Teman dan Ritual nya

Dia teman ku yang hampir 4 tahun sama sama ngekost dengan ku di kota tempat kami merantau…kami layak nya seperti keluarga…dia termasuk pribadi yang rajin ke gereja…beda denganku yang masi terlelap saat jam gereja…
Suatu soreh sepulang kerja…
Dan kalo utara di mana??? Trus kalo serong sekian derajat gimana…tanya dia padaku…tanpa pikir macem macem q beri tauh sesuai yang ku tauh…
Dan…tolong kalo apa yang aku perbuat sebentar kamu jangan bicara kamu diam saja…
Aku bingung sambil cuek dan berkata OK…
Jam 3 pagi seperti biasa mata ku belum terpejam…
Alarm di hp nya berbunyi…secepatnya dia terbangun keluar kamar dan kembali dengan wajah basah…dia mengeluarkan selembar kertas berbahasa arab…
Hei apa yg kamu lakukan…dia diam dan melanjutkan aktifitas nya…
Kertas di letak kan di lantai dan dengan serius dia Sholat ya dia solat sambil membaca kertas tsbt.
aku terperangah dan ku lipat tangan ku berdoa di saat yang sama.

Selesai itu dia mengambil secarik kertas kecil bertuliskan kaligrafi arab dia membakar nya dalam mangkok kecil kemudian dia memberi air sedikit dan meminum nya…aku bertanya *** kamu pindah…? Dia diam dan lgsung tidur…
Hari ke dua pukul 12 malam hal serupa dia lakukan…sambil ku intip dari balik pintu…ya dia melakukan prosesi wudhu…kembali dan melakukan hal yg sama…
Malam itu selesai dia mlakukan aktifitas nya dia bertanya pada ku…berapa kali dia melakukan salah satu gerakan…
Aku menjawab…jangan tanya pada ku karena di saat yang sama aku sementara mendoakan mu…dia terdiam…
Ku sebut nama nya dan ku katakan… dari segi rohani kamu jauh lebih dari ku tapi percuma aku tauh yang km lakukan adalah ritual magic…apa yang km inginkan tidak akan tercapai dengan cara begini…

(Memang dia sementara ada masalah di kantor nya)

Hari ke tiga dia mela2kukan hal yang sama…dan esok hari nya…katanya dan kok saya susah bernafas rasanya sakit sekali…aku dengan enteng menjawab…lanjutkan ja ritual sesat mu itu…dia diam dan langsung tidur sambil meringis kesakitan…
Minggu pagi samar samar ku lihat dia menyiapkan diri ke gereja…sambil tertutup selimut ku ku berkata da sehat ya??..ke gereja ya???
Bagus ntar lanjut kan lagi ritual sesat mu itu…dengar ya sampai kapanpun km laku kan selama masi ada saya saya di saat yg sama akan mendoakan mu dan aku yakin akan doa ku…(aku ga peduli meski aku jarang ke gereja tapi aku merasa dekat dengan NYA)…
Dia berlalu dan menyahut Yaaaaaaa.
Malam itu ku nanti ritual yang dia lakukan…dan puji Tuhan dia tidak melakukan nya lagi…
Pagi nya ku bertanya tumben gak lakukan lagi…da kapok ya???

Ahh diam ja…???

Namun sampai saat ini aku tidak tau maksud ritual yang dia lakukan karena dia tdk mau menjawab saat ku tanyakan…

hmmm… sayang sekali temanmu orangnya introvert yaaa… semoga dapat dibukakan hatinya…

TUHAN YESUS memberkati…

Biarin aja deh gak usah ikut" apalagi manggil sesat, awas di xxxxxxxxx :x