tentang prilaku anak yang kurang ajar terhadap org lebih tua

Syalom sodara-sodara,saya mau curhat:tadi waktu saya habis pulang ke gereja,disitu ada anak kecil(orang gereja juga) sedang duduk kira-kira berumur 10-11 tahun.anak itu melihat saya terus dia bernyanyi oon mampir…oon mampir,saya kedengaranya kurang gitu jelas.orang tuanya mungkin sedang ibadah di gereja.
yang jadi pertanyaan:
terus sebaiknya saya menegur itu anak/mendiami saja melewati itu anak?
1.klo menegur,gimana cara negurnya supaya saya tidak emosi dan bisa merubah kebiasaan buruk itu anak terhadap perilakuknya sama ke yang lebih tua?

2.klo tidak ditegur,didiamin terus lewatin aja,bagaimana dengan sikap saya ini jg?

justru kesempatan itu orang tuanya ga ada… ;D ;D ;D ;D

@ardilin

Susah juga ya, karena kalau anda tegur, kemudian anak itu jusru mengeraskan suaranya, tentu tidak mungkin anda sumpal mulutnya atau anda tampar. Begitu juga kalau anda tegur atau bahkan anda marahi, belum tentu si anak menurut, karena anak seperti itu biasanya urat bandelnya sudah mengeras. Yang terbaik, kalau ketemu orang tuanya, tegur orang tuanya dengan halus, katakan, koq anaknya bicara seperti itu, di gereja pula. Mudah mudahan sih orang tuanya yang akan membmbing si anak. Kalau tidak ada orang tuanya, tinggalkan saja, anggap saja ada kambing yang mengembik, atau anjing yang menggonggong, karena toh anda tidak mungkin mnyumpal mulut kambing atau anjing itu.

Nah, yang perlu kita bahas aalah MENGAPA seorang anak bisa berperilaku seperti itu.

Seorang anak, pada dasarnya adalah kertas putih, kita apat menulis apapun di kertas itu. Corat oret akan menghasilkan gambar corat-coret. Lukisan akan menghasilkan lukisan yang indah. Kalau anak diajar memaki maka akan dihasilkan anak tukang maki. Kalau diajar memukul, maka anak akan menjadi tukang pukul.

Anak anak itu seperti spons, mudah menyerap apa yang ada didekatnya, dilihat dan didengarnya. Jika orang tuanya terbiasa melontarkan caci-maki maka si anak akan belajar menggunakan caci-maki kepada orang yang dilihatnya (dalam hal kasus anda, kemungkinan ini yang terjadi). Begitu juga kalau si anak terbiasa dipukul, maka si anak akan mudah sekali memukul, terlebih lagi kepada anak yang lebih kecil dibanding dirinya.

Bisa juga terjadi, karena si anak bergaul dengan teman, atau mendengar kata cacian itu dari lingkungannya. Bisa dipastikan anak itu pasti pernah melontarkan cacian itu ke orang tuanya, dan selama orang tuanya hanya acuh dan tidak memberitahu dan melarang, maka si anak akan menganggap perilakunya tidak salah. Dan akan mengulang perbuatannya kepada orang lain, semakin lama semakin sering.

Jadi, dari kasus anda, kesalahan utama adalah pada orang tua anak itu, anak itu tidak salah, karena mungkin ia tidak tahu apa maksud dari caciannya itu. Ia hanya mencontoh orang yang lebih dewasa mengucapkan kata cacian itu.

Maka, berhati hatilah kita dalam menjaga mulut kita, jangan sampai apa yang kita ucapkan menjadi pelajaran yang diterima oleh anak anak yang seharunya masih murni dan berbicara secara baik dan jujur.

Syalom

kesempatan??apakah anda termasuk orang yang membenarkan anak berbicara begitu???
bukankah di Alkitab dikatakan harus jaga lidah…??nah lho…
bukankah di Alkitab dikatakan lidah itu terbuat dari api neraka?jadi harus berhati-hati menggunakannya.
jangan yang satu dari mulut keluar berkat,tapi dari mulut yang sama keluar kutuk.
Gbu!

yah syalom sodaraku bruce…
ya,nanti klo ada orang tuanya gw coba tegur ke orang tuanya.tapi tadi gw tinggalin aja/mau negur tapi ga tau gimana caranya jg soalnya dia anak kecil,tapi yang menakjubkan itu,di hatiku tidak ada dendam,dan marah terhadap anak itu,oleh karena dihatiku diisi ROH KUDUS,untuk taat kepada KRISTUS.klo dulu gw pasti marah,dendam,kesal,dan rasanya mau bales perbuatan orang-orang yang begitu.tapi Puji Tuhan,Tuhan YESUS sedang memproses hidupku ke arah KehendakNya.
ya dari didikan orang tuanya.gw rasa pendapat sodara bruce itu benar,tergantung didikan.
soalnya anak kecil diajarin gini sama orang tuanya,pasti ikut seperti yang diajarin ortunya.
Thx sodara bruce atas masukannya,Gbu!!!

kesempatan bisa ngejitakin maksudnya… ;D

memang anda begitu ???

ya ampun bro, serius amat sihhh… :ashamed0004:

hahahaha,sory bro.
dosa gak sih becanda begitu,klo tidak benar dilakukan…tapi ngomong klo tidak ada orang tuanya kesempatan buat dijitakin???ya klo dilakukan sih pasti dosa,tapi ini sperti anda becanda ga dilakuin gitu.

haha, iya juga sih. bagus2, kritis juga anda.

lalu menurut pendapat anda gimana bro…mengenai hal diatas?

Menurut Saya Tidak lah gampang untuk memberi nasihat kepada anak seperti itu, bisa saja dia sudah biasa melakukan hal seperti, mungkin bisa jadi bukan hanya kepada orang tuanya saja.
Terkadang niat baik kita kepada seseorang belum tentu dianggap mereka benar,…

ya,niat baik sering disalah artikan.
gw juga jujur,pernah melototin anak seperti itu,di Rumah sakit,orangtuanya bisik2 sama anaknya,terus anaknya itu lihatin sya,sempat dengar anak itu bilang ke ibunya,saya tidak takut sama si julukan,terus mainin matanya,mulutnya sambil menantang ke arah sya.sya waktu itu lagi agak kesal jg tapi gimana caranya mengasihi itu anak dan ortunya disaat mereka bersikap dan berkata yang tidak enakin saya,jadi dibalik coba isengin itu anak dengan maksud pertama supaya itu anak stop isengin kita,eh malah makin2,jadi orang tuanya waktu itu tidak berani lihat saya,cuma sesekali aja liatnya,terus saya melototin itu anak,eh jadi melotot beneran dengan maksud menakuti itu anak,anak itu pertama bilang berani sama saya ke orang tuanya,akhirnya itu anak sembunyi dibalik tembok,dan ga berani duduk berhadapan dengan saya,saat itu saya merasa salah jg,ada perasaan kesal jg sama itu anak dan ibunya,dari mau isengin dengan maksud bercanda dan stopin keisengannya,eh malah balik melototin,jadi si anak merasa takut.ibunya jg sempat saya lihatin juga,ibunya jadi ga berani liat gitu.
sebenarnya saya ingin bilang ke ibu itu,bu itu anaknya kok bicara manggil saya begitu???tapi disitu ada orang juga,saya agak ragu mau negurnya.
kadang hal yang tidak kita inginkan itu terjadi didalam hidup ini,tapi Tuhan ijinkan ini terjadi karena Tuhan punya rencana yang indah buat ke depannya.
yang saya tanyakan ke kalian,sodara2 seiman,gimana caranya ketika ada kejadian itu,sikap saya baiknya gimana?berlagak tidak tahu atau gimana cara hadapinya?

syalom…ikut nimbrung yah… :slight_smile:
menurut saya, klo ada seperti itu gampang aja…coba dekati anak itu dengan senyuman dan tanya dia lagi nyanyi apa? klo dijawab kan otomatis dia berhenti nyanyi… :smiley:
lalu tanya lagi…koq nyanyi2 disini?papa mama mana?pokoknya ajak bicara aja tanya nama,kelas berapa dll…
anak-anak umur 10-11 tahun tuh lucu-lucu dan sangat menyenangkan mengobrol dgn mereka…setelah mengobrol dengan mereka baru sisipkan kata2 ga bole ribut klo lagi ada ibadah, dll… :smiley:
tapi perlu diinget juga ga semua anak2 gampang didekati, tapi perlu diinget juga bahwa anak2 tuh klo udah nyaman pasti friendly…jadi kitanya yg merasa udah dewasa ini yg harus proaktif untuk mau mengenal mereka… :slight_smile:

sekian dari saya semoga dapat membantu…hehehe… :smiley:

Kalau anda punya “Kuasa Ilahi” maka tekinglah “Roh kurangajar” didalam nama Yesus tapi kalau anda tidak punya kuasa makabiarkanlah saja sebab pembalasan adalah Hak Tuhan (tuhan akan membalaskan kekurang ajaran itu )
Tuhan yesus memberkati
Han

aduh jangan dibiarkan dong bro…kita semua cuma perlu kasih…dan semua orang pasti bisa melakukan kasih…klo ada kejadian seperti ini jangan pernah dibiarkan… :slight_smile:

Masalahnya, itu anak orang lho, kalo main tengking aja, bisa ngamuk bapaknya.

:char12:

nah itu dia…makanya jangan maen tengking aja…ajak ngobrol biasa aja… :slight_smile: