pemenang

Fakta sejarah, RI telah mendeklarasikan kemerdekaannya th 1945, toh Papua Barat baru mendengarnya tahn 1960an

Why?

Karena mereka masih dijajah oleh ‘gerilyawan’ penjajah entah pikiran mereka atau bener2 keberadaan mrk scr fisik.

Salam

Berkaitan dengan predestinasi, maka penggenapan pembebasan umat TUHAN oleh Kristus, telah terlaksana. Iblis secara mutlak tdk bisa lagi menghalangi “Terang yang besar” itu menerangi anak-anak TUHAN. Iblis kehilangan kuasa mautnya bagi umat pilihan.

ada baiknya kita membaca keseluruhan kitab wahyu mengenai hal ini, JANGAN DIBACA SEBAGIAN SAJA, TAPI KESELURUHNYA, seperti yang kita tahu bahwa kitab Wahyu adalah kitab nubuatan tentang akhir zaman

WAHYU
20:1 Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya;
20:2 ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,
20:3 lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya.

di ayat 1-3 ini diceritakan bahwa iblis diikat supaya jangan menyesatkan bangsa bangsa, ini belum terjadi sekarang, karena iblis masih leluasa untuk menyesatkan bangsa bangsa

wahyu 20:4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.
20:5 Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.
20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

di ayat ini disimpulkan bahwa ada kebangkitan pertama dan kebangkitan kedua, dan masa seribu tahun terjadi setelah kebangkitan pertama, berarti masa seribu tahun terjadi pada hari kiamat, ketika Yesus datang kedua kalinya untuk menjemput umatnya yang setia, bandingkan dengan

1 tesalonika
4:16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
4:17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

wahyu
20:7 Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya,
20:8 dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut.

setelah masa seribu tahun berakhir, terjadi kebangkitan kedua, yaitu kebangkitan orang orang fasik, sehingga disesatkan oleh iblis untuk berperang melawan yerusalem baru yang turun dari surga

wahyu
20:9 Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,
20:10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

pada waktu mereka mengepung yerusalem baru, turun api dari surga untuk menghapuskan iblis dan orang orang berdosa, itulah NERAKA, yaitu kematian kekal.

wahyu
20:11 Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya.
20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.
20:13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.
20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.
20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

jadi kesimpulannya :
urutan peristiwanya adalah sebagai berikut

  1. dunia saat ini
  2. kedatangan Yesus kedua kalinya, atau kiamat
    pada waktu kedatangan Yesus kedua kalinya, bumi telah porak poranda oleh 7 malapetaka, hanya 144 ribu orang yang selamat dan diubahkan langsung seperti elia, dan semua orang orang kudus dibangkitkan untuk dibawa Yesus ke kerajaan Surga, semua manusia berdosa yang mati melihat kemuliaan Yesus.
  3. Dunia menjadi kosong karena semua manusia telah mati yang tersisa hanya iblis
    inilah masa 1000 tahun, dimana tidak ada manusia lagi yang bisa disesatkan oleh iblis, kalau gak ada manusia yang disesatkan iblis, sama aja iblis dibelenggu
  4. setelah masa 1000 tahun
    manusia berdosa yang telah mati mengalami kebangkitan kedua, kemudian untuk sementara waktu kembali disesatkan iblis
  5. Yerusalem baru turun dari surga
  6. iblis dan orang orang berdosa mengepung untuk menyerang yerusalem baru
  7. api turun dari langit menghanguskan orang orang berdosa dan iblis, inilah neraka, yaitu kematian kekal
  8. bumi dipulihkan seperti taman eden
  9. pemerintahan oleh Yesus selama-lamanya seperti yang dinubuatkan di kitab Daniel

Pemaparan yang diminta oleh bro 12qm7da, adalah ulasan yang meluas mengenai hal-hal yang terkait dengan zaman akhir; bro bisa membahasnya bersama di sini:

Saya copas sedikit unuk menjelaskan beberapa hal terkait dengan kerajaan 1000 thn, dan kebangkitan tubuh, demikian:

Ketika Yesus mati di Golgota, Ia menjadi korban pendamaian. Ketika Ia menghembuskan Roh Kudus-Nya, Ia memateraikan setiap orang yang diperdamaikan dengan Bapa. Saat Ia naik ke sorga, Ia duduk di “tahta Daud” untuk memerintah bersama-sama dengan orang-orang kudus, yang jiwanya telah mengalami kebangkitan pertama seperti yang digambarkan dalam Wahyu 20.

A-mill percaya adanya kerajaan 1000 thn, dan memahami hal demikian sudah dimulai sejak Kristus duduk di tahta Daud ketika Ia naik ke sorga, setelah Ia menghembuskan Roh Kudus-Nya yang digenapi pada hari pentakosta. A-mill beranggapan bahwa 1000 adalah angka figuratip yang menunjukan kegenapan waktu TUHAN yang tidak kita ketahui (hanya Bapa yang tahu mengenai waktu akhir dari hal ini).

Kedua pakar berikut adalah penganut premilenium.
George E. Ladd dikutip oleh Charles C. Ryrie, Loc. cit., mengatakan:
"Adalah sulit untuk memahami 1000 tahun di mana ia (setan) diikat secara harfiah, mengingat angka-angka dalam Wahyu yang jelas simbolis. 1000 = 10 pangkat 3 - suatu waktu yang ideal.

C. J. Haak, dalam Dogmatika Reformasi, hlm. 353, menjelaskan:
“Istilah Kerajaan 1000 thn (dlm pengertian nyata di bumi) tidak tertulis di Wahyu 20. Yang memerintah ialah jiwa-jiwa di sorga, orang-orang Kristen yang telah meninggal, jadi bukan di bumi. Pemerintahan ini sudah berlaku sejak hari Pentakosta.”

Sampai kapan? Sampai kedatangan-Nya yang kedua.

Wahyu 20:4
4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.
Yang dilihat oleh Yohanes adalah yang dibolt merah di atas, bukan mereka yang maunya kabur ke awan-awan permai!

Wahyu 20:5
Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.
Ayat ini tidak berbicara mengenai kebangkitan daging/tubuh. Kebangkitan pertama ini menunjuk keadaan ayat 4 di atas, yaitu jiwa-jiwa orang percaya yang walaupun mati tubuhnya, tetapi jiwa-jiwa mereka hidup di dalam kerajaan TUHAN. Sementara itu, orang-orang mati yang lain, yang menunjuk kepada orang-orang yang tidak beriman kepada Kristus, tdk mengalami hal yang sama dengan yang dialami oleh umat percaya yang telah meninggal.

Wahyu 20:6
Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.
Demikianlah kebahagian mereka, umat pilihan yang meninggal di bumi dalam Kristus, karena mereka ikut memerintah dengan Dia di sorga sampai hari kedatangan-Nya yang kedua.

Dan dimasa-masa ini juga, iblis telah diikat dengan eksegesis yang saya uraikan di atas. Silahkan dibaca lagi.

Saya tambahkan penegasan dari Tuhan Yesus mengenai siapakah yang di"cover" oleh-Nya:
Yoh. 17:9
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu
Jadi, bangsa-bangsa yang masih teresat itu bukanlah umat pilihan TUHAN.

Demikian bro, semoga bisa dimengerti
GBUs

saya tidak akan mempergunakan pendapat para ahli untuk mendiskusikan hal ini, sebenarnya Alkitab mencatatnya dengan sangat jelas tentang masa seribu tahun, bandingkan kitab dengan kitab, maka kita akan menemukan kebenarannya.

baca :
1 Korintus
15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

saya rasa ayat ini sangat jelas, bunyi nafiri terakhir adalah kedatangan Yesus yang kedua kalinya

bandingkan dengan :

I Tesalonika
4:15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
4:16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
4:17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

sangat jelas di sini dikatakan bahwa kebangkitan pertama terjadi pada saat kedatangan Yesus kedua kalinya, yaitu pada hari penghakiman atau kiamat

baca kembali wahyu

20:4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.
20:5 Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.
20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

sangat jelas di sini bahwa masa seribu tahun terjadi setelah kebangkitan pertama, yaitu kebangkitan orang orang kudus, setelah kebangkitan pertama,orang orang percaya diangkat ke Surga bersama sama dengan Yesus, untuk bersama sama menghakimi orang orang berdosa
semua manusia berdosa mati ketika kedatangan Yesus kedua kalinya dan bumi yang porak poranda ditinggalkan selama seribu tahun,bumi ditinggalkan KOSONG,hanya tinggal iblis dan malaikat-malaikatnya.

ketika masa 1000 tahun selesai, maka Yerusalem baru ( Surga ) turun ke bumi di bukit sion
baca Wahyu 21:9 " Yerusalem baru "

kemudian terjadilah kebangkitan kedua,yaitu kebangkitan orang orang fasik
baca wahyu
20:7 Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya,
20:8 dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut.
20:9 Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,

orang fasik yang mendapat kebangkitan kedua kembali disesatkan iblis untuk mengepung Yerusalem baru yang turun ke bumi,

perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu = Yerusalem yang baru ( Wahyu 21 : 9)

kemudian api dari langit menghanguskan mereka ( kematian kekal )
wahyu
20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.
20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

jadi sebenarnya neraka nantinya ada di bumi,yaitu pada saat api dari langit turun untk menghanguskan orang orang berdosa, bumi akan menjadi lautan api ( bandingkan dengan kehancuran sodom dan gemora ) dan api yang diturunkan Elia untuk menghanguskan perwira raja ahab

Bro… n sis…
Kalau bro n sis cuma hanya sekedar tahu dan pernah membaca kitab Wahyu, jangan terlalu cepat membuat topik dan membahas, membuat ulasan seakan tahu betul maksudnya, karena hal itu dapat membuat pemikiran yang salah. Baca dan pahami dulu isinya, minta hikmat Allah untuk membuka pikiran kita untuk dapat mengerti.

Tidak salah bro n sis membuat topik, tapi berikan penjelasan yang benar yang sederhana untuk dapat dimengerti oleh pembacanya, coba bro n sis baca kembali ulasan yang sudah dibuat, apakah sudah benar?
Maaf, kalau ada kata-kata yang tidak berkenan
Syalom…

Maaf bro, tidak jelas maksud dari pernyataan bro di atas. Bisa diperjelas?

Thanks

kalau dari penjelasan-penjelasan HT yg pernah saya dengar si…
belum… habis itu baru ada Kerajaan 1000 th damai.

Sangat melebar sebenarnya, tapi tidak apa-apa; saya akan berikan tanggapan saya sedikit mengenai hal-hal berikut ini. Untuk berikutnya, saya harap kita bisa lebih forus kepada pernyataan-pernyataan seluruh Alkitab, mengenai diikatnya si iblis, seperti misalnya ayat-ayat yang saya kutip dalam ulasan saya di atas: Matius 12:29, Yohanes 12:30-32, Kolose 2:15. Dengan demikian, diharapkan kita akan mendapatkan pengertian dari terang Firman Tuhan, dan bukan dari pemahaman kita sendiri.

Sebenarnya, apa yang Anda uraikan adalah pandangan para ahli yang mendukung pre-milenium; hanya saja, mungkin Anda tdk memiliki literatur yang memadai, dan hanya meneruskan saja apa yang telah terbentuk dalam pikiran Anda mengenai hal ini, dari lingkungan di mana Anda berada. Penganut pandangan ini dapat dibaca antara lain di:

  1. Teologi Dasar, Charles C. Ryrie
  2. Dasar Yang Teguh J. Wesley Brill
  3. Penghakiman Yang Kekal, Derek Prince
  4. Eskatologi, H. L. Willmington
  5. Masa Depan Dunia Ditinjau Dari Sudut Alkitab, Dr. Chris Marantika
  6. Teologia sistematika, Henry C. Thiessen
  7. Gereja dalam Nubuatan, John F. Walvoord
  8. Planet Bumi pada Zaman Akhir, Hal Lindsay

Dan tafsir Wahyu secara harafiah berikut ini:

  1. K.I.T.A.B Wahyu, Pdt. Ir. Timotius Subekti
  2. Tafsiran Kitab Wahyu Dari Bahasa Yunani, Dave Hagelberg

Untuk memperkaya wawasan Anda, lengkapilah juga dengan yang berikut ini:

  1. Alkitab Bukan Teka-Teki, T. J. Boersma
  2. Alkitab Dan Akhir Zaman, anthony A. Hoekema
  3. Lebih dari Pemenang, William Hendriksen

Paulus dalam 1 Korintus 15:51-52 dan 1 Tesalonika 4:15-17 membahas kebangkitan tubuh di akhir zama, yaitu saat kedatangan Tuhan yang kedua kali dalam satu kejadian tunggal! Jadi tidak sebagai awal dari kerajaan 1000 tahun, masa ini sudah lewat, tolong tunjukan dimana perkataan yang menunjuk pada masa kerajaan 1000 tahun dalam 1 Kor. 15:51-52 dan 1 Tes. 4:15-17! Yang saya tahu, Paulus berbicara mengenai kehidupan kekal setelah penghakiman. Baca lagi pelan-pelan bagian dari ayat yang Anda kutip ini:
1 Tes. 4:17
sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

Sedangkan Yohanes dalam Wahyu 20:4-6 melihat kebangkitan jiwa-jiwa yang hidup dari mereka yang mati demi nama-Nya. Wahyu 20:4-6 tidak berbicara mengenai kebangkitan tubuh! Silahkan tunjukan hal tersebut. Mereka adalah orang-orang yang mati dengan imannya di masa-masa Injil diberitakan, masa sekarang ini, dan sampai dengan akhir zaman; dan karena itu mereka duduk di takhta dan memerintah bersama Dia. Di mana? Di Sorga! Baca lagi pelan-pelan bagian dari ayat yang Anda kutip ini:
Wahyu 20:4
Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.
Sedangkan yang berikut ini:
Wahyu 20:5
20:5 Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.
adalah mereka yang mati di luar Kristus. Jiwa-jiwa mereka ini tidak bangkit apalagi duduk di takhta, tetapi mereka akan bangkit dalam kebangkitan tubuh seperti yang dimaksudkan dalam 1 Kor. 15:52-53 dan 1 Tes. 4:15-17, untuk menghadap penghakiman dan hukuman kekal.

Lagi-lagi di mana kata-kata yang menunjuk pada kebangkitan daging kedua yang khusus untuk orang fasik, di dalam kutipan ayat-ayat yang Anda ajukan di atas? Tolong tunjukan! Ayat itu menunjuk puncak dari kejahatan iblis terhadap umat Tuhan yang mendapatkan perlindungan dari Tuhan.

Bukannya langi, bumi, dan Yerusalem baru itu muncul setelah selesai semuanya? Kenapa terjadi crash yang demikian? Wahyu 20:9 tidak berbicara mengenai Yerusalem baru! Lagi-lagi Anda menafsir berdasarkan presuposisi Anda sendiri. Tolong tunjukan di bagian mana dari kutipan ayat yang Anda ajukan itu, kata Yerusalem baru dituliskan? Firman Tuhan mengatakan bahwa iblis mengepung dan bersiap-siap untuk menggempur “kota” yang dikasihi itu. “Kota”, kata ini menunjuk kepada Israel sejati, yaitu umat Tuhan di seluruh dunia. Silahkan dibaca lagi secara teliti dan objecktive kutipan ayat yang Anda ajukan berikut ini:
Wahyu 20:9
Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,

Kenapa pandangan Anda ini juga mengandung self-distruct? Bukankah pernyataan Anda ini bertentangan dengan pemahaman Anda di sini?

Kenapa sekarang jadi neraka???

Demikian
GBUs

Bro Kasih…
Sebelumnya saya mohon untuk dimaklumi apabila ada pertanyaan-pertanyaan yang kurang berkenan, hal itu tanpa ada maksud untuk mengurangi nilai uraian bro dalam topik ini, dan kita batasi hal ini hanya untuk saling melengkapi wawasan kita, tanpa harus saling menimbulkan salah paham.

Begni bro…,

  1. Mengenai topiknya, “Sudahkah Iblis Diikat? Wahyu 20:1-3”
    Bro sudah menjawabnya dengan sub topik di bawahnya, “Iblis Telah Diikat”
    Itu menurut pendapat bro, tapi kalau pada masa ini, rasanya iblis belum diikat, iblis masih merajalela sampai saat ini.
  2. Untuk tulisan di atas yang di-bold
    a. Kami melihatnya sebagai simbolisme
    Siapakah yang bro maksudkan dengan “kami”, dan yang mana yang dianggap sebagai simbolisme, mengapa?
    b. Ada seuntai rantai, dua ujungnya bergantungan
    Bagaimana bro bisa mengatakan seperti itu?, yang ada tertulis “suatu rantai yang besar di tangannya”
    c. Ia mengikat seseorang
    Apakah binatang itu dapat dikatakan seseorang?
    d. Untuk melukiskan “dia”
    Siapa yang melukiskan, atau mungkin yang bro maksud untuk mendramatisir? siapa yang bro maksudkan?
    e. Malaikat itu membuat iblis tidak berdaya dan mengikatnya kuat-kuat
    Dalam ayat tersebut di atas tidak ada yang mengacu pada kalimat tersebut, karena pada pasal sebelumnya mengatakan bahwa binatang serta
    nabinya dikalahkan
    f. Apa makna simbol ini?
    Untuk yang ini saya mohon penjelasan lebih lanjut dari bro
    g. Segala bangsa, dengan perkecualian orang Yahudi (umat pilihan), berada di bawah perbudakan satan
    Yang bro maksud ini kapan? sebelum kenaikan Kristus?, maksudnya pada masa Yesus Kristus sebelum disalib?, apakah pada masa itu orang Yahudi
    tidak berada di bawah perbudakan satan?

Nah itulah bro yang ingin saya tanyakan, mohon bro memberikan penjelasan lebih lanjut, tolong berikan juga ayat-ayat referensinya yang mendukung
uraian bro. Terima kasih, GBU
Syalom…

Terima kasih atas pertanyaannya yang tersusun rapih. :smiley:

Karena bro tidak melihatnya seperti saya melihatnya. Pandangan bro itu sangat terpaku dengan suatu masa 1000 th di kemudian hari, sehingga bro tidak bisa melihat penggenapan historisnya yang dapat kita pelajari dari penjelasan Tuhan Yesus sendiri mengenai diikat dan dilemparnya si iblis, yang ayat-ayatnya saya kutip di dalam penjelasan saya di atas. Silahkan dibaca sekali lagi dengan pikiran yang terbuka.

Kami=penganut a millenium pararelisme progresif.
Semua gambaran tentang perlakuan terhadap iblis di dalam bacaan itu, kami anggap sebagai simbolis.

Saya hanya coba menggambarkan kejadiannya bila kita menafsirnya secara harafiah. Sebagaimana umumnya seseorang itu mengikat dengan sesuatu yang memiliki dua ujung bukan?
Mengenai rantai besar ini, apakah anda berpikir si binatang itu diikat seperti penjahat kaliber dunia?

Yang ini juga hanya dalam rangka usaha saya untuk memvisualisasikan kejadiannya.
Mengenai binatang itu, penganut pre millenium pun menafsirnya sebagai iblis bukan?

Bukannya si iblis yang sedang saya bicarakan?

Akhir pasal sebelumnya, bagi kami adalah gambaran akhir dari gambaran yang keenam dari tujuh gambaran yang digambarkan kitab Wahyu. Dan pasal 20, kitab Wahyu membawa kita kembali keawal cerita lagi, sebagai gambaran yang ke tujuh dari tujuh gambaran yang ada di kitab Wahyu mengenai sejarah dunia ini. Artinya, akhir pasal 19 tidaklah dilanjutkan dengan pasal 20. Untuk lebih memahami hal ini, silahkan bro baca ulasan saya di sini:

Sekilas Kitab Wahyu Dalam Kacamata Pararelisme Progresif - Ajaran Kristen - ForumKristen.com :afro:

Maknanya??? Sejauh ini bro masih tanya maknanya??? Bukannya bro sudah baca dalam ulasan saya mengenai topik ini? Coba dibaca lagi di atas. Yang jelas, kuasa iblis telah dipatahkan. Iblis tidak lagi berkuasa atas umat pilihan TUHAN, karena maut tidak berkuasa lagi atas umat-Nya.

Dahulu, orang diselamatkan karena iman kepada Kristus yang akan datang. Setelah Kristus naik ke sorga sampai akhir zaman, orang diselamatkan karena iman kepada Kristus yang telah menang di masa yang lalu. Dalam hal ini, semua orang yang berada dalam kasih karunia TUHAN di Perjanjian Lama, sudah memperoleh perlindungan dari TUHAN, dan dari bangsa inilah pengenalan akan TUHAN dinyatakan secara khusus. Bandingkan dengan seluruh dunia yang lain; mereka semua menyembah berhala, kecuali Yahudi. Dalam konteks Perjanjian Lama, umat TUHAN itu digambarkan sebagai suatu bangsa, yaitu bangsa Yahudi. Apa yang terjadi dengan sejarah bangsa ini, jelas berbeda dengan bangsa lainnya yang menyembah berhala. Dalam hal inilah kita seharusnya melihat mengenai perbudakan satan. Jadi jangan dilihat dari penganiayaan atau usaha-usaha lainnya dari si iblis, tetapi dari kuasanya yang sudah tidak berlaku lagi bagi umat pilihan-Nya, yang setelah Kristus menang, telah berubah menjadi Israel sejati, yaitu Israel rohani yang kita ketahui sebagai umat TUHAN di seluruh dunia. Iblis tdk bisa membendung lagi; karena kuasanya, sekali lagi bagi umat pilihan-Nya, telah diikat. Halleluyah bro.

Semoga bisa dipahami
GBUs :happy0025:

1000 adalah 10 pangkat 3, bukan 3 pangkat sepuluh

3 pangkat 10 secara formula adalah : 3^10 = 3x3x3x3x3x3x3x3x3x3

10 pangkat 3 secara formula adalah : 10^3 = 10x10x10

kecuali ada perbedaan persepsi redaksional bahasa

3 pangkat 10 → 3 pangkat dari basis 10 = 10^3

Namun penggunaan frase seperti ini tidak umum didalam dunia matematika [indonesia]

Ops! Terima kasih banyak koreksinya bro. Dengan ini kesalahan tersebut telah dikoreksi.

Sekali lagi terima kasih bro
GBUs.

banyaknya2 buku tentang Eskatologi adalah bisa memperkaya wawasan kita untuk membandingkan buku yg ini dan yg lainnya.
tapi saya belum pernah membaca secara langsung buku2 tersebut (mungkin hrs sy beli dulu :))
untuk bro kasih yg sudah mempunyai buku2 tersebut kalo tdk keberatan & merepotkan, bisa diuraikan biografi masing2 penulis yg bro ketahui? misal tanggal lahir, pekerjaan, pelayanan, gereja & lainnya

thx.GBU

Sebenarnya, apa yang Anda uraikan adalah pandangan para ahli yang mendukung pre-milenium; hanya saja, mungkin Anda tdk memiliki literatur yang memadai, dan hanya meneruskan saja apa yang telah terbentuk dalam pikiran Anda mengenai hal ini, dari lingkungan di mana Anda berada. Penganut pandangan ini dapat dibaca antara lain di:

Untuk memperkaya wawasan Anda, lengkapilah juga dengan yang berikut ini:

  1. Alkitab Bukan Teka-Teki, T. J. Boersma
  2. Alkitab Dan Akhir Zaman, anthony A. Hoekema
  3. Lebih dari Pemenang, William Hendriksen

anda baca baik baik tulisan yang saya berikan, saya tidak mengambil dari sumber manapun, semua sumber berasal dari Alkitab, biarkan saja Alkitab yang menerterjemahkan artinya sendiri, dan satu hal lagi, tulisan wahyu tidak serumit yang kita pikirkan,semuanya sangat jelas, saya tidak mengenal teori teori yang dibuat oleh ahli ahli,

tolong bandingkan kitab tesalonika,1 korintus, dan wahyu, semua pasal ini bercerita tentang akhir zaman dan kedatangan Tuhan Yesus, bagaimana mungkin anda bilang tidak saling berkaitan, kalau anda membaca keseluruhan pasal di korintus, wahyu,dan tesalonika, dapat disimpulkan bahwa nantinya orang orang kudus akan mendapatkan bagian dalam kebangkitan pertama pada akhir zaman, jadi di mana orang yang mati sekrang? jawabannya adalah tidur menunggu hari kiamat, jadi tidak ada roh roh orang mati yang gentayangan ( baca kitab pengkotbah ), jadi sangat jelas dikatakan bahwa setelah kebangkitan pertama, orang orang kudus akan diangkat ke surga untuk ikut bagian dalam penghakiman orang orang yang mendapat bagian pada kebangkitan kedua, yaitu kebangkitan orang orang fasik, nah pada saat orang kudus naik ke Surga, dan orang berdosa mati di bumi dan belum bangkit itu terjadi selama 1000 tahun, di aman iblis dan setan ditinggalkan sendiri di bumi tanpa manusia untuk meratapi akibat dari dosa

seperti kita ketahui tanda pada tangan dan dahi pada kitab Wahyu akan terjadi pada akhir zaman, dan perlu digarisbawahi itu kejadian yang belum terjadi, bagaimana mungkin kalau peristiwa itu belum terjadi, masa 1000 tahun bisa terjadi???

Lagi-lagi di mana kata-kata yang menunjuk pada kebangkitan daging kedua yang khusus untuk orang fasik, di dalam kutipan ayat-ayat yang Anda ajukan di atas? [u]Tolong tunjukan![/u] Ayat itu menunjuk puncak dari kejahatan iblis terhadap umat Tuhan yang mendapatkan perlindungan dari Tuhan.

baca di wahyu " hukuman terakhir"
sangat jelas sekali sampai sampai saya tidak mengerti mengapa anda tidak memahaminya.

Kenapa pandangan Anda ini juga mengandung self-distruct? Bukankah pernyataan Anda ini bertentangan dengan pemahaman Anda di sini?

pemahaman yang mana?mungkin maksud anda bagaimana mungkin neraka bisa terjadi di bumi?
neraka adalah kematian kekal dimana tidak ada lagi kebangkitan, bukan nerakanya yang kekal, membakar orang terus menerus sampai selama-lamanya. setelah orang fasik dihukum dalam lautan api, bumi akan dipulihkan seperti taman eden, dan dosa akan dilupakan sampai selama-lamanya, baca kembali wahyu, bagaimana mungkin kita bisa bahagia di surga sementara teman teman, keluarga kita sedang berada di neraka, NERAKA saat ini belum ada, tapi SURGA sudah ada

Demikian
GBUs

Bagus itu; dengan informasi yag saya berikan, sudah cukup jelas untuk mempermudah Anda membelinya di toko buku; but jangan di Gunung Agung atau Gramedia.
Biografi??? Untuk apa??? But, kalau Anda membelinya, Anda bisa ringkas itu semua sendiri, & aku tolong di email supaya kalau lain kali ada yang tanya, tinggal saya forward. :smiley:

Iya sih, makin banyak saya tahu pandangan Anda, makin keciri memang, bahwa Anda memiliki pandngan yang unik. Bagus itu bro, harap digali dan diteliti terus. Btw, bagi saya juga Alkitab adalah sumber utamanya; jadi, semua yang saya baca, saya juga memeriksa referensi dari ayat-ayat yang diberikan. Dalam kesempatan-kesempatan seperti ini, saya lebih suka menggunakan juga kutipan dari pandangan para ahli; setidaknya, di kalangan akademis, hal demikian menunjukan bahwa sebuah pendapat lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Anda benar-benar tidak mau melihat penjelasan saya di atas mengenai Tesalonika, Korintus, dan Wahyu yang Anda maksudkan? Untuk lebih jelasnya, silahkan Anda ikuti ulasan saya di sini:

Jelas bagaimana maksud Anda? 2 kali kebangkitan daging? Dalam Why. 20 ada 2 gambaran kebangkitan, yaitu kebangkitan jiwa-jiwa (ay.4-5), dan kebangkitan tubuh (ay. 11-15). Kebangkitan yang digambarkan dalam 1 Tes dn Kor, pararel dengan yang dimaksudkan dalam Why. 20:11-15; tetapi berbeda dengan yang dimaksudkan dalam Why. 20:4-5.

Nah, masalah yang satu ini, sekarang menjadi lebih unik lagi dari pandangan Anda mengenai neraka, seperti yang saya bold itu.

Demikian bro, kita kembali fokus ke topiknya ya? Seputar iblis yang diikat. Next question please …
GBUs

ini yang masih menjadi pertanyaan saat ini : supaya ia (Iblis) jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa