Syaifudin dan Syahrir Tewas dalam Penyergapan

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua tersangka teroris yang tewas dalam penyergapan polisi di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, 9 Oktober silam, benar Syaifudin Jaelani alias Syaifudin Zuhri dan Muhammad Syahrir. Demikian pernyataan resmi Polri yang disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Nanan Sukarna di Jakarta, Senin (12/10) malam.

Nanan menjelaskan, kepastian tersangka adalah Syaifudin dan Syahrir didapat setelah polisi mencocokkan deoxyribonucleic acid (DNA) dan sidik jari keduanya dengan contoh DNA istri dan anak-anak tersangka.

Lebih jauh, Nanan mengatakan, pada penyergapan 9 Oktober silam, ditangkap pula tiga orang yang diduga bertugas menyembunyikan Syaifudin dan Syahrir. Ketiganya adalah Soni, Fajar, dan Afam

Pola Pikir Syaifudin Zuhri Berubah Sejak di Yaman

Metrotvnews.com, Kuningan: Keterlibatan kakak beradik Syaifudin Jailani alias Syaifudin Zuhri dan Muhammad Syahrir dalam jaringan teroris banyak memunculkan pertanyaan soal pola didik mereka. Pihak keluarga di Kuningan, Jawa Barat, mengatakan, keterlibatan mereka di jaringan teroris tak ada kaitannya dengan pola didik keluarga.

Kakak kandung Syaifudin, Sucihani, mengatakan pendidikan yang diberikan orangtuanya tidak berbeda dengan anak-anak lain. Pola pikir Syaifudin berubah sejak dia belajar di Yaman. Kemudian, Syaifudin mengajak Syahrir. Perempuan berkerudung itu mengenal Syaifudin sebagai sosok yang dapat mempengaruhi orang lain.

Jenazah SJ dan Syahrir akan Dimakamkan di Jakarta

Metrotvnews.com, Jakarta: Keluarga dua tersangka teroris, Syaifudin Jaelani dan Muhamad Syahrir, tiba di Rumah Sakit Polri Sukamto Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (12/10). Mereka hendak mengidentifikasi sekaligus membawa kedua jenazah untuk dimakamkan.

Rombongan yang datang sebanyak 11 orang. Di antaranya, orangtua tersangka yakni Jaelani dan Hasnah; istri Saifudin, Khalifah Sari; istri Syahrir; adik mereka, Sucihani; dan anak-anak tersangka.

Kepala Desa, Nurohidin, yang turut mendampingi keluarga tersangka memastikan, jenazah Syaifudin dan Syahrir akan dimakamkan di Pondok Rangon, Jaktim. Pemakaman akan dilakukan setelah proses identifikasi dan pernyataan resmi dari Mabes Polri. Namun, hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga karena ketatnya pengamanan yang dilakukan kepolisian.

Seorang Mahasiswa UIN Ditangkap

Metrotvnews.com, Jakarta: Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ditangkap. Pemuda berinisial So, 24 tahun, diduga berperan menyembunyikan tersangka teroris Syaifudin Zuhri dan Muhamad Syahrir.

“Dia ditangkap Densus 88 Polda Sumatra Barat saat menjadi relawan kemanusiaan dalam penanganan gempa di Padang. So lalu diserahkan ke Mabes Polri,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Nanan Soekarna di Jakarta, Senin (12/10) malam.

Menurut Nanan, So tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) UIN. So diduga ikut mencarikan tempat kos bagi kedua buronan peledakan bom di JW Marriott dan Ritz Carlton, itu.

“Kos itu dibayar patungan antara So dan AF seharga Rp 430 ribu per kamar,” kata Nanan. Sementara AF hingga kini masih buron. So diketahui juga bekerja sama dengan tersangka bernama Fajar yang tertangkap di Bekasi. Fajar adalah keponakan Syahrir.

Hingga kini Polri sudan mencokok 21 tersangka pelaku peledakan di Marriott dan Ritz Carlton. Dari jumlah itu, dua di antaranya tewas sebagai pelaku bom bunuh diri, sembilan tewas dalam penangkapan dan sisanya tertangkap hidup. Sementara satu tersangka lainnya, Aris menyerahkan diri.

Dari segi ongkos, kalau “mati” lebih “murah”.
Belum lagi soal perkembangan sosial di penjara dan di masyarakat.
Seperti tiga serangkai Amrozy cs, “biaya untuk matinya” miliaran.
Di penjara menyebarkan pengaruh kuat. Di masyarakat tertentu jadi semacam pahlawan.

Jadi tidak heran, “banyak yang mati”.

belum lagi pro kontranya ketika akan di_eksekusi_kan :smiley: :mad0261:

Tapi kita tetap saja harus bersikap: Demi KEmanusiaan, TOLAK HUKUMAN MATI !.

Apapun keputusan pemerintah…itu yang terbaik
pemerintah adl…alat Tuhan

Wah mas Ferry kayaknya mau bikin trit baru ya… monggo… :smiley:

Kok tahu yang terbaik?
Kok tahu alat tuhan?

Gak kok :slight_smile:

Mmm… bagaimanapun gw tetep berdukacita untuk kematian mereka ber-2. Tuhan tidak menghendaki kematian orang fasik, tapi mengharapkan pertobatannya. Gw sangat terpukul ketika Amrozy CS dieksekusi. Paling menyedihkan adalah “mereka tidak menyadari kesalahannya”. Padahal Yesus juga mati untuk orang-orang seperti mereka. Sedih karena beberapa orang menganggap mereka “pahlawan”.

Btw, kalau mau mengumbar rasa benci, keluarga gw termasuk korban bom. Sampai sekarang bekas luka itu permanen ada di badan sepupu gw dan keluarganya. Belum lagi pembantu rumah tangganya yang muslim, harus kehilangan kakinya. Temen deket gw yang muslim juga korban bom bali 1. Kepalanya kemasukan rante motor, dan sampai sekarang pendengarannya terganggu.

Tapi, kita kan harus mengampuni orang-orang seperti mereka, bahkan mendoakan mereka. Karena Tuhan juga sudah menyelamatkan kita bukan karena perbuatan baik kita, tapi karena kasih.

Dar

Dari Firman Tuhan baca Roma 13:1-5 :wink:

Itu berlaku untuk SEMUA pemerintahan?
Gmn kalo pemerintahannya FASIS?
berarti OK aja, karena rakyatnya lagi “diberi pencobaan oleh tuhan?”

He…he… bukan hidup ini juga sebuah ujian :wink: kalo kitane mau nyadar

Jadi pemerintah fasis, korup dan rusakpun harus didukung terus?
hitler, idi amin, saddam husein, adalah pemerintah yang harus didukung atau tidak?

Yup harus didukung terus… ttp dukung dalam DOA :afro:

Kalo rakyatnya yang “ngga beres” sudah semestinya pemerintah … yang notabene (dikatakan dlm Roma 13:1-5)
mengatur rakyatnya…spy ngga kacau

Kalo kebalikkannya… bgm??
Pemerintah yang bener … kembalikan kepada yang PUNYA GAWE (Penetapnya /penentunya)
Serahkan kembali “masalah” kpd Tuhan … so pasti Allah tetap akan bertindak…

Dia yang yang menetapkan pemerintah … maka Dia pula yang berkuasa untuk memberhentikan …pemerintahan yang ditetapkannya.

Krn dlm tangan Tuhan… punya kedaulatan untuk meninggikan dan merendahkan siapapun yang dikehendakiNYA

Begitu :wink:

Jadi gak boleh protes sama negara ya, karena negara itu diberikan kekuasaannya oleh tuhan.
Biarpun jahat harus didukung terus… Dengan doa2…
Ya sudah, kuapok dah kalo gitu… Kuapok berat…Bo hwat…haiyaaa…

Dukung dlm doa…: topang dengan doa2…agar Tuhan campur tangan
Kalo pemerintah jalannya ada yang kelak kelok … Biar tangan Tuhan yang kuat meluruskan yang kelak kelok…
Kalo perintah bicaranya ada yang dolak-dalik … biar Tuhan… beri terangNya

Protes boleh… sesuai jalur yang ditetapkan pemerintah …
sampaikan inspirasi suara dengan santun…jangan merusak… ato rusuh :smiley:
krn bangsa kita adl… bangsa yang berbudi luhur :coolsmiley:

Begitu

Bwahwahwahwa… si ferry kapok eeh kuapok :2funny: