Tanah Kanaan dan Israel ????


Tanah Kanaan itu sebenarnya kepunyaan siapa?
Alkitab menjawab bahwa tanah itu diberikan Tuhan di atas segala tuhan kepada bangsa Israel (Jews). Mulai dari selatan Kanaan sampai ke utara yang berbatasan dengan sungai Efrat, tanah itu sebenarnya adalah MILIK PUSAKA ISRAEL, karena TUHAN yang memberikannya. Ayat pendukungnya bisa dilihat di: Yosua 1:4 dan Yehezkiel 47:13-20 . Hal di atas ini perlu dimengerti sungguh-sungguh. Lalu karena ketegartengkukan bangsa Israel, yang menolak Yesus sebagai Messiah, maka bangsa ini mengalami diaspora (tersebar/ menjauh dari kelompok) mulai dari tahun 70 AD ketika Jenderal Titus dari Roman Empire memusnahkan Jerusalem dan Holy Temple.
Sejak itu, Jews tersebar di seluruh dunia. Mereka menangis, meraung, berteriak kepada Tuhan, agar dipulihkan sebagai sebuah bangsa kembali. Dan anda tahu, berapa lama mereka meraung-raung kepada Tuhan? Selama 1878 tahun mereka menangis kepada Tuhan, memohon kemurahan Tuhan agar Jews dapat bangkit lagi seperti masa Raja Daud. Sejarah mencatat 15 May 1948, Israel resmi merdeka dan menjadi sebuah negara. Doa mereka dijawab Tuhan, karena TUHAN-lah Sang Penjaga Israel. Mazmur 121:1-8.

Saya setuju pendapat anda tentang Israel adalah pewaris Tanah Kanaan (Tanah perjanjian). Akan tetapi sebenarnya Janji Allah kepada Abraham sudah terpenuhi pada zaman Yosua.

[i]Yosua 21:43-45

21:43 Jadi seluruh negeri itu diberikan TUHAN kepada orang Israel, yakni negeri yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah untuk diberikan kepada nenek moyang mereka. Mereka menduduki negeri itu dan menetap di sana.
21:44 Dan TUHAN mengaruniakan kepada mereka keamanan ke segala penjuru, tepat seperti yang dijanjikan-Nya dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka. Tidak ada seorang pun dari semua musuhnya yang tahan berdiri menghadapi mereka; semua musuhnya diserahkan TUHAN kepada mereka.
21:45 Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi.

[/i]

Akan tetapi Bangsa Israel banyak melakukan dosa setelah itu. Maka Allah membenarkan Bangsa Israel terserak diseluruh bumi karena tidak Taat kepada perintah-perintah Allah.
Namun sekarang ini banyak denominasi gereja-gereja tidak mengetahui tentang hal ini dan menganggap Israel sekarang adalah benar dihadapan Tuhan.

bagaimana mereka dianggap benar? sedangkan mereka sendiri (orang-orang Yahudi) adalah Antikristus (menolak dan menyalibkan Yesus)?

[i]Matius 27:24-26

27:24 Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: “Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!”
27:25 Dan seluruh rakyat itu menjawab: “Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!
27:26 Lalu ia membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.[/i]

hal ini sangat mengerikan bukan?

melalui kebenaran ini mudah-mudahan teman-teman diforum dapat mengetahui bahwa Janji Allah terhadap bangsa Israel sudah terpenuhi pada zaman Yosua. dan sebab dosa-dosa orang Yahudi mereka dibenarkan Allah untuk terserak diseluruh dunia.

Setuju dengan Bung labbats19xx :afro:

Sekali lagi tolong bedakan BANGSA & NEGARA ISRAEL…
Melalui PB, ALLAH memperbaharui perjanjiannya dengan Abraham di mana yg disebut Bangsa Israel bukan lagi hanya oleh keturunan tetapi oleh KASIH KARUNIA & IMAN KEPADA ALLAH MELALUI YESUS KRISTUS.

Kita memperoleh kesempatan menjadi anak-anak ALLAH karena Bangsa Israel membangkang & BERDOSA dihadapan ALLAH, walau DIA masih bermurah hati & tetap memegang janji nya kepada Abraham walau tentu saja tidak semuanya secara otomatis menjadi bagian dari Kerajaan ALLAH… Lawong Musa yang sangat beriman pun tidak diperbolehkan masuk kanaan hanya karena kesalahan kecil (menurut kaca mata manusia), kenapa tidak Israel pun tidak diperbolehkan NYA masuk Kerajaan ALLAH ???

Di satu sisi memang bangsa israel menolak Tuhan dengan menyalibkan Tuhan diatas salib, namun disisi lain israel juga dipakai oleh Allah untuk menggenapkan maksud hati-Nya untuk menggenapkan penebusan bagi seluruh umat manusia. janji Allah kepada Abraham terdapat dua aspek yaitu satu keturunan abraham akan seperti bintang dilangit ini, mengacu kepada kaum beriman yang beroleh selamat dan seperti pasir dilaut yang melambangkan keturunan abraham secara daging. janji Allah tidak akan pernah berubah, bahwa tanah itu akan diberikan kepada mereka. hal ini akan Tuhan genapi dalam kerajaan seribu tahun.

walaupun israel telah menolak Allah, israel tetap adalah milik pusaka Allah, yang untuk sementara waktu diasingkan. israel boleh menolak Allah tetapi Allah tidak pernah menolak bangsa israel. hal ini dapat dilihat dari setelah mereka merdeka pada tahun 1948 tidak ada satu bangsapun yang dapat memusnahkan mereka dari muka bumi. Tuhan selalu melindungi mereka. karena jika mereka musnah maka Allah tidak akan dapat menggenapkan janjinya bahwa ketika Tuhan datang kembali kali kedua bait Allah akan dibangun kembali.

perkara Allah menyerakan mereka keseluruh bumi pada tahun 70 oleh titus adalah karena bangsa israel telah membawa percampuran dalam gereja dengan membawa hukum taurat dalam gereja sehingga Allah tidak bisa tinggal diam melihat hal ini. Tuhan Yesus ketika diatas salib telah menggenapkan semua hukum taurat sehingga seharusnya tidak boleh membawanya kembali kedalam gereja. perjanjian lama telah Tuhan Yesus genapi dan Tuhan Yesus telah mendirikan perjanjian yang baru. oleh karena itu ini menjadi peringatan bagi kita kaum beriman perjanjian baru agar tidak membawa hal-hal selain Kristus kedalam geraja. karena hal itu akan mendatangkan murka Allah.

didalam kitab wahyu akan ada 144.000 orang israel yang akan dimeteraikan oleh Allah. meraka akan berbagian dalam kerajaan Seribu Tahun. mereka akan juga berbagian dalam perhentian yang manis bersama dengan kaum beriman perjanjian baru. para pemenang dari kaum beriman akan mendapatkan bagian yang surgawi sedangkan bangsa israel akan mendapatkan bagian yang bumiah. kita akan meraja bersama dengan Tuhan dan mereka akan menjadi imam Allah dibumi.

selain itu kita juga perlu berhati-hati ketika membicarakan mereka. Allah pernah berjanji kepada Abraham bahwa Allah akan memberkati mereka yang memberkati israel dan mengutuk mereka yang mengutuki israel. hal ini manjadi kenyataan. coba lihatlah bangsa-bangsa yang mengutuki israel pasti tidak ada yang benar kondisinya. terjadi kekacauan dimana-mana, kemiskinan meraja-lela, dan pemerintahannya pasti tidak akan benar. oleh karena itu kita sebagai orang kristen jangan sekali-kali bertindak gegabah dengan mengatai mereka. jangan sampai murka Allah sampai kepada kita. ingat walaupun israel begitu bebal dan begitu keras kepala namun dipandangan Allah mereka tidak bercacat cela (3 berkat bileam).

[email protected] Yasperin Lawang…

Bangsa Isresl sebelum Yesus Kristus lahir maupun setelah Yesus wafat dan
naik kesorga…TUHAN ALLAH nya sama saja yaitu YHWH…yang menciptakan langit dan bumi…dan yang sudah menjanjikan tanah Kanaan
tsb untu mereka bangsa Israel diamii sampai dunia kiamat. Dimana Perjanjian Tuhan DNG bangsa Isrel telah di tahbiskan sejak ABRAHAM dan berlanjut ke Musa…walaupun bangsa Israel karena kebebalannnya di hukum oleh TUHAN untuk mengalami perbudakan di Babylonia dan Mesir
Tapi janji Tuhan tetap ya dan AMIN SERTA TAK BERUBAH DAN SETIA
sampai selama lamanya.

Salam GBU

israel ya milik israel alias yakub. Buktinya sampai sekarang selalu kembali kepada yakub

bangsa Israel terdiri dari :

  1. israel Jasmani adalah mereka sesuai dengan JANJI ALLAH KEPADA ABRAHAM - ISHAK DAN JACUB.

  2. Israel rohani adalah
    Galatia 3:29 Dan jikalau kamu adalah milik KRISTUS, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

ISRAEL ROHANI???
Banyak yang menganggap spt itu terutama yang ‘israel-oriented’ :char12:, tetapi itu sebenarnya kurang ditunjang oleh Alkitab.

Saya lebih senang menggunakan istilah bahwa orang Kristen adalah “keturunan Abraham” ketimbang sebagai istilah “Israel rohani”.

  • Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham. (Galatia 3:7)

  • Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah. (Galatia 3:29)

Jadi, lebih tepat disebut “keturunan Abraham”. dan juga, Abraham lebih dulu ada daripada Israel.

setuju dengan saudara sarapan pagi. tapi tetap mereka adalah anak yakub bukan? saudara kita juga ^^

Orang Palestina “musuh” Israel juga saudara kita juga…
Gereja Nativity di Bethlehem isinya kebanyakan orang2 Palestina, bukan orang Israel.

Saya tetap lebih suka anak-anak Abraham, toh dalam Yahudi juga dikenal kaum “proselit.” Dan masih ada istilah “adopsi” yang dipakai Rasul Paulus untuk menyebut orang2 yang menerima keselamatan dari Allah yang bersifat universal.

Istilah “Israel” dan “Yakub” itu sifatnya “Primordialisme,” toh Israel juga nggak anggap bahwa Kekristenan adalah kontinuitas dari Yudaisme, jadi jangan GR menyebut diri “Israel Rohani.”
Apalagi tidak ada istilah “Israel Rohani” dalam Alkitab.

Sejak tahun 1980-an, kita telah melihat gerakan-gerakan dari beberapa aliran Kristen tertentu di Indonesia yang ikut-ikutan berorientasi fundamentalis “right or wrong Israel adalah bangsa pilihan Allah.”

Sikap fundamentalisme “right or wrong Israel adalah bangsa pilihan Allah” dengan sendirinya menyeret dalam konsep nasionalisme Yahudi atau lebih tepatnya disebut “Zionis Kristen”. Khususnya sikap yang membenarkan apa-saja untuk tujuan ‘Pembangunan Bait Allah’ secara fisik yang akan dibangun di Sion atau di kota Yerusalem di daerah Palestina sana. Padahal di kalangan bangsa Palestina sendiri ada lebih banyak orang Kristen daripada di Israel. Sebagai contoh Kahlil Gibran penulis terkenal yg berdarah Palestina adalah seorang Kristen.

Apakah YESUS mengajarkan kita untuk menjadi seorang yang memegang Nasionalisme Yahudi dengan menyebut diri “Israel rohani”?
Maka, untuk apa Kekristenan harus terseret pada ‘nasionalisme Yahudi’ yang oleh YESUS sendiri ditolak?

saudara sarapan pagi saya sangat suka dengan postingan anda, hampir semua.
bisakah saudara jelaskan mengapa right or wrong about israel merupakan bentuk dari zionis?
ajaran apakah zionis itu?
zion sendiri adalah bukit yang sangat melegenda di israel
yup. palestina pun saudara kita
semua bangsa adalah untuk Yesus Tuhan

Terimakasih.

Ketika orang Kristen membenarkan semua tindakan Israel (yang kita tahu bersama tidak selalu benar), kita masuk ke dalam paham gerakan “nasionalisme Yahudi”

Zionisme adalah sebuah gerakan kaum Yahudi yang tersebar di seluruh dunia untuk kembali lagi ke Zion, bukit di mana kota Yerusalem berdiri. Gerakan yang muncul sejak abad ke-19 ini ingin mendirikan sebuah negara Yahudi di tanah Palestina yang kala itu dikuasai kekaisaran Usmaniah Turki.

Zionisme adalah sebuah gerakan kaum Yahudi yang tersebar di seluruh dunia untuk kembali lagi ke Zion, bukit di mana kota Yerusalem berdiri. Gerakan yang muncul di abad ke-19 ini ingin mendirikan sebuah negara Yahudi di tanah Palestina yang kala itu dikuasai kekaisaran Usmaniah Turki.

Sumber : Wikipedia

Bukan melegenda saja, …Sion (Yerusalem) adalah “Kiblat” di masa lalu. Tapi untuk umat Perjanjian Baru, Tuhan YESUS adalah kiblat kita (bukan Sion).

Artikel terkait : http://www.sarapanpagi.org/kiblat-pindah-vt956.html#p2745

karena itulah saya tidak mau terlalu larut dalam tafsir “akhir zaman” yang biasanya marak di kalangan karismatik, memfokuskan Israel membangun Bait Allah ke-3 yang mengarahkan orang Kristen pada sikap nasionalisme Yahudi termasuk istilah semacam “Israel Rohani.”

lihat Artikel : http://www.sarapanpagi.org/nasionalisme-Yahudi-dan-Kristen-fundamentalis-vt572.html#p1169

Yes.

@ saudara sarapan pagi
bukankah gerakan zionisme tidaka ada masalahnya saudaraku?

karena itulah saya tidak mau terlalu larut dalam tafsir “akhir zaman” yang biasanya marak di kalangan karismatik, memfokuskan Israel membangun Bait Allah ke-3 yang mengarahkan orang Kristen pada sikap nasionalisme Yahudi termasuk istilah semacam “Israel Rohani.”
untuk posting saudara yang di atas menarik sekali untuk dibahas
karena terus terang saya karismatik
dan bukankah bait Allah ke 3 memang harus ada?

Tuhan Yesus memberkati anda yang sudah banyak juga memberkati saya

Zionisme bermasalah, perangnya menyebabkan ketidakdamaian, dan orang2 yang menjadi korban, perlu diingat banyak juga korban dari kalangan Kristen Palestina.
Walau demikian tentu sayapun tidak menutup mata, bahwa ada “action-reaction” keduanya terlibat dalam kekerasan, baik pihak Palestina maupun Israel.

Ada propaganda gerakan Zionisme yang perlu dicermati, yang bukan saja ditujukan untuk bangsa Yahudi, tetapi pemerintah Israel dengan gencar mempromosikan rasa ‘cinta Tanah Suci/Yahudi’ di kalangan orang-orang Kristen misalnya dengan promosi ‘Holy Land Tour’ maupun memperkenalkan bahasa Ibrani dan budaya Ibrani modern agar dikenal masyarakat dunia. Program besar-besaran Zionisme ini bukan saja mendatangkan devisa tetapi memasukkan dukungan keuangan yang luar biasa dari seluruh dunia dan lebih dari itu dukungan yang paling penting adalah dukungan politis. Kelompok Zionis-religious memanfaatkan sentimen agama untuk memperoleh dukungan dengan cara kembali menekankan kesucian kota Yerusalem dan keinginan pembangunan kembali ‘Bait Allah’ sebagai pusat ibadat bukan saja bagi orang Yahudi tetapi ditujukan juga untuk orang-orang Kristen di seluruh dunia. Dalam konflik Israel-Arab yang tidak pernah selesai itu usaha Zionisme telah menggiring orang-orang Barat dan Kristen diseluruh dunia untuk bersimpati bahkan memihak kepadanya.

Bagi umat Kristen yang memiliki hubungan batin dengan Israel karena sebagian kitab sucinya sama, memang dapat dimaklumi kalau ada rasa keberpihakan kepada Israel, apapun yang dilakukan Israel, namun peristiwa pengeboman di Gaza dan daerah2 lain Palestina ini bisa menjadi cermin untuk berfikir sejenak. Benarkah Israel melakukan kehendak Allah dalam konfliknya di Gaza? Dan bagaimana sebenarnya sikap otoritas Israel terhadap umat Kristen dan yang percaya YESUS sebagai Messias?

Palestina sebagian besar adalah beragama Islam dan sebagian kecilnya adalah Kristen-Arab Palestina. Di era kepemimpinan Yasser Arafat alm. ada seorang tokoh yang bernama Hanan Asrawi, ia adalah jurubicara Palestina yang kondang, ia beragama Kristen. Jadi konflik yang terjadi antara Negara Israel dan Palestina di masa kini tsb tidak dapat dikatakan sebagi konflik agama, karena kelompok Kristen Palestina pun ambil bagian dan bahkan menjadi orang-orang penting bagi kemerdekaan Palestina. Konflik Israel-Palestina sepenuhnya adalah perang wilayah.

Kekristenan tidak bersifat ‘etnis sentris’ atau ‘Yahudi sentris’ yang berorientasi sentripetal (memusat) tetapi keristenan bersifat ‘Kristosentris’ yang bersifat sentrifugal (menyebar ke seluruh bumi).

Yahudi orthodox yang militan mendorong pembangunan Bait Allah ke-III ini (termasuk sebagian orang2 Kristen mengharap demikian), namun demikian kalangan Yahudi moderat umumnya tidak mempersoalkan pembangunan tersebut.

Kalangan Yahudi/ Yudaisme masih menanti-nantikan Mesias. Mereka bercita2 membagun Bait Allah supaya Mesias berada disitu.
bagi Kristianitas Sang Mesias sudah datang, Dia adalah YESUS KRISTUS.

Kalangan Yudaisme mencari-cari Red Heifer (Lembu Merah) untuk Kurban.
Tapi, bagi Kristianitas Kurban itu sudah genap dengan kematian KRISTUS di Kayu Salib (Ibrani pasal 8 s/d 10).

Sejujurnya saya tidak peduli kapan atau ada tidaknya Bait Allah ke-3. Karena YESUS KRISTUS tidak akan bertahta di Bait Suci itu, karena itu terlalu “kecil” buat-Nya :slight_smile:

Dan kita sudah melihat bahwa dalam sejarahnya, baik yang diceritakan dalam Alkitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, bangsa Yahudi lebih mementingkan adat-istiadat, hukum manusia, dan ibadah lahiriah. Orang Yahudi lebih mementingkan Bait Allah sebagai bangunan daripada sebagai ‘tempat kehadiran Allah’ yang ‘firmanNya perlu ditaati’. (bandingkan dengan Yohanes 2:19-21 dimana YESUS KRISTUS menunjuk tubuhNya itulah Bait Allah).

Dalam pelayanannya, YESUS berkali-kali berhadapan dengan perilaku umat Yahudi dan memberikan pemandangan yang berbeda mengenai konsep kurban dan bakaran dan konsep mengenai Bait Allah.

* Markus 7:6-8
7:6 Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
7:7 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.
7:8 Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."

Kurban dan Pembangunan Bait Allah-3 yang dimaui kalangan Yudaisme tidak ada urusan dengan Kekristenan.

Kristianitas bukan Yudaisme.
Cita2 terhadap Pembangunan Bait Allah ke-3, ga’ ada urusannya dengan Kekristenan.

Ada propaganda gerakan Zionisme yang perlu dicermati, yang bukan saja ditujukan untuk bangsa Yahudi, tetapi pemerintah Israel dengan gencar mempromosikan rasa ‘cinta Tanah Suci/Yahudi’ di kalangan orang-orang Kristen misalnya dengan promosi ‘Holy Land Tour’ maupun memperkenalkan bahasa Ibrani dan budaya Ibrani modern agar dikenal masyarakat dunia.
bisa jelaskan lebih dalam saudaraku tentang program holy land tour ini?
saya sangat tertarik
bukankah kunjungan itu boleh2 saja ?
dan bukankah memang tanah itu adalah tanah bapa2 rohani kita?

Sejujurnya saya tidak peduli kapan atau ada tidaknya Bait Allah ke-3. Karena YESUS KRISTUS tidak akan bertahta di Bait Suci itu, karena itu terlalu “kecil” buat-Nya
Yup saya setuju juga karena kitalah bait-Nya^^

Dan saudaraku bukankah pembangunan bait Allah yang ke 3 sudah dinubuatkan?
dan apakah mereka sudah menemukan tabut perjanjian?

Tuhan Yesus memberkati anda

Ngga’ ada yg ngelarang kunjungan kesana, Bro
Tetapi bagaimanapun kita harus mencermati maksud2 yang mengikutinya. Yaitu penggiringan ke arah “Nasionalisme Yahudi,” dan kita harus ingat bahwa justru di kalangan Palestina banyak orang2 Kristen yang ikut menderita karena aksi2 Zionis Israel.

Kekristenan seperti yg sudah dijelaskan, melintasi batasan2 bangsa2, etnis dll…. Tidak ada orang Yahudi, Yunani dll, semuanya didalam 1 kewarganegaraan yang baru “umat KRISTUS”.

Silahkan pasang ayatnya, kita bahas sama-sama yuk.

Wajarnya sih di Bait Allah ada Tabut Perjanjian.
Tetapi, menurut beberapa sumber sejarah, tidak ada tabut perjanjian di era Bait Allah yang kedua bikinan Herodes itu. Tabut perjanjian itu sulit dilacak lagi keberadaannya, yang ada hanyalah dugaan, dugaan, dan dugaan.

Kalau mau cari Tabut, kayaknya musti gabung sama Indiana Jones dalam aksinya di film “Raider of the lost ark”, konon ia menemukan Tabut suci di dalam pyramid. Sayang dalam film Indiana Jones yang baru ngga’ nerusin cerita ini, barangkali episode selanjutnya, kita tunggu aja barangkali Steven Spielberg kembali berdongeng :slight_smile:

Artikel terkait :
TABUT, TABUT PERJANJIAN, di http://www.sarapanpagi.org/tabut-tabut-perjanjian-vt2585.html#p14911

Ngga’ ada yg ngelarang kunjungan kesana, Bro
Tetapi bagaimanapun kita harus mencermati maksud2 yang mengikutinya. Yaitu penggiringan ke arah “Nasionalisme Yahudi,” dan kita harus ingat bahwa justru di kalangan Palestina banyak orang2 Kristen yang ikut menderita karena aksi2 Zionis Israel.

ya, tetapi kenapa ketika saya melihat israel saya merasa sangat mengasihi mereka, bukan berarti saya memusuhi palestina, tetapi israel adalah bangsa yang dirongrong terus oleh kekejaman negara di sekitarnya
entah saya selalu berpikir “bukankah mereka adalah anak2 yakub”?
bukankah baik juga kalau mereka memiliki tanah mereka sendiri.
bukankah bangsa2 sekitarnya yang memang sangat memojokkan mereka dan sama sekali ingin membumi hanguskan israel?
tapi entah bagaimanapun tangan Tuhan menyertai mereka
saya sering merasa Tuhan masih sangat sangat mengasihi mereka
karena Dia memelihara anak2-Nya, dari ujung bumi yang satu ke yang lain . perorangnya bahkan. sampai tidak ada satu helai rambutpun yang jatuh tanpa Tuhan Yesus tidak mengetahuinya

Kekristenan seperti yg sudah dijelaskan, melintasi batasan2 bangsa2, etnis dll…. Tidak ada orang Yahudi, Yunani dll, semuanya didalam 1 kewarganegaraan yang baru “umat KRISTUS”.
saya sangat sangat setuju
tap[i bukankah mereka perlu punya tempat tinggal saudaraku?

Mrk. 13:14 "Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya*–para pembaca hendaklah memperhatikannya–/maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.
apakah ayat ini masuk saudaraku?

alau mau cari Tabut, kayaknya musti gabung sama Indiana Jones dalam aksinya di film “Raider of the lost ark”, konon ia menemukan Tabut suci di dalam pyramid. Sayang dalam film Indiana Jones yang baru ngga’ nerusin cerita ini, barangkali episode selanjutnya, kita tunggu aja barangkali Steven Spielberg kembali berdongeng
he3^^
anehnya lagi katanya ada di afrika(nigeria kalau tidak salah)
tetapi saya rasa tabut iti tetap ada di tanah israel
walau tabut itu tidak penting lagi karena Yesus yang adalah Tuhan sudah datang sendiri dan menebus dosa, dan membuka jalan pendamaian antara kita dengan Bapa^^
menurut saudara sarapan pagi?

agak OOT sih
tapi menurut saudara sarapan pagi adakah nubuatan tentang bangsa2 sekarang di Firman Tuhan? seperti amerika, cina, rusia,iran?
karena saya sering melihat buku yang mengatakan tentang gog dan magog adalah negara2 tersebut
saya berharap juga sharingan dari anda
Tuhan Yesus memberkati^^

hmmm…

Praise the lord!!!

=========================================
Join yuk di jejaringSosial Kristen.
http://www.pohonsesawi.co.nr

bisa update status, like status teman, dan lain-lain…
chat juga bisa!!! :slight_smile:

exia : « Reply #16 on: Today at 02:07:37 PM »

Ngga' ada yg ngelarang kunjungan kesana, Bro Tetapi bagaimanapun kita harus mencermati maksud2 yang mengikutinya. Yaitu penggiringan ke arah "Nasionalisme Yahudi," dan kita harus ingat bahwa justru di kalangan Palestina banyak orang2 Kristen yang ikut menderita karena aksi2 Zionis Israel.

Tuhan YESUS datang yang kedua kalinya dan memerintah 1000 tahun untuk memulihkan BANGSA ISRAEL SEBAGAI UMAT PERJANJIAN ANTARA ALLAH DENGAN ABRAHAM.

Bukan cuma Israel, namun semua KRISTEN SEJATI