Tentang topik Trinitarianisme sebagai Ajaran Baru Zaman Akhir

Thread ini dibuat khusus untuk menjawab pertanyaan sdr. Kahlil_Gibson di bawah ini:

Keunikkan yang paling dominan dari ajaran Trinitarianisme ini adalah aliran-aliran keyakinan yang berkembang kemudian; —baik keyakinan yang sepandangan maupun keyakinan yang timbul akibat penolakkan ajaran Trinitarianisme: “SANGAT MENCENGANGKAN”. Itulah keunikkannya… tidak ada ajaran baru zaman akhir yang ‘perkembangannya’ se-unik ajaran Trinitarianisme.

Menurut The World Christian Encyclopedia, karangan David B. Barret, denominasi gereja yang mengklaim diri mereka sebagai Kristen pada tahun 2001 berjumlah sekitar 33.000 denominasi dan sekte-sekte. Kemudian pada tahun 2007 jumlah ini menjadi sekitar 39.000. dan kemungkinan untuk bertambahnya demominasi atau sekte pun tidak dapat dipungkiri.

Selengkapnya, silahkan baca di sini: http://profilgereja.wordpress.com/denominasi-gereja/

Salam,

Anda tidak paham maksud saya.
Anda mengatakan trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir dan menunjukkan bahwa trinitarianisme sesat.
Saya tidak tanya apa uniknya an sich, tapi kaitannya dengan penyebutan trinitarianisme sebagai ajaran baru zaman akhir.
Dengan definisi Anda, trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir, unitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir, Protestanisme adalah ajaran baru zaman akhir, dll.
Ini poin saya: Jika semuanya tidak ada bedanya, mestinya yang Anda soroti di topik sebelah bukan "ajaran baru zaman akhir"nya.
Itu hanya buang-buang waktu, seperti misalnya saya bikin topik: “Jeruk adalah buah”
Sementara apel adalah buah, manggis adalah buah, salak adalah buah, lalu kenapa?
Di situlah letak kesalahan Anda dalam membuat topik Trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir. - NonTrinitarian - ForumKristen.com di mana judul dan isi pembahasan tidak fokus ke hal yang spesifik.

Salam

Jika saya tidak paham dengan maksud sodara, bagaimana mungkin saya mau menjelaskannya?
Bukankah sodara sendiri yang bertanya tentang “UNIKNYA Trinitarianisme”?? --lihat quote saya di awal thread-

Bicara soal Trinitarianisme adalah bicara tentang isme/paham/ajaran.
Jika kemudian saya menjelaskannya –sesuai dengan pertanyaan sodara– kenapa sodara masih mengatakan: “Anda tidak paham maksud saya”?

Ke-unik-kan ajaran Trinitarianisme berdasarkan isme-isme yang ada di zaman akhir --jika dibandingkan–; maka ajaran Trinitarianisme-lah yang paling unik.

Jika sodara katakan bahwa trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir, unitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir, Protestanisme adalah ajaran baru zaman akhir, dll (termasuk juga SSY): BETUL.
Tetapi jika sodara katakan bahwa dari semuanya itu, sodara katakan: tidak ada bedanya, maka sodara keliru.

Dalam contoh buah-buahan di atas juga sodara sudah misleading dengan mengartikan bahwa –buah apel, buah manggis dan buah salak– semuanya sama sebagai: “buah”
Sebab pada kenyataannya, buah apel dengan buah manggis berbeda sekalipun sama-sama buah, begitu juga dengan buah manggis dan buah salah dan seterusnya…

Sodara berhak menilai apa saja yang sodara anggap benar atau salah; tetapi dalam hal ini-- saya bermaksud fokus pada judul tersebut.
Oleh sebab itu saya buatkan terpisah untuk menjawab pertanyaan sodara.

Mohon dapat dimengerti.

Salam,

Pertanyaan saya bukan tentang keunikan trinitarianisme an sich. Coba baca lagi postingan saya supaya paham.

Bukan begitu maksud saya. Hanya karena sama-sama buah memang bukan berarti sama saja, tapi poin saya memang bukan itu.
Ini sudah pernah saya tanyakan di topik sebelah, ada apa dengan “ajaran baru akhir zaman?”
Tapi Anda belum jawab.

Atau supaya lebih jelas: “Apa masalahnya dengan ajaran baru akhir zaman, sampai Anda memilihnya sebagai judul topik?”

Justru postingan lanjutan di topik sebelah itu tidak fokus, malah topik ini seharusnya jadi satu dengan topik itu karena mengeksplorasi pemilihan judul yang sampai sekian halaman belum Anda bereskan.

Salam

Jika pertanyaan sodara bukan tentang kunikkan trinitarianisme an, artinya pertanyaan sodara salah tempat; Sebab saya --dalam topik itu-- sedang membahas tentang ajaran Trinitarianisme yang baru ada di zaman akhir.

Jika itu bukan point sodara, maka begitu juga dengan maksud thread saya di sebelah, dan “ajaran baru zaman akhir” itu bukan point saya.

Yang menjadi Point pada thread saya di sebelah adalah sesuai dengan judulnya: “Trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir”

Bukankah thread sebelah, judulnya sudah saya bereskan sesuai dengan saran sodara? dari yang sebelumnya berjudul: “Trinitarianisme adalah ajaran baru akhir zamanmenjadi “Trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir” :rolleye0014:

Salam,

Sudahlah momod, nga pusing di ajak muter muter naik bajaj hahhaaha

Anda belum paham maksud saya. Yah, sudahlah.

Nah itu! Judulnya membahas Trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir, tapi isinya tidak berbicara tentang itu. Malah Anda bilang pembahasan nama Elohim tidak OOT, apa tidak misleading namanya.

Judul sudah betul, tapi isinya belum sesuai judul, itu yang saya permasalahkan sejak awal. Semoga sekarang Anda semakin paham.

Salam

@Bro Kahlil_Gibson…

Pada thread sebelah, saya tidak mempersoalkan tentang ‘nama’ 'ELOHIM

Yang saya persoalkan adalah tentang PENGERTIAN dan TERJEMAHAN kata 'ELOHIM oleh orang-orang Trinitarian, yang menurut pandangan saya adalah akar kerancuan ajaran itu.

Kiranya sodara dapat mengerti.

Salam,

Tapi Anda tidak pernah menjelaskan hubungan kerancuan ajaran tentang elohim dengan “Trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir”, karena itulah saya bilang misleading. Judul topik tidak sama dengan isinya.

Salam

Mungkin ada benarnya jika sodara mengatakan bahwa dalam thread sebelah, saya tidak pernah menjelaskan tentang kerancuan yang ditimbulkan oleh kedua hubungan ajaran tersebut. Tetapi bukan berarti misleading dengan judulnya; Sebab mengenai judulnya sendiri, sodara sendiri yang menyarankan untuk merubahnya, dari yang sebelumnya berjudul: “Trinitarianisme adalah ajaran baru akhir zaman” menjadi “Trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir” :slight_smile:

Kalau sekarang yang dipersoalkan isinya; saya mau katakan: isi sudah sesuai dengan judul topik.

Mengenai pertanyaan sodara, sudah saya jawab dalam thread ini.
Silahkan sodara baca link terlampir.

Dalam link itu jelas terlihat bentuk2 kerancuan akibat hubungan antara pengertian Kitab Suci tentang ELOHIM dengan ajaran “Trinitarianisme” mengenai ELOHIM… yaitu perpecahan gereja.

Salam,

Sepertinya Anda belum paham maksud saya.
Begini saja biar mudah:

  1. Anda mengatakan bahwa Trinitarianisme adalah ajaran baru zaman akhir
  2. Anda mengatakan bahwa Trinitarianisme sesat

Isi topik seharusnya membicarakan bagaimana sebuah ajaran baru akhir zaman itu bisa dikatakan sesat, bukan membicarakan elohim, perpecahan gereja, dll.

Sebagai informasi, topik ini saya pindah ke board Komentar dan Bantuan Penggunaan Forum, karena berbicara tentang faktor teknis topik lain, bukan isi.

Salam