Tanya tentang DOSA ASAL (Roma 5:12)

PAULUS berpendapat bahwa dosa masuk kedunia oleh karena pelanggaran (dosa)Adam (satu orang) dan oleh sebab itu PAULUS berpendapat bahwa semua manusia TELAH MELAKUKAN DOSA atau BERBUAT DOSA. Kesimpulannya bahwa manusia berbuat (melakukan) dosa itu disebabkan oleh perbuatan dosa Adam (satu orang).(ringkasan dari Roma 5:12)

Pertanyaannya :

  1. Dimana PAULUS merujuk pendapatnya bahwa dosa masuk kedunia oleh karena dosa Adam ?
  2. Menurut PAULUS bahwa perbuatan dosa manusia disebabkan oleh perbuatan dosa Adam, tapi Yohanes dalam 1 Yohanes 3:8 menyatakan bahwa perbuatan dosa manusia itu berasal dari iblis. bagaimana pandangan anda terhadap adanya perbedaan ini ?

Sebelumnya saya sampaikan terimakasih atas jawabannya dan mohon maaf bila nanti dalam pembahasan kurang berkenan.

Ini pendpt sy…belum tahu member lain…kita kopas sama2…

Yehezikiel
18:19 Tetapi kamu berkata: Mengapa anak tidak turut menanggung kesalahan ayahnya? --Karena anak itu melakukan keadilan dan kebenaran, melakukan semua ketetapan-Ku dengan setia, maka ia pasti hidup.

18:20 Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.

Coba baca ayat itu bhwa kita semua tidak akan menanggung dosa orang lain bahkan dosa Ayah kita sendiri…apatah lagi dosa Adam? Sejak dr dulu lagi tidak ada dosa asal…Jelaskn ayat itu dr P.Lama…

Mazmur 51:5

(51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan , dalam dosa aku dikandung ibuku.

Dosa asal bukan berarti dosa yang ditumpuk-tumpuk ke anak cucu.

Terimakasih atas tanggapannya sdri maryam dan sdr biji sesawi, mari fokus kepertanyaan yang saya ajukan dan silahkan anda jawab menurut pengetahuan anda terhadap bible. Sekali lagi mohon maaf bila kurang berkenan.

dosa asal = natur untuk berbuat dosa

Harus di mengerti dulu arti dosa asal/original sin, biar ga pada bingung :

Original sin is a condition, not something that people do: It’s the normal spiritual and psychological condition of human beings, not their bad thoughts and actions. Even a newborn baby who hasn’t done anything at all is damaged by original sin. Original sin affects individuals by separating them from God, and bringing dissatisfaction and guilt into their lives.

Pertanyaannya :
  1. Dimana Paulus merujuk pendapatnya bahwa dosa masuk kedunia oleh karena dosa Adam ?

  2. Menurut Paulus bahwa perbuatan dosa manusia disebabkan oleh perbuatan dosa Adam, tapi Yohanes dalam 1 Yohanes 3:8 menyatakan bahwa perbuatan dosa manusia itu berasal dari iblis. bagaimana pandangan anda terhadap adanya perbedaan ini ?

  • Paulus adalah orang Yahudi, dan dalam kepercayaan Yahudi Kabalah kuno, manusia Adam di sebut sebagai “Adam Kadmon” :

  • “Adam Kadmon” is an ancient qabballistic word for “universal man.” It is the template or design for the human being.

    Jadi kalau templatenya (Master) cacat, maka hasil duplikasinya akan cacat juga.

    • Dalam PL di katakan bahwa manusia “mati” setelah makan buah terlarang. (Kejadian 2:16, 17)
    • Isa 42:3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
      kondisi akibat original sin di gambarkan seperti buluh yg patah, dan sumbu yg pudar nyalanya.
    1. Yang di bicarakan di 1 Yoh 3:8 adalah dosa perbuatan.

    GBU

    [email protected]

    Saya rangkum saja dari 3 item pertanyaan yang anda lontarkan tsb dalam satu jawaban saya saja ya…??
    Yaitu :Bahwa dosa itu menjadi sebutan dosa bawaan dari ADAM & Hawa kepada umat manusia keturunannya sebelum SAAT lahirNYA Yesus Kristus ke dunia ini…?? Dikarenakan keturunan manusia dilahirkan melalui unsur kedagingan manusia yang berdosa pula…dan DNA nya dari manusia juga. Bukan dari DNA Sorgawi…seperti Yesus Kristus.

    Salim

    1. Mohon maaf, dari penjelasan anda saya hanya mendapatkan rujukan di Kejadian 2:16-17 dikatakan diayat itu bahwa Adam kalau makan buah larangan tsb. pada saat (waktu) itu dia mati. Itulah hukuman buat Adam. Mati disini bukan makna sebenarnya tapi hanya kiasan (alagoris) sebab nyatanya Adam tidak mati saat itu. Dengan demikian saya tidak menemukan bahwa dosa (hukuman Tuhan) masuk ke dunia sbagaimana PAULUS katakan.

    2. Apa dasarnya anda menyatakan bahwa 1 Yoh.3:8 itu tentang dosa perbuatan, apa Adam saat melanggar itu bukan perbuatan pelanggaran ?

    Sekali lagi mohon maaf kalau ada kata-kata yg kurang berkenan…

    Terimakasih jawabannya, maaf anda sebaiknya menjawab dua pertanyaan saya tsb. sebab dari 3 rangkuman jawaban anda itu tidak menjelaskan pertanyaan saya tsb.

    Dosa asal=natur berbuat dosa
    Jika iblis tak ada, mungkinkah manusia masih memiliki natur berbuat dosa ?
    Bukannya dosa adam dan keturunannya itu akibat hasutan iblis…
    Jadi… Adakah sebenarnya natur tsb ?

    coba dirasakan sendiri, natur tsb ada atau tidak sih?

    Jangan ngajak berSubjektif ria donk, ntar debat kusir lagi…

    Maaf saudara-saudara, mohon bisa menahan diri tidak berkomentar yang hanya menyampaikan pendapat sendiri dan tidak berdasar ayat-ayat di bible. Dua pertanyaan saya di TS ini berkaitan dengan PENDAPAT PAULUS di Roma 5:12 adalah sangat prinsip, karena dari pernyataan PAULUS tersebut terbangun KEYAKINAN KEKRISTENAN, maka fokuskan kepada dua pertanyaan saya tsb. Terimaksih dan mohon maaf…

    jika iblis tidak ada datang ketaman eden untuk menggoda si hawa,?? pastilah kita sekarang ini ( termasuk anda )…sudah hidup damai di taman eden tsb…

    Tapi pada kenyataannya kita berada didunia fana ini kan…?? diakibatkan kita manusia keturuan Adam dan hawa yang nota bene sama-sama memiliki daging/tubuh ;jiwa dan roh seperti kita ini, Jadi perbuatan dosa adam hawa ya masih tersimpan ditubuh kedagingan kita ini . Tetapii stelah TYK datang kedunia…menjadi lain persoallan.nya, Karena dari situ sudah terjadi 2 glolongan besar type manusia yang ada di dunia ini. Yng golongan satunya sudah percaya kep TYK dan golongan yang satunya LAGI belum/tidak percaya kepada TYK.

    ARTINYA DISINI BISA ANDA TEBAKLAH…!! Mana MANUSIA yang masih mengandung dosa asal dan mana manusia yang sudah steril dari dosa asal.

    Salam

    Saya sudah berikan ayat dari Mazmur:

    Mazmur 51:5

    (51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan , dalam dosa aku dikandung ibuku.

    Di mana jelas bahwa pandangan “manusia sudah berdosa bahkan semenjak di dalam kandungan” bukanlah temuan Paulus, atau baru diketahui dari jaman Paulus.

    “jika iblis tidak ada datang ketaman eden untuk menggoda si hawa,?? pastilah kita sekarang ini ( termasuk anda )…sudah hidup damai di taman eden tsb.”----
    Jika, setelah iblis membuat dosa adam hawa, kemudian iblisnya langsung ditangkap dan dihukum
    Masih adakah natur berbuat dosa adam, dan turunannya…

    Maaf, Mazmur 51:5 itu menjelaskan keluhan Daud atas perbuatan dosa yg dilakukan dan Daud menganggab perbuatan dosa itu ada sejak dalam kandungan ibunya. Daud diayat itu tidak minyinggung perbuatan dosa Adam. Keluhan Daud itu bukan pernyataan Tuhan. Jadi maaf, itu tidak menjelaskan dosa masuk kedunia oleh karena perbuatan dosa Adam.
    Sedangkan pertanyaan no.2 belum anda jawab.

    Terimakasih anda berusaha menjawab walau tidak tepat, itu saya hargai,…

    osa tidak diwariskan anak keturunannya, dan mereka diajarkan bahwa untuk menebus itu semua mereka harus bertaubat.

    1. Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.
    2. Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapanKu serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.
    3. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya.
    4. Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?
      Yehezkial 18:20-23

    Seperti itu juga ajaran keselamatan yang diajarkan oleh Yesus kepada kaumnya. Yesus sama sekali tidak pernah mengajarkan adanya dosa warisan dan keharusan menebusnya, sehingga Yesus sama sekali tidak mengajarkan dirinya terlahir ke dunia ini untuk menebus dosa dan harus menyerahkan nyawanya dan mati di tiang salib.

    Dalam Injil yang dikarang oleh Markus pasal 10:17-19 dikisahkan seseorang bertanya kepada Yesus :

    “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
    Jawab Yesus: “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorang pun yang baik selain dari pada Allah saja.
    Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah:
    Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!”

    Ajaran Yesus tentang keselamatan tersebut sangat jelas, gamblang dan tidak memerlukan penafsiran bahwa untuk mencapai keselamatan seseorang harus harus mentaati hukum Taurat, Yesus sama sekali tidak menyinggung apalagi mengajarkan secara nyata bahwa keselamatan dapat dicapai dengan meyakini Yesus sebagai korban penebus dosa yang menyerahkan nyawanya dan mati di tiang salib.

    Di dalam Injil yang dikarang oleh Yohanes pasal 17:3, dikisahkan bahwa untuk memperoleh hidup yang kekal di dalam sorga, seseorang harus mengimani Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang benar dan mengimani Yesus sebagai utusannya, juga tidak disinggung sedikitpun harus meyakini Yesus terlahir sebagai penebus dosa dan juga adanya dosa warisan,

    yg di merahin, pertanyaan mantep…:slight_smile:

    dan sepertinya Kekristenan memang “berangkat” dr cerita AdamHawa di hasut iblis secara literal - akibatnya ampe sekarang segala2 macem bentuk kesalahan yg dilakukan manusia itu punya kambing hitam… yaitu si iblis … :slight_smile:

    kalau cerita “godaan” AdamHawa tsb - dmn ttg iblis itu diambil secara metafora, shg artinya semua itu faktor internal - (keinginan hati si manusia sendiri - jadi bukan bisikan2 / obrolan2 nyata antara Hawa dg iblis), maka ke Kristenan akan “kebingungan” - karena gak punya kambing item utk disalahin kalo sso berbuat salah… sementara utk nyalahin Tuhan gak mungkin - apalagi mao (scr gentle) nyalahin diri sendiri :slight_smile:

    salam.

    Dosa asal=natur berbuat dosa Jika iblis tak ada, mungkinkah manusia masih memiliki natur berbuat dosa ? Bukannya dosa adam dan keturunannya itu akibat hasutan iblis.. Jadi.. Adakah sebenarnya natur tsb ?

    Mestinya nggak usah bingung kalau mau merujuk kepada pendapat Yohanes bahwa perbuatan dosa manusia itu berasal dari bujukan (bisikan) iblis (1 Yoh.3:8), justru kalau mengikuti pendapat Paulus jelas berbeda yakni perbuatan dosa manusia itu disebabkan oleh perbuatan dosa Adam. Dua pendapat yang berbeda inilah pokok kebingungan Kekristenan itu.
    KemaMpuan iblis hanya memberikan bisikan tidak lebih, dia tidak bisa memaksa seseorang untuk melakukan dosa, itulah makna dari pendapat Yohanes tsb.

    Dengan demikian faktor adanya iblis itulah munculnya pengaruh jahat (dosa), sebaliknya kalau iblis tidak diciptakan Tuhan maka perilaku jahat (dosa) tidak akan pernah ada, sebab tidak ada yang mempengaruhi pikiran dan jiwa manusia untuk berbuat dosa. Maka dalam TS ini untuk pertanyaan no.2 tentang perbedaan pendapat antara Paulus dan Yohanes, saya lebih memilih pendapat Yohanes, sebab faktanya demikian (baca Kejadian 3 dimana ular-iblis- memepengaruhi Hawa dan berhasil).

    Makanya dalam bahasan ini jangan salah mengerti, yang kita bicarakan itu (NO.2) adalah faktor penyebab perbuatan dosa bukan dosa (balasan Tuhan) itu sendiri, sebab yang dikatakan Paulus itu SEMUA MANUSIA TELAH MELAKUKAN DOSA disebabkan oleh perbuatan DOSA Adam.

    Demikian, mohon maaf bila anda kurang berkenan atas ungkapan saya diatas…