Susah bertobat atau tidak mau bertobat?

Hai bro/sis skalian.,
saya ingin bertanya mewakili seorang teman yg telah berumur 37th, stat single, saat ini tidak berkerja, Sebut saja namanya A.
Nah si 4 ini bukan berorang beragama walau katanya dia ingin belajar tapi seringkali malas , si A hampir tidak pernah berdoa atau kerumah ibadah karna malas .
Menurut pemikira si A , katanya dia percaya akan Tuhan dan Karma , maksud karma di sini menurut A adalah siapa berbuat jahat akan memdapat balasan dunia dan mungkin juga akhirat, karna itu dia berusaha tidak berbuat jahat pada orang lain.
Si A mengakui ada kekurangannya / sifat buruk yang merusak hidupnya dan sering dia sesali , sejak kecil dia menggunakan narkoba dan sering/senang membayar jasa psk. Kesukaannya akan psk berkurang karna dia merasa jenus dan bosan, hnya dia tetap memakai narkoba (shbu2), walau si A tidak merasa kecanduan atau sugesti , tapi begitu ada sedikit uang pasti akan di gunakan dan di habiskan untuk narkoba, katanya enak nya seh biasa aja cuma hanya ingin memakai saja karna suka dan hobby katanya.
Akibat sikapnya itu , dia kadang sering kehabisan uang makn (kakak nya memberikan 100rb untuk 10hari dn terpaksa mnjual barang2 tidak terpakai dan milik sendiri ).
Walau hidup nya menyedihkan dia tidak berfikir untuk berhnti dr gaya hidupnya karna memang tidak ada motifasi dalam hidupnya yg cukup kuat buat dia berubah.
Tapi sebenarnya si A mengatakan, alangkah bahagianya jika dia dapat menjadi seorag yg beragama, apapun agamanya dia yakin semua baik dan dapat membantu dia berubah… Kadng dia berangan2 ada seorang beriman yg datng dan mau membimbing nya dn menyadarkannya.
Demikian lah secara singkat saya berusaha mngambarkan keadaan
si A kepada tmn2 , dan meneruskan pertanyaan t,n saya itu kepada teman2 smua, pertanyaanya adalah :
1.Bagaimana cara dia dapat menjadi seorang beriman sedang motifasi nya kurang dan cenderung malas beribadah.
2.Bila dia ingin memasuki jalan KRISTUS , apa yg harus dia lakukan pertama kali.
3.Bagaimana mengatasi rasa minder bila berhadapan dengan orang beriman. (si A mengatakan kadang merasa malu dan minder bila bersosialisasi dgn umat beragama ketika mengikuti kegiatan agama bersama karna dia merasa org yg munafik , sedangkan dia tau dirinya kotor dan masih kotor tapi mengikuti dan berdoa di rumah ibadah.
6.Dia juga mempertanyakan apakah dirinya susah bertobat atau memang tidak mau bertobat, mohon pendapat yg bijak dari bro/sis skalin…
Demikian pertanyaan2 tmn saya dan sebelum nya dia mengucapkan termakasih kepada smuanya…
Salam n GBU all …

@Rudi

Pertanyaan dan sharing yang baik sekali, bro, karena memang banyaklah orang orang seperti si A ini dalam masyarakat ini. Mereka percaya ada Tuhan, tetapi tidak beragama. Ingin beragama tetapi tidak mau berpisah dengan cara hidupnya yang biasa. Tidak punya uang tetapi rela membeli yang tidak berguna (narkoba).

Sepertinya, kehidupan si A akan terus berputar putar seperti itu, hingga kelak, pada akhirnya, entah terlibat kejahatan karena dorongan narkoba, atau ditahan karena tertangkap menggunakan narkoba, atau… ditemukan terkapar karena OD narkoba. Disaat itu, penyesalan menjadi terlambat.

Masalahnya, kondisi keseharian yang dialaminya sekarang ini, tidak membuatnya menjadi tersadar, kadang diperlukan satu kejadian yang ekstrim dan ‘dahsyat’ untuk merenggut kesadarannya, untuk memulai suatu babak baru dalam kehidupannya.

Dalam kisah kisah rohani, sering dikisahkan bahwa ketika ada sekelompok pekerja yang sedang membangun rumah, dimana kadang pekerja dari atas meneriakan perintah keada pekerja di bawah untuk mengirim semen atau genting. Jika pekerja di bawah tidak mendengar teriakan, maka pekerja di atas melemparkan kerikil kecil ke dekat pekerja di bawah. Tetapi, jika setelah beberapa kerikil dilemparkan pekerja yang di bawah tetap tidak menengok ke atas, maka kerikil kerikil itu mulai diarahkan ke badan pekerja di bawah.

Tuhan juga, kadang memanggil dengan ‘suara lembut’ pada awalnya, 'kemudian semakin keras, dan semakin keras, hingga akhirnya, Tuhan mulai melemparkan kerikil ke tubuh sang manusia. Tujuannya, agar si manusia menengok ke atas. Tersadar akan kelengahannya selama ini. Bersyukurlah jika Tuhan masih peduli dan memberi teguran walaupun teguran ‘keras’, akan fatal akibatnya jika Tuhan sudah membiarkan saja hingga akhir.

Jadi, A, janganlah menunggu hingga terjadi peristiwa dahsyat dalam hidupnya barulah tersadar, sadarlah ketika kerikil kerikil kecil masih berjatuhan di sekitarnya.

Keinginan si A untuk ‘diselamatkan’ oleh seseorang, sebenarnya tanda, bahwa ia mendengar suara kerikil yang jatuh di sekitarnya. Jangan tunggu lagi, mengapa harus menunggu jika si A masih bisa melangkahkan kakinya ke gereja terdekat. Dengarkan Firman Tuhan, rasakan jangkauan tanganNya yang dengan rindu merengkuh dombaNya yang hilang. Sampaikan pertobatan yang sungguh sungguh, perbaharui hidupnya, tentukan tujuan hidupnya.

Karena sebagai manusia, kita wajib memberi kotribusi kepada dunia dimana kita hidup, dimana kita mengambil sumber daya untuk kita hidup, kita harus mengembalikan apa yang kita ambil itu dalam bentuk karya, entah kepada lingkungan, kepada alam, kepada sesama manusia, dan terlebih lagi kepada Tuhan sang Pemberi Hidup.

Tolong sampaikan apa yang saya tuliskan ini, dengan bahasa yang mudah dipahami oleh si A.

Syalom

Trims buat masukannya, pasti bro ,akan saya sampaikn pandangan bro pada tmn ku itu , GBU …

[email protected]

Pasti anda tipe teman yang sangat setia dan dapat dipercaya…menurut saya pribadi…Sulit mencari pribadi seperti anda iniloh Broo…!! dan bahkan langka type seperi anda ini masih melayani teman anda yang masih terpuruk secara jiwa dan raganya karena terjerat suatu masalah yng sudah menjadi momok masyarakat…yaitu narkoba atau nakroba …
Keuletan, ketabahan,.kepedulian, kesabaran, ketangguhan …ke…ke yang lain pasti ada pada anda [email protected]
Tapi ada satu yang masih ada bagi anda untuk dipertanyakan pada diri anda yang paling dalam…apakah ada pamrih disitu bagi anda [email protected]…??
SELAMAT BERJUANG…!!

Salam, GBU

bertobat itu butuh waktu dan pelatihan <seperti orang farisi/yahudi pada zaman dolo>

namun ada “sesuatu” yg memang tidak bisa dilatih dan ditimbulkan yaitu

HATI yang Penuh KASIH dalam tuntunan ROh KuduS.

Klo anda sudah pny itu niscaya pertobatan hanya sesuatu dalam gengaman tangan anda.

saya sendiri ingin mencapai level >< Hati Yang Mengasihi

Langkah pertama yg paling penting, musti putus dari shabu2.

Selama dia mengkonsumsi ss, segala hal yang kamu lakukan gak ada gunanya krn pikirannya terpengaruh oleh ss.

Thanks ya tmn2 atas masukan2 nya, A mengatakan akan memulai dari mengatasi ketergantungan nya , tapi si A pesimis akan dirinya sendiri, mampukan ia mengatasi sendiri hal demikian, sedangkan menurutnya janji/niat seorang pecandu adalah tidak dapat di pegang teguh, dia sudah pernah beberapa kali bersumpah bahkan atas taruhan nyawanya sendiri kepada Tuhan untuk tidak lagi mengkonsumsi obat2 trlarang, buktinya sampai setua ini tetap dia masih berada di lingkaran itu.
Mungkin dia dapat berhenti untuk beberapa waktu tapi kemudian sedikit saja godaan datang tanpa berfikir lagi kembali ia masuk ke dunia nya yg jelas2 dia tau adalah jalan menuju jurang kehidupannya…
Hm, bagaimanapun sekarang dia tetap akan selalu mengingat pesan2 tmn smua dan berharap dapat menjadi kekuatan bagi nya agar mulai sekarang ini dapat benar2 berubah , bertobat atau menemukan kembali tujuan hidupnya,
GBU and thanks to all FK’er …

1.Bagaimana cara dia dapat menjadi seorang beriman sedang motifasi nya kurang dan cenderung malas beribadah.
2.Bila dia ingin memasuki jalan KRISTUS , apa yg harus dia lakukan pertama kali.
SEBELUM KITA MENJADI SEORANG BERIMAN MAKA YANG PERTAMA2 HARUS KITA JALANI ADALAH PERCAYA KEPADA YESUS MELALUI KELAHIRAN BARU DARI ROH.
HARUS DIINGAT BAHWA KESELAMATAN ADALAH ANUGERAH DAN MENGACU KEPADA KERINDUAN TEMAN ANDA UNTUK MEMASUKI JALAN KRISTUS, SEBENARNYA KASIH KARUNIA TUHAN YESUS SUDAH DICURAHKAN ATASNYA.
TUHAN TIDAK PERNAH BERTANYA “APAKAH KITA SIAP ATAU MAMPU UNTUK MEMASUKI JALAN KRISTUS, MELAINKAN TUHAN BERTANYA APAKAH KITA MAU MEMASUKI JALAN KRISTUS???”
JANGAN SIA2KAN KESEMPATAN YANG TELAH TUHAN BERIKAN KEPADA ANDA DAN JANGAN SEPERTI RAJA AGRIPA YANG SETELAH MENDENGAR KESAKSIAN RASUL PAULUS BERKATA:
Kis 26:28 Jawab Agripa: “Hampir-hampir saja kauyakinkan aku menjadi orang Kristen!”
YANG MEMBUAT DIA MENOLAK ANUGERAH ALLAH.

3.Bagaimana mengatasi rasa minder bila berhadapan dengan orang beriman. (si A mengatakan kadang merasa malu dan minder bila bersosialisasi dgn umat beragama ketika mengikuti kegiatan agama bersama karna dia merasa org yg munafik , sedangkan dia tau dirinya kotor dan masih kotor tapi mengikuti dan berdoa di rumah ibadah.
APAKAH ANDA MENGIRA BAHWA ORANG2 YANG BERIBADAH ITU ADALAH ORANG2 YANG BAIK; ORANG2 YANG BEBAS DARI DOSA ALIAS ORANG2 YANG KEBAL TERHADAP DOSA???
BAHKAN TIDAK SEDIKIT ORANG2 YANG RAJIN BERIBADAH PERGI KE GEREJA, RAJIN DALAM PELAYANAN DI GEREJA ADALAH ORANG2 YANG MUNAFIK YANG KEHIDUPAN SEHARI2NYA BERTOLAK BELAKANG DENGAN KEHIDUPANNYA DI GEREJA.
JADI JANGAN MINDER MENGHADAPI ORANG2 YANG BERAGAMA KARENA TUHAN TIDAK PERNAH MEMILAH2 ORANG SATU DENGAN YANG LAINNYA SEBAB TUHAN TIDAK PERNAH MENILAI KITA DARI APA YANG KITA LAKUKAN MELAINKAN TUHAN MENILAI HATI KITA.
SAYA SEORANG YANG SANGAT BERDOSA SEBELUM SAYA KENAL YESUS SECARA PRIBADI SEHINGGA LAYAKLAH KALAU SAYA KATAKAN BAHWA YANG ADALAH ORANG YANG PALING BERDOSA DI ANTARA ORANG YANG BERDOSA, TETAPI KASIH KARUNIA TUHAN TELAH MEMULIHKAN SAYA KARENA DARAH YESUS YANG TERCURAH DI BUKIT GOLGOTA DAN BILUR2NYA TELAH MENYUCIKAN SAYA DARI SEGALA DOSA DAN TELAH MEMBENARKAN SAYA DI HADAPAN ALLAH BAPA.

6.Dia juga mempertanyakan apakah dirinya susah bertobat atau memang tidak mau bertobat, mohon pendapat yg bijak dari bro/sis skalin…
SUDAH SAYA KATAKAN BAHWA SESUNGGUHNYA TUHAN TELAH ATAU SEDANG MELAWAT ANDA DAN SETIAP ORANG MEMILIKI KESEMPATAN UNTUK MERAIH KESELAMATAN YANG DARI TUHAN, TAPI TUHAN TIDAK PERNAH MEMAKSAKAN KEHENDAKNYA ATAS KITA, KARENA ITU DIA MEMBERIKAN KITA KEHENDAK BEBAS, TINGGAL BAGIMANA KITA MENYIKAPI KEHENDAK BEBAS YANG TELAH TUHAN BERIKAN KEPADA KITA.
JANGAN SIA2KAN ANUGERAH YANG TELAH TUHAN CURAHKAN KEPADA ANDA; SINGKIRKAN SEGALA PERASAAN HATI ANDA KARENA SEGALA PIKIRAN DAN SIKAP HATI YANG MENOLAK KASIH KARUNIA TUHAN DATANGNYA DARI SI IBLIS YANG TIDAK MAU ANDA MENJADI ORANG YANG DIBENARKAN TUHAN. GBU