Tahu masih perawan atau gak?

Kalo wanita sudah gak perawan lagi sebelum menikah, terus dia menikah, apakah suaminya bisa tahu bahwa dia sudah gak perawan lagi walaupun si wanita tersebut tidak bilang terus terang kepada suami?

Jika suaminya bisa tahu, kemungkinan besar si suami juga sudah tidak perjaka karena sudah berpengalaman :smiley:

Salam

per case… tidak bisa disamaratakan…

Untuk mengetahuinya:

  1. Tandanya: selaput darah. Keluar darah khusus karena selaput darahnya robek.
  2. Hubungan perdananya membuat gadis tersebut mengalamai kesakitan karena orisinalitasnya TULEN.
  3. Pasti dirasakan oleh suami karena original khan.
  4. Bila kekasihnya menjaga secara utuh, untuk pertama kali sang gadis PASTI malu membuka semuanya… malu-malu kucing. Tutup sana … tutup sini…

bro momod kahlil betul 100% …

jelas yg perawan beda dgn yg ga perawan.

tanda2 itu tidak semua hrs terjadi dan menjadi patokan (dr flek darah, selaput dsb…)
beberapa kasus walaupun sudah berhubungan selaput dara masih utuh.

tanya Roh Kudus apakah perlu bercerita atau tidak perlu…

GBU

Mo di sembunyikan brp lama? :coolsmiley: hal begitumah pasti ketauan kalo dia udah pernah ML
Kalo dia ga tanya sih ga perlu bilang…
Kalo dia tanya yah ngaku…

  1. Bisa dikembalikan dengan operasi
  2. Bisa dibuat-buat
  3. Kembali ke no. 1 & 2
  4. Bisa dibuat-buat

Sekarang operasi selaput darah sudah jadi trend di kota-kota besar, secara khusus di Jakarta saja tidak perlu banyak biaya. Orisinil pasti orisinil. Untuk pandangan umum untuk menguji kegadisan seorang wanita, dapat memakai beberapa cara sederhana:

  1. Paling bagus: sebelum menjalin hubungan lebih mendalam, cari tahu sebanyak-banyaknya latar belakang sang gadis itu. Mulai dari tempat tinggal/keluarga/teman-temannya. Dari sini saja dapat mengetahui gadis itu seorang gadis baik atau gadis LIAR. Pergaulan membuktikan dia mudah diajak jalan-jalan berduaan atau sulit. Pengalaman membuktikan, seorang gadis sangat sulit diajak pergi berduaan bila tidak ada NIAT untuk ke arah PDKT.

  2. Pola orang Jawa pegang prinsip: BIBIT-BEBET-BOBOT, makanya cari pasangan hidup jangan hanya asal comot, seperti melaui iklan biro jodoh dan sejenisnya. Cari bibit yang diketahui latar belkangnya.
    Jadi, mau cari calon isteri yang memuaskan maka kaji ulang pedoman ini:

  3. A - age (umur).

  4. B - ackground (latar belakang)

  5. C - haracter (karakter/sifat/sikap hidup).

  6. D - evotion (penyerahan diri): masalah ibadah dan penyerahan diri kepada kekasih.

  7. E - ducation (pendidikan/ketrampilan) & Economi (keuangan/sudah mapan belum/sudah punya pekerjaan tetap?) - secara khusus untuk pihak Pria.

  8. F - aith (iman di dalam Tuhan Yesus Kristus), setia ibadah, jauh lebih baik sama-sama terlibat aktif dalam satu sub pelayanan gerejawi di tempat pelayanan seperti di kampus/gereja/komsel/PA/PI/dls. Ingat dan pegang prinsip ini: Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? (2 Korintus 6:14). Janganlah menjual IMAN hanya karena wajah/harta/kedudukan.

  9. PDKT pakai kurun waktu sekitar 3-5 tahun untuk saling mengenal, mengetahui, dan menyesuaikan diri. Hindari PDKT + menikah kilat. Hindari hal-hal yang mengarah ke perangkap mengikat untuk terpaksa menikah kilat.

  10. Ujilah yang baik, pilihlah tulang rusuk yang disediakan bagimu. Di atas segalanya sebelum memulainya berdoalah kemudian bersosialisasilah. Di mana-mana banyak gadis TETAP ORISINIL Masalahnya pada pergaulan bebas saja seperti Alkitab mencatat. Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik (1 Kor 15:33).

  11. Sebagai catatan: seorang GADIS TULEN, pasti jaga jarak dengan lawan jenis. Ini merupakan pembawaan naluri seorang gadis. Berikutnya Anda dapat menilainya juga melalui cara seorang gadis berdandan, berpakaian, jalan, dan duduk. Bila seorang gadis sering memakai pakaian kurang bahan dan dengan mudah memperlihatkan bagian dada, perut, dan paha… sudah dapat dipastikan orang ini sudah terbiasa buka-bukaan. Jadi praktis khan. Belum dibuka dan dimohon untuk dibuka, dirinya sudah mengobral buka-bukaan… ini resep nomor satu untuk mengujji kegadisan seorang wanita. Hal ini tidak dapat dibuat-buat. Reseo kedua: perhatikan selama PDKT, apakah seorang gadis lebih aktif mengajak keluar dari tempat tinggalnya (rumah/tempat kos bila sedang kuliah/kerja di luar kota) untuk makan/cemilan/mendekatkan diri dua insan atau tidak. Ini barometer melihat yang sebenarnya karakteristik seorang gadis. Tentu perlu waktu lebih dari satu tahun. Bila dalam kurun waktu 2 bulan saja sudah pegang sana/sini, ajak ke sana/sini, makan di sana/sini apalagi ke Mall senang belanja… wahhh… karakter obral dan mata duitan… mudah sekali mengajaknya melakukan apa saja termasuk di tempat TIDUR. Bila Anda kurang yakin dapat mengetesnya langsung namun hati-hati terperangkap. Ajaklah ML namun bila Anda sekedar untuk mengetes, lepaskan sebelum semuanya terlanjur di jurang ML.

@jadiforumkusaja :

Untuk point 1 - 4, ane sangat-sangat sependapat, masbro.

Cuma untuk poin 5, masih agak kontroversial, apalagi pas bagian akhirnya. Wow, off the record deh. Di jaman sekarang ini, khususnya di indonesia, keterbukaan sudah jadi “budaya”, terutama di kota-kota besar.

terus terang… mau …klo kasihnya tulus… perawan/tidak itu bukan persoalan … :smiley:

justru borok nya kudu di tampilkan di depan… dr pada ngerti dr orang lain :smiley:

@esther1 :
waw… dari komen masbro/mbaksis, sepertinya “agak” sedikit apatis.

Perawan pun kalo gak bisa memberi keturunan kepada suaminya buat apa ? :tongue: Jadi semua itu tergantung pilihan masing2 ajalah, saling mengasihi saling menghargai mungkin lebih bermanfaat daripada soal selangkangan, xixixi peace GBU…

Yang orisinil aja deh :ashamed0002:

Kalo sudah hidup dalam Tuhan Yesus harus jaga keperawanan dan keperjakaan masing2 bagi para lajang. Karna posisi kita semua disini sbg warga FK sudah kenal Tuhan Yesus, ya no hav sex lah before marry. Yang standart2 ajalah pacaran, tidak usah aneh2 :love0072:

Amerika Serikat yg notabene mayoritas kristen aza dah lama tuh ga pake lagi standar masih perawan atau tidak dalam pernikahan. Tapi ini bukan maksud ane untuk dicontohin ya.

Saya sudah telanjur gak perawan lagi dengan bukti waktu periksa di dokter kandungan, lubang vagina sudah lebar bekas dimasuki penis walaupun selaput dara termasuk elastis gak mudah robek, karena sudah main seks sebanyak 7 kali dengan orang yang berbeda, waktu main ke 5 kali penis dimasukkan dalam2 dan kuat2 sehingga berdarah banyak.

Waduh, saya agak shock baca tentang pembahasan sex yang blak2kan begini ditambah bahasnya di areal publik dan saya sendiri tidak terbiasa baca kata2 vulgar biasanya saya skip. Sebenarnya kurang etis menceritakan detil2 apa yang sudah dilakukan dlm sex di areal publik begini dan tidak mengedukasi.

Apa yang sist milnalev alamin, buat saya jd berpikir sex model gonta ganti dan pra nikah, sangat tidak aman dan saya tidak melihat ada sisi kenikmatannya karna tidak halal :ashamed0004:

Tapi ya sudahlah setiap org punya masa lalu dan beda2 kondisi yang dialamin. Saya saranin sih, sist share dg kk rohani yang dewasa di gereja sist yang sesama rekan wanita juga biar kerohanian sist di cover. Ya sudah waktunya move on sist. Asal ada kemauan untuk berubah ke arah yang baik, Tuhan pasti tolong. Minta ampun sama Tuhan dan buka hati bagi pintu pertobatan :slight_smile:

Sist milnalev, alangkah baiknya juga membiasakan hati dan pikiran untuk fokus padahal yang kudus dan apa yang TUHAN YESUS berkenan. Perkatakan hal2 membangun agar kerohanian sist bertumbuh di jalan Tuhan. Keterbukaan adalah awal pemulihan memang benar, tapi apa yang perlu di share di areal publik perlu di pilah2 juga secara bijak agar tidak “miss leading”. Jd untuk lebih baiknya sist meningkatkan keimanan sist dan ikut tergabung dalam komunitas gereja. Itu lebih berguna buat keimanan sist.

GBU :angel:

pake motto: mau gini ngga mau ya sudah… :slight_smile:

@milna
kalo menurut saya anda sudah menjalani seks bebas tapi tidak tahu masa berlangsungnya sampai sekarang masih atau tidak.

kalau saya sarankan kembalikan lagi ke Tuhan, Dia yang paling tahu keadaan sis.
seseorang akan dituntut lebih …ketika seseorang tahu lebih, begitu pula kelemahan seorang manusia, hanya Tuha

klo sudah terlanjur ya pilihan hanya ada 2,antara bertobat atau tidak bertobat.klo udah tau salah tp masih dilakuin juga(dgn alesan butuh duit) berarti anda ga sungguh2 bertobat.klo mau tobat sungguh2 musti rela ga dapet ‘uang haram’ yg jumlahnya menggiurkan dlm hitungan jam & musti berjuang mencari pekerjaan halal.siap bayar harga ga??pilihan di tangan anda apakah mau di zona nyaman terus(tp terikat dosa) atau keluar dr zona nyaman.

mengenai suami ya lebih baik jujur aja ttg semuanya(termasuk masalah ga perawan) terhadap suami dari sebelum menikah,biasanya pernikahan yg dilandasi kebohongan/ketidakjujuran bakal banyak masalah ke depannya.yg jujur aja banyak masalahnya,terlebih lagi yg ga jujur.

Karena itu saya jujur saja lebih mengharapkan suami orang barat karena mereka lebih bisa menerima orang dengan apa adanya meskipun dengan latar belakang wanita sundal, kalo orang timur terutama orang Indonesia masih milih berdasarkan bibit, bebet, bobot.

Sekarang saya sudah gak main seks lagi setelah kena campak Jerman, sudah mulai tobat di gereja kharismatik yang mau terima apa adanya, tapi gak perawan lagi ya tetap gak perawan lagi kecuali diratus/operasi kecuali pria meskipun sudah berbuat sampai tak terbatas tetap gak ada bekasnya.