TERJEBAK DIANTARA BUDAYA,TITAH KELIMA & CINTA

Mana yang akan teman pilih bila dihadapkan pada budaya yang harus menikah sesama suku (budaya) yang diharuskan/diperintah orang tua (titah kelima) atau Cinta Sejatimu…?

lebih baik… sih di perkenalkan dulu calonnya sama ortu… siapa tau ortu akan mempertimbangkannya jika calonnya emang cocok di hati ortu

titah kelima

mungkin tidak sesederhana yang dipertanyakan…
manusia bisa juga melakukan kesalahan…selama segala sesuatu tidak bertentangan dengan alkitab, coba dunk kita membicarakan dengan orang tua kita tanpa harus mengurangi rasa dan sikap hormat kita terhadap beliau-beliau itu…

dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu. (Kolose 3:11)…
coba buka… forum diskusi pacaran beda suku

semoga bermamfaat, salam hormat buat teman-teman…
Tuhan memberkati

jawabannya multiple choice (bisa lebih dari satu)…

klo memang HARUS, gue pilih titah kelima+cinta sejati…hehe…

sebenarnya, satu hal yangkita mesti yakini adalh, jika ada ayat yang mengatakan “A”, tidak mungkin ada ayat yang menginkarinya atau “mengcounter attact” ayat yang lain…
so, jika Allah mnegijinkan hitam dan putih untuk bersatu (karena yang Tuhan larang adalah Gelap dan Terang yang tidk boleh bersatu), namun dilain sisi Allah juga memerintahkan kita dalam Titah Kelima…

maka mintalah cinta sejatimu pada ALLAH: karena dia selalu tampil luar bisa, dan akan memberikan cinta kekita dengan membukakan jalan bagi kita “karena dialah pembuat jalan itu”…namun satu hal yang perlu diingat dia juga tidak akan mengijinkan bahkanmembiarkan kita untuk melanggar titahnya___saudara2 yakinlah ini bukan sesuatu hal yagn bertentangan, karena Allah kita akan membimbing kita untuk menaati titah ke lima, namun yakinlah Dia mampu untuk memberikan cinta sejati kita tanpa harus membiarkan kita melanggar titah yang telah Ia rancang…

Tuhan memberkati