Syafaat Agung Pemimpin(Renungan Harian 10 Februari)

(Keluaran 32:32)
Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu–dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari kitab yang telah Kautulis.

Inilah doa syafaat agung seorang pemimpin besar. Saat orang Israel jatuh ke dalam penyembahan berhala dnegan menyembah lembu emas, Allah bermaksud memusnahkan mereka. Sebagai gantinya, Dia bermaksud menjadikan Musa sebagai bangsa yang besar, berarti keturunannyalah yang akan menjadi umat Tuhan (Kel. 32:10).

Mendengar niat Tuhan ini, Musa segera menempatkan dirinya sebagaimana seharusnya seorang pemimpin bersikap, yaitu memohon ampun bagi bangsanya.

Ia tidak mengaminkan niat Tuhan untuk menghapuskan umat-Nya dari muka bumi walaupun hal tersebut berarti keturunannyalah yang akan menggantikan mereka sebagai umat Tuhan. Sebaliknya, Ia tidak mementingkan diri sendiri. Ia justru mempertaruhkan nyawanya demi bangsanya. Ia rela binasa bersama mereka bila umat yang ia pimpin harus di binasakan. Sikap dan doa syafaat seperti itu hanya dapat lahir dari hati yang sungguh mencintai bangsanya.

Ayat Bacaan Hari Ini : Mazmur 41, Kis 13, Kel 31-32

Menggali Firman Tuhan
Mazmur 41:2-4

  1. Siapakah orang yang disebut berbahagia? (ay. 2)
  2. Apa yangTuhan lakukan bagi mereka? (ay. 2-4)

Pokok Doa
Kepemimpinan bukan sekedar jabatan, melainkan tanggung jawab. Banyak orang yang ingin menduduki jabatan pemimpin, tetapi tidak mau menerima tanggung jawab. Dunia memerlukan orang seperti Musa, pemimpin yang bertanggung jawab dan rela berkorban.
→ Berdoalah bagi para pemimpin bangsa kita supaya mereka dapat menjadi pemimpin yang sungguh-sungguh mengasihi bangsanya.
→ Berdoalah untuk para kepala rumah tangga supaya mereka dapat menjadi suami dan ayah yang bertanggung jawab atas keluarganya.