T U L I P

TULIP:

Total depravity (Kerusakan total)
Kerusakan total (juga disebut kebejatan total atau ketidakmampuan mutlak) adalah doktrin teologi yang berasal dari konsep Agustinian mengenai dosa asal. Ini adalah ajaran bahwa, sebagai konsekuensi dari kejatuhan manusia, setiap manusia lahir ke dunia dalam keadaan diperbudak untuk melayani dosa dan, terlepas dari Anugerah Allah, seseorang sama sekali tidak bisa memilih untuk mengikuti Tuhan atau memilih untuk menerima keselamatan yang ditawarkan.

Unconditional election (Pemilihan tanpa syarat)
Pemilihan tanpa syarat adalah ajaran Calvinis bahwa sebelum Allah menciptakan dunia, Ia telah memilih untuk menyelamatkan beberapa orang sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya tidak berdasarkan kondisi yang berkaitan dengan orang-orang. Pemilihan tanpa syarat diambil dari doktrin keselamatan yang diadopsi oleh Agustinus dari Hippo, yang pertama kali dikodifikasi pada Pengakuan Belgic (1561), ditegaskan kembali dalam Kanon dari Dort (1619), yang berasal dari Kontroversi Quinquarticular, dan direpsentasikan dalam berbagai pengakuan Reformasi seperti Standar Westminster (1646). Pemilihan tanpa syarat merupakan salah satu dari lima poin Calvinisme dan sering dikaitkan dengan predestinasi.

Limited atonement (Penebusan terbatas)
Penebusan terbatas atau “penebusan yang pasti” (Inggris: limited atonement atau “definite atonement”) adalah doktrin dalam teologi Kristen yang terutama berkaitan dengan tradisi Reformed dan merupakan salah satu dari lima poin Calvinisme. Doktrin ini menyatakan bahwa penebusan substitusionari Yesus Kristus di kayu salib adalah terbatas hanya pada lingkup untuk orang-orang pilihan yang telah dipredestinasikan Allah untuk keselamatan. Para Calvinis berpendapat bahwa penebusan itu cukup untuk semua manusia tetapi efisien untuk umat pilihan.

Irresistible grace (Anugerah yang tidak dapat ditolak)
Anugerah tidak dapat ditolak (bahasa Inggris: Irresistible Grace) adalah doktrin dalam teologi Kristen terutama terkait dengan Calvinisme, yang mengajarkan bahwa anugerah keselamatan Allah secara efektif diterapkan untuk siapa (umat pilihan) yang Ia tentukan untuk selamat, dan pada saat yang ditentukan Tuhan, menaklukkan perlawanan mereka untuk mematuhi panggilan Injil, membawa mereka kepada iman di dalam Kristus.

Perseverance of the saints (Ketekunan orang-orang kudus)
Ketekunan orang-orang kudus (bahasa Inggris: Perseverance of the saints), adalah ajaran Kristen bahwa sekali seseorang diselamatkan mereka tidak akan pernah bisa kehilangan keselamatan mereka. Ajaran ini biasa dikenal juga sebagai “sekali selamat, tetap selamat”, yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan akronim “OSAS” (Once Saved, Always Saved).

Adakah para FKers yang bersedia menjelaskannya lebih lanjut dari TULIP ini, thanks

GBU

Total depravity (Kerusakan total) Kerusakan total (juga disebut kebejatan total atau ketidakmampuan mutlak) adalah doktrin teologi yang berasal dari konsep Agustinian mengenai dosa asal. Ini adalah ajaran bahwa, sebagai konsekuensi dari kejatuhan manusia, setiap manusia lahir ke dunia dalam keadaan diperbudak untuk melayani dosa dan, terlepas dari Anugerah Allah, seseorang sama sekali tidak bisa memilih untuk mengikuti Tuhan atau memilih untuk menerima [b]keselamatan yang ditawarkan[/b].

Saya koment yang ini saja dulu berdasarkan Alkitab:

Menurut saya keselamatan tidak pernah ditawarkan melainkan dikaruniakan atau diberikan kepada manusia yang sudah mati secara rohani akibat dosa asal itu.

Efesus 2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah.

Jadi apakah keselamatan itu dikaruniakan kepada seluruh manusia atau hanya sebagian manusia saja bro? Kalau hanya sebagian saja, apa yang menjadi kriteria memperoleh karunia itu ?

Thanks

Kalau kita berbicara mengenai pilihan tentu dengan sendirinya tidak menyangkut semua orang bro,konsekwensinya tentu ada yang tidak dipilih.

Kriteria pilihan kalau berdasarkan Alkitab hanyalah belas kasihan dari Allah yang berdaulat yang didalam segala hal bekerja menurut keputusan kehendak-Nya saja.

Efesus 1:11 Aku katakan “di dalam KRISTUS”, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan – kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya –

Kapan tepatnya seseorang itu mendapat karunia terpilih bro, saat sebelum lahir, saat lahir, atau saat telah bertobat ?

GBU

Tentu sudah dipilih didalam kekekalan (Ef.1:4) dan direalisasikan didalam kesementaraan:

I Petrus 1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

Bagaimana seseorang tahu bahwa dia sudah terpilih selamat sejak sebelum dilahirkan?

Misalkan seseorang yang semasa remajanya termasuk remaja rusak (narkoba dan freesex), apakah kita dapat katakan bahwa dia tidak akan selamat nantinya?

Atau seorang remaja yang semasa remajanya hidup kudus, rajin ke gereja, sopan dan takut Tuhan, bisa dipastikan dia terpilih untuk selamat?

GBU

ssttttt

T u l I P adalah ajaran ciptaan manusia.

hati hati hati hati hati hati …

Sayangnya hanya Tuhan yang tahu siapa yang dipilih-Nya,oleh karena itulah kita harus menginjili siapapun yang kita temui (Amanat Agung Tuhan YESUS).

Mengenai perbuatan manusia apakah itu yang baik ataupun buruk tidak termasuk didalam persyaratan Allah didalam pilihan-Nya karena berlaku prinsip 'Unconditional Election" akibat kondisi Total Depravity manusia yang mati rohani akibat dosa asal itu.

trit ini kan sama dgn trit predestinasi yang sudah sampai5000 posting lebih itu

Jadi, apakah perbuatan si remaja yang hidup kudus, rajin ke gereja, sopan dan jujur, sebenarnya tidak diperlukan. Karena bisa saja ternyata kemudian saat dia meninggal ternyata namanya tidak terdaftar dalam manusia yang akan diselamatkan?

Sementara si remaja freesex dan narkoba itu, ketika meninggal karena OD atau aids, ternyata justru terpilih dalam daftar manusia yang terselamatkan?

Alangkah kejamnya Tuhan bro.

saya tanya ya fren… :ashamed0004:
Allah memberikan karunia dulu baru org tsb diselamatkan, atau org tsb diselamatkan dulu baru diberi karunia… :coolsmiley:
silahkan jawabannya yg singkat dan jelas ya fren… :happy0062:

kalau mau menurut ajarannya, yah memang begitu,

diterima saja, sebagai satu paket ya bro.

Ok, kalau memang seperti itu paketnya, ngga jadi beli ahh.

:azn:

Manusia dihukum secara kekal bukan karena tidak dipilih melainkan karena dosa dosanya sesuai dengan naturnya yang berdosa (dead in spirit).

Pilihan kasih karunia Allah hanya dilakukan untuk keselamatan seseorang.

Kalau pilihan berdasarkan perbuatan manusia,bagaimana anda menjelaskan hal ini :

Ef.2:8,9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Sekarang giliran saya pula bertanya bro .

Karunia dan keselamatan merupakan satu paket yang tidak terpisah,keselamatan adalah karunia dan yang dikaruniakan adalah keselamatan.

Jadi intinya, kita tidak perlu melakukan apa yang diperintahkan Tuhan kan bro, karena perbuatan kita tidak punya arti apapun terhadap keselamatan kita, yang ternyata sudah ditentukan sebelumnya.

GBU

di dunia ini ga ada yg berbarengan spt yg anda tulis fren… walaupun berbeda sepersekian detik, tetap aja ada yg duluan dan belakangan… pasti anda ngerti maksud saya kan fren… :ashamed0004:

karunia itu banyak fren, bukan cuma keselamatan doang lho… :char11:
sepertinya jawaban anda, sama sekali tidak menjawab pertanyaan saya tuh fren… bisa anda jawab lebih spesifik fren… :ashamed0004:

Sebagai orang percaya kita harus taat,tetapi bukan supaya selamat melainkan karena sudah diselamatkan.

Pertanyaan saya bro lupa jawab ?

terserah opini anda karena menurut saya pilihan itu dilakukan didalam kekekalan yaitu tidak ada waktu disana.