taurat tidak batal , melainkan digenapi

shalom

terjadi begitu byk perdebatan , ada yg bilang batal ada yg tidak
saya cuma mau bilang " ALLAH yg dulu , dan ALLAh yg skrg itu sama dan tidak pernah berubah "

Allah itu Adil dan bijaksana , bukan sembarang bikin hukum , setelah itu di batal2kan saja

saya mau tanya kepada saudara2 , mengapa lucifer brani berontak kepada Allah ?

Mengapa Allah tidak lgs memusnakan lucifer ?

Bagi yg merasa hukum taurat di batalkan , bukan di genapi tolong di jawab ?

THX , TUHAN memberkati :angel:

Hukum taurat telah batal dan juga digenapi
HUKUM TARAT TELAH BATAL JELAS SEKALI SECARA GAMBLANG TERTULIS DALAM EFESUS 2:15
silahkan saja bagi tang mau meng Anulir KEMATIAN Yesus

Tuhan Yesus memberkati
Han

Sekarang definisikan dulu hukum Taurat, 10 hukum bukan taurat, ia tetap ada, pengorbanan domba memang dibatalkan dengan sobeknya tirai bait suci, dan lagi jangan terlalu percaya Rasul Paulus, ia rasul dadakan, tidak dididik seperti 11 rasul yang lain!

Waaaa mantabh nih, ajaran dari manapula pilah pilih rasul sesuai selera sendiri?

:rolleye0014:

Shalom , saya memberikan jawabannya , coba saudara2 membacanya

mengapa lucifer brani memberontak kepada Allah ?

coba saudara bayangkan , mengapa lucifer brani memberontak Allah , karena lucifer melihat ada suatu peluang dan ada suatu hukum jikalau gagal , lucifer tidak lgs di musnahkan. maka dari itu lucifer brani memberontak…

jikalau memang Allah bisa meniadakan hukum yg telah di buatnya sendiri , maka lucifer saat itu juga pasti di lenyapkan , tapi Allah itu suci dan kudus dan bijaksana , tidak bisa sembarangan menghapus hukum.

kemudian lucifer dan 1/3 malaikat di buang ke bumi , kemudian Allah menciptakan manusia untuk menunjukan ke iblis , bahwa ciptaannya itu bisa taat dan iblis dapat di hukum. Tetapi sayang sekali Adam sebagai manusia pertama yang ditempatkan di Taman Eden / Firdaus berbuat dosa sehingga hubungan manusia dan Allah menjadi rusak sehingga dia diusir dari Taman Firdaus dan ditempatkan di bumi.

ternyata adam yg pertama gagal , kemudian muncullah adam yg ke dua , yaitu YESUS KRISTUS. YESUS yang merupakan Allah yang menjelma menjadi manusia yang dilahirkan oleh perawan Maria.Oleh karena dosa kita, Ia dibunuh dan disalib walau dia tidak pernah berbuat dosa, tetapi Dia bangkit dan menang atas maut sehingga Ia mampu mengaruniakan keselamatan dan kebangkitan bagi tiap orang yang percaya kepadaNya. Puji Tuhan!!

di sinilah kuasa iblis di kalahkan , dan TUHAN YESUS KRISTUS menang.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya barangsiapa percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal“, demikian Firman Tuhan dari Yohanes 3:16.

Intinya apakah si lucifer ga bisa mikir pada saat dia memberontak , ingin seperti Allah. bahwa kalau dia kalah , akan di musnahkan. dia melihat Hukum2 Allah dan melihat ada peluang. makanya lucifer brani memberontak. kalau Allah dapat merubah2 hukum yg sudah di tetapkan , maka lucifer sudah di musnahkan.

tapi sayang skrg begitu byk gereja , yg memutar balikkan Firman…
jikalau memang semudah itu dibatalkan , tidak ada manusia yg berbuat dosa lagi , karena iblis sudah di musnahkan… " Allah perjanjian lama , dan Allah perjanjian baru itu sama dan tidak pernah berubah "

TUHAN memberkati :angel:

Hukum Taurat itu digenapi dan dibatalkan oleh Tuhan YESUS

Efesus 2 : 15

sebab dengan matinya Ia membatalkan Hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya

- CASE CLOSED -

Anda mengurung Allah dalam tempurung otak Anda saja.

Dan premis mengenai “Lucifer” (yang sudah 2 kali Anda kemukakan di atas itu) barangkali lebih cocok dikenakan kepada Anda sendiri… renungilah hal ini…

Reff : Allah Tidak Berubah , Hukum Taurat tidak di tiadakan !!! - Diskusi Umum Kristen - ForumKristen.com

Kita perlu mencermati Alkitab bahwa walaupun memang ALLAH itu SECARA HAKEKAT TIDAK AKAN PERNAH BERUBAH!

Namun apakah Allah benar-benar tidak pernah berubah?

Perhatikan ayat-ayat di bawah ini:

* Ulangan 23:5
LAI TB, Tetapi TUHAN, Allahmu, tidak mau mendengarkan Bileam dan TUHAN, Allahmu, telah mengubah kutuk itu menjadi berkat bagimu, karena TUHAN, Allahmu, mengasihi engkau.
KJV, Nevertheless the LORD thy God would not hearken unto Balaam; but the LORD thy God turned the curse into a blessing unto thee, because the LORD thy God loved thee.
Hebrew,
וְלֹא־אָבָה יְהוָה אֱלֹהֶיךָ לִשְׁמֹעַ אֶל־בִּלְעָם וַיַּהֲפֹךְ יְהוָה אֱלֹהֶיךָ לְּךָ אֶת־הַקְּלָלָה לִבְרָכָה כִּי אֲהֵבְךָ יְהוָה אֱלֹהֶיךָ׃
Translit, VELO’-'AVAH {dan tidak} YEHOVAH {dibaca: 'Adonay, TUHAN} ‘ELOHEYKHA {Allahmu} LISYMOA’ {Dia mendengarkan} 'EL-BIL’AM {atas Bileam} VAYAHAFOKH {dan Dia mengubah} YEHOVAH {dibaca: 'Adonay, TUHAN} 'ELOHEYKHA {Allahmu} LEKHA {kepadamu} 'ET-HAQELALAH {kutuk itu} LIVRAKHAH {kepada berkat} KI {karena} 'AHEVEKHA {Dia mengasihimu} YEHOVAH {dibaca: 'Adonay, TUHAN} 'ELOHEYKHA {Allahmu}"

* Yesaya 63:10
LAI TB, Tetapi mereka memberontak dan mendukakan ROH KUDUS-Nya; maka Ia berubah menjadi musuh mereka, dan Ia sendiri berperang melawan mereka.
KJV, But they rebelled, and vexed his holy Spirit: therefore he was turned to be their enemy, and he fought against them.
Hebrew,
וְהֵמָּה מָרוּ וְעִצְּבוּ אֶת־רוּחַ קָדְשֹׁו וַיֵּהָפֵךְ לָהֶם לְאֹויֵב הוּא נִלְחַם־בָּם׃
Translit, VEHEMAH {dan mereka} MARU {mereka memberontak} VE’ITSEVU {dan mereka mendukakan} ‘ET-RUAKH {Roh} QODSYO {Kudus-Nya} VAYEHAFEKH {dan DIA BERUBAH} LAHEM {kepada mereka} LE’OYEV {sebagai musuh} HU’ {Dia} NILKHAM-BAM {memerangi mereka}"

Dua ayat di atas mendukung bahwa Allah itu berubah, Allah yang sebelumnya menjadi sekutu, berubah menjadi seteru; Allah yang sebelumnya melemparkan kutuk, berubah menjadi Allah yang memberkati.

ALLAH ITU DINAMIS, bukan seonggok batu yang tak berubah:

Dari satu sisi, Tuhan Allah memang tidak berubah, tetapi "apa"nya yang tidak berubah? Tuhan Allah jelas bukan patung yang 'nggak bergerak, 'nggak berubah. Allah itu “dinamis”. Jika manusia setia kepadanya, Allah pasti senang, tetapi coba kalo manusia itu “murtad”. Apakah Allah tetap “tidak berubah”?

Bahwa Tuhan Allah tidak berubah atau tetap sama, tidak berarti bahwa Dia tidak bergerak, seperti gunung atau batu yang mati. Tuhan tidak berubah itu bermakna hakekat-Nya tidak berubah, tetapi sikap-Nya dapat saja berubah sewaktu-waktu. Jika hakekat Allah itu Maha Kuasa, maka hakekat ini akan tetap sama hingga kapan pun. Jika hakekat Allah adalah Maha Kudus, maka hakekat ini tidak akan berubah. Hakekat tidak dapat disamakan dengan sikap.

Perhatikan bagaimana perubahan sikap Allah terhadap raja Saul. Meskipun Allah memanggil Saul menjadi raja tetapi karena tindakan Saul maka Allah berubah sikap-Nya.
Ia meninjau kembali keputusan-Nya yang telah diambil, oleh karena itu dikatakan dalam Alkitab bahwa “Allah menyesal”.


Perjanjian Baru

Perhatikan pula bagaimana Allah “memperbaharui” perjanjian-Nya (Yeremia 31:31-35). Apakah perjanjian Allah ini tetap tidak berubah?

* Ibrani 7:12
LAI TB, Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu.
KJV, For the priesthood being changed, there is made of necessity a change also of the law.
TR, μετατιθεμενης γαρ της ιερωσυνης εξ αναγκης και νομου μεταθεσις γινεται
Translit, metatithemenês gar tês ierôsunês ex anagkês kai nomou metathesis ginetai

Ayat ini mendukung bahwa HUKUM TAURAT itu sesungguhnya TELAH BERUBAH.

Perjanjian Baru mempertegas adanya “perubahan”. Imamat bagi orang Lewi (baca: Firman Tuhan) telah ditetapkan dalam Perjanjian Lama, tetapi imamat itu (baca: Firman Tuhan) akhirnya mengalami perubahan.

Perjanjian Lama sudah genap dengan kedatangan KRISTUS dan karyaNya di kayu Salib.

Perhatikan ayat ini :

* Roma 10:4
LAI TB, Sebab KRISTUS adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya." –
KJV, For CHRIST is the end of the law for righteousness to every one that believeth.
TR, τελος γαρ νομου χριστος εις δικαιοσυνην παντι τω πιστευοντι
Translit, telos gar nomou khristos eis dikaiosunên panti tô pisteuonti

Perhatikan terjemahan KJV, “For CHRIST is the end of the law for righteousness to every one that believeth.”

Kata ‘hukum’ yang digunakan adalah ‘nomos’, adalah kata Yunani yang digunakan untuk Taurat.

Kita tentu paham bahasa Inggris, makna ‘the end of the law’ di atas. Atau jika punya punya kamus bahasa Yunani-Inggris, kita bisa menyelidiki makna kata ‘telos’ yang tersebut dalam ayat diatas.

Dengan demikian kita berada dalam Hukum Baru, yaitu Hukum Kasih Perjanjian Baru :

Juga perintah baru seperti ini :

* Yohanes 13:34
LAI TB, Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
KJV, A new commandment I give unto you, That ye love one another; as I have loved you, that ye also love one another.
TR, εντολην καινην διδωμι υμιν ινα αγαπατε αλληλους καθως ηγαπησα υμας ινα και υμεις αγαπατε αλληλους
Translit, entolên {PERINTAH} kainên {BARU} didômi humin hina agapate allêlous kathôs êgapêsa humas hina kai humeis agapate allêlous

MITSVAH BARU (perintah baru) yang diberikan YESUS itu dinyatakan dengan jelas oleh YESUS KRISTUS sebagai kuk yang ringan seperti dijelaskan disini :
http://www.sarapanpagi.org/pikullah-kuk-matius-11-28-30-vt39.html#p93

Perhatikan lagi ayat ini:

* Ibrani 7:12
LAI TB, Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu.
KJV, For the priesthood being changed, there is made of necessity a change also of the law.
TR, μετατιθεμενης γαρ της ιερωσυνης εξ αναγκης και νομου μεταθεσις γινεται
Translit, metatithemenês gar tês ierôsunês ex anagkês kai nomou metathesis ginetai

Ayat ini mendukung bahwa HUKUM TAURAT itu sesungguhnya TELAH BERUBAH.

Reff: http://www.sarapanpagi.org/allah-tidak-berubah-dan-berubah-vt38.html#p92

Siapa sekarang yang jadi “Lucifer”?

Memang Lucifer suka mengubah Firman Allah, “iya jadi enggak, enggak jadi iya…” diplintir untuk kepentingan dirinya, dengan harapan agar manusia mengikutinya.
Allah bilang kalo makan buah itu “kamu akan mati”, eh… si Ular bilang kalau makan buah itu “kamu akan jadi seperti Allah”.

Ibrani 7:12 bilang Hukum Taurat Berubah akibat perubahan sistem keimamatan Lewi menjadi keimamatan Melkisedek.

Coba, apa kira2 yang “Lucifer” akan katakan tentang Ibrani 7:12?

Salam sejahterah…
Sudara SarapanPagi tentu lebih paham tentang Allah/El/Sesembahan dari saya ini, karena selama ini kita sudah terlalu terikat dengan peraturan dan ketentuan-ketentuan seperti umpama Hukum Taurat.

Maaf jika saya baru posting langsung keluar sedikit dari pembicaraan atau topic.
ALLAH ITU DINAMIS, bukan seonggok batu yang tak berubah, mungkin sebaiknya kita bahasakan begini :

TUHAN Sesembahan Kita (yang kita kenal dalam Nama YESUS KRISTUS) itu DINAMIS, bukan seonggok batu (ZAT) yang tak berubah. Saudara tentu paham dengan maksud saya jadi marilah kita renungkan baik-baik dengan ketulusan dan kerendahan hati.

Sedikit gambaran kiranya dapat dipertimbangkan :
Ketika kita menanyai 10 orang anak sekolah minggu/sekolah sabat/sekolah sabtu… Siapa NamaNya Tuhan?
Umumnya 9 orang akan berkata NamaNya Tuhan Allah, paling cuma 1 orang yang berkata NamaNya Tuhan YESUS.

dan lagi dalam ibadah-ibadah hampir-hampir dipenuhi dengan Allah… Allah… Allah, Nama YESUS hampir-hampir tak terdengar kecuali dalam doa syafaat sebelum doa Bapa Kami, coba kita renungkan apa yang sedang terjadi???

juga salah satu lagu Kemulian yang sering dinyanyikan di Perayaan Natal yang katanya untuk mengenang kelahiran YESUS KRISTUS…
Justru berbunyi… Muliakanlah Tuhan Allah Maha Tinggi… Muliakanlah Tuhan Allah Maha Tinggi… apa tidak sebaiknya kita menyanyikan Muliakanlah Tuhan YESUS Maha Tinggi… Muliakanlah Tuhan YESUS Maha Tinggi…

kan yang lagi berulang tahun adalah Dia yang kita sepakati bersama kita rayakan pada 25 Desember, meskipun kita tidak tahu tanggal, bulan dan tahun berpa Dia lahir yang Jelas lebih 2000 Tahun yang lalu.

Masalah Hukum Taurat Digenapi oleh YESUS KRISTUS memang benar, bukan berarti hukum taurat ditiadakan sebelum langit dan bumi berlalu.

Karena tidak ada yang berhasil memenuhi dan melaksanakan Hukum Taurat (Imam-imam, para Nabi, dan Raja-raja) pun gagal termasuk Perantara Hukum Taurat yaitu Musa diakan seorang pembunuh (tidak ada cacatan kalau hukum taurat mengampuni dosa pembunuhannya)
1 Korintus 15:56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.

JBU

@Evata

Saya mengerti dan melihat kebenaran dalam post anda.
Tetapi, karena kita sama sama percaya pada Allah Tritunggal Mahakudus, maka kita tentu sama sama tahu, bahwa Allah Bapa, Putera (Jesus) dan Roh Kudus, sama sama kita sembah dan muliakan.
Maka, janganlah hanya memuliakan satu nama sementara yang lain anda tinggalkan. Karena Jesuspun mengajarkan kita untuk berdoa kepada Bapa.

Syalom

Kita bedakan antara Allah yang bertindak (karena Dia HIDUP) dan Allah berubah.

Tentu saja setiap tindakan adalah artinya melakukan perubahan. Yaitu dari sikap/posisi yang satu, berubah menjadi sikap/posisi yang lain.

Tetapi Allah tidak mengubah-ubah Hukum sebelum Hukum itu tergenapi, atau batal oleh karena ketentuan hukum itu sendiri.

Ibrani 7 berbicara tentang imamat Lewi (yang sifatnya sementra), yang sebelumnya sudah ditetapkan imamat yang abadi menurut peraturan Melkisedek. Jadi sebetulnya cuma mengembalikan posisi imamat dan Hukum tersebut ke posisi yang sebenarnya, yang sudah lebih dahulu ada dan yang ditetapkan berlaku untuk selama-lamanya.

Benar sekali

nice bro BP

seharusnya sekarang semua kebingungan para pemuja hukum Taurat sudah terjelaskan

bahwa maksud dari Allah tidak berubah adalah

Tuhan tidak berubah itu bermakna hakekat-Nya tidak berubah, tetapi sikap-Nya dapat saja berubah sewaktu-waktu. Jika hakekat Allah itu Maha Kuasa, maka hakekat ini akan tetap sama hingga kapan pun. Jika hakekat Allah adalah Maha Kudus, maka hakekat ini tidak akan berubah.

Benar sekali

benar sekali

benar sekali

benar sekali,

YESUS berkata :

Aku memberikan P E R I N T A H B A R U kepada kamu, yaitu
supaya kamu saling mengasihi;

Benar sekali, Hukum Taurat sudah digantikan dengan yg baru

berikut cuma permisalan saja :

UUD 1900 sudah dibatalkan dan digantikan dengan UUD yg baru yaitu UUD 1945

apakah orang Indonesia masih harus melaukan perintah2 di UUD 1900 ? Tidak kan

apabila ada orang Indonesia yg tetap ngeyel UUD 1900 TIDAK JADI DIBATALKAN dengan tafsir yg aneh2
itu bearti memang orang Indonesia yg aneh

kira-kira kurang lebihnya “Lucifer” mengatakan bahwa hukum Taurat tetap berlaku bagi umat PB

U/ repento

kamu tidak perlu meng-quote kata orang lain sepanjang 1 halaman dan hanya menambahkan kata benar sekali, benar 2x benar 3x, jika semua melakukan hal itu, akan penuh harddisk FK!

Kamu mengambil contoh UUD dan perkataan sering bernada negatif : umat Advent bodoh, orang Indonesia aneh, hebat sekali kamu, kamu negarawan?

Tidak ada kata ‘Lucifer’ di Alkitab, buktikan kalau ada!

Jika UUD 1900 diganti UUD 1945, menurutmu Hukum Taurat diganti apa? Hukum aurat? harus ada penggantinya, karena Tuhan menciptakan alam pada minggu I dengan meletakkan dasar-dasar hukum alam, antara lain semua orang harus mati, termasuk kamu dan saya, jika kamu percaya Hukum Taurat itu semua PL, kenapa seluruh dunia mencetak PB dan PL? bukankah lebih baik Alkitabmu yang PL dirobek saja, atau memang sudah robek?

Hukum Taurat itu diperintahkan oleh Tuhan sendiri, bukan orang lain, jika tidak terlalu penting, Tuhan akan mengutus nabi menyampaikannya, dan itu tidak dapat demikian saja dianulir oleh seorang Rasul, rasul yang baru ditobatkan, tanpa pendidikan seperti murid-murid yang lain, tentu saja betul dalam hal pengorbanan, itu cermin dari pengorbanan Kristus, yang sudah mati, sudah jadi! tapi yang lain dari itu tetap berlaku, ingat : Lebih mudah langit dan bumi ini (termasuk repento) lenyap dari pada satu iota lenyap dari hukum Taurat (di ayat lain ada tambahan : sebelum semuanya jadi), jadi, apa saja yang sudah terjadi?

Tidak ada kata 'Lucifer' di Alkitab, buktikan kalau ada!

Isaiah - Douay Rheims
Is 14:12 How art thou fallen from heaven, O Lucifer, who didst rise in the morning? how art thou fallen to the earth, that didst wound the nations?

Isaiah - King James Version

Is 14:12 How art thou fallen from heaven, O Lucifer, son of the morning! how art thou cut down to the ground, which didst weaken the nations!

Yes14 12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!

Wah, Alkitab LAI saya koq LAIn ya? harus dirubah mungkin ya?

lha sekarang anda yg negatif tuh

memang tidak ada di Alkitab LAI , maka dari itu kukasih tanda kutip

memang ada , yaitu hukum KRISTUS, tidak tahu ya ?

Galatia 6:2
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi H U K U M K R I S T U S.

saya sarankan pada anda utk membaca dulu artikel berikut ini

  1. EFESUS 2:15 Kematian KRISTUS Membatalkan Hukum Taurat
    http://www.sarapanpagi.org/efesus-2-15-kematian-KRISTUS-membatalkan-hukum-taurat-vt3813.html

  2. APAKAH PEMBATALAN HUKUM TAURAT AKAN MENJADIKAN ABSENT-NYA HUKUM ( boleh mencuri,dsb) ?
    http://www.sarapanpagi.org/efesus-2-15-kematian-KRISTUS-membatalkan-hukum-taurat-vt3813.html#p20989

barulah terakhir anda baca yg ini
3. APAKAH DENGAN PEMBATALAN HUKUM TAURAT ITU MENJADIKAN KITAB-KITAB PERJANJIAN LAMA MENJADI TIDAK PERLU ADA DALAM KITAB SUCI UMAT KRISTIANI?
http://www.sarapanpagi.org/efesus-2-15-kematian-KRISTUS-membatalkan-hukum-taurat-vt3813.html#p20990

jangan terburu2 merasa doktrin gereja anda, atau penafsiran anda sendiri yg paling benar sendiri
dibaca dengan pelan2 lho ya

itu kan menurut anda,

kalau menurut alkitab, hukum taurat itu disampaikan oleh perantaraan seorang nabi, yaitu musa

Yohanes 1:17
sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa,
tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh YESUS KRISTUS.

maksud anda RASUL PAULUS yg membatalkan hukum taurat, anda salah besar

coba baca alkitab anda sekali lagi

Efesus 2:15-a
sebab dengan mati-Nya sbg manusia IA telah
membatalkan hukum Taurat dgn SEGALA perintah dan ketentuannya

jadi apa yg sebenarnya membatalkan segala perintah hukum taurat ? yaitu adalah kematian-NYA

tertulis dengan sangat jelas

sebab dengan mati-NYA

jadi yg membatalkan bukan seorang rasul, melainkan KEMATIAN TUHAN YESUS di atas kayu salib

sama seperti UUD 1900 ,
hukum taurat sampai saat ini masih ada kok

dan tetap dilaksanakan secara ketat oleh orang Israel, karena mereka hidup dibawah hukum Taurat
dan tidak mau hidup dibawah hukum KRISTUS, lha wong YESUS saja tidak mereka anggap mesias kok

atau jangan2 anda ini adalah orang Israel yg hidup dibawah hukum taurat ya ?

ada saran dari saya utk anda

Roma 3:19 -20
Tetapi kita tahu, bahwa
segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat,
supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.
Sebab
tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat,
karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

bagaimana ?

sebagai WNI apakah anda tetap akan ngotot terus untuk

hidup dengan aturan2 lama UUD 1900

meskipun sudah

ada UUD yg B A R U yaitu UUD 1945

Tampaknya sih anda akan tetap ngotot hidup di UUD 1900 (baca:taurat)

konyol sekali kalimat anda yg ini

jadi peran nabi Yohanes di Injil tidak penting ya

sungguh konyol,

tampak bahwa anda ini menulis dengan emosi membabi bita tanpa berpikir terlebih dulu

sungguh kasihan

begini nih , masa Allah kita yg kudus , di samakan kayak manusia

negara indonesia lagi , emang pemerintah Allah ama pemerintahan manusia sama

jelas2 berbeda , jgn di samakan , hukum maen tuker2 , hukum tidak di jalankan , suka2 pemerintah ,

bayangkan kalau pemerintahan Allah sama seperti pemerintahan manusia… :char12:

ketetapan Allah dari dulu sampai skrg tidak pernah berubah , lagi2 menjelaskan ayat2 alkitab setengah2…

Salom

Yang mengatakan taurat itu batal pasti tidak baca alkitab

Yeremia 31 ; 33

31:33 Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah Firman Tuhan: Aku akan menaruh Taurat-Kudalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Dan yang mengatakan hukum kasih /KRISTUS adalah hukum yang baru pasti juga tidak baca alkitab

Ulangan 6 : 5

6:5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Imamat 19 ; 18

19:18 Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

Jelas orang yang mengatakan hukum kasih adalah hukum yang baru adalah orang yang tidak baca alkitab ;D ;D ;D

“makanya jangan asal bilang perjanjian lama sudah usang,biar sodara tau darimana asalnya hukum kasih” ;D ;D ;D

Salam

@hocai
silahkan baca ulang penjelasan sarapanpagi, tampaknya anda belum mengerti
malah anda sekarang malah seperti “lucifer” yg ingin membolak-balik ajaran Tuhan

hati2 bro, anda sedang tersesat oleh penafsiran2 aneh2 karangan anda sendiri/pendeta anda

ALLAH ITU DINAMIS, bukan seonggok batu yang tak berubah:

bahwa maksud dari Allah tidak berubah adalah Hakekatnya

Tuhan tidak berubah itu bermakna

hakekat-Nya tidak berubah,
tetapi sikap-Nya dapat saja berubah sewaktu-waktu.

Jika hakekat Allah itu Maha Kuasa, maka hakekat ini akan tetap sama hingga kapan pun.
Jika hakekat Allah adalah Maha Kudus, maka hakekat ini tidak akan berubah.

HAKEKATNYA yg tidak berubah, sikapnya dapat berubah

jika anda masih ngotot saja Allah , sekarang perhatikan contoh berikut

Tuhanlah yang menetapkan Saul sebagai Raja Israel pertama,
Tuhan jg yang “menurunkan” Saul dari tahta raja

kesimpulan dari contoh ini : Tuhan bisa mengganti keputusannya.

ALLAH ITU DINAMIS, bukan seonggok batu yang tak berubah:

bahwa maksud dari Allah tidak berubah adalah Hakekatnya

Dia tetaplah TUHAN dan tidak akan berubah selamanya
Dia tetaplah MAHA KUASA dan tidak akan berubah selamanya
Dia tetaplah MAHA KUDUS dan tidak akan berubah selamanya

yg tidak berubah itu H A K E K A T N Y A
namun keputusannya bisa berubah

sudah cukup jelas ya saya kira,

kalau masih ngotot terus, ingin jadi “lucifer” membolak-balik ajaran ya monggo,
itu urusan anda sendiri sih


@Heretics2
Yg ini dulu saja ya bro

Kalau pada bagian yg diatas ini sudah jelas sama,
tetapi sampai disini jangan terburu2 menyimpulkan hukum taurat = hukum KRISTUS

masih ada 2 ayat dari anda yg masih perlu diperbandingkan

sekarang yang ini

“Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka”

Terjemahan LAI-TB “TAURAT” ini kurang tepat, coba kita lihat terjemahan lain

versi LAI-BIS
Inilah perjanjian baru yang akan Kubuat dengan umat Israel:
Hukum-hukum-Ku akan Kutaruh di dalam batin mereka,
dan Kutulis pada hati mereka.
Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.

– versi NKJV
"But this [is] the covenant that I will make with the house of Israel after those days, says the LORD:
I will put My law in their minds, and write it on their hearts; and I will be their God, and they shall be My people.

Jadi terjemahan yg tepat adalah Tuhan akan menaruh HUKUM-NYA didalam hati

hal ini sangat selaras dan serasi sekali dengan tulisan Paulus berikut ini

2 Korintus 3:3
Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat KRISTUS, yang ditulis oleh pelayanan kami,
ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup,
bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

613 perintah hukum taurat itu ditulis dalam loh-loh batu oleh musa
sementara
hukum KRISTUS yaitu kasih ditulis pada loh-loh daging yaitu hati manusia

Jadi Hukum yg ditaruh di hati itu bukanlah hukum taurat(yg ditaruh di loh-loh batu)
melainkan hukum TUHAN yg BARU yaitu Hukum KRISTUS

sudah bisa memahami sekarang
keselarasan antara Yeremia 31:33 dengan 2 Korintus 3:3

ada saran untuk anda
sebaiknya cek dan ricek dulu terjemahan dalam bahasa lain sebelum terburu2 menafsirkan

sekarang yang ini

wah2 lagi2 jangan terburu2. tolong perhatikan yg digarisbawahi dulu dong

Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

perhatikan kata sebangsamu diatas

sebelum meneruskan, mari kita lihat sebuah perintah taurat yg lainnya jg

Perintah ke-602:
MENUMPAS TUJUH BANGSA KANAAN DARI TANAH ISRAEL

  • Ulangan 20:17
    LAI TB, melainkan kautumpas sama sekali, yakni orang Het, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu,

pada ayat diatas, perintah taurat menyuruh orang Israel untuk menumpas orang Het, Amori, Kanaan, Feris, Hewi dan Yebus

sementara terhadap sesama yg sebangsa, yg sama2 bangsa Israel haruslah saling mengasihi

disinilah ketidak mengertian anda, mengasihi dalam konteks taurat, itu
mengasihi sesama manusia yg bangsa israel saja

ada baiknya anda pelajari bahasa asli PL yaitu bahasa Ibraninya, agar lebih mantap
karena memang LAI kurang tepat melakukan translate dalam beberapa ayat

Lihat juga ayat dari hukum taurat berikut ini

Perintah ke-598:
TIDAK TAKUT ATAU PANIK DALAM MENGHADAPI MUSUH

  • Ulangan 20:3
    LAI TB, dengan berkata kepada mereka:
    Dengarlah, hai orang Israel! Kamu sekarang menghadapi pertempuran melawan musuhmu;
    janganlah lemah hatimu, janganlah takut, janganlah gentar dan janganlah gemetar karena mereka

Hukum Taurat menyuruh orang Israel untuk menumpas musuhnya
Hukum Taurat menyuruh orang Israel untuk mengasihi saudara sesama sebangsa Israel

Jadi jelas ya apa perbedaan antara mengasihi versi taurat dg mengasihi versi Hukum KRISTUS
kalau masih merasa belum jelas, sekarang , perhatikan perkataan YESUS berikut :
inilah satu lagi yg membedakan antara hukum taurat dengan hukum KRISTUS

Matius 5:43-44

(43)
Kamu telah mendengar firman:
Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. (ini mengasihi versi taurat)
(44)
Tetapi Aku berkata kepadamu:
Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Taurat jelas mengatakan utk membenci musuh dan mengasihi saudara sebangsa israel saja,
tetapi
hukum KRISTUS mengatakan utk mengasihi musuh

dalam konteks orang israel,
orang Israel harus mengasihi orang2 Samaria, orang2 yg bukan dari bangsa Israel (yg selama ini dianggap musuh)

dalam konteks orang Kristen,
orang Kristen harus mengasihi orang2 yg menganiaya mereka

JADI JELAS SEKALI bahwa dengan ini
isi perkataan YESUS berlawanan 180 derajat dg Hukum Taurat

Matius 5:43-44

Kamu telah mendengar firman (taurat musa):
← sebuah kondisi yg menunjuk ke taurat musa

Kasihilah sesamamu manusia(sebangsamu) dan bencilah musuhmu.
← diatas adalah mengasihi versi taurat, yaitu mengasihi sebangsa israel saja

Tetapi Aku berkata kepadamu:
← YESUS mengatakan TETAPI, untuk menunjukkan sesuatu yg benar2 baru, yg tidak ada di taurat

Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
← kasihilah musuhmu tentu saja berlawanan 180 derajat dgn perintah taurat yg mengajarkan benci musuhmu

JADI Jelas orang yang mengatakan hukum kasih adalah hukum taurat
adalah orang yang tidak baca alkitab ;D ;D ;D

makanya jangan ngasal bilang hukum taurat = hukum KRISTUS

udah comot2 ayat sebisanya , nafsirnya ngawur lagi, haizzz payah payah

silahkan baca ini

Ibrani 8:13
Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru,

Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua.
Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya.

perjajian yg pertama = perjanjian yg telah menjadi tua, usang , dekat kepada kemusnahan

makanya Baca Ibrani 8:13 ,
biar anda itu tahu dari mana dan kenapa hukum taurat disebut usang, dibatalkan dan diakhiri

@repento

Kalau pada bagian yg diatas ini sudah jelas sama, tetapi sampai disini jangan terburu2 menyimpulkan hukum taurat = hukum KRISTUS

masih ada 2 ayat dari anda yg masih perlu diperbandingkan

sodara tidka bisa membantahnya

Berarti tidak ada yang baru

"Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka"

Terjemahan LAI-TB “TAURAT” ini kurang tepat, coba kita lihat terjemahan lain

versi LAI-BIS
Inilah perjanjian baru yang akan Kubuat dengan umat Israel:
Hukum-hukum-Ku akan Kutaruh di dalam batin mereka,
dan Kutulis pada hati mereka.
Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.

– versi NKJV
"But this [is] the covenant that I will make with the house of Israel after those days, says the LORD:
I will put My law in their minds, and write it on their hearts; and I will be their God, and they shall be My people.

Jadi terjemahan yg tepat adalah Tuhan akan menaruh HUKUM-NYA didalam hati

hal ini sangat selaras dan serasi sekali dengan tulisan Paulus berikut ini

2 Korintus 3:3
Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat KRISTUS, yang ditulis oleh pelayanan kami,
ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup,
bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

613 perintah hukum taurat itu ditulis dalam loh-loh batu oleh musa
sementara
hukum KRISTUS yaitu kasih ditulis pada loh-loh daging yaitu hati manusia

Jadi Hukum yg ditaruh di hati itu bukanlah hukum taurat(yg ditaruh di loh-loh batu)
melainkan hukum TUHAN yg BARU yaitu Hukum KRISTUS

sudah bisa memahami sekarang
keselarasan antara Yeremia 31:33 dengan 2 Korintus 3:3

ada saran untuk anda
sebaiknya cek dan ricek dulu terjemahan dalam bahasa lain sebelum terburu2 menafsirkan

pada jaman kitab yeremia itu ditulis belum ada kitab korintus

Dan pada jaman itu sudah pasti hukum yang berlaku hanyalah hukum taurat

Dan hukum yang dituliskan itu adalah hukum taurat

'"ATAU SODARA BISA JELASKAN HUKUM APAKAH YANG DIMAKSUDKAN PADA JAMAN KITAB YEREMIA ITU DITULIS? , TERJEMAHANNYA SUDAH JELAS MENGATAKAN ITU TAURAT , KARENA MEMANG HANYA ADA TAURAT PADA JAMAN ITU "

wah2 lagi2 jangan terburu2. tolong perhatikan yg digarisbawahi dulu dong

Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.

perhatikan kata sebangsamu diatas

sebelum meneruskan, mari kita lihat sebuah perintah taurat yg lainnya jg

Perintah ke-602:
MENUMPAS TUJUH BANGSA KANAAN DARI TANAH ISRAEL

  • Ulangan 20:17
    LAI TB, melainkan kautumpas sama sekali, yakni orang Het, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu,

pada ayat diatas, perintah taurat menyuruh orang Israel untuk menumpas orang Het, Amori, Kanaan, Feris, Hewi dan Yebus

sementara terhadap sesama yg sebangsa, yg sama2 bangsa Israel haruslah saling mengasihi

disinilah ketidak mengertian anda, mengasihi dalam konteks taurat, itu
mengasihi sesama manusia yg bangsa israel saja

ada baiknya anda pelajari bahasa asli PL yaitu bahasa Ibraninya, agar lebih mantap
karena memang LAI kurang tepat melakukan translate dalam beberapa ayat

Lihat juga ayat dari hukum taurat berikut ini

Perintah ke-598:
TIDAK TAKUT ATAU PANIK DALAM MENGHADAPI MUSUH

  • Ulangan 20:3
    LAI TB, dengan berkata kepada mereka:
    Dengarlah, hai orang Israel! Kamu sekarang menghadapi pertempuran melawan musuhmu;
    janganlah lemah hatimu, janganlah takut, janganlah gentar dan janganlah gemetar karena mereka

Hukum Taurat menyuruh orang Israel untuk menumpas musuhnya
Hukum Taurat menyuruh orang Israel untuk mengasihi saudara sesama sebangsa Israel

Jadi jelas ya apa perbedaan antara mengasihi versi taurat dg mengasihi versi Hukum KRISTUS
kalau masih merasa belum jelas, sekarang , perhatikan perkataan YESUS berikut :
inilah satu lagi yg membedakan antara hukum taurat dengan hukum KRISTUS

Matius 5:43-44

(43)
Kamu telah mendengar firman:
Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. (ini mengasihi versi taurat)
(44)
Tetapi Aku berkata kepadamu:
Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Taurat jelas mengatakan utk membenci musuh dan mengasihi saudara sebangsa israel saja,
tetapi
hukum KRISTUS mengatakan utk mengasihi musuh

dalam konteks orang israel,
orang Israel harus mengasihi orang2 Samaria, orang2 yg bukan dari bangsa Israel (yg selama ini dianggap musuh)

dalam konteks orang Kristen,
orang Kristen harus mengasihi orang2 yg menganiaya mereka

JADI JELAS SEKALI bahwa dengan ini
isi perkataan YESUS berlawanan 180 derajat dg Hukum Taurat

Matius 5:43-44

Kamu telah mendengar firman (taurat musa):
← sebuah kondisi yg menunjuk ke taurat musa

Kasihilah sesamamu manusia(sebangsamu) dan bencilah musuhmu.
← diatas adalah mengasihi versi taurat, yaitu mengasihi sebangsa israel saja

Tetapi Aku berkata kepadamu:
← YESUS mengatakan TETAPI, untuk menunjukkan sesuatu yg benar2 baru, yg tidak ada di taurat

Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
← kasihilah musuhmu tentu saja berlawanan 180 derajat dgn perintah taurat yg mengajarkan benci musuhmu

JADI Jelas orang yang mengatakan hukum kasih adalah hukum taurat
adalah orang yang tidak baca alkitab

makanya jangan ngasal bilang hukum taurat = hukum KRISTUS

udah comot2 ayat sebisanya , nafsirnya ngawur lagi, haizzz payah payah

musuh yang dimaksudkan dalam konteks itu bukanlah bangsa non yahudi

Jika sesama yahudi saling bermusuhan , juga sama saja mereka adalah musuh

Jadi tidak ada hubungannya anda menghubungkan2 mengasihi musuh dengan bangsa yahudi

Sodara hanyalah mencari perkara2 tentang bangsa yahudi yang jelas tidak ada hubungannya tentang sesama yahudi

"JIKA SESAMA YAHUDI SALING BERTENGKAR MEREKA JUGA BERMUSUHAN "

Jadi tidak ada hubungannya yahudi dan non yahudi dari firman di atas

silahkan baca ini

Ibrani 8:13
Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru,

Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua.
Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya.

perjajian yg pertama = perjanjian yg telah menjadi tua, usang , dekat kepada kemusnahan

makanya Baca Ibrani 8:13 ,
biar anda itu tahu dari mana dan kenapa hukum taurat disebut usang, dibatalkan dan diakhiri

Ternyata sodara betul2 tidak bisa membedakan perjanjian dan hukum

ibrani 8 :10

8:10 “Maka inilah PERJANJIAN yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh b]HUKUMKU dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku[/b].

Apa sudah terlihat jelas bro perbedaan antara “perjanjian” dan “hukum ?”

Salam

please jangan bego dong

apabila UUD 1900 mengatakan semua rakyat harus tunduk pada Presiden RI
lalu UUD 1945 mengatakan semua rakyat harus tunduk pada Presiden RI

apakah UUD 1900 sama 100% dengan UUD 1945 ? ayo jangan bego dong

perhatikan kata "Aku A K A N menaruh "

please jangan memaksa dong, keliatan bego ntar

Tuhan akan menaruh di hati - loh2 daging
tentu saja setelah dia membatalkan hukum Taurat yg terukir pada Loh2 Batu

perhatikan kata AKAN dong

bahasa aslinya menuliskan “nomos” yang artinya adalah HUKUM

kalau anda memegang teguh LAI 100% demi benarnya tafsiran anda ya silahkan

saya persilahkan, karena masih ada ratsusan ayat yg mesti anda coreti
demi benarnya tafsiran anda yg menganggap translate LAI-TB benar 100%

anda salah besar, TUHAN melarang keras sesama bangsa untuk saling bermusuhan

jelas ada hubungannya,

Israel itu disuruh oleh Taurat untuk menumpas bangsa2 lain (walaupun mereka adalah manusia)

namun Israel tidak boleh menumpas bangsa sendiri, melainkan harus saling mengasihi bangsa sendiri

Tidak, saya tidak mencari2 , memang demikianlah adanya alkitab

JUSTRU ANDA yg tidak mau mengerti, dan malah berpegang pada kebenaran semu penafsiran anda sendiri

kalau mereka melawan bangsanya sendiri itu artinya mereka melanggar perintah taurat

sementara
kalau mereka melawan bangsa lain , mereka tidak melanggar perintah taurat

sekarang JELAS KAN BEDANYA

jelas2 ada,

Taurat mengajarkan yg sama2 Yahudi jangan dilawan karena itu melanggar perintah taurat
Taurat mengajarkan yg bukan Yahudi boleh dilawan ataupun ditumpas karena itu merupakan perintah taurat

tampaknya justrus anda yg tidak bisa membedakan

sebenarnya disini anda terkurung dalam translate LAI-TB

sehingga anda bingung membedakan mana yg perjanjian, mana yg hukum

ada baiknya anda baca2 dulu link berikut ini
http://www.sarapanpagi.org/perjanjian-lama-dan-perjanjian-baru-ibrani-8-6-13-vt125.html