Tanya: Seorang di antaramu adalah iblis.

[email protected]

Anda tidak perlu bingung …karena Tuhan Yesus Kristus baru melakukan prosedur awal / pertama saja…yaitu memilih.
Tetapi Beelum lagi masuk dalam step berikutnya…yaitu siapa yang menjadi yang terpilih bukan…??? Wong Yesus Kristus saja waktu itu belum juga masuk dalam proses penyaliban bukan…?? kemudian kematian dan penguburannya bukan…?? kemudian kebangkitan-NYA…
jADI yUDAS ITU BELUM APA APA mengikuti Tuhan Yesus sampai tuntas sebagai mana kesebelas murid Tuhan YANG LAINNYA…

Jadi saat Yesus TELAH BANGKIT DARI KEMATIAN ITULAH MENANDAKAN Tuhan Yesus Kristus sudah mengalahkan dunia ALAM MAUT…( kekuasaan Iblis atau kekuasaan dosa…).
Nahh…jika dikatakan bahwa Milik-Nya tidak dapat di ambil oleh kuasa lain…memeng benar…!!! Tapi nyatanya Yudas jatuh dalam dosa pengkhianatannya adalah sewaktu Tuhan Yesus belum mati di kayu salib dan belum bangkit dari kematian-NYA… dst…dst nya…

Salam GBU…

tidak ada tertulis, bahwa Yudas masuk neraka…
itu hanya penambahan persepsi pribadi… dan itu sungguh tidak valid adanya…

Yoh 21:20 Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: “Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?”

21:21 Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: “Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?”

21:22 Jawab Yesus: “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.”

21:23 Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: “Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.”

ukas 17:4 Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia."

Yesus saja menyuruh pengikutnya untuk mengampuni orang yang menyesal, masa Tuhan yang Maha kasih tidak mengampuni kesalahan Yudas?

menurut saya juga begitu, karena Yudas sudah menyesal, pastilah Tuhan yang Maha kasih akan mengampuninya, karena Tuhan sendiri yang menyuruh kita mengampuni orang lain yang menyesal.

Lukas 17:4 Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia."

Kalau menyesal benar, dan selama ini memang percaya penuh pada Kristus, maka Yudas tidak akan kehilangan iman, dan memilih bunuh diri, tapi dia akan seperti Petrus, menyesal, dan walau masih bingung dan belum mengerti benar semua perkataan Yesus, dia sabar menanti dalam iman. :smiley:

salam

Gimana mau diampuni, wong dah bunuh diri duluan. Dan sebenarnya bila Yudas benar mengenal Yesus, dia pasti ingat ttg perkataan Tuhan yang mengampuni 7x7x. trus ga tertekan dan bunuh diri. mau mati, tobat, diampuni, contoh penjahat disebelah Yesus saat dikayu salib, lha kalau sudah mati belum bertobat piye bro? jangan kura2 dalam perahu deh.

boleh tau ayatnya dalam Alkitab yang mengatakan bunuh diri masuk neraka atau termasuk dosa kekal yang tidak terampuni?
:slight_smile:

Tidak ada. Tapi bunuh diri, IMHO menghilangkan kesempatan seseorang untuk diperbaharui dan memperbaharui diri dalam Tuhan. Intinya, orang yang bunuh diri telah memberhentikan Tuhan dari pekerjaanNya atas diri orang yang bunuh diri tsb. Masalah dosa atau tidak, masuk neraka atau tidak bukan urusan saya menghakimi. :smiley:

baiknya ayat yang anda sertakan, akan betul adanya bila persis seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut…

yang saya garis pertebal merah… ada proses yang dilakukan oleh orang yang menyesal tersebut… dengan 7 kali sehari, dan 7 kali ia kembali dan berkata , dia menyesal…

sangat berbeda dengan Yudas…

Mat 27:3
Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua,

Kamu memang LICIN kek Belut Putih ditambah lagi kamu gak cepat PUAS atas jawaban2 Ngambang yg kalau ditanya lebih lanjut … terus menguap kek Kamper ketiup angin ! Oke punya dan Cerdas pertanyaan2 yg kamu ajukan ! :afro: ;D :cheesy:
Saya jawab dari Pertanyaan Terachir lalu saya runut kedepan ya Kura Kura !
Ayat yg kamu tanyakan itu ter SURAT dalam kata2 Tuhan Yesus sbb :
"Janganlah kamu membenci seseorang karena HAL ITU sama halnya dengan kamu membunuhnya … Tidak ada tempat bagi seorang Pembunuh di Sorga ! "
Kalau Pembunuh secara umumnya yg dibunuh adalah orang lain. Tetapi jangan lupa dengan yg namanya BUNUH DIRI … yg DIBUNUH adalah dirinya sendiri. Jadi Statusnya TETAP PEMBUNUH !
Gimana , kamu telah memahaminya ? :coolsmiley: :happy0062:

Kalau ia menyesal , gak bakalan Yudas menjadi seorang Pembunuh dengan BUNUH DIRI … setelah menyebabkan Pembunuhan terhadap Insan Suci itu, Yudas malahan melakukan Hal yg FATAL membunuh dirinya sendiri … sehingga ia sendiri menyebabkan dirinya tidak memiliki Kesempatan untuk BERTOBAT ! Langsung TUTUP BUKU, bro !
Jadi baru diampuni 1 X, langsung TUTUP BUKU , ya mana punya kesempatan 6 X diampuni, iya 'kan Bro ?! :coolsmiley:

Jawaban yg perlu kamu renungkan adalah :
Yesaya 55 : 8 – 9
“Sebab Rancangan-Ku bukanlah rancanganmu dan jalanmu bukanlah Jalan-Ku, demikianlah Firman Tuhan ….Seperti tingginya langit dari bumi demikianlah tingginya Jalan-Ku dari jalanmu dan Rancangan-Ku dari rancanganmu”. ………makna tersiratnya adalah JALAN dan RANCANGAN-Nya sukar dimengerti AKAL manusia tetapi mudah dipahami HATI manusia

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah Firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. - Yeremia 29:11

1. benar, tapi mengapa Yesus memilih [b]1 orang yang harus binasa? [/b] bukankah Yesus datang untuk mencari orang berdosa agar bertobat dan selamat?
Lalu apakah kamu bisa menjawab mengapa Allah yg kita sembah memilih Yesus yg harus binasa, Insan Suci Tanpa Dosa itu ....... mengapa Allah tidak pilih cara yg mudah saja cukup dengan berkata "Aku ampuni engkau hai segala manusia !"
2. kita semua tahu Yesus adalah Mahatahu, masa masih milih orang yang pasti binasa? ya sia-sia dong. mending pilih murid lain aja yang sudah pasti selamat
Karena ke Maha Tahuan-Nya itulah maka Ia sudah merancang seperti Rancangan-Nya yg tentunya kamu tidak mengerti kok SEPERTI itu adanya ? Bisakah kamu mencari Hikmat dibalik Peristiwa yg kamu tanyakan itu dari Firman-Nya didalam : Yohanes 10 : 18 Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan [u][b]Aku memberikannya [/b] [/u] menurut [u][b]kehendak-Ku[/b][/u] sendiri. [b]Aku berkuasa [u]memberikannya[/u] [/b] dan berkuasa mengambilnya kembali. Apakah anda tahu ada Kehendak-Nya yg jauh lebih luas didalam "Kehendak-Nya melepaskan Yudas" ? Cari tahu ya Bro !

Sekarang saya ingin bertanya yg JAUH LEBIH MENDASAR, mengapa sih Allah membiarkan Iblis memberontak kepada-Nya ? Apa anda mempunyai Hikmat untuk menjawabnya ?

Semua Ciptaan-Nya yg HIDUP mempunyai CIRI yg dilekatkan kepada mereka yaitu Free Will alias Kehendak Bebas. Apakah artinya BEBAS dalam ber Kehendak ? Itu artinya Allah tidak mau ikut campur dalam “Area Bebas tanpa Ikut Campur tangan Allah” , itulah yg harus KUDU kamu ingat dan renungkan !
Jadi kalau si Premannya TETAP mau BAWA CARA dan Kehendak Bebasnya sendiri … ya Allah yg selalu SETIA atas kata dan janjinya dalam hal Free Will … ya itu sih Pilihannya sendiri si Preman, dong Bro !
Mau diselamatkan tapi si Premannya OGAH … ya mau diapain lagi ?!! Allah yg kita sembah mah gak suka maksa2 untuk melakukan Perintah-Nya kepada manusia !

memang manusia ciptaan Tuhan,karna manusia ciptaan yg paling mulia di mataNYA
manusia di beri akal pikiran dan kebebasan untuk MEMILIH…
seperti hal nya HARI,apa yg ada hari ini belum tentu ada esok hari…’

MUNGKIN pada saat Tuhan memilih keadaan org yg di pilihnya betul tertuju kepada YESUS…
tp bukan iblis klo ga bisa membujuk sedang kan adam aja terbujuk koq…
dan YESUS sekali lagi MUNGKIN sudah mengetahui muridnya yg sudah terbujuk oleh iblis…

nb:“kata MUNGKIN” saya pergunakan karna bukan org yg mengenal injil sangat dalam,saya belum lama mengenal Yesus secara pribadi
jadi saya takut salah…GBU

Bro beberapa kali Alkitab mencatat bahwa Yesus TAHU apa yg ada didalam hati orang2 yg berhadapan dengannya !
Karena Yesus adalah Allah Juruselamat dan Maha Tahu, gak boleh mengatakan MUNGKIN bagi-Nya karena Ia mengajarkan sesuatu yg PASTI karena apa yg diucapkannya PASTI TERJADI ! Semua ucapan-Nya adalah Ya dan Amin !
Selama ada ke ragu2an terhadap-Nya , berarti anda belum MENGENAL dan MEMAHAMI-Nya. Sering2 ya Bro TERJUN dan IKUTAN disini agar Pengetahuan anda bertambah sehingga anda makin mengenal-Nya. Tak kenal maka tak sayang, kata orang !

Yohanes 10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

Yesus yang memilih Yudas, saya masih tidak percaya, iblis dapat merebut Yudas dari tangan Yesus.
Walaupun Yudas telah melakukan kesalahan, tapi kemudian dia menyesal, walaupun akhirnya dia melakukan kesalahan lagi dengan bunuh diri, tapi ini bukan dosa kekal, imannya masih dapat menyelamatkannya.

Apakah memilih berarti diselamatkan?
atau 12 Rasul tersebut dipilih untuk apa? untuk diselamatkan? atau untuk hal-hal lain?

Mereka itu siapa? Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.
Jadi bukan hanya Para Rasul/ Murid Yesus, apakah semua Para Rasul termasuk Yudas? tidak disebutkan juga. Yang ada cuma ditulis “domba domba-Ku”.
Kapan tidak seorangpun akan merebut mereka (domba domba-Ku)? setelah diberi hidup kekal atau sebelum diberi hidup kekal?
Kapan Yesus memberikan hidup kekal? Yang kita ketahui diantara mereka itu adalah murid-murid Yesus/ Para Rasul dan semuanya binasa/mati.

Mungkin kalau Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Anda tidak akan melihat kontradiksi kedua ayat tersebut.

maksudnya jika kita sudah dipilih oleh Tuhan, kita masih belum mendapatkan jaminan hidup kekal?

yang menjadi pertanyaan pada saat kapan kita mengetahui kita dipilih Tuhan??

dan benar benar mengetahui bahwa memang Tuhan telah memilih kita??

apakah dengan langsung Tuhan dari langit berkata: “hai anakku, engkau kupilih sebagai pilihanku,” sehigga kita bisa yakin kita tidak akan kehilanagan jaminan hidup kekal…