Tentang Hagar dan Ismael

Saya mengetahui referansi ayat tsb dari www.biblegateway.com

Mohon maaf karena saya telah berburuk sangka. Saya senang, ternyata Anda memang ingin belajar, bukan seperti beberapa oknum yang hanya pura-pura bertanya :afro:

Saya memakai Alkitab LAI
http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Ul&chapter=33&verse=2

Benar, pasti berhubungan dengan Musa. Pada saat itu, Musa menyampaikan pada bangsa Israel demikian: “TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala”

Kalau Anda kurang jelas dengan kata ganti orang ketiga, silakan baca yang ini
TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; TUHAN tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan TUHAN tampak kepada mereka api yang menyala”

Ngomong-ngomong, ini ayatnya sudah bukan dari Kitab Kejadian lagi. Apa mau dipisah jadi thread baru saja?

Salam

  1. pemahaman saya begini;

Tuhan menemui Musa di SINAI, dan memberi Musa yg disebut “Ten Commandment” (<----hukum Tuhan)
Bermula dari SINAI itulah, Musa menjalankan hukum Tuhan.
Maka dari itu Musa bilang, “Tuhan (<----hukum Tuhan) datang dari Sinai.”

Melihat di King James tertulis, “…fiery law for them” Deu 33
fiery law = hukum yang menyala.

gimana bang ?

  1. Kayaknya masih berhubungan dengan openingnya yaitu : ISMAEL —dgn-- PARAN ^^,
    jd di sini saja.

Oh maaf, saya baru membaca di Alkitab LAI, belum ke KJV.

The LORD came from Sinai …”
Yang datang dari Sinai adalah TUHAN. Sedangkan fiery law adalah Dasatitah.
Supaya lebih jelas, kita tunggu member lain yang bisa membahas dari bahasa aslinya.

Menurut Anda, bagaimana hubungannya?

Salam

Pemahaman saya lg;

KING JAMES Deu 33,
“And he said, The LORD came from Sinai, and rose up from Seir unto them; he shined forth from mount Paran, and he came with ten thousands of saints: from his right hand went a fiery law for them.”

Tuhan di SINAI, meninggalkan “fiery law” yg bernama Dasatitah kpd Musa.

Pertanyaan saya, apakah “fiery law” hanya diberikan kepada Musa saja ??
sedangkan tempat yg tersebut di ayat itu bukan hanya Sinai, melainkan juga Paran

Sekarang yg berhubungan dengan Paran, hanyalah Ismael dan Hagar.

tiyok selamat belajar… saya juga pantau dulu…^^
semangat ya^^

^^ terima kasih.

TAMBAHAN.
di Deutoronomy 33,
Tempat yg disebut bukan hanya Sinai dan Paran sih, ada jg Seir.
Selain pertanyaan pada post sebelumnya, tolong jelaskan jg sedikit tentang Seir ??

mungkin ini bisa membantu:

SEIR [ensiklopedia]

  1. Kata se’ir menunjuk kepada sebuah gunung (Kej 14:6; Yeh 35:15), sebidang tanah (Kej 32:3; 36:21; Bil 24:18), dan suatu bangsa (Yeh 25:8) di kawasan Edom kuno. Esau hidup di sana (Kej 32:3), dan keturunannya menaklukkan penduduk asli, yaitu orang-orang Hori (Kej 14:6; 36:20; Ul 2:12; Yos 24:4). Orang-orang Simeon pada waktu yg kemudian membinasakan beberapa orang Amalek yg melarikan diri ke sana (1 Taw 4:42, 43).
  2. Sebuah tanda penunjuk di perbatasan Yehuda (Yos 15:10). JAT/S/HAO

sumber: http://alkitab.sabda.org/dictionary.php?word=Seir

Setau saya; Esau itu anak dari Ishaq, dan Esau menikahi sepupu-nya (anak Ismail)
Apakah ada kejadian seperti yg dialami Musa (yaitu mendapat perintah dari Tuhan), juga dialami oleh Esau?

Mungkin Esau mendapat wahyu dari Tuhan atau bagaimana?
Mungkin suku asli di daerah Seir memiliki tabiat yg jelek/hina dihadapan Tuhan, maka dari itu Esau menerima perintah dari Tuhan untuk membinasakan suku asli di Seir (<—suku Hori)?

Bagaimana ??

Belum tentu.
Coba baca

Kejadian 21:12
LAI TB, Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.
KJV, And God said unto Abraham, Let it not be grievous in thy sight because of the lad, and because of thy bondwoman; in all that Sarah hath said unto thee, hearken unto her voice; for in Isaac shall thy seed be called.

Karena hal itu, Ishak disebut sebagai anak tunggal Abraham
Kejadian 22:2
Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

Kejadian 17:19-21
17:19 Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.
17:20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.
17:21 Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini juga.”

Perjanjian Allah untuk Ismael hanya di ayat 20, berhenti di situ, menjadi bangsa yang besar.

Ngomong-ngomong, apakah yang menghuni Paran hanya Hagar dan Ismael? Kenapa kalau membicarakan Paran lantas harus selalu Hagar dan Ismael?

Salam

Maaf sebelumnya, saya tidak melihat hubungan antara Paran dengan ayat-ayat yang Agan tulis.
Atau memang saya yg tidak bisa memahaminya?? hehehe…

Pemahaman saya begini,

Iya, memang belum tentu yg menghuni Paran itu hanya Hagar dan Ismael.
Tapi jika melihat;

  1. kata “Wilderness of Paran”?
    Wilderness adalah tanah tak berpenghuni.
    Jadi, Ismael dan Hagar lah yang pertama kali berdiam di Paran.

  2. Adakah di Alkitab disebut pihak lain yg sempat memiliki kejadian2 yg berhubungan langsung dengan Tuhan di Paran?
    Jika tidak ada, maka saya memahaminya, Alkitab menyatakan langsung hubungan antara Ismael dgn Paran.

bagaimana ??

di kisah esau tidak ada kata2 Allah berfirman kepada Esau , dan juga tidak ada kata2 orang Hori itu memiliki tabiat jelek,yg ada hanya ini :

ulangan 2:12 Dan dahulu di Seir diam orang Hori, tetapi bani Esau telah menduduki daerah mereka, memunahkan mereka dari hadapannya, lalu menetap di sana menggantikan mereka, seperti yang dilakukan orang Israel dengan negeri miliknya yang diberikan TUHAN kepada mereka.

klo saya rasa sih orang hori di musnahkan oleh Esau karena ada konfilik bukan karena disuruh oleh Allah.

Kejadian 21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.
Gurun Paran / The Wilderness Paran berlokasi sebelah selatan Israel adalah daerah dicakup oleh Paran Wadi dan anak sungainya, membentang dari sekitar titik tengah Lembah Araba antara Laut Mati dan Teluk Aqaba / Elat, barat daya ke jalan Trans-Sinai. sumber = http://en.wikipedia.org/wiki/Paran http://www.biblearchaeology.org/post/2008/11/What-Do-Mt-Horeb2c-The-Mountain-of-God2c-Mt-Paran-and-Mt-Seir-Have-to-Do-with-Mt-Sinai.aspx#Article

Mt Sinai = Mt Horeb = Mt Paran= Mt.Seir, berlokasi di gurun Paran, selatan dari Israel.
sumber
http://www.grahamphillips.net/ark/Ark_4.htm
http://www.biblearchaeology.org/post/2008/11/What-Do-Mt-Horeb2c-The-Mountain-of-God2c-Mt-Paran-and-Mt-Seir-Have-to-Do-with-Mt-Sinai.aspx#Article

semoga membantu,

salam :wink:

Kembali lagi ke Musa.

Dari website berikut http://www.grahamphillips.net/ark/Ark_4.htm,
saya mengetahui lokasi Midian yg disebut di ayat, Exodus 2:15 “When Pharaoh heard of this, he tried to kill Moses, but Moses fled from Pharaoh and went to live in Midian.”

Mt.Seir=Mt.Sinai=Mt.Paran,
yg dimaksud “sama” di sini, mungkin bukan karena lokasinya yg sama,
melainkan jajaran pegunungan-nya yang sama.
Jika dilihat dr Googleearth, Jajaran pegunungan terbentang mulai dari selatan semenanjung Sinai sampai Makkah.

Masalah Seir,
saya melihat kejadian istimewa di Seir (<----hubungan langsung antar Tuhan dgn nabi, seperti yg terjadi kpd Musa) ada di waktu prophet Isaiah dan prophet Ezekiel.
“He calleth to me out of Seir” (Isaiah 21:11)
“set thy face against mount Seir” (Ezekiel 35:2)
hehehe… tanya, peran Isaiah dan Ezekiel itu apa ya? yg paling mencolok-lah

Agan?
Maaf, sebelum ini Anda membicarakan tentang Ismael. Ayat yang saya sampaikan itu adalah tentang Ismael, di mana perjanjian Allah untuk Ismael berhenti pada “bangsa yang besar”. He has nothing to do with God’s plan and HIS everlasting covenant.

Betul, bisa jadi demikian. Masalahnya, selisih antara zaman Abraham dan zaman Musa itu berapa tahun? Rentang waktu selama itu lebih dari cukup untuk orang-orang lain juga berdiam di sana.

Ada banyak:

  1. Awan yang menuntun bangsa Israel berhenti di Paran. Awan tersebut bukan awan biasa, melainkan awan istimewa yang disiapkan Tuhan.
    Bilangan 10:12
    Lalu berangkatlah orang Israel dari padang gurun Sinai menurut aturan keberangkatan mereka, kemudian diamlah awan itu di padang gurun Paran.

  2. Rombongan Musa berkemah di Paran. Musa adalah nabi yang diutus Tuhan untuk memimpin bangsa Israel.
    Bilangan 12:16
    Kemudian berangkatlah mereka dari Hazerot dan berkemah di padang gurun Paran.

  3. Musa mengutus pemimpin-pemimpin bangsa Israel di Paran, atas perintah Tuhan
    Bilangan 13:3
    Lalu Musa menyuruh mereka dari padang gurun Paran, sesuai dengan titah TUHAN; semua orang itu adalah kepala-kepala di antara orang Israel.

  4. Pengintai Israel membawa berita pada Musa di Paran.
    Bilangan 13:26.
    dan langsung datang kepada Musa, Harun dan segenap umat Israel di Kadesh, di padang gurun Paran. Mereka membawa pulang kabar kepada keduanya dan kepada segenap umat itu dan memperlihatkan kepada sekaliannya hasil negeri itu.

  5. Musa menguraikan isi Taurat di Paran
    Bilangan 1:1.
    Inilah perkataan-perkataan yang diucapkan Musa kepada seluruh orang Israel di seberang sungai Yordan, di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab.

  6. Daud pergi ke Paran setelah kematian Samuel
    I Samuel 25
    25:1. Dan matilah Samuel; seluruh orang Israel berkumpul meratapi dia dan menguburkan dia di rumahnya di Rama. Dan Daud berkemas, lalu pergi ke padang gurun Paran.

  7. Tuhan sendiri “datang dari Paran”
    Ulangan 33:2
    Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.
    Habakuk 3:3
    Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.

Ayat-ayat berikut sebenarnya lebih dari cukup untuk menjelaskan bahwa ayat-ayat Paran tersebut tidak ada hubungannya dengan Ismael dan Hagar.

Kejadian 21:12 LAI TB, Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab [b]yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.[/b]" KJV, And God said unto Abraham, Let it not be grievous in thy sight because of the lad, and because of thy bondwoman; in all that Sarah hath said unto thee, hearken unto her voice; for in Isaac shall thy seed be called.

Karena hal itu, Ishak disebut sebagai anak tunggal Abraham
Kejadian 22:2
Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

Kejadian 17:19-21
17:19 Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.
17:20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.
17:21 Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini juga.”

Perjanjian Allah untuk Ismael hanya di ayat 20, berhenti di situ, menjadi bangsa yang besar.

Ngomong-ngomong, ini sudah bukan lagi membahas kitab kejadian seperti di judul. Apa saya pisah jadi thread baru saja?

salam

Apakah begini;
Ismael dijanjikan bangsa yg besar.
Setelah pergi dari rumah Ibrahim, Ismael berhenti dan hidup di (saat itu ms berupa wilderness) Paran.

Jadi yg ada di Paran pada jaman Musa adalah keturunan Ismael ?

Sebentar,
apakah ada hubungan antara Seir dan Yesus ?

Belum tentu. Rentang waktu antara zaman Abraham dan zaman Musa lebih dari cukup untuk orang-orang pendatang mendiami tanah Paran. Jadi sekalipun mereka adalah yang pertama mendiami Paran, mereka bukanlah satu-satunya yang ada di sana.

Orang Seir sudah dipunahkan oleh bani Esau

Ulangan 2:12
Dan dahulu di Seir diam orang Hori, tetapi bani Esau telah menduduki daerah mereka, memunahkan mereka dari hadapannya, lalu menetap di sana menggantikan mereka, seperti yang dilakukan orang Israel dengan negeri miliknya yang diberikan TUHAN kepada mereka.

Lalu bagaimana hubungan yang Anda maksudkan?

Salam

pantau terus ^^

Shalom Aleika, Bro Tiyok

Memang keturunan Ismael menjadi bangsa yang besar dan diberkati oleh YHWH, namun kesemuanya diberikan YHWH oleh sebab YHWH memandang Abraham, karena Ismael adalah juga keturunannya.

Saya melihat Bro Tiyok sangat bangga terhadap keturunan Ismael dan seakan-akan Bro Tiyok ingin ‘mencangkokkan’ diri sebagai keturunan Ismael. Nggak apa-apa, sah-sah saja.
Namun siapkah Bro Tiyok meninggalkan keyakinan anda yang sekarang dan menjadi pengikut Ismael karena Ismael tidak menyembah ALLAH tetapi Ismael menyembah YHWH (YAHWEH) ???

Berarti siapapun yang mengaku keturunan Ismael ataupun ‘mencangkokkan’ diri sebagai keturunan Ismael harus menyembah YHWH (YAHWEH), kalau tidak mau menyembah YHWH (YAHWEH) berarti sudah tidak mengikuti jejak Ismael sebagai bapa leluhurnya, alias sesat.

YAHWEH YEVAREK OTKA.

@tyok
Saya ga tahu ada yang jawab belum.
Tapi dua poin pertanyaan anda memiliki dua jawaban:

  1. Tentang "keusangan’ perjanjian lama, akan sangat sulit buat anda mengerti karena anda bukan kristen. Hal ini sangat berhubungan dengan keberadaan iman kristen, yang mungkin sangat bertentangan dengan apa yang anda imani.
    Jadi tidak usah anda “tidak terima” karena apa? Karena anda kurang mengerti iman kekristenan dan bagaimana “kami mengartikan kata -usang- yang kami pakai”.

  2. Tentang “bangsa yang besar”, saya kira anda tidak perlu menmanyakan lagi karena ayat itu sangat jelas, memberikan keterangan siapa bangsa yang besar disana. Dan jawabannya adalah ismael.
    Tetapi anda dalam hal ini menanyakan “posisi atau berkat” yang diberikan Tuhan kepada ismael, terlepas dari pemahaman tentang “anak perjanjian”. Karena menjadi bangsa yang besar bukan berarti menerima posisi sebagai “anak perjanjian”. Dua hal yang sangat berbeda.

Shalom